Sunday, May 17, 2026
More
    Home Blog Page 47

    Kemeriahan Suasana Kampus San Agustin dalam acara Yulitide Season Ke-6

    Lomba Hias Pohon Natal di Kampus II Pontianak (2024)

    Pontianak, SK Megazine | Rabu, 4 Desember 2024 – Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo kembali mengadakan kegiatan Yuletide Season Ke-6, kali ini di Kampus II, Jl. Merdeka No. 55, Pontianak.

    Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, salah satu Kampus Katolik di Kalimantan Barat, Pontianak yang tahun 2024 ini menyambut hari kelahiran Yesus Kristus dengan menciptakan hiasan-hiasan indah disetiap sudut kampusnya.

    Acara Yuletide Season Ke-6 dengan tema “Berjalan Bersama Menuju Cahaya Baru” yang tidak hanya berlaku untuk mahasiswa/i serta dosen dan tendik nya saja tetapi terbuka juga untuk masyarakat umum.

    Dekorasi yang penuh dengan lampu kelap-kelip disatukan dengan rumbai-rumbai warna warni yang menarik mahasiswa,dosen maupun pengunjung untuk berfoto sambil bergaya-gaya keren.

    Tidak hanya mahasiswa/i yang berpartisipasi dalam menghias kampus ini, tetapi dosen juga ikut serta dalam kegiatan ini.

    “Kami lagi finishing dekorasi di gedung Kampus SanAgustin buat Yuletide Season Ke-6,” kata Stella Melin, selaku dosen SanAgustin. Ia bahkan sudah empat hari melakukan inspeksi di tempat. “Pokoknya hari ini harus terselesaikan agar besok bisa bersantai ria,” ungkapnya.

    Semangat Mahasiswa/I Dalam Dekorasi Yulitide Season Ke-6

    Tidak hanya berkomentar untuk kondisi nya saja, tetapi ia juga memberi kesan terimakasih kepada mahasiswa/i yang sudah meluangkan waktu untuk mendekorasi, bahkan sampai menahan lapar, ngantuk, dan lelah demi mempercantik kampus.

    Walaupun dalam situasi tulang terasa remuk, tidak menggoyahkan semangat para dosen dan mahasiswa/i untuk memeriahkan kegiatan ini. Persiapan acara Yulelide Season Ke-6 ini melibatkan partisipasi mahasiswa/i.

    “Kami lagi dekorasi ruangan AKUB untuk kegiatan Yuletide Season Ke-6 dan kami juga sedang menghias tangga ruangan AKUB,” kata mahasiswa/i AKUB.

    Walaupun mahasiswa sudah merasa lelah karena seharian mendekor di kampus, tetapi mereka tetap semangat menyelesaikan dekorasinya. Dekorasi tahun ini berkesan karena dilakukan di kampus II, Pontianak, setelah sebelumnya selalu diadakan di kampus I, Ngabang.

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Perlombaan Kreatif Yang Diadakan

    Selain dekorasi yang memukau, kegiatan ini juga dimeriahkan oleh beberapa perlombaan dan akan berlangsung mulai 3 Desember 2024 hingga 20 Desember 2024 baik untuk umum maupun mahasiswa/i.

    Perlombaan yang sudah mulai berjalan ditanggal 2 Desember 2024 yaitu, “Membuat Pohon Natal dari Barang Bekas” yang dilakukan oleh mahasiswa/i Kampus SanAgustin. Setiap kelas wajib membuat dua pohon natal setinggi 1,5m dan tidak diperkenankan membeli pohon natal yang sudah jadi.

    Perlombaan ini diberi batas waktu 3 hari saja, sehingga membuat para mahasiswa/i harus menyelesaikan dengan tidak bertele-tele. Mereka harus menanam benih kreatifitas dan membentuknya menjadi pohon natal yang penuh cahaya dan harapan.

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    Semangat Mahasiswa Dalam Menyambut Natal 2024

    Perlombaan membuat pohon natal membuat mahasiswa/i kelelahan dan kelaparan, karena setelah itu mereka harus melanjutkan perkuliahan juga.

    Beberapa mahasiswa/i yang jarak rumahnya jauh dengan kampus, mereka tidak pulang ke rumah, hanya membawa bekal pakaian untuk kuliah selanjutnya. Melihat kondisi yang tidak kondusif tidak mematahkan semangat mahasiswa/i untuk ikut serta dalam memeriahkan acara ini.

    Selain perlombaan, di basement kampus juga ada beberapa stand dan bazar yang bisa dikunjungi sekaligus merasakan ragam jenis makanannya.  Puncak perayaan Yuletide Season 6 akan berlangsung pada Rabu 11 Desember 2024 dengan tampilan-tampilan yang memukau, menjadi undangan terbuka untuk semua kalangan merasakan keindahan natal di tahun ini bersama Kampus SanAgustin, Pontianak.

    “Mari kita sambut Natal 2024 dengan hati penuh sukacita, cinta, dan harapan. Bersama kita ciptakan kehangatan dalam setiap detik perayaannya.”

    Penulis: Rosnalia – SK Megazine
    Editor: Maulana Iqbal & Claudia Oris Sananda 

    Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi di Kalimantan Barat, Simak Penjelasan Dosen San Agustin!

    Diah Rosanti 95,9 FM (Youtube) SS

    Duta, Pontianak | Dalam wawancara eksklusif bersama Diah Rosanti, penyiar Radio Diah Rosanti 95,9 FM, Agusandi, S.E., M.E., dosen di San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan Kampus II Pontianak, membahas berbagai isu terkait perekonomian Kalimantan Barat, Pontianak, 17 Desember 2024.

    Pada kesempatan tersebut, Agusandi memberikan wawasan mendalam tentang tantangan yang dihadapi provinsi ini, serta bagaimana pertumbuhan ekonomi dapat bertransformasi menjadi pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.

    Agusandi memulai dengan memberikan gambaran tentang kondisi ekonomi Kalimantan Barat pada triwulan ketiga 2024.

    Pertumbuhan ekonomi provinsi ini tercatat positif sebesar 4,87%. “Sektor yang mendominasi perekonomian Kalimantan Barat adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan,” jelasnya.

    Meskipun sektor-sektor ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi, Agusandi mengingatkan bahwa kesejahteraan masyarakat yang bekerja di sektor tersebut masih tergolong rendah.

    Dari data menunjukkan pertumbuhan yang positif, ada perbedaan mencolok antara angka statistik dan kenyataan di lapangan. Salah satunya adalah tingkat kesejahteraan yang tidak berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi yang tercatat.

    Agusandi menekankan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat positif, belum tentu itu berujung pada pembangunan ekonomi yang sejati.

    “Pertumbuhan ekonomi yang positif belum tentu membawa dampak signifikan pada pembangunan. Misalnya, peningkatan kesempatan kerja atau investasi,” ujar Agusandi.

    Hal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan masyarakat, karena meskipun angka pertumbuhan meningkat, ketimpangan pembangunan antar wilayah tetap terasa.

    Menurut Agusandi, salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi adalah Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

    “IPM Kalimantan Barat saat ini terendah kelima di Indonesia. Bahkan, di tingkat Kalimantan sendiri, Kalimantan Barat berada di posisi paling bawah,” katanya dengan prihatin.

    IPM ini menggambarkan kualitas hidup masyarakat, yang meliputi pendidikan, kesehatan, dan pendapatan per kapita. Namun, meskipun ada kemajuan di sektor tertentu, seperti status desa mandiri yang tercatat di peringkat ketiga tertinggi, kenyataan di lapangan menunjukkan masih banyak desa yang terjebak dalam kemiskinan dan keterbatasan infrastruktur.

    Poster Eps. 01 – Bincang Berguna (2024) Dosen San Agustin

    Tantangan Pengangguran dan Bonus Demografi

    Salah satu tantangan terbesar di Kalimantan Barat, menurut Agusandi, adalah tingginya tingkat pengangguran, terutama di kalangan generasi muda.

    “Setiap tahun, ada 1,3 juta penduduk yang tamat sekolah dan siap mencari pekerjaan, tapi setiap 1% pertumbuhan ekonomi hanya mampu menyerap sekitar 100.000 tenaga kerja,” jelasnya.

    Dengan pertumbuhan ekonomi yang hanya 4,87%, pengangguran tetap menjadi masalah besar, khususnya di kalangan lulusan SMA dan perguruan tinggi.

    Agusandi menambahkan, untuk mengatasi pengangguran, Kalimantan Barat perlu menarik lebih banyak investor. Namun, ia mengingatkan, birokrasi yang berbelit-belit sering menjadi hambatan.

    “Pemerintah perlu mempermudah prosedur izin untuk investor, sehingga mereka dapat dengan cepat menanamkan modal dan menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Membangun Infrastruktur untuk Pembangunan yang Merata

    Meskipun ada kemajuan dalam beberapa sektor, masih banyak desa di Kalimantan Barat yang terbelakang dalam hal infrastruktur. Agusandi memberi contoh jalan yang sering disebut “aspal bubur” oleh masyarakat, terutama saat musim hujan.

    “Infrastruktur yang buruk, seperti jalan yang rusak, menghambat mobilitas dan ekonomi masyarakat. Desa yang masih menghadapi masalah ini tidak bisa dikategorikan sebagai desa mandiri,” tegasnya.

    Menurut Agusandi, untuk mewujudkan pembangunan yang merata, pemerintah perlu mengutamakan pembangunan infrastruktur yang lebih baik, terutama di daerah-daerah yang tertinggal.

    Agusandi menutup wawancara dengan seruan kepada pemerintah dan masyarakat untuk lebih proaktif dalam meningkatkan perekonomian Kalimantan Barat.

    “Pemerintah, masyarakat, dan akademisi harus bekerja sama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi benar-benar berkontribusi pada pembangunan yang merata,” ujarnya.

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    Perkembangan Kota Pontianak

    Selain itu, ia mengingatkan pentingnya transformasi digital dalam mendukung sektor UMKM. “UMKM adalah salah satu kunci untuk menyerap tenaga kerja dan menstabilkan ekonomi. Namun, banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital dengan maksimal. Pemerintah harus lebih intens dalam memberikan pembinaan dan fasilitas agar UMKM dapat berkembang lebih pesat,” ungkapnya.

    Agusandi juga menyoroti perkembangan Kota Pontianak yang menjadi salah satu kota dengan IPM terbaik di Kalimantan Barat.

    “Pontianak memiliki IPM sebesar 81%, yang jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten lainnya. Sektor UMKM, terutama kuliner dan warung kopi, menjadi pendorong utama bagi perekonomian kota ini,” tambahnya.

    Namun, ia menekankan bahwa pemerintah harus memastikan bahwa pelaku UMKM membayar upah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, seperti Upah Minimum Provinsi (UMP) yang diperkirakan naik 6,5% pada 2025.

    Peluang Bagi Generasi Muda

    Sebagai akademisi dan masyarakat, Agusandi berharap agar generasi muda Kalimantan Barat lebih peduli terhadap pembangunan ekonomi di daerah mereka.

    “Ini adalah masa depan kita, dan kita harus bersama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas hidup di Kalimantan Barat. Jangan hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam proses pembangunan,” ujarnya dengan penuh semangat. (Sam)

    Harapan Kedatangan Kristus

    Sumber: pngtree (Diakses 09/12/ 2024)

    Duta, Pontianak| Masa Adven, yang sering dianggap sebagai waktu persiapan untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus, ternyata juga dapat menjadi masa peperangan rohani yang intens.

    Masa Adven mengingatkan kita bahwa persiapan menyambut kedatangan Kristus bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang kesiapan rohani kita untuk menghadapi tantangan dan peperangan rohani.

    Paus Benediktus XVI dalam salah satu audiensi umum pada tahun 2008 pernah mengungkapkan bahwa masa Advent sering kali dipenuhi dengan kegelapan, yang hanya bisa diterangi oleh terang Kristus.

    Meskipun tidak seberat Masa Prapaskah yang lebih dikenal dengan perjuangan rohani yang jelas dan nyata, Advent juga memiliki tantangan rohani tersendiri yang mengarah pada pertempuran melawan kegelapan.

    Paus Benediktus XVI mengingatkan kita bahwa masa Adven, meskipun penuh dengan harapan, juga merupakan masa yang penuh tantangan. “Masa Adven juga berarti antisipasi. Malam gelap kejahatan masih kuat,” demikian paparnya.

    Di belahan Bumi Utara, saat musim dingin tiba, kegelapan fisik yang terjadi dengan hari-hari yang lebih pendek dan malam yang lebih panjang, mencerminkan kenyataan rohani ini.

    Kegelapan yang menguasai alam semesta adalah gambaran dari kejahatan yang berusaha menutupi terang Kristus. Namun, hanya terang Kristus yang mampu mengatasi kegelapan tersebut.

    Paus Benediktus XVI juga menggambarkan hal ini dengan merujuk pada peristiwa liturgi Paskah. Dalam Misa Malam Paskah, gereja dimulai dalam kegelapan, namun kemudian terang lilin Paskah meluas dan mengalahkan kegelapan.

    Lilin Paskah yang melambangkan Kristus sebagai “Terang Dunia” menjadi simbol kekuatan Tuhan yang mampu menaklukkan segala kegelapan, baik itu fisik maupun rohani.

    Dalam menghadapi masa Advent yang penuh tantangan ini, Paus Benediktus XVI mengajak kita untuk berdoa dengan penuh keyakinan, seperti yang tercantum dalam doa tradisional Gereja, “Rorate caeli desuper” (Turunkanlah hujan ke atas kami).

    Doa ini adalah seruan agar Yesus, Sang Terang Dunia, datang membawa kebaikan dan harapan, terutama di dunia yang sering dipenuhi dengan kepalsuan, ketidaktahuan akan Allah, kekerasan, dan ketidakadilan.

    Sumber: pngtree (Diakses 09/12/ 2024)

    Masa Adven bukan hanya waktu untuk menantikan kelahiran Yesus, tetapi juga saat untuk merenungkan kebutuhan kita akan kehadiran-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Dalam masa ini, kita diajak untuk berdoa: “Datanglah, Yesus; datanglah, berikanlah kuasa kepada terang dan kebaikan; datanglah ke tempat di mana kepalsuan, ketidaktahuan akan Allah, kekerasan, dan ketidakadilan merajalela.

    Datanglah, Tuhan Yesus, berikanlah kuasa kepada kebaikan di dunia dan bantulah kami untuk menjadi pembawa terang-Mu, pembawa damai, saksi kebenaran.”

    Serangan rohani yang kita hadapi selama masa Adven bisa sangat nyata. Oleh karena itu, kita diajak untuk terus berdoa dan meminta agar Tuhan Yesus hadir dalam hidup kita.

    “Datanglah, Tuhan Yesus!” menjadi seruan yang kita panjatkan untuk mencari terang dan kedamaian yang hanya dapat diberikan oleh Kristus. Dengan berdoa dan membuka hati untuk menerima Kristus, kita berupaya menjadi pembawa terang di dunia ini, berjuang melawan kegelapan dan ketidakadilan yang ada.

    Dalam seruan, “Datanglah, Tuhan Yesus,” kita mengundang terang-Nya untuk mengatasi kegelapan dalam hidup kita dan dunia ini. Dalam kegelapan, terang Kristus akan selalu bersinar, memberikan harapan dan kedamaian bagi umat manusia. Semoga!!! (Sam)

    Kegagalan: Batu Loncatan atau Halangan? Pilihan Ada di Kamu!

    Foto: Dani Iskandar (Penulis)

    Pontianak, Majalah DUTA – Gagal! apa sih kegagal itu? Kegagalan adalah ketidakmampuan untuk meraih suatu keinginan, baik dalam bidang karir, pendidikan, asmara, atau kehidupan secara keseluruhan.

    Tetapi menariknya banyak yang merasa bahwa kegagalan adalah batu loncatan dan langkah awal dari kesuksesan, kegagalan memang menakutkan tapi kegagalan bukan untuk dihindari, kegagalan memang sakit tapi siapa di dunia ini yang tidak pernah sakit ketika merasakan kegagalan sakit hati? beban pikiran? atau bahkan kejamnya lagi ketika gagal dalam percintaan bisa saja mengakhiri hidupnya! miris bukan? jadi, kegagalan apa harus kita hindari? atau harus kita tata dengan rapi?

    kegagalan memang menyakitkan, kegagalan memang dimakan oleh pikiran, dan kegagalan memang bunga disaat kita akan tidur larut malam.

    Kegagalan hanyalah cara semesta mengarahkan mu ke jalan yang lebih indah daripada yang kau rencanakan, kegagalan sebenarnya adalah bagian dari alami dari proses belajar seperti seorang anak yang belajar berjalan jatuh berkali kali adalah bagian tak terpisahkan dari kemajuan, tanpa kegagalan kita tidak tau dimana letak kelemahan kita dan apa yang harus kita perbaiki.

    Banyak sekali tokoh sukses dunia seperti Harland David Sanders, asing ya? tapi jika kita sebut kfc apakah asing? ia mendapatkan 1000 lebih  penolakan sebelum akhirnya berhasil menjual resep ayam gorengnya ke restoran ataupun tempat makan.

    Sayangnya kegagalan sering kali dipandang orang orang suatu ketakutan, padahal jika di lihat dari sudut pandang lain kegagalan adalah batu loncatan Kegagalan seharusnya dilihat sebagai bagian dari perjalanan menuju kesuksesan, bukan sebagai penghalang.

    Ada lagi tokoh besar seperti Thomas Edison atau Walt Disney pernah mengalami kegagalan besar sebelum mencapai kesuksesan.

    Mereka mengajarkan bahwa keberanian untuk bangkit dan mencoba lagi adalah hal yang paling penting. Dalam banyak kasus, kegagalan memberikan pelajaran berharga yang membentuk ketahanan mental dan kedewasaan seseorang.

    Contoh lagi, jika kita melihat dunia olahraga, seorang atlet tidak mungkin langsung menjadi juara tanpa melalui proses latihan yang penuh dengan kesalahan dan kegagalan. Ketika seorang pelari kalah dalam lomba, itu bukan berarti akhir dari kariernya.

    Kekalahan tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi performa dan memperbaiki tekniknya. Hal yang sama berlaku dalam bidang lainnya, termasuk pendidikan dan karier.

    Ini yang akan menjadi masalah ketika orang orang menganggap kegagalan itu ketakutan, ia akan larut dalam dalan ketakutan tersebut ia takut akan bangkit, takut akan tumbuh, takut akan berdiri, dan takut akan mencoba dari nol lagi.

    Disini lah kita merubah cara pandang kita terhadap kegagalan itu, kegagalan bukan lah masalah, kegagalan bukanlah ancaman buat diri kita, kegagalan adalah teman di dalam hidup kita, pernah gak sih kalian mikir apakah ada seseorang yang tidak pernah mengalami kegagalan? tentu tentu tidak ada, semua orang pasti akan mengalami kegagalan, kegagalan tidak untuk kita hindari tetapi kita belajar bagaimana cara kita mengatasi ketika hal itu terjadi nangis! Boleh, marah! Boleh, tetapi takut melangkah kembali itu tidak boleh, mengutip dari buku “Rahasia Bersikap Tenang” kita boleh nangis kita boleh sedih tetapi jangan lah berlarut-larut dalam tangisan itu.

    Kegagalan adalah pengalaman yang hampir setiap orang alami, namun sering kali dihindari karena dianggap sebagai sesuatu yang buruk atau memalukan. Padahal, kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan melainkan sebuah proses penting dalam kehidupan.

    Ketika seseorang gagal, itu adalah momen untuk merefleksikan apa yang telah dilakukan, mengidentifikasi kesalahan, dan memperbaiki strategi untuk masa depan.

    Justru melalui kegagalan, seseorang dapat belajar hal-hal yang tidak akan didapatkan jika selalu berhasil.

    Oleh karena itu, kita perlu mengubah cara pandang terhadap kegagalan. Daripada merasa takut, kita harus menganggapnya sebagai pengalaman yang memperkaya.

    Dengan menerima kegagalan sebagai bagian dari hidup, kita tidak hanya menjadi lebih bijaksana, tetapi juga lebih siap untuk menghadapi tantangan di masa depan.

    Namun, yang sering terlupakan adalah pentingnya memiliki pola pikir yang terbuka terhadap kegagalan.

    Banyak dari kita tumbuh dalam lingkungan yang mengajarkan bahwa kegagalan adalah sesuatu yang memalukan, sehingga kita cenderung menghindarinya dengan segala cara.

    Padahal, menghindari kegagalan bukanlah solusi untuk mencapai keberhasilan. Sebaliknya, mengakui kegagalan adalah langkah pertama untuk memperbaiki diri.

    Kita juga harus menyadari bahwa keberanian untuk menghadapi kegagalan adalah bentuk keberhasilan tersendiri.

    Tidak semua orang berani mencoba hal baru karena takut gagal. Namun, jika kita berani mengambil risiko dan belajar dari pengalaman, itu berarti kita sedang berkembang.

    Ingatlah bahwa kegagalan bukan tentang seberapa sering kita jatuh, tetapi tentang seberapa sering kita bangkit setelah terjatuh.

    Ada pula istilah “kegagalan produktif,” yaitu kegagalan yang memberi manfaat karena kita mendapatkan pelajaran darinya. Misalnya, seorang pengusaha yang gagal menjalankan bisnisnya dapat mempelajari kelemahan strategi yang digunakan.

    Dengan pengetahuan itu, ia dapat membangun bisnis yang lebih kuat di masa depan. Oleh karena itu, kegagalan produktif adalah aset, bukan beban.

    Selain itu, penting untuk memiliki dukungan dari orang-orang di sekitar kita ketika menghadapi kegagalan. Teman, atau keluarga, dapat membantu kita melihat sisi positif dari situasi yang sulit.

    Dengan berbagi pengalaman, kita bisa mendapatkan perspektif baru yang mungkin tidak kita sadari sebelumnya. Jangan ragu untuk meminta bantuan atau bercerita tentang perasaan kita, karena ini adalah cara efektif untuk meredakan stres akibat kegagalan.

    Ada beberapa tips yang harus kita lakukan dalam rasa takut akan kegagalan apa lagi pada generasi Z yang sangat dimanja oleh perkembangan teknologi 4.0 yang saat ini meraja di segala platform.

    Ubah lah persepsi kita terhadap kegagalan, lihatlah bahwa kegagalan ada jalan suatu proses, bukan akhir dari proses.

    Fokus pada proses bukan hasil, jangan terpaku hanya pada hasil akhir nikmati setiap langkah setiap proses yang kamu lakukan apresiasi hal-hal kecil yang telah kamu hadapi dengan baik bahwa kamu bisa melakukannya.

    Pbcersiapkan diri terhadap berbagai kemungkinan, identifikasi atau perkirakan lah resiko yang kemungkinan akan terjadi di waktu yang akan datang, sehingga ketika sesuatu itu terjadi kita tidak kaget lagi karna kita ada persiapan dalam menghadapi hal-hal sulit itu.

    Kelilingi diri dengan hal-hal positif, cari lah teman yang baik, yang mendukung dan memotivasi mu bukan orng orang yang ngejudge dirimu.

    Ilustrasi – Perihal yakin (siap) dan berani.

    Ambilah tindakan-tindakan kecil, mencoba lah berani mengambil resiko dengan melangkah sedikit lebih baik dari hari ini, sehingga akan membuat mu terbiasa terhadap masalah-masalah dan ketakutan-ketakutan itu pun akan menjadi teman terbaik mu.

    Terakhir, mari kita ubah cara kita memandang kesuksesan. Kesuksesan bukan berarti tidak pernah gagal, tetapi bagaimana kita menggunakan kegagalan sebagai pijakan untuk mencapai impian.

    Setiap langkah, termasuk langkah yang salah, adalah bagian dari perjalanan.

    Jangan takut untuk melangkah, karena berdiam diri jauh lebih merugikan daripada kegagalan itu sendiri. Jadi, “Kegagalan: Batu Loncatan atau Halangan? Pilihan Ada di Kamu!”

    Ubah cara pandang mu!

     

    oleh: Dani Iskandar

    #SKHarian #SKMagazine #SakitKepalaHarian #akubsanagustin

    Banyak Anak Daerah Tidak Kuliah, Apa atau Siapa yang Salah?

    Riana Esi - Mahasiswi Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Akademi Keuangan dan Perbankan

    Pontianak, Majalah DUTA – Banyak sekali orang yang berasal dari daerah (pelosok) tidak kuliah, mereka kebanyakan hanya sampai SMA/SMK.

    Padahal beberapa anak termasuk cerdas disekolahnya jadi disayang kan sekali jika tidak sampai kejenjang sarjana, akan tetapi ada juga anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan didaerahnya.

    Anak-anak ini ingin sekali seperti anak-anak yang berada di kota dimana menurut mereka mudah sekali untuk mendapatkan informasi dibanding kan yang berada didaerah.

    Namun, sekarang tidak dapat di pungkiri bahwa zaman semakin berubah, dimana informasi bisa didapatkan dari mana saja dan bagaimana jika tetap tidak ada perubahan bagi anak-anak yang berada didaerah.

    Beberapa faktor yang menyebabkan kenapa banyak anak daerah tidak melanjutkan kuliah:

    1. Kurang mendapatkan informasi

    Informasi disini banyak sekali bukan hanya tentang informasi kuliah atau bantuan untuk orang yang kurang mampu.

    Kurang nya mendapatkan informasi ini sendiri adalah baik dari segi jaringan yang tidak memadai didaerah, ya masih banyak sekali daerah yang tidak memiliki jaringan bahkan listrik pun tidak ada.

    Jika pun ada itu menggunakan tenaga surya jadi sangat tidak memungkinkan untuk mendapat kan informasi dari televisi atau handphone. Bukan hanya itu, kebanyakan anak daerah juga tidak memiliki handphone.

    Kalau pun ada beberapa anak daerah yang mampu kuliah, mereka mendapatkan informasi itu dari orang lain seperti ada beberapa anak yang merantau ke kecamatan atau kabupaten untuk melanjutkan pendidikan smp/sma karena di tempat mereka hanya sampai sd.

    1. Orang tua tidak mampu

    Mungkin memang benar adanya kalimat yang mengungkapkan, “jangan menikah dulu jika ekonomi dan emosi belum stabil,”

    Tujuannya adalah agar tidak ada lagi kejadian seperti orang tua tidak mampu membiayai sekolah anaknya.

    Ini sangat memprihatinkan sekali dimana anak-anak seharusnya bisa mendapatkan hidup yang layak, mendapatkan pendidikan yang bagus, akan tetapi kenyataannya banyak anak daerah yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena orang tua mereka tidak mampu.

    Apalagi jika dikampung tersebut hanya ada sekolah dasar (sd), sd pun belum tentu selesai karena anak tidak mendapatkan perhatian orang tua, banyak orang tua dikampung pergi pagi bekerja dipagi hari dan meninggalkan anak mereka sendiri yang harus mengurus diri nya sendiri untuk menyiapkan sekolah.

    Bahkan ada yang lebih memprihatinkan lagi, anak ikut orang tua ke ladang dan bermalam disana selama bertani/berkebun, jadi mau tidak mau anak mereka harus pergi sekolah dari sana, tapi bagaimana dengan anak yang tidak mau/merasa takut jika harus pergi sendiri ke sekolah dengan jarak yang lumayan jauh.

    Jadi, semoga nikah sebelum ekonomi dan emosi stabil semakin berkurang karena kasian sekali nasib anak-anak yang tidak tau apa-apa harus menjalani hidup dalam kekurangan.

    1. Tidak mendapatkan pendidikan dasar

    Di kampung TK pun kebanyakan tidak ada, jika pun ada tentunya mereka sangat beruntung. Tidak dapat di pungkiri dibeberapa kampung tidak ada SD, ada pun hanya sampai kelas 3 dan 4 dan guru-guru yang mengajari juga biasanya sangat terbatas, ada beberapa guru yang mengajar 4 sampai 5 pelajaran itu pun jika sering masuk karena kebanyakan libur,izin.

    Seperti sekarang banyak guru dari kota yang ditugaskan didaerah tapi biasanya tidak bertahan lama karena jalur transportasi yang sangat tidak memungkin kan, seperti jalan rusak, sungai yang dangkal, banyak riam.

    Tidak hanya itu terkadang jaringan pun tidak ada, listrik tidak ada, pelayanan kesehatan yang tidak memadai jadi sangat memungkin kan mereka tidak mampu untuk bertahan berbeda dengan orang lokal yang sudah terbiasa dengan hal tersebut.

    1. Pernikahan dini

    Anak-anak yang merantau ke kecamatan/kabupaten juga jika selesai menamatkan smk/sma kebanyakan memilih untuk bekerja, karena mereka berfikir untuk membantu ekonomi keluarga namun mereka tidak berfikir untuk melanjutkan apa setelah itu, ditanah perantauan mereka menemukan jodoh lalu menikah bahkan sampai keluar dari tempat kerja seolah-olah mereka lupa tujuan utama mereka mencari kerja ditanah rantau.

    1. Tekanan sosial dan budaya

    Dibeberapa daerah, tekanan sosial atau budaya bisa menjadi hambatan. Misalnya, perempuan mungkin tidak didorong untuk melanjutkan pendidikan tinggi karena peran tradisional dalam keluarga, atau anak laki-laki diminta membantu ekonomi keluarga.

    1. Rendahnya kepercayaan diri

    Beberapa anak merasa tidak mampu bersaing dengan anak-anak dari kota besar karena perbedaan kualitas pendidikan disekolah mereka

    1. Kurangnya peran pemerintah

    Dukungan pemerintah yang belum merata dalam bentuk fasilitas pendidikan, beasiswa atau penyebaran informasi juga menjadi faktor utama

    Akan tetapi, tidak semua penjelasan di atas terjadi disetiap kampung ada juga kampung yang memang sudah tersedia jaringan internet, lampu pln sudah masuk, transportasi lancar, air pdam sudah mengalir disetiap rumah-rumah meskipun masih agak tertinggal dari kota.

    Ilustrasi Keadaan di Pelosok

    Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan.

    1. Mendirikan tempat sekolah disetiap daerah

    Seperti TK, SD, SMP,SMA/SMK bahkan jika memang bisa kampus atau universitas juga sebaiknya didirikan.

    1. Peningkatan kualitas pendidikan dasar dan menengah
    • Pelatihan guru didaerah : memastikan guru di daerah memiliki kompetensi yang sama dengan guru di kota.
    • Fasilitas sekolah : memperbaiki infrastruktur sekolah didaerah agar lebih layak dan mendukung pembelajaran.
    1. Menyediakan bantuan keuangan
    • Beasiswa khusus anak daerah
    • Menyediakan beasiswa penuh atau sebagian bagi anak-anak didaerah dengan keterbatasan ekonomi.
    • Pinjaman pendidikan
    • Mengembangkan program pinjaman pendidikan berbunga rendah yang fleksibel.
    1. Sosialisasi dan informasi pendidikan tinggi
    • Penyuluhan di sekolah-sekolah daerah
    • Mengenalkan berbagai peluang kuliah, program beasiswa dan jurusan yang sesuai dengan potensi daerah.
    • Platform informasi digital
    • Mengembangkan aplikasi atau situs web untuk memberikan informasi lengkap tentang pendidikan tinggi, beasiswa dan bimbingan karir.
    1. Pendekatan sosial dan budaya
    • Edukasi orang tua

    Memberikan pemahaman kepada orang tua megenai pentingnya pendidikan tinggi untuk masa depan anak dan keluarga

    • Pemberdayaan perempuan

    Menghilangkan stigma bahwa perempuan tidak perlu kuliah dengan menunjukkan manfaat pendidikan tinggi bagi perempuan

    1. Pendampingan dan pengembangan diri
    • Bimbingan karier

    Membantu siswa didaerah memahami potensi mereka dan memilih jalur pendidikan yang sesuai

    • Program mentorship

    Menghubungkan siswa daerah dengan mentor dari kalangan profesional untuk memberi motivasi dan panduan

    1. Meningkatkan infrastruktur daerah
    • Transportasi dan akomodasi

    Mempermudah akses dari daerah terpencil ke kota-kota dengan fasilitas pendidikan tinggi.

    • Pengembangan teknologi

    Memastikan daerah memiliki akses internet yang memadai untuk mendukung pembelajaran daring

    1. Pemerintah sebagai penggerak utama
    • Regulasi wajib belajar hingga pendidikan tinggi
    • Memperluas kebijakan wajib belajar hingga kuliah, minimal diploma

    Jadi, semoga setiap orang memiliki kesadaran yang tinggi bahwa pendidikan itu sangat penting, bukan hanya untuk mendapatkan raport, ijazah tapi juga untuk membentuk setiap karakter anak bangsa.

    oleh: Riana Esi

     

    #SKHarian #SKMagazine #SakitKepalaHarian #akubsanagustin

    Anak Muda Bermalas-malasan Olahraga

    Penulis: Timotius Arafat

    Pontianak, Majalah DUTA – Beberapa waktu belakangan istilah remaja jompo menjadi tren anak muda di media sosial.

    Kebanyakan gejala jompo ini dialami oleh anak sekolahan maupun mahasiswa dikarenakan tugas yang menumpuk dan mengharuskan mereka duduk berjam-jam di meja belajar.

    Hal ini tidak dialami oleh remaja saja, mereka yang masih di usia dewasa awal pun banyak yang memiliki keluhan yang sama.

    Kemunculan tren remaja jompo adalah saat terjadinya pandemi Covid-19. Seperti yang kita ketahui semenjak pandemi yang terjadi dua tahun lalu, pemerintah memberi aturan untuk tidak keluar rumah atau yang biasa disebut lockdown.

    Banyak kegiatan yang terpaksa hanya bisa dilakukan di dalam rumah sehingga kita tidak asing lagi dengan istilah daring dan Work From Home (WFH).

    Hal ini membuat pergerakan menjadi terbatas dan tidak leluasa untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga, berjalan kaki, dan sebagainya.

    Selain itu, pandemi ini membuat para pelajar dan mahasiswa harus melakukan pembelajaran secara online atau daring sehingga mereka harus duduk di depan perangkat elektronik dalam waktu yang cukup lama.

    Salah satu penyebabnya adalah penggunaan gadget yang berlebihan. Penelitian juga telah dilakukan untuk membuktikan berbagai dampak buruk yang timbul dari penggunaan gadget yang tidak tepat dan tidak terkontrol dengan baik.

    Salah satu dampak yang timbul yaitu penurunan kebugaran tubuh yang dapat menyebabkan seseorang menjadi jompo di usia yang muda.

    Kecanggihan gadget modern zaman ini membuat seseorang terlena dengan kenyamanan dan kepraktisan sehingga malas untuk bergerak dan beraktivitas lebih termasuk berolahraga.

    Pecandu gadget akan memulai harinya dari bangun tidur hingga menjelang tidur hanya menggunakan gadget.

    “Di usia muda udah suka makan gak teratur, mageran, belum lagi begadang kerasanya emang gak langsung sekarang tapi nanti pas tambah dewasa akan merasakan akibat ga olahraga,”

    Karena kecanduan yang ditimbulkan dari penggunaan gadget secara berlebih dan menyebabkan malas bergerak, banyak anak remaja zaman sekarang menjadi jompo.

    Usianya memang masih terbilang muda, namun untuk melakukan suatu aktivitas yang membutuhkan energi, mereka akan mudah lelah.

    Jadi fungsi Olahraga bagi anak muda merupakan bagian integral dari gaya hidup sehat yang memberikan manfaat tak terbantahkan bagi kesehatan fisik dan mental.

    Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan secara optimal dan meningkatkan kualitas hidup  kita akan menjelajahi pentingnya olahraga dalam menjaga kesehatan secara menyeluruh serta memberikan beberapa tips untuk memulai dan menjaga rutinitas olahraga yang konsisten.

    Manfaat Kesehatan Fisik:

    • Olahraga teratur membantu menjaga berat badan yang sehat, meningkatkan kekuatan dan kekuatan otot, serta meningkatkan kesehatan jantung dan sistem kardiovaskular.
    • Aktivitas fisik juga dapat meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, dan koordinasi tubuh, yang semuanya penting untuk menjaga mobilitas dan mengurangi risiko cedera.

    Berikut adalah beberapa keunggulan yang lainnya:

    • Meningkatkan kebugaran dan stamina: Melalui olahraga, tubuh dapat meningkatkan kebugaran dan stamina, sehingga individu mampu menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan berenergi.
    • Memperkuat otot dan tulang: Melakukan olahraga membantu memperkuat otot dan tulang, sehingga dapat mengurangi risiko cedera dan osteoporosis. Menjaga kesehatan jantung: Olahraga dapat menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan risiko penyakit jantung.
    • Menurunkan berat badan: Dengan membakar kalori melalui olahraga, individu dapat menurunkan berat badan dan mengurangi risiko obesitas serta penyakit terkaitnya.
    • Meningkatkan kualitas tidur: Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, sehingga individu dapat tidur lebih nyenyak dan berkualitas.
    • Manfaat kesehatan Mental, selain manfaat fisik, olahraga juga memiliki dampak positif pada kesehatan mental. Berolahraga secara teratur dapat mengurangi stres, kecemasan, dan depresi, serta meningkatkan suasana hati dan kesejahteraan emosional secara keseluruhan.
    • Aktivitas fisik melepaskan endorfin, neurotransmiter alami yang dikenal sebagai “hormon bahagia,” yang dapat meningkatkan perasaan positif dan mengurangi rasa sakit.

    Berikut adalah beberapa manfaat untuk kesehatan mental

    • Mengurangi stres dan kecemasan Melakukan olahraga dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan dengan meningkatkan produksi hormon endorfin yang dapat meningkatkan mood.
    • Meningkatkan fokus dan konsentrasi Olahraga membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi dengan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga individu dapat lebih fokus dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
    • Meningkatkan kepercayaan diri melalui olahraga, individu dapat meningkatkan kepercayaan diri dengan memperbaiki citra tubuh dan kemampuan fisiknya.
    • Meningkatkan kesehatan mental melakukan olahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dengan mengurangi risiko depresi dan kecemasan.

    Dengan memahami manfaat fisik dan mental dari olahraga, penting bagi individu untuk mengintegrasikan aktivitas ini ke dalam gaya hidup sehari-hari untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

    Tips untuk Memulai Rutinitas Olahraga Pilih aktivitas yang Anda nikmati:

    1. Cari jenis olahraga atau aktivitas fisik yang sesuai dengan minat dan kemampuan Anda, apakah itu berjalan, berlari, bersepeda, atau berenang.
    2. Tetapkan tujuan yang realistis: Tentukan tujuan yang spesifik dan terukur untuk membantu Anda tetap termotivasi dan fokus dalam mencapai hasil yang diinginkan.
    3. Mulailah secara perlahan: Jangan terlalu berlebihan pada awalnya. Mulailah dengan intensitas dan durasi yang sesuai dengan tingkat kebugaran Anda saat ini, dan tingkatkan secara bertahap seiring waktu.
    4. Jadwalkan waktu untuk olahraga: Jadwalkan sesi olahraga Anda seperti janji penting lainnya dan lakukan secara teratur. Jadwalkan waktu yang tepat untuk berolahraga, apakah itu di pagi hari, siang, atau malam, sesuai dengan preferensi dan ketersediaan Anda.
    5. Temukan dukungan: Berolahraga dengan teman atau anggota keluarga dapat membuat pengalaman menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi Anda untuk tetap konsisten.

    oleh: Timotius Arafat

    #SKharian #SKmagazine #sakitkepalaharian #akubSanAgustin

    Peran Sosial Media dalam Meningkatkan Pemasaran Bisnis di Era Digital

    Foto: Kresentia Aprilia Perni (Penulis) - Mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Akademi Keuangan dan Perbankan Graha Arta Khatulistiwa

    Pontianak, Majalah DUTA – Pada era digital ini, perkembangan dalam teknologi bisnis berkembang secara cepat, terutama di media sosial.

    Saat ini, hampir tidak mungkin menemukan individu di sekitar kita yang tidak menggunakan gadget atau media sosial, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

    Penggunaan gadget tidak hanya terbatas pada kebutuhan komunikasi, tetapi juga berkembang menjadi sarana yang signifikan untuk menjalankan berbagai aktivitas, termasuk kegiatan bisnis. Media sosial memegang peran yang sangat penting saat ini.

    Media sosial bisa dimanfaatkan untuk memasarkan bisnis yang kita miliki, seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Instagram, Facebook Marketplace, dan lainnya.

    Ilustrasi – Banyak wadah di sosial media untuk para pelaku usaha mempromosikan bisnisnya.

    Aplikasi-aplikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan dan dokumentasi dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga sebagai platform penjualan online yang efektif.

    Melalui aplikasi-aplikasi ini, para pelaku bisnis dapat membuat konten visual yang kreatif, seperti foto atau video produk yang menarik minat konsumen.

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui betapa berpengaruhnya media sosial yang kita gunakan untuk perkembangan bisnis.

    Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat kualitatif serta mendekatkan kepustakaan dengan mengandalkan artikel dan media sosial yang tersedia. Penelitian ini juga melihat bagaimana respon pelaku bisnis terhadap penggunaan aplikasi tersebut dalam kegiatan pemasaran mereka.

    Media sosial telah menjadi alat yang sangat penting bagi pengusaha dalam memasarkan produk dan jasa mereka.

    Penggunaan media sosial memungkinkan bisnis untuk mengetahui isi dalam dan luar negeri dalam berdagang atau menghubungkan penjual dan pembeli pada satu tempat.

    Strategi pemasaran bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh media sosial terhadap perkembangan bisnis, dengan berfokus pada platform-platform seperti Shopee, TikTok Shop, Instagram, dan Facebook Marketplace.

    Media sosial juga menawarkan solusi hemat biaya yang efektif bagi bisnis kecil dan menengah untuk bersaing di pasar yang semakin berkembang pesat.

    Dengan memanfaatkan fitur iklan berbayar dan promosi gratis, bisnis dapat menjangkau audiens luas tanpa harus mengeluarkan anggaran besar seperti pada pemasaran tradisional. Setiap platform memiliki kegunaan dan hasil yang baik dengan meneliti target pemasaran bisnis.

    Penelitian ini mengungkap bagaimana pelaku bisnis memanfaatkan media sosial tidak hanya sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga sebagai platform penjualan efektif yang dapat memberikan keuntungan dari penjualan produk yang dihasilkan.

    Aplikasi yang digunakan saat ini telah berkembang dari sekadar platform berinteraksi dan berbagi konten menjadi alat pemasaran yang efektif.

    Dengan jumlah penggunaan yang terus meningkat, platform ini memberikan peluang bagi pelaku bisnis untuk menjangkau audiens yang lebih luas serta menarik perhatian pembeli. Tak heran, sudah banyak bisnis yang memanfaatkannya.

    Melalui fitur iklan, promosi konten, siaran langsung, dan kolaborasi dengan influencer, para pengusaha dapat menandai produk langsung di postingan mereka. Kemudahan penggunaan aplikasi menjadi pilihan utama bagi banyak seller online dan pembeli.

    Langkah yang dapat dimanfaatkan adalah mengidentifikasi target pembeli dan menarik perhatian mereka dengan konten yang bermanfaat. Bisnis dapat menarik perhatian konsumen dengan cara yang lebih kreatif dan menarik.

    Interaksi langsung antara bisnis dengan konsumen dapat dilakukan melalui komentar, pesan langsung, umpan balik yang cepat, serta membagikan katalog produk. Namun, produk yang ditawarkan belum tentu diterima konsumen dengan mudah, sebab promosi tersebut bisa dianggap sebagai iklan yang numpang lewat.

    Media sosial memungkinkan pelaku bisnis untuk lebih cepat memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan wawasan berharga tentang preferensi dan kebutuhan pelanggan. Hal ini menjadikan media sosial sebagai sarana komunikasi yang memperkuat hubungan antara penjual dan pembeli.

    Platform juga menyediakan berbagai format konten yang menarik, seperti foto dan video pendek, yang memungkinkan bisnis memanfaatkan kreativitas mereka dalam pemasaran produk. Media sosial memberikan peluang besar bagi pengusaha untuk mengeluarkan ide serta imajinasi mereka.

    Usaha kecil dapat memanfaatkan platform tanpa mengeluarkan anggaran besar, dan semakin banyak pengguna yang dimiliki, semakin besar penghasilan yang didapatkan. Media sosial kini menjadi bagian penting dalam perkembangan bisnis di era digital saat ini.

    Dengan kemampuan menjangkau audiens yang luas, menciptakan interaksi langsung, serta menyediakan alat analisis yang berguna, media sosial sangat berpengaruh. Selain itu, media sosial juga menawarkan fleksibilitas dalam hal segmentasi pasar.

    Dengan bantuan algoritma dan analisis data, pelaku usaha dapat menargetkan audiens tertentu berdasarkan demografi, lokasi, minat, atau perilaku online mereka. Fitur-fitur ini memungkinkan pelaku bisnis untuk mengoptimalkan anggaran pemasaran dan meningkatkan tingkat konversi.

    Ilustrasi – Pemasaran (Marketing) lewat Sosial Media

    Namun, efektivitas pemasaran melalui media sosial tidak terlepas dari tantangan. Persaingan yang ketat di platform ini menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam menciptakan konten yang menarik dan relevan.

    Bisnis juga dapat menjangkau pasar global tanpa batasan geografis, dengan memanfaatkan platform untuk memperluas jangkauan mereka ke audiens internasional. Selain itu, risiko penyebaran informasi negatif dan isu privasi pengguna menjadi perhatian yang harus dikelola dengan baik.

    Dengan demikian, media sosial tidak hanya sekadar hiburan, melainkan alat strategi untuk meningkatkan penjualan dalam pertumbuhan bisnis. Sosial media kini telah menjadi bagian penting dalam pemasaran bisnis, terutama di era digital saat ini.

    Bisnis memanfaatkan media sosial sebagai alat promosi utama yang mudah digunakan, dengan membagikan konten relevan dan menarik untuk meningkatkan loyalitas pelanggan.

    Platform media sosial memungkinkan bisnis untuk menjangkau audiens yang sebelumnya sulit dijangkau serta membangun kepercayaan terhadap pelanggan.

    Ini menunjukkan betapa pentingnya keberadaan bisnis di platform media sosial. Bisnis dapat menarik perhatian orang-orang yang memiliki minat khusus atau berada di lokasi yang jauh.

    Melalui interaksi langsung dengan pelanggan melalui komentar, pesan langsung, atau umpan balik, kolaborasi dengan influencer juga membantu bisnis membangun kredibilitas dan kepercayaan di antara audiens target mereka.

    Oleh karena itu, penting bagi para pelaku bisnis untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan tren di dunia digital.

    Keberadaan bisnis di platform media sosial semakin menunjukkan betapa pentingnya media sosial dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bisnis di dunia digital yang semakin maju.

     

    oleh: Kresentia Aprilia Perni – Mahasiswa Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Akademi Keuangan dan Perbankan Graha Arta Khatulistiwa

    #SKharian #SKmagazine #sakitkepalaharian #akubsanagustin

    Pendidikan Tinggi adalah Investasi Masa Depan

    Foto: Erika Miska (Penulis)

    Mahasiswa Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

    Pontianak, Majalah DUTA – Pendidikan adalah investasi di masa depan. Banyak orang di luar menganggap pendidikan tinggi tidak menjamin seseorang akan sukses, tetapi berbeda dengan pola pikir seseorang yang memiliki pendidikan tinggi.

    Dengan semakin berkembangnya zaman, instansi dan perusahaan mengutamakan mereka yang memiliki pendidikan tinggi untuk diterima bekerja.

    Jika memiliki pendidikan tinggi, lebih mudah untuk melamar pekerjaan di mana pun karena seseorang berpendidikan tinggi tentunya sudah memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman yang memadai di bidang pekerjaan.

    Kelak, kita akan mempunyai keluarga dan menjadi seorang ibu.

    Berpendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang untuk anak-anak yang berhak lahir dari rahim ibu terdidik, bukan hanya tentang gelarnya, tetapi juga nilai positif yang didapat.

    Pendidikan tinggi memberikan keterampilan dan pengetahuan yang mendalam di bidang tertentu, yang sangat berharga di pasar kerja yang semakin kompetitif.

    Selama masa pendidikan, mahasiswa memiliki kesempatan untuk membangun jaringan profesional yang dapat membantu dalam mencari pekerjaan dan mengembangkan karier di masa depan.

    Sejauh ini, yang saya ketahui dan saya lihat, baik di luar maupun di sekitar saya, rata-rata mereka yang memiliki gelar pendidikan tinggi cenderung memiliki kualitas hidup yang baik. Ini termasuk kesehatan yang lebih baik dan stabilitas keuangan.

    Yang paling terpenting, “hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan; tanpa pendidikan, Indonesia tidak mungkin bertahan.”

    Menjadi mahasiswa adalah sebuah privilege, keistimewaan yang tidak semua pemuda diberkahi kesempatan.

    Jika Anda saat ini kuliah, itu adalah peluang kenikmatan dan tanggung jawab yang harus diselesaikan sampai saatnya selesai.

    Jadilah mahasiswa kebanggaan yang membanggakan banyak orang, selain kedua orang tua, dan jadilah contoh terbaik untuk generasi saat ini.

    Pendidikan bisa menumbuhkan kepribadian bangsa, memperkuat identitas nasional, serta memperkuat jati diri suatu bangsa.

    Di era yang terus berubah, pendidikan tinggi membantu individu untuk tetap relevan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

    Pendidikan tinggi lebih dari sekadar ijazah. Orang sering berpikir bahwa pendidikan tinggi adalah tiket emas untuk pekerjaan bergaji tinggi, tetapi sebenarnya, pendidikan tinggi lebih dari itu.

    Ia membuka wawasan, mengasah cara berpikir, dan memperluas jaringan.

    Dalam dunia yang terus berubah, kemampuan untuk belajar, beradaptasi, dan berpikir kritis adalah aset besar.

    Seperti investasi lainnya, pendidikan tinggi butuh modal: waktu, uang, dan tenaga. Namun, hasilnya jarang instan; kadang, setelah lulus, tantangannya tetap ada, seperti mencari pekerjaan yang sesuai atau menyesuaikan diri dengan dunia kerja.

    Namun, proses inilah yang membentuk seseorang menjadi lebih tangguh dan siap menghadapi kehidupan.

    Pendidikan tinggi tidak menjamin kesuksesan, tetapi ia memberikan lebih banyak peluang.

    Gelar sarjana atau pascasarjana mungkin membuka pintu ke pekerjaan tertentu, tetapi keterampilan yang didapat, seperti komunikasi, pemecahan masalah, dan manajemen waktu, adalah yang benar-benar berharga.

    Pendidikan tinggi membantu seseorang memahami dunia dan dirinya sendiri dengan lebih baik.

    Ilustrasi – Kelulusan bersama dengan investasi.

    Ini adalah investasi untuk pengembangan diri, bukan semata-mata untuk gaji besar atau status sosial. Kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup sering kali datang dari merasa mampu berkontribusi pada sesuatu yang lebih besar dari diri sendiri, dan pendidikan bisa membantu.

    Di dunia kerja yang semakin dinamis, pendidikan tinggi dapat memberikan fondasi yang kuat untuk beradaptasi.

    Banyak pekerjaan hari ini mungkin tidak ada sepuluh tahun lalu, dan sebaliknya, banyak pekerjaan saat ini akan hilang dalam satu atau dua dekade ke depan.

    Pendidikan tinggi, terutama yang berfokus pada pengembangan soft skills dan pembelajaran sepanjang hayat, membantu individu tetap relevan di tengah perubahan ini.

    Misalnya, lulusan teknik mungkin memulai karier di bidang konstruksi tetapi akhirnya beralih ke teknologi informasi karena kemampuannya dalam analisis dan pemecahan masalah.

    Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan tinggi memberi fleksibilitas untuk mengeksplorasi berbagai jalur karier. Salah satu kritik umum terhadap pendidikan tinggi adalah biaya yang tinggi.

    Banyak orang khawatir apakah investasi ini sepadan, terutama jika gaji pasca-kelulusan tidak langsung mencukupi untuk melunasi utang pendidikan.

    Untuk menjawab ini, penting untuk mempertimbangkan bahwa nilai pendidikan tidak hanya diukur dalam hal materi.

    Pendidikan membentuk cara seseorang berpikir, memecahkan masalah, dan menghadapi kehidupan.

    Namun, tantangan biaya ini juga memunculkan kebutuhan untuk berpikir lebih strategis: memilih program studi dengan prospek karier yang baik, mempertimbangkan beasiswa, atau bahkan mengambil jalur pendidikan alternatif seperti sertifikasi atau pelatihan khusus.

    Di luar aspek akademis, pendidikan tinggi juga membentuk karakter. Menghadapi tantangan tugas, penelitian, dan interaksi sosial di kampus melatih disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

    Pengalaman ini memperkuat kemampuan seseorang untuk menghadapi kesulitan di luar lingkungan akademik.

    Sebagai contoh, mahasiswa yang aktif di organisasi kampus belajar tentang kepemimpinan dan manajemen konflik, keterampilan yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja dan kehidupan sehari-hari.

    Selain manfaat pribadi, pendidikan tinggi juga memiliki dampak sosial yang besar. Orang-orang yang berpendidikan cenderung lebih sadar akan isu-isu global seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan kesehatan masyarakat.

    Mereka lebih mungkin untuk berkontribusi pada solusi, baik melalui pekerjaan mereka maupun melalui keterlibatan dalam komunitas.

    Jadi, menjadi mahasiswa sudah tentu terjamin karena sudah banyak buku-buku pengetahuan untuk membantu.

    Buku adalah jendela pengetahuan, pintu menuju dunia yang tak terbatas, dan salah satu alat paling berharga dalam membentuk peradaban manusia.

    Di balik lembaran-lembaran halamannya, buku menyimpan wawasan, imajinasi, dan pengalaman yang mampu mengubah cara kita memandang diri sendiri dan dunia.

    Buku sebagai sumber pengetahuan merupakan medium utama dalam mendokumentasikan dan menyebarkan pengetahuan.

    Dalam berbagai bidang, buku menjadi referensi yang dapat diandalkan, baik untuk belajar hal-hal baru maupun memperdalam pemahaman kita.

    Di era digital sekalipun, buku tetap relevan sebagai fondasi pendidikan dan pengembangan intelektual.

    Buku sebagai penumbuh imajinasi, fiksi dan sastra memiliki kekuatan untuk membawa pembaca menjelajahi dunia lain, merasakan emosi yang mendalam, dan memahami perspektif yang berbeda.

    Buku fiksi mengajarkan empati, memperluas imajinasi, dan sering kali menyelipkan nilai-nilai moral yang penting.

    Buku sebagai refleksi kehidupan banyak buku yang mengajak pembaca untuk merenungkan kehidupan, baik melalui kisah nyata, autobiografi, maupun filsafat.

    Buku-buku ini membantu kita memahami diri sendiri dan masyarakat, serta memotivasi untuk berkembang menjadi versi terbaik dari diri kita.

    Tantangan dan peluang di era digital, di era digital, buku dalam bentuk cetak menghadapi tantangan dari e-book dan audiobook.

    Meskipun format ini menawarkan kemudahan, nilai sentimental dan pengalaman membaca buku fisik tetap sulit tergantikan.

    Namun, digitalisasi juga membuka peluang untuk memperluas akses ke buku, memungkinkan lebih banyak orang untuk menikmati dan belajar dari literatur.

    Pendidikan tinggi adalah salah satu bentuk investasi paling strategis untuk masa depan, baik bagi individu maupun masyarakat.

    Lebih dari sekadar jalan menuju karier yang lebih baik, pendidikan tinggi membekali seseorang dengan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan global.

    Namun, penting untuk mengingat bahwa investasi ini tidak hanya diukur dari segi materi atau penghasilan.

    Pendidikan tinggi juga memainkan peran dalam membangun karakter, mengembangkan empati, dan mendorong kontribusi sosial.

    Pendekatan yang manusiawi dalam proses pendidikan memastikan bahwa lulusan tidak hanya menjadi individu yang kompeten, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan masyarakat.

    Dengan demikian, pendidikan tinggi menjadi investasi holistik yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kehidupan pribadi dan kemajuan bersama.

    oleh: Erika Miska

    #SKharian #SKmagazine #SakitKepalaHarian #AKUBSanAgustin

    Komitmen Grafilin dalam Pendidikan

    Sejak dulu siswa SMK Grafika Desa Putera sudah menggunakan percetakan unit praktikum SMK sebagai penunjang kegiatan belajar mengajar. *Dokumentasi SMK Grafika

    Meskipun sudah berbadan hukum perusahaan, PT Grafilin Desa Putera tetap menjadi sarana praktikum bagi siswa SMK Grafika Desa Putera.

    Pontianak, Majalah DUTA – Kehadiran PT Grafilin Desa Putera tidak bisa lepas dari SMK Grafika Desa Putera.

    Keduanya hadir dalam situasi yang sama ketika Indonesia tengah menghadapi kemelut perekonomian pasca kemerdekaan. Akibatnya, banyak anak-anak yang menjadi korban kemiskinan dan kemerosotan sosial, serta banyak dari mereka menjadi yatim piatu.

    Terutama anak-anak jalanan tanpa orang tua dan korban perang perlu mendapat perlindungan. Maka didirikanlah Desa Poetra sebagai rumah mereka pada 30 Juni 1947. Kongregasi Budi Mulia dan Perhimpunan Vincentius dipercaya untuk mengelolanya.

    Kesediaan Kongregasi Budi Mulia tidak terlepas dari semangat pendirinya, Romo Stefanus Modestus Glorieux.

    Ia tersentuh oleh firman Allah yang menjadi visi pribadinya, yakni: “Ia telah mengutus aku untuk mewartakan kabar gembira kepada orang-orang miskin dan untuk memebaskan orang-orang tawanan” (Luk. 4:19-19).

    Dalam tugas perutusannya, ia mempunyai komitmen sebagai berikut ini: Aku hidup tidak untuk diriku sendiri tetapi untuk orang lain, untuk orang-orang miskin dan untuk semua orang yang tertindas. Romo Glorieux mempunyai kharisma untuk melayani orang kecil.

    Sebagai sarana penunjang pendidikan, didirikanlah Sekolah Rakjat Desa Poetra di tahun yang sama. Masyarakat sekitar juga dapat menikmati fasilitas tersebut.

    Kemudian Bruder Juvenalis, BM, mendirikan SGB dengan jumlah 15 murid pada tahun pertama untuk memenuhi tingkat lanjutan setelah tamat Sekolah Rakjat. Akibat perubahan sistem pendidikan Indonesia, diubahlah SGB menjadi SMP Desa Putera tanpa kehilangan subsidi dari pemerintah.

    Guna menambah keterampilan siswa panti asuhan, mereka pun diajarkan usaha penerbitan buku oleh Bruder Basilides, BM. Usaha ini terus berkembang dengan tambahan beberapa mesin cetak kecil (handpress).

    Bermula dari 12 orang yang dilatih mempelajari bidang penjilidan dan percetakan yang lebih besar. Kemudian didatangkan tenaga ahli dari Belanda beserta mesin-mesin cetak pada 1967.

    Perkembangan Sekolah

    Izin mendirikan Sekolah Grafika pun diperoleh dari pemerintah pada 1968. Sekolah Teknik Grafika (setingkat SMP) dimulai tanpa kelengkapan mesin sebab pengiriman mesin membutuhkan waktu cukup lama. Bruder Janssen, BM pun diangkat menjadi Kepala Sekolah ST Grafika pertama.

    Tidak berhenti di situ, didirikanlah STM Grafika Desa Putera pada 1 Januari 1970. Lalu memperoleh izin dan diresmikan menjadi Sekolah Teknik Menengah Grafika Desa Putera.

    Peresmian ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Duta Besar Belanda, Johana A.H Nasiuton, serta Wakil Uskup Jakarta pada 11 April 1972. Sekolah ini terbuka untuk umum, tidak hanya anak-anak di lingkungan panti asuhan.

    Perkembangan zaman membawa angin segar bagi perkembangan sekolah. Mesin-mesin didatangkan dari Belanda dan Jerman untuk keperluan praktik siswa secara berkelanjutan. Tahap pertama, datanglah mesin Degelpress pada 17 April 1965 tetapi baru dapat digunakan pada 22 Januari 1971.

    Mengikuti ketentuan pemerintah, STM Grafika Desa Putera beralih nama menjadi Sekolah Menengah Teknik Grafika Desa Putera di tahun 1985.

    Pada 23 Juli 1993, gedung baru diresmikan sekaligus peresmian Graphic Training Centre (GTC) dengan direkturnya Ir. Saan Ashari. Lembaga ini terinspirasi dari lembaga serupa di negeri Belanda yang bertujuan memberikan pendidikan dan pelatihan grafika bagi masyarakat luas.

    Mengikuti kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan kejuruan pada tahun 1997, SMT Grafika Desa Putera berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Grafika Desa Putera. Usaha keras untuk menuju arah lebih baik terus dilakukan dan dikembangkan oleh Br. Martin Dol, BM.

    Selama ia memimpin percetakan Desa Putera sebagai unit produksi, Sekolah dengan tuntutan zaman. Hal itu dilakukan untuk mempertahankan mutu yang telah diakui oleh masyarakat. Hingga kini SMK Grafika Desa Putera masih menjadi pijakan industri sebab telah banyak mendulang prestasi.

    Bruder Ferdinand, BM
    Siswi SMK Grafika Desa Putera sedang melaksanakan praktikum bagian desain. *Dok. SMK Grafika Desa Putera
    Siswa SMK Grafika Desa Putera melaksanakan praktikum tahap offset. *Dok. SMK Grafika Desa Putera

    Out of The Box

    Saat ditemui HIDUP, Kepala Sekolah SMK Grafika Desa Putera, Bruder Ferdinand, BM, begitu antusias menjabarkan program pendidikan SMK Grafika Desa Putera kini. Sudah dua tahun ia berkarya di sini.

    Ia berkomitmen untuk terus mengedepankan identitas sekolah Katolik yang berpusat pada pelayanan dan kasih. Untuk itu, di tahun ajaran 2023/2024, ia membuat sebuah program yang ia sebut sebagai “proyek” di mana pendidikan menjadikan anak sebagai pusat.

    “Program Proyek supaya anak ini memiliki keahlian sesuai dengan bidang yang harus ia pelajari,” terang Bruder Ferdi.

    Ia menambahkan, “Dengan praktik, anak akan menemukan kendala dan menentukan untuk mencari solusi dengan berdiskusi bersama para guru dan instruktur di perusahaan.”

    Proyek merupakan program lanjutan di luar jam resmi kelas. Gunanya untuk menambah jam belajar keahlian anak sehingga memperkuat kemampuan.

    Para siswa tidak sekadar praktik di percetakan tetapi juga aktif mencari pesanan ke lapangan. Tujuannya agar siswa mengerti alur ke grafikan dari hulu hingga hilir.

    Program proyek ini juga mengajarkan siswa untuk bekerja sama dengan siswa lain karena masing-masing siswa memiliki keahliannya sendiri.

    “Ini semua agar mereka jadi pribadi yang asertif, inovatif dengan ide yang out of the box,” jelasnya.

    Bruder Ferdi juga senang bahwa instruktur di PT. Grafilin semakin terlibat dengan memberikan tantangan kepada siswa sehingga mereka terpacu untuk belajar semakin banyak.

    “Saya bersyukur baik guru dan instruktur bersinergi untuk mendampingi anak-anak untuk bisa mengerjakan proyeknya meskipun kami belum bisa memberikan insentif tambahan kepada mereka,” akunya.

    Dengan ini, para siswa SMK Grafika Desa Putera memiliki keunggulan dalam keahlian ke grafika karena dibuka ruang melalui program proyek untuk belajar lebih dalam, serta merangsang daya pikir agar kreatif dan inovatif.

    “Kualitas Pembalajar Pancasila sudah termaktub di sini,” sebutnya.

    Selain keterampilan teknis (hard skill), siswa juga mendapat keterampilan nonteknis (soft skill) yakni dengan menghidupi nilai-nilai kehidupan sehingga tercipta cita-cita dari semboyan Yayasan Budi Mulia, yaitu “Kebersamaan, Keunggulan, dan Kemandirian.”

    “Mungkin tidak banyak sekolah yang keberagamannya sebanyak di SMK ini. Sekolah ini Katolik tapi 60% siswanya adalah Muslim,” ujarnya.

    Sebaliknya, kemandirian yang dimiliki anak memiliki keberanian membuat terobosan dalam mengerti bahan ajar.

    “Jadi, jika siswa kurang pusa dan mau mendalami salah satu keahlian, ia bisa membuat proposal proyek dan menjalankannya. Inisiatif inilah yang menuntun siswa mandiri,” ungkapnya lagi.

    Peran PT Grafilin

    Akhirnya, PT. Grafilin Desa Putera diakui senantiasa mendukung ruang perkembangan anak-anak.

    PT. Grafilin Desa Putera awalnya merupakan percetakan unit praktik SMK Grafika Desa Putera. Unit praktik yang berdiri sejak 1970 ini mendukung keterampilan mencetak siswa. Meskipun sudah berbadan hukum perusahaan, PT Grafilin tetap menjadi sarana praktik bagi siswa.

    “PT Grafilin selalu berkomitmen membantu siswa dalam praktik. Saat dihadapkan dengan kebutuhan siswa, mereka tidak pernah menggunakan kalkulasi bisnis. Semua ini agar siswa semakin maju. Ini bantuan yang luar biasa,” ucap Bruder Ferdi.

    Untuk itu, Bruder Ferdi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada segenap keluarga besar PT. Grafilin Desa Putera yang setia mendukung keberlangsungan pendidikan siswa.

    “Saya menyaksikan perjuangan mereka, dari gaji cari order sampai Bruder Gerard kadang naik ambulans, dan tentu saja setiap pesanan dikerjakan dengan tuntas dan memuaskan. Saya salut!” pungkasnya.

    * Felicia Permata Hanggu

    BAPAKAT St. Maria NYARUMKOP Terima Kunjungan BAPAKAT MRPD Pontianak

    BAPAKAT St.Maria NYARUMKOP Terima Kunjungan BAPAKAT MRPD Pontianak

    Pontianak, Majalah Duta – Sebagai satu di antaranya, Bapak-Bapak Katolik Santa Maria Nyarumkop dengan suka cita menerima kunjungan persaudaraan Bapakat Paroki Santa Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) Keuskupan Agung Pontianak. Acara ini merupakan ajang silaturahmi dan sekaligus sebagai perekat persaudaraan antar Bapak-Bapak Katolik yang dilaksanakan pada tanggal 23-24 November 2024.

    Adapun agenda dalam pertemuan tersebut, BAPAKAT Santa Maria Nyarumkop berkolaborasi membangun relasi melalui sharing memaknai kehadiran BAPAKAT sebagai wadah kategorial kerasulan awam dalam struktur Dewan Pastoral Paroki, serta pertandingan persahabatan berupa sepak bola, voli, catur, tenis meja, dan permainan gaplek yang bernuansa nostalgia.

    Rangkaian agenda pertemuan dan kebersamaan BAPAKAT Santa Maria Nyarumkop bersama BAPAKAT Paroki Maria Ratu Pencinta Damai.

    Kehadiran BAPAKAT Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Pontianak di Paroki Nyarumkop disambut dengan suka cita oleh BAPAKAT Paroki Santa Maria Nyarumkop. Hal ini terlihat mulai dari persiapan dan aksi para BAPAKAT yang begitu responsif mengakomodasi kunjungan BAPAKAT MRPD Pontianak.

    Menurut Ketua BAPAKAT Santa Maria Nyarumkop, A. Oyent, kunjungan persaudaraan para BAPAKAT MRPD Pontianak merupakan berkat dukungan seluruh Bapak-Bapak Katolik di Lingkungan/Kring dan Stasi serta Pastor Kepala Paroki Santa Maria Nyarumkop. Kegiatan selama dua hari ini seluruhnya dipusatkan di Rumah Pastoran Paroki Santa Maria Nyarumkop.

    Dalam sambutannya, Ketua BAPAKAT MRPD, Fransiskus Saju, sangat inspiratif dan mengapresiasi BAPAKAT Santa Maria Nyarumkop yang begitu luar biasa menerima dan menyambut kehadiran BAPAKAT Paroki MRPD. “Semangat pelayanan, keakraban, dan kekeluargaan sangat dirasakan. Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi kita ke depan dalam kegiatan dan pertemuan berikutnya,” ujarnya optimis.

    Misa Syukur Peringatan Yesus Raja Semesta Alam bersama Umat Paroki Santa Maria Nyarumkop

    Rangkaian puncak kunjungan selama dua hari tersebut diakhiri dengan Misa Syukur Peringatan Yesus Raja Semesta Alam bersama umat Paroki Santa Maria Nyarumkop dan rekreasi ke taman wisata Batu Belimbing Singkawang Timur.

    *Oyent Andreas

    TERBARU

    TERPOPULER