Friday, June 19, 2026
More
    Home Blog Page 107

    Paus Fransiskus akan merayakan sepuluh tahun kepausannya

    Paus Fransiskus akan merayakan sepuluh tahun kepausannya- Sumber: Vatikan Media

    MajalahDUTA.Com- Berita Vatikan merilis pemberitaan tentang sinode Digital yang meluncurkan prakarsa doa online untuk memperingati sepuluh tahun kepausan Paus Fransiskus pada 13 Maret.

    Tepat sebulan dari sekarang, pada 13 Maret, Paus Fransiskus akan merayakan sepuluh tahun kepausannya.

    Untuk menyoroti peringatan tonggak sejarah ini dengan cara yang “viral”, Sinode Digital telah meluncurkan peta daring khusus yang menampilkan lilin-lilin virtual yang menyala mewakili doa umat beriman di seluruh dunia untuknya.

    Menurut siaran pers, “Pelayanan Petrus adalah anugerah besar yang diberikan Yesus kepada Gereja-Nya dan kita harus selalu mensyukurinya. Oleh karena itu, doa harus menjadi pemberian terbaik kita, agar Tuhan dapat mendukung pelayanan orang yang telah Dia pilih untuk pelayanan ini karena di atas batu karang ini Dia membangun Gereja-Nya dalam waktu dan sejarah”.

    Siapa pun yang ingin bergabung dengan prakarsa ini akan menemukan undangan di situs web untuk berdoa satu atau lebih Salam Maria. “Akhirnya kami akan mengirimkan kepada Bapa Suci peta dengan ‘lilin kecil’ yang melambangkan Salam Maria yang didoakan untuknya, berterima kasih kepada Tuhan atas Rahmat-Nya,” siaran pers menyimpulkan.

    Seminar Sehat untuk Oma-Opa

    Seminar 27 Agustus 2022, Bersama dokter Tania

    MajalahDUTA.Com, Santa Clara- Seminar Kesehatan dan Olah Raga Ringan untuk Oma-Opa bersama dokter Tania pada 27 Agustus 2022 tampaknya memberikan sebuah berkah untuk Oma-Opa yang mengikuti seminar tersebut. Gaya enerjik dengan bahasa yang santun, dokter Tania memberikan tips-tips hidup sehat dan mengingatkan Opa-Oma untuk selalu memprioritaskan kesehatan.

    Seminar yang diikuti oleh Opa-Oma Santa Clara merupakan serangkaian acara Agenda komunitas Santa Clara di Denpasar. Menurut Pastor Andreas Kurniawan OP acara seminar bagi Opa-Oma ini adalah sejalan dengan misi dari komunitas Santa Clara yang merupakan salah satu “warisan semangat” kemanusiaan dari Almarhum Oma Clara yang kini diteruskan oleh anak-anaknya.

    Manusia pasti mengalami proses penuaan dan tentu pula ada dampak untuk fisik seseorang hal itu selaras dengan itu dokter Tania juga mengingatkan bahwa keseimbangan adalah hal yang paling penting untuk kesehatan.

    Cara mencapainya juga sederhana, bisa dengan olah raga ringan yang terprogram dan menyenangkan, karena didalamnya ada stimulasi mental, serta aktivitas sosial jika dilakukan bersamaan dapat membantu sirkulasi kesehatan biologis.

    “Oma-Opa nanti jangan hanya ingat diruang dokter aja pantangannya, tetapi lupa kalau udah dirumah. Harus ingat-ingat ya apa saja makanan yang prioritas untuk dimakan,” kata dokter Tania sembari canda jenakanya.

    Dalam peristiwa itu, dokter Tania juga memaparkan mengenai makanan apa saja yang baik dikonsumsi oleh Oma-Opa, makanan yang bervitamin B6, B12 hingga pola makan yang teratur. Selain itu, beliau juga berpesan untuk selalu mengkontrol kesehatan berkala karena dengan itu adalah salah satu kunci untuk tetap sehat dan bugar, kemudian tentunya rajin berolah raga serta selalu berpikir positif.

    Dalam video dokumentasi yang direkam saat seminar kala itu terlihat ada 13 Oma-Opa diantaranya juga ada Suster lansia yang mengikuti seminar kesehatan saat itu. Kegiatan nan hangat dan penuh dengan sukacita itu ditutup oleh dokter Tania dengan olah raga ringan dan latihan keseimbangan bersama peserta.

    Uskup Agustinus Launching Lomba Cipta Lagu Etnis Bertema Maria

    Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjungan

    MajalahDUTA.Com- Shalom sobat Katolik Keuskupan Agung Pontianak, apa kabar? Sehat selalu dan selalu dipenuhi berkat ya.

    Ada kabar berkat dari Uskup Agustinus bahwa pada 29 April 2023 nanti akan digelar acara Lomba Cipta Lagu Etnis Maria dalam rangka syukur 50 tahun Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjungan.

    Kabar gembira ini sudah di launching sendiri oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus pada 2 Februari 2023 di Anjungan kemarin, bertepatan dengan misa pemberkatan salib IYD dan penutupan Temu Pastores Keuskupan Agung Pontianak.

    Uskup Agustinus mengajak seluruh umat Katolik baik diwilah Keuskupan Agung Pontianak maupun tiga Keuskupan yang ada di Kalimantan Barat lainnya. Diantaranya ada Keuskupan Ketapang, Keuskupan Sanggau dan Keuskupan Sintang.

    Di depan seluruh Pastor Paroki Keuskupan Agung Pontianak, dan sejumlah utusan OMK seluruh paroki Keuskupan Agung Pontianak Bapa Uskup resmi membuka secara resmi Lomba Cipta Lagu Etnis yang bertema “Maria”.

    Nuansa Etnis

    Etnis yang dimaksudkan oleh Bapa Uskup Agustinus adalah bisa bernuansa Tionghua, Melayu atau Dayak. Seluruh peserta diajak untuk bebas berkreasi untuk memberikan persembahan yang terbaik untuk 50 Tahun Gua Maria Ratu Pencinta Damai Anjungan yang berbersejarah itu.

    Sedikit gambaran, hadirnya Gua Maria Anjungan di Keuskupan Agung Pontianak merupakan peristiwa yang boleh dikatakan sebuah mukjizat pengampunan antar etnis yang kala itu sempat diadu domba oleh kepentingan politik masa “demonstrasi’ dari orang Dayak terhadap orang Tionghoa yang berakibatkan korban nyawa dan harta yang begitu banyak tepat pada 17 Oktober 1967 lalu.

    Peristiwa kelam itu diobati oleh kehadiran Gua Maria Ratu Pencinta Damai dan tepat pada 29 April 1973, Mgr. Hieronymus Bumbun, OFM.Cap yang pada saat itu masih pastor dan menjabat sebagai Vikjen Keuskupan Agung Pontianak, meresmikan dan memberkati Gua Maria Anjongan yang kemudian diberi nama “Maria Ratu Pecinta Damai”. Uskup Agunng pada waktu itu dijabat oleh Mgr. Herculanus Joannes Maria van der Burgt, OFM.Cap. (31 Jan 1961- 2 Juli 1976).

    Sejak saat itulah gua Maria Ratu Pecinta Damai Anjongan resmi digunakan oleh umat Katolik sebagai tempat ziarah. Pelayanan pastoralnya dilaksanakan oleh P. Herman Yosep van Hulten, OFM.Cap yang bertugas di Paroki Menjalin (1964-1974).

    Adapun syarat dan ketentuan dapat mengunjungi Akun Instagram KOMSOSKAP (@komsoskap) atau Instragram Majalah DUTA (@majalahduta) atau Pamflet yang tersebar di Web Resmi WWW.MajalahDUTA.Com.

     

    Berkat Tuhan Setiap Hari

    Misa Jumper 2 September 2022 | RD. Thomas Almasan Injil Lukas 5:33-39

    MajalahDUTA.Com, Santa Clara- Puji Tuhan hari ini dan setiap hari bahwa Tuhan memberkati kita, setiap hari Tuhan memberikan hal yang baik bagi kita. Kesehatan yang ada pada kita masing-masing adalah karunia. Bisa dikatakan mukjizat selalu terjadi dalam hidup kita, karena itulah tidak ada dasar sebetulnya untuk kita menyalahkan Tuhan apalagi meninggalkan Tuhan. Apa yang harus kita buat? Yang kita buat juga hal yang sama yaitu mencintai Tuhan. Setidaknya itulah kata pembuka dalam misa Jumat Pertama pada 2 September 2022 yang dipimpin oleh RD Thomas Almasan untuk komunitas Santa Clara.

    Dalam misa, RD Thomas Almasan mengatakan bahwa ekaristi yang dirayakan adalah cara mengungkapkan cinta kepada Tuhan yang lebih dahulu mencintai manusia. Karena dalam cinta-Nya, setiap kali dalam Jumat pertama yang rayakan bersama komunitas Santa Clara, Tuhan memberikan kerahiman-Nya kepada umat dan Tuhan memberikan cinta-Nya sehingga Dia menebus manusia dan memberikan harapan yang baru, semangat baru dihari-hari mendatang.

    “Oleh karena itu yang pertama kita syukuri berkat Tuhan, kemudian kita mohon berkat Tuhan agar Dia yang maha Rahim mengampuni dosa kita dan Dia yang penuh kuasa dan kebaikan, memberikan berkatnya kepada kita semua,” kata RD Thomas Almasan.

    Perayaan misa Jumat Pertama di bulan September 2022, sama seperti bulan-bulan sebelumnya yaitu mendoakan Opa-Oma yang berulang tahun dibulan bersangkutan. Perayaan misa diikuti sekitar 19 orang yang diantaranya sebagian besar adalah Opa dan Oma di Komunitas Santa Clara.

    Dalam homilinya RD Thomas Almasan  membuka dengan kata OK hari ini. Dimana OK Hari ini merupakan program channel Youtube khusus komunitas Santa Clara di mana setiap harinya Oma dan Opa membahas tentang orang kudus di hari yang bersangkutan. RD Thomas Almasan bersyukur bahwa boleh berkumpul bersama dalam misa kali itu dan diberkahi kesehatan.

    “Saya lihat dari canda, senyum Oma-Opa yang luar biasa. Punya semangat tulus bahkan siang-siang yang dimana siang hari adalah jamnya ngantuk, tetapi semua punya semangat yang tulus,” kata RD Thomas Almasan.

    Kita adalah orang luar biasa, dan mengapa luar biasa

    Homili RD Thomas Almasan mengulas kadang ada orang pikir; “aduh saya ini sudah tua, ini enggak ada perhatian, anak cucu dimana kalian ya? Aduh sekarang saya sendiri. Ada yang pikir begitu.”

    Menurut RD Thomas Almasan tapi Oma-Opa disini tidak demikian. Karena mereka menyadari bahwa mereka merasa punya Tuhan yang senantiasa mencintai. Memang manusia dihadirkan jadi pribadi yang luar biasa, itu yang harus disadari. Karena kalau manusia menyadari bahwa mereka adalah orang yang luar biasa maka jelas terpancar bahwa mereka punya semangat dan optimis menjalani hidup bahkan di usia senja sekalipun  akan tetap memiliki semangat untuk menjalani hidup. Bukan sekedar hidup tetapi hidup yang baik dan benar.

    “Mengapa saya katakan ini luar biasa?” Tanya RD Thomas Almasan.

    Kalau kita menyimak kitab Kejadian bahwa ciptaan-ciptaan Tuhan itu dikatakan; “Jika Tuhan menciptakan alam, Tuhan melihat baik adanya, ketika Tuhan menciptakan binatang dikatakan Tuhan melihatnya baik adanya, ketika Tuhan menciptakan manusia dikatakan sungguh amat baik”.

    Karena itu harus kita sadari karena kita bukan biasa-biasa saja. Bukan hanya baik, tetapi sungguh amat baik. Artinya apa? Bahwa manusia itu luar biasa. Kitab Suci dan Kitab Injil ketika Yesus datang dalam dunia, Yesus katakan “Aku tidak lagi menyebut kamu hamba tetapi Aku menyebut sahabat, saudara bahkan lebih lagi, Yesus mengajarkan doa Bapa Kami, artinya kita ini adalah anak Tuhan.

    Oleh karena itu saudara-saudari ku yang terkasih, pertama marilah kita syukuri bahwa Tuhan kita adalah luar biasa yang membuat kita juga menjadi orang yang luar biasa.

    Karena itu apa yang harus kita lakukan sehingga kita tetap menjadi luar biasa? Kita harus tetap memelihara diri kita, bukan menjadi hakim terhadap saudara kita yang lain, atau menggapdiri kita benar dari yang lain dan mengganggap yang lain salah. Karena itu istilahnya menghakimi orang lain.

    Karena itu dikatakan dalam bacaan pertama tadi Bacaan I: 1Kor. 4:1-5: “Jangan menghakimi”

    Tuhan adalah satu-satunya hakim

    4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba  Kristus, yang kepadanya dipercayakan  rahasia   Allah. 4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai. 4:3 Bagiku sedikit sekali artinya entahkah aku dihakimi oleh kamu atau oleh suatu pengadilan manusia. Malahan diriku sendiripun tidak kuhakimi. 4:4 Sebab memang aku tidak sadar   akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan.  Dia, yang menghakimi aku  ialah Tuhan. 4:5 Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan, dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati. Maka tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

    Dan jika dilihat dari bacaan Injil Lukas 5:33-39 dikatakan:

    Sekali peristiwa, orang-orang Farisi berkata kepada Yesus: “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.”

    Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”

    la mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka: “Tidak seorang pun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru untuk menambalkannya pada baju yang tua.

    Jika demikian, yang baru itu juga akan koyak dan pada yang tua itu tidak akan cocok kain penambal yang dikoyakkan dari yang baru itu.

    Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kantong itu dan anggur itu akan terbuang dan kantong itu pun hancur.

    Tetapi anggur yang baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula. Dan tidak seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik.”

    Jelas dalam Injil tersebut dikatakan bahwa, orang Farisi menganggap bahwa apa yang dilakukannya itu adalah yang paling benar, sedangkan apa yang dilakukan murid-murid Yesus secara langsung juga mau mengatakan kepada Yesus bahwa mereka hanya makan minum dan menganggap orang lain salah. Untuk itu Rasul Paulus mengatakan janganlah menghakimi, karena pada dasarnya semua manusia punya dasar untuk berbuat baik dan berbuat benar. Dan kalau kadang menggangap orang lain itu salah, karena menggangap diri paling benar sehingga, orang lain salah, padahal tidak serta merta begitu.

    RD Thomas Almasan juga menggarisbawahi bahwa dalam keluarbiasaan manusia, kita adalah orang-orang yang memiliki kebenaran dalam hidup kemudian diajarkan tentang diajarkan kebenaran tentang hidup untuk bisa menjalani kebaikan dan kebenarannya dalam hidup dan itulah fungsi akal budi yang Tuhan berikan kepada kita semua. Dan itulah yang membedakan kenapa kita tidak hanya dikatakan baik, tetapi sungguh teramat baik.

    Karena di dalam kita ada akal budi, yang membuat kita bisa menyelami hidup, menghayati hidup, dan melakukan hidup itu secara berguna, bermanfaat dan bermakna. Karena itu sekali lagi apa yang harus kita lakukan? Dikatakan dalam Mazmur: 37:3-4.5-6.27-28.39-40 (tanggapan); “Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia” – inilah cara yang bisa kita lakukan untuk tetap berharga, bermakna dan luar biasa di mata Tuhan.

    Berserah dengan Tuhan

    Menutup homilinya RD Thomas Almasan  mengingatkan kembali bahwa manusia sudah memiliki Tuhan yang luar bisa dan mencintai bahkan menebus manusia dari segala dosa. Karena itu yang diharapkan Tuhan kepada manusia adalah ‘percaya selalu kepada Tuhan’ dan karena itu percayakanlah diri kepada Tuhan. “Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya”.

    “Yang kedua bahwa dalam percaya itu ada tantangan dan ada godaan. Karena itu apa lagi yang harus dimunculkan lagi kedalam hati kita? Yaitu Setia,” kata RD Thomas Almasan.

    Selalu setia kepada Tuhan yang telah dipercaya, setia selalu kepada apa yang baik dan yang telah Tuhan ajarkan, maka percayalah bahwa Tuhan tidak hanya akan bertindak tetapi Tuhan akan membenarkan manusia dan akan menyelamatkan mereka karena orang-orang benar akan diselamatkan Tuhan. Bila tempat perlindungan bagi mereka pada waktu kesesakan, Tuhan akan menolong dan meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik. Tuhan menyelamatkan mereka, sebab mereka berindung pada-Nya.

    “Saudara-saudari yang terkasih, Tuhan telah menunjukkan jalan-jalan ini kepada kita, maka tugas kita sebagai orang yang sudah dicintai Tuhan dan dikaruniai rahmat dan berkat yang luar biasa maka marilah kita selalu percaya kepada Tuhan mempercayakan diri kita kepada Tuhan dengan berserah diri kepada Tuhan dalam seluruh apa yang kita lakukan dan marilah kita selalu setia menjalani kehidupan, setia dalam melakukan hal yang baik dan benar maka Tuhan akan menolong melindungi dan menyelamatkan kita selalu,” kata RD Thomas Almasan sembari menutup homilinya.

    Pontifical Mission Societies Luncurkan Bantuan untuk Turki dan Suriah yang hancur

    PMS launch special collection for devastated Turkey and Syria

    MajalahDUTA.Com, Vatikan- Menyusul seruan Paus Fransiskus, Pontifical Mission Societies (PMS) memobilisasi jaringan mereka yang terdiri dari para imam misionaris, suster, pria dan wanita awam dan meluncurkan koleksi khusus untuk membantu para penyintas gempa bumi 7 Februari di Turki dan Suriah Barat Laut.

    Ketika jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat minggu lalu di Turki dan Suriah terus meningkat, Direktorat Nasional Perhimpunan Misi Kepausan (Pontifical Mission Societies: PMS), telah meluncurkan koleksi khusus untuk memberikan bantuan segera kepada para penyintas, menanggapi seruan Paus Fransiskus untuk solidaritas. dengan masyarakat kedua negara tetangga.

    Organisasi misionaris Katolik, juga dikenal sebagai Misi, termasuk Serikat Penyebaran Iman, Serikat Santo Petrus Rasul, Asosiasi Kanak-Kanak Suci dan Persatuan Misionaris Imam dan Religius.

    Menurut lembaga Fides, hasil pengumpulan yang dilakukan oleh PMS nasional akan dikelola melalui Uskup Agung Emilio Nappa, Presiden PMS, berkoordinasi dengan Direktorat PMS Turki dan Suriah yang mengetahui kebutuhan paling mendesak di lapangan.

    Panggilan untuk sumbangan murah hati

    “Pesan saya adalah ajakan untuk berdoa dan kemurahan hati di waktu-waktu berikutnya, kata Pastor Fransiskan Adrian E. Loza, OFM, Direktur Nasional Pontifical Mission Societies dalam pernyataan yang diterbitkan oleh Direktorat Nasional PMS-Australia.

    “Setelah momen pertama berlalu, tahap kedua dan ketiga akan dimulai. Berkabung dan membangun kembali. Kami harus membangun kembali dan memperbaiki banyak bangunan dan gereja serta membantu orang untuk maju,” tambahnya.

    PMS-Australia adalah salah satu Direktorat nasional pertama yang meluncurkan permohonan darurat gempa bumi untuk Turki dan Suriah, bersama dengan Swiss, Prancis, Spanyol, Malta, dan Amerika Serikat.

    Situasi bencana di Aleppo

    “Situasi di Aleppo hari ini adalah bencana besar, kami dikelilingi oleh kekacauan dan kehancuran”, kata Uskup Mounir Saccal, direktur nasional PMS di Suriah dan Vikaris Jenderal Gereja Katolik Siro di Aleppo.

    “Hari ini kami menguburkan jenazah kami, dan kami memahami besarnya bencana ini, menyadari bahwa kami tidak dapat memenuhi kebutuhan ekonomi untuk memperbaiki kerusakan sendiri”, kata Uskup kepada PMS Spanyol.

    “Bantulah kami agar umat Kristiani kami yang tetap tinggal di sini, untuk melestarikan ‘tempat lahir’ Kekristenan, dan berdoa, agar kami memiliki kekuatan untuk memberikan kenyamanan kepada umat kami, sehingga mereka dapat menemukan iman dan harapan yang lebih baik. hari.”, pintanya.

    Lebih dari 40.000 korban

    Menurut perkiraan terbaru, sejauh ini lebih dari 40.000 orang telah tewas akibat gempa berkekuatan 7,8 SR, puluhan ribu terluka dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal dan berjuang untuk bertahan hidup, terutama di Suriah yang dilanda perang, di mana bantuan internasional lambat tiba karena sanksi dan konflik yang sedang berlangsung di negara ini.

    Daerah yang terkena bencana di Turki menampung hampir 14 juta orang, termasuk sekitar 2 juta pengungsi, terutama dari Suriah.

    Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tower BTS Bakal Dikawal FPM-NTT

    Kawal Kasus Dugaan Korupsi tower BTS, Sumber Foto: nasionalpos.com– Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Jakarta – Agenda pemanggilan Menkominfo Johnny Gerard Plate oleh penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia, yang mestinya Jhonny G Plate hadir pada hari Kamis, 9/2/2023 kemaren untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut, namun ternyata yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan dari pihak penyidik Kejaksaan Agung RI.

    Justru hal itu mengindikasikan yang bersangkutan tidak memprioritaskan penegakkan hukum dalam pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, khususnya terkait dengan kasus dugaan korupsi pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), demikian disampaikan Alex Pakur juru bicara Forum Persaudaraan Masyarakat Nusa Tenggara Timur, saat menggelar aksi damai di Gedung Kejaksaan Agung, Jumaat, 10/2/2023.

    “Kami dari Forum Persaudaraan Masyarakat NTT, datang ke Kejaksaan Agung, bersama rekan-rekan untuk mendukung  langkah yang dilakukan Penyidik Kejaksaan Agung memanggil sdr Johnny Gerard Plate agar memberikan keterangan terhadap dugaan keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo)”ucap Alex Pakur.

    Namun sayangnya, lanjut Alex Pakur, agenda pemanggilan dari penyidik kejaksaan agung tersebut, ditanggapi tidak serius oleh sdr Jhonny G Plate, dengan alasan menghadiri kegiatan yang hanya sekedar ceremonial dan kemungkinan bisa diwakilkan kehadirannya di acara tersebut, ini artinya, Jhonny G Plate kurang memberikan perhatian terhadap kasus dugaan korupsi, dan bahkan terkesan tidak memiliki empati terhadap korban terdampak dari proyek yang merugikan uang negara trilyunan rupiah ini.

    Baca Juga: Jhonny G Plate Diharapkan oleh Jarum NTT, Diperiksa Kejakgung & Juga KPK

    “Melalui aksi ini, kami juga sangat berharap, agar pihak penyidik Kejaksaan Agung bersikap professional, mandiri, independent dan tidak takut terhadap berbagai bentuk intervensi politik maupun bentuk ancaman lainnya”tukas Alex

    Alex juga mengingatkan agar pihak penyidik Kejaksaan Agung dalam kasus ini tidak melakukan Tindakan, kebijakan maupun keputusan yang bisa berdampak menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi Adyaksa tersebut, dan bahkan bisa menciderai rasa keadilan masyarakat, terutama korban terdampak dari proyek pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) tersebut.

    “Karena itu, kami bersama seluruh komponen warga negara Republik Indonesia, akan mengawal dan memantau penanganan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan  tower Base Transceiver Station (BTS) ini hingga terpenuhinya rasa keadilan masyarakat, terutama masyarakat yang menjadi korban dari kasus tersebut, yang tidak dapat menikmati hasil kerja proyek tersebut”pungkas Alex Pakur.

    Aksi yang diikuti puluhan orang yang mayoritas anak-anak muda ini, berakhir dengan damai dan tertib, di tengah guyuran hujan, sayangnya aspirasi mereka, tidak dapat di temui oleh pihak pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung.

    Jhonny G Plate Diharapkan oleh Jarum NTT, Diperiksa Kejakgung & Juga KPK

    Gedung KPK/ Sumber foto: dok.SINDOnews – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Jakarta – Perkembangan kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, yang pada perkembangannya, telah dilakukan penyidikan oleh team Jampidsus,

    Kini rupanya telah memasuki babak lanjutan dengan adanya agenda pemanggilan Jhonny G Plate sebagai Menkominfo, untuk dilakukan pemeriksaan oleh Jampidsus, pada esok hari Kamis, 9/2/2023( hari ini red),  tentunya dengan agenda dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

    “Ya, setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik, mau tidak mau mendesak Jampidsus untuk memanggil dan memeriksa Jhonny G Plate, nah barulah penyidik Kejakgung memanggil yang bersangkutan, dan ini patut diapresiasi kinerja dari penyidik Kejagung”ucap Ahmad Ritus Koordinator Jarum ( Jaring Muda) NTT se-Jabodetabek kepada awak media, Rabu, 8/2/2023 kemaren di Jakarta.

    Baca Juga: Diduga Terlibat KKN, Wantimpres Didesak Sampaikan Ke Presiden Jokowi, Johnny G Plate Layak Dicopot Sebagai Menkominfo

    Menurut Ahmad Ritus, penangganan kasus penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, nampak terkesan lamban, dan terkesan hanya kulitnya saja, sedangkan alat bukti maupun korban kerugian atas proyek tersebut, sangat nyata ada didepan mata, bukan hanya dirasakan negara, tapi juga sangat dirasakan kerugiannya oleh masyarakat pengguna Teknologi internet,

    Anehnya Jhonny G Plate terkesan tidak tau menahu mengenai masalah tersebut, padahal dia pucuk pimpinan yang membentuk Bakti sebagai penyelenggara proyek ini, bahkan terindikasi dia cuci tangan enggan untuk memberikan keterangan, mestinya jika Jhonny G Plate betul-betul bersih,maka dia datang ke penyidik Jampidsus Kejakgung untuk memberikan keterangan tentang proses penyelenggaraan proyek tersebut, jangan sampai terjadi pemanggilan terhadap dirinya.

    “Ya, kalau dia gentlemen, datang donk ke Kejakgung, berikan keterangan sejelas-jelasnya, jangan kemudian kasus ini sudah menjadi perhatian publik, dan ada kemudian ada pemanggilan dari Kejakgung, dan tidak menutup kemungkinan KPK pun akan memanggilnya untuk meminta keterangan dari Jhonny G Plate, ini yang kami harapkan KPK memanggil Jhonny G Plate”tukas Ahmad Ritus.

    Banyak Kasus,lanjut Ahmad Ritus, yang ditangani oleh Kejakgung, bisa juga ditangani oleh KPK, nah untuk kasus ini, dirinya juga sangat berharap KPK turut menanganinya, misalnya dalam dugaan gratifikasi yang diduga diterima oleh Jhonny G Plate untuk kepentingan menguntungkan pihak lain dalam pekerjaan proyek tersebut, indikasi itu juga dapat ditelusuri misalnya melalui adik kandungnya yang diduga memanfaatkan berbagai fasilitas dari BAKTI sebagai penyelenggara proyek    penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5.

    Baca Juga:Komik Digital Gagasan Edukatif Penanganan Sampah Dari Siswi SMP Xaverius Bungo

    “Karena itu, kami mendesak Dewan Pengawas KPK agar memerintahkan KPK untuk melakukan audit investigasi kasus tersebut, yg sudah pernah kami laporkan ke KPK beberapa waktu lalu, tapi sekarang belum ditanggapi oleh KPK, tentunya kami sangat berharap KPK memanggil Jhonny G Plate untuk diperiksa mengenai kasus tersebut”tukas Ahmad Ritus.

    Ketika dikonfirmasi masalah tersebut, salah seorang KPK yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa Kasus yang ditangani Kejakgung, bisa juga ditangani KPK, karena setiap kasus ada yang bisa disinergikan penanganannya antara KPK dan Kejakgung, terkait kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5, menurutnya KPK masih melakukan pemantauan perkembangannya.

    Pertemuan Kerja Sama dan Evaluasi Program Unika Santo Agustinus Hippo (Indonesia) dan University of Santo Tomas (Filipina)

    Unika Santo Agustinus Hippo (Indonesia) dan University of Santo Tomas (Filipina) – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Manila – Delegasi Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (USA) dan Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) Indonesia yang dipimpin oleh Romo Mingdry Hanafi Tjipto, OP selaku Rektor melakukan kunjungan kerja sama ke University of Santo Tomas (UST) di Manila, 31/1/2023-1/2/2023. Para delegasi disambut dengan hangat oleh Rektor dan jajaran pimpinan UST dalam pertemuan kerja sama di gedung Blessed Pier Giorgio Frassati, Manila. Dalam pertemuan ini, kedua universitas menyampaikan perkembangan di masing-masing kampus dan potensi kerja sama yang dapat dilakukan.

    Dalam sesi Bussines Meeting (pertemuan umum), USA dan UST saling berkenalan dan masing-masing departemen bertemu untuk mendalami unit dan praktik baik (kebijakan/pelaksanaan/ proses/ praktik administrasi) yang dilakukan. Dalam sesi paralel tersebut, masing-masing unit berdiskusi tentang poin-poin kerja sama secara lebih detail. Selain itu, USA dan UST saling belajar hal-hal baik yang dilakukan di masing-masing kampus, terlebih karena UST adalah universitas tertua di Asia (lebih dari 400 tahun).

    Baca Juga: Bangga Bisa Berkuliah di Fakultas Kesehatan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

    Beberapa poin kerja sama yang akan dilaksanakan ke depannya meliputi: Team Teaching (Tim Pengajaran) antar Dosen, Pertukaran Mahasiswa, workshop dan seminar internasional, pelatihan penjaminan mutu, penelitian kolaboratif dan Joint Publication (Publikasi  bersama)

    Diharapkan, kerja sama ini dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di kedua universitas.

    Bangga menjadi San Agustin!

     

    Benchmarking Visit and Program Evaluation

    Unika St. Augustine Hippo (Indonesia) and University of Santo Tomas (Philippines)

    Manila, 31/1/2023-1/2/2023.The delegates of the Catholic University of Saint Augustine Hippo (USA) and the Indonesian Academy of Finance and Banking (AKUB) led by Father Mingdry Hanafi Tjipto, OP, as Rector, made a collaborative visit to the University of Santo Tomas (UST). UST Rector and the team warmly welcomed the delegates in a partnership meeting at the Blessed Pier Giorgio Frassati building, Manila. In this meeting, the two universities conveyed developments in each campus and the potential cooperation that could be carried out.

    In the Business Meeting session, USA and UST introduced their team. Each department met to explore the units and the good practices being implemented in both universities. All departments and units also discussed detailed points of cooperation in the parallel session. In addition, USA and UST learn from the good practices implemented on their respective campuses, especially since UST is the oldest university in Asia (more than 400 years).

    Several points of cooperation that will be carried out in the future include team teaching between lecturers, student and faculty mobility, international workshops and seminars, quality assurance training, collaborative research, and joint publications.

    The partnership and collaboration initiatives are expected to impact the quality of education at the two universities positively.

    Proud to be San Agustin!

    SD Plus Gembala Baik Pontianak Mengadakan Bazaar Amal Imlek

    Bazar Amal Imlek SD Plus Gembala Baik – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Pontianak – Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting masyarakat Tionghoa. Setiap masyarakat Tionghoa turut merayakannya bersama keluarga, kerabat atau kenalan. Perayaan Imlek juga menjadi agenda tahunan di SD Plus Gembala Baik Pontianak. Tahun Baru Imlek di SD Plus Gembala Baik dirayakan dengan mengadakan Bazaar Amal Imlek pada Jumat, 3 Februari 2023.

    Kegiatan di buka dengan kumpul bersama dilapangan, anak-anak ditemani oleh wali kelas masing-masing. Kemudian kegiatan di buka oleh suster kepala sekolah, Sr. Tanti Yosepha, CP., M.Pd. Dalam acara pembukaan juga ditampilkan persembahan tarian dan nyanyian dari anak-anak. Setelah acara pembukaan anak-anak bersama orang tua bebas mengunjungi area Bazaar yang telah tersedia.

    Baca Juga: Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    Diadakannya Bazar Amal Imlek bertujuan untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan kegiatan amal yang akan disumbangkan ke panti asuhan. Sr. Tanti Yosepha, CP., M.Pd selaku kepala sekolah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Bazaar Amal Imlek sehingga dapat terlaksana dengan baik.

    “Saya selaku kepala sekolah mewakili rekan-rekan guru di SD Plus Gembala Baik mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah berpartisipasi sehingga kita dapat menyelenggarakan kegiatan Bazaar Amal Imlek di sekolah kita ini. Saya bangga kepada seluruh orang tua yang selalu mendukung setiap kali sekolah mengadakan kegiatan. Semoga berkat Tuhan selalu menyertai kita semua” paparnya.

    Baca Juga: Mengolah Setiap Pengalaman Agar Lebih Mencintai

    Adapun berbagai kegiatan yang dilaksanakan berupa perlombaan, wahana bermain dan stand-stand. Perlombaan yang dilaksanakan ada dua yaitu Tournaments Mobile Legends dan Lomba Mewarnai. Beberapa stand yang turut memeriahkan yaitu, Es Krim Lazaro, Pizza, minuman, gorengan, Es Coklat Idaman, Takoyaki, Makanan Jepang, mainan, Hilo, Penerbit Erlangga dan Sakamoto. Selain itu turut hadir juga wahana bermain Lazaro Fun Kids dan berbagai permainan yang disiapkan oleh sekolah, berupa rumah hantu, dart, memancing, undian aksesoris, lempar gelang, lempar pingpong, dan stand permainan dari kelas 6C.

    Selain mengunjungi Bazaar Amal Imlek di SD Plus Gembala Baik, anak-anak dan orang tua juga menikmati penampilan Naga dan Barongsai di Lapangan Parkir samping unit SMA Gembala Baik.

    Komik Digital Gagasan Edukatif Penanganan Sampah Dari Siswi SMP Xaverius Bungo

    Gena Jasminea Girsang, Siswa Kelas IX SMP Xaverius Muara Bungo – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Muara Bungo, Jambi – Dari rasa kegelisahan terhadap permasalahan sistem pengelolaan sampah di Kota Muara Bungo inilah yang mengusik perasaan dan pikiran gadis cilik bernama Gena Jasminea Girsang siswa Kelas IX SMP XAVERIUS MUARA BUNGO untuk menorehkan sesuatu gagasan ke dalam sebuah karya tulis yang bukan sekedar karya tulis biasa melainkan sebuah karya tulis yang secara komprehensif mengupas tentang sistem pengelolaan sampah beserta solusi penerapannya secara objektif dan ilmiah.

    “Ya, saya selama ini mencermati situasi pengelolaan Sampah Di Kabupaten Bungo, Padahal Kabupaten Bungo sudah mendapatkan Adipura predikat kota bersih hingga 2x pada tahun 2018 dan 2019, namun terjadi masih terdapat permasalahan pada penerapan sistem pengelolaan sampah Di Kabupaten Bungo, yang harus diungkap dan dicari solusinya”ungkap Gena Jasminea Girsang yang lahir di Kota Jambi, tanggal 9 Februari 2008 ini.

    Menurut Gena, dalam penulisan makalahnya itu, dirinya memulai dengan mencermati mengenai Permasalahan sampah di Kota Muara Bungo yang menjadi perhatian dan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Bungo Dani, Rimbo Tengah, Batin III, dan Pasar Muara Bungo yang berasal dari sampah sekitar 129.000 jiwa dengan timbunan sampah per harinya mencapai 70 ton. Sedangkan yang diangkut ke TPA antara 50-54 ton saja, yang lainnya sudah dimanfaatkan oleh pemulung untuk dijual ke bank sampah atau Pedagang Loak (istilah pedagang penerima sampah anorganik).

    Baca Juga: Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    Sistem pengelolaan sampah di kota Muara Bungo adalah dimulai dari sampah rumah tangga, restoran, pertokoan, gudang dan pasar. Selanjutnya sampah dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di perumahan, pertokoan dan pasar tradisional yang diangkut dengan menggunakan sepeda motor roda tiga, truk dan terakhir dibawa ke Tempat Pembuangan Terakhir (TPA) di Dusun Senamat, namun kemudian dirinya juga langsung terjun berdiskusi bukan hanya Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo H. Zulkarnaen SiP., M.Si., melainkan juga berdiskusi dengan masyarakat, salah satu diantaranya adalah pemilik Vania Cake Café yakni  Cicilia Endang.

    “Dari semua kegiatan yang saya lakukan itu, sehingga dapat diketahui bahwa permasalahan penerapan pengelolaan sampah itu, kata kuncinya adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA., kondisi inilah yang kemudian menggelitik saya untuk membuat komik digital sebagai sarana mengedukasi masyarakat ” tukas Gena Jasminea Girsang anak kedua pasangan almarhum Bapak Jasuman G.P. Girsang dan ibu Ratna Akiefnawati.

    Gena juga menjelaskan bahwa Dari kegiatan bertemu dengan nara sumber banyak pembelajaran yang menarik, bahwa mengelola sampah di Kabupaten Bungo sangatlah rumit dan penuh perjuangan keras. Dari sekumpulan sampah yang dibuang tidak dipilah dan ketika dibuang ke TPS diacak-acak oleh pemulung yang mencari plastik botol atau barang lainnya yang masih layak dijual, perlakuan pengacak-acakan sampah menyebabkan sampah berserakan di sekitar TPS, akibatnya mengganggu lalu-lintas dan menyebarkan aroma bau yang mengganggu kesehatan, maka perlu kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA, maka sdbagai solusinya adalah melakukan Sosialisasi ke masyarakat dan edukasi sejak dini ditingkat sekolah selayaknya dilakukan dan sesering mungkin untuk memberikan pemahaman dan keterlibatan masyarakat peduli dengan sampah,

    Baca Juga: Diduga Terlibat KKN, Wantimpres Didesak Sampaikan Ke Presiden Jokowi, Johnny G Plate Layak Dicopot Sebagai Menkominfo

    “Semua yang saya peroleh baik dari hasil wawancara maupun dari berbagai informasi yang saya dapat dari beragam sumber, saya tuangkan ke karya tulis tugas akhir memenuhi syarat dalam proses kelulusan dari SMP Xaverius Muara Bungo tahun pelajaran 2022/2023, kemudian saya presentasikan ke kepala sekolah dan dewan guru penguji, alhamdulilah hasilnya mereka memberikan penilaian cum laude, karena itu dikesempatan ini, saya ucapkan rasa syukur kepada Tuhan, dan ucapan terima kasih kepada Mama Ratna Akiefnawati, abang Nager Alfanovansyah Girsang, juga ucapan terima kasih kepada Ibu Maria sebagai guru pembimbing, Bapak Kepala SMP Xaverius Muara Bungo, Johanes Suwarno, serta Bapak/Ibu guru dan staf SMP Xaverius, juga tak lupa kepada rekan-rekan yang senantiasa mensupportku dalam menyelesaikan karya tulis ini, tanpa mereka semua, Saya tidak bisa menyelesaikan karya tulis yang semoga bermanfaat bagi semua orang.”pungkas Gena.

    Dari perbincangan dengan Gena, maka muncullah secercah harapan terhadap keberadaan anak-anak bangsa negeri ini, ternyata menyimpan potensi luar biasa yang tidak dapat dipandang remeh, bahkan harus terus digali dan dikembangkan menjadi sesuatu yang dapat disumbangkan bagi bangsa dan negeri ini, semoga di masa kini maupun dimasa mendatang muncul Gena-Gena yang lain, yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, bernyali dan memiliki gagasan solusi yang kreatif, inovatif dan edukatif. Amin

    TERBARU

    TERPOPULER