MajalahDUTA.com, Pontianak – Pramuka adalah singkatan dari praja muda karana yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya. Kepramukaan merupakan proses pendidikan dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan dan praktis dengan prinsip dasar pramuka dan metode pramuka. Pencetus pramuka pertama kali di dunia adalah Robert Baden Powell pada awal tahun 1908, sehingga ia dijuluki sebagai Bapak Pramuka Dunia atau juga sering disebut Bapak Pandu Sedunia.
Gerakan Pramuka di Indonesia diperkenalkan secara resmi kepada khalayak pada tanggal 14 Agustus 1961. Sejak itulah tanggal 14 Agustus dijadikan sebagai Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka. Tema Hari Pramuka tahun 2023 “Sumber Daya Manusia yang Profesional dan Proporsional”.
Hari ini, 14 Agustus 2023 seluruh sekolah Katolik se-kota Pontianak melaksanakan Misa Syukur Hari Ulang Tahun Gerakan Pramuka Ke-62 di Gereja Katedral Santo Yosef Pontianak yang diikuti oleh kakak-kakak Pembina dan adik-adik dari siaga, penggalang dan penegak dari 17 sekolah katolik di Pontianak yang bernaung di Yayasan Pendidikan Sekolah Bruder, Yayasan Pendidikan Gembala Baik, Yayasan Pengabdi Sesama Manusia, dan Yayasan Pendidikan Kalimantan. Misa diselenggarakan oleh TKK-MPK (Tim Kerja Kepramukaan-Majelis Pendidikan Katolik) Keuskupan Agung Pontianak yang dipimpin langsung oleh Uskup Agung Mgr. Agustinus Agus.
HUT Pramuka Ke-62
“Saya senang bisa mempersembahkan misa di hari peringatan pramuka pada hari ini, saya ingin menularkan semangat kepada adik-adik sekalian untuk selalu berada di pramuka. Karena saya sejak usia remaja, sudah mencintai pramuka, bahkan sampai saat ini” ujar Mgr. Agus mengawali homilinya.
Baca Juga: Mgr. Agustinus Agus ungkapkan Nilai-nilai yang ada di Pramuka tak jauh dari Agama Katolik
Uskup yang akrab disapa Mgr. Agus ini adalah uskup yang menerima anugerah lencana Darma Bakti dalam upacara pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) XIV Gerakan Pramuka Kalimantan Barat tahun 2020.
Melanjutkan homilinya Mgr. Agus mengutip satu istilah yang diungkapkan oleh Mgr. Albertus Soegijapranata “100% Katolik, 100% Indonesia” untuk mengungkapkan semangat dan kecintaannya kepada pramuka. Menutup homilinya Mgr. Agus menyampaikan pesan dan nasehat kepada adik-adik dan kakak-kakak Pembina pramuka.
“Untuk mampu melakukan karya-karya besar kita harus mulai dari yang kecil. Orang mengatakan, tidak akan ada perjalanan 1000 kilometer jika tidak dimulai dengan langkah pertama. Langkah pertama itulah yang menentukan 1000 kilometer perjalanan. Saya senang dengan kegiatan kalian, saya mencintai dan mendoakan kalian supaya sejak dini mempersiapkan diri melakukan karya-karya yang lebih besar berdasarkan iman dan memiliki sikap toleransi, sikap saling menghargai dan sikap ramah terhadap lingkungan serta peduli sesama seturut ajaran cinta kasih” tutur Mgr. Agus.
Baca Juga: Mgr. Agus Selebran Utama Misa Pembukaan Temu Pembina IV – TKKMNPK Palangkaraya
Setelah misa selesai dengan diakhiri lagu penutup kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua MPK Keuskupan Agung Pontianak, Br. Vianney, MTB yang diwakili oleh Sr. Agusta, SFIC mengucapkan limpah terima kasih kepada Mgr. Agus yang telah memimpin perayaan ekaristi dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke-62, dan pastor Alexius Alex selaku pastor kepala paroki Katedral Pontianak yang telah mendampingi Monsinyur serta TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak yang telah menggagas dilaksanakan Misa Syukur HUT Pramuka.
Profesional dan Proporsional
Sr. Agusta mengungkapkan rasa bangga dan kekagumannya terhadap pramuka yang kini telah berada di usia 62 tahun. Semasa sekolah ia juga aktif di pramuka.
“Masa saya sekolah, saya aktif mengikuti kegiatan pramuka dan senang karena di dalam kepramukaan itu terjalin hal-hal yang positif yaitu, kedisiplinan, kerja sama, dan banyak hal-hal positif lainnya yang selalu diterapkan dalam kepramukaan” ungkapnya.
Melanjutkan sambutannya, Sr. Agusta menyampaikan doa dan harapan untuk Gerakan Pramuka dengan mengaitkan tema yang diusung dalam HUT Pramuka ke-62 di tahun 2023 ini. Harus senantiasa memiliki daya juang dan memiliki mentalitas yang tangguh.
“Semoga Gerakan pramuka semakin maju berkembang, berkiprah dalam mendidik dan membina karakter bangsa yang yang disiplin, memiliki rasa tanggung jawab, berjiwa nasionalisme, beriman dan bertakwa, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan memiliki kecakapan sebagai penerus bangsa” tuturnya.
Sambutan dilanjutkan oleh ketua terpilih TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak periode 2023/2026, yaitu Rinny Pattiasina, S.Pd.
Baca Juga: Temu Pembina IV Palangkaraya: Ikhlas Bhakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana
Dalam sambutannya mengucapkan rasa Syukur dan terima kasih serta memohon dukungan untuk tugas perutusan dan pelayanan di TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak sebagai ketua. Sekaligus menyampaikan ucapan selamat dan doa untuk HUT Pramuka ke-62.
“Mohon dukungan kepada kita semua yang terlibat dalam Gerakan Pramuka di TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak. Semoga program kerja yang kami rancang berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk kita semua. Dan semoga melalui program kerja TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak akan terbentuk generasi muda yang siap menjadi sumber daya manusia yang profesional dan proporsional sebagai garda terdepan dalam mendukung kemajuan dan persatuan bangsa” ungkap Rinny Pattiasina.
Mengakhiri sambutannya Rinny Pattiasina memperkenalkan pengurus TKK-MPK Keuskupan Agung Pontianak periode 2023/2026 dan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama bapa uskup.
Sesi foto memang selalu menyita waktu dan perhatian, beberapa kakak pembina dan adik-adik dari setiap sekolah mengajak foto bersama dengan bapa uskup yang selalu menyambut dengan ramah dan melayani dengan senyum.
Penulis: Winda/Tim Komsos




