Sunday, May 17, 2026
More
    Home Blog Page 45

    SAB dan IMKB Gelar Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

    Semangat Panitia Syukuran Natal dan Tahun Baru SAB dan IMKB (2025)

    Duta, Bengkayang | Ratusan umat Kristiani menghadiri perayaan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak dengan mengusung tema “Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem”.

    Acara yang berlangsung di Aula Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Jln Merdeka No 55 Pontianak pada Sabtu (25/1/2025) ini diawali dengan ibadah perayaan Natal yang dipimpin oleh RD Donatus, Pr dan Pendeta Iman Supardi. Dalam homilinya RD Donatus menyampaikan bahwa jangan lupa untuk tetap setia dan tekun mencari Tuhan.

    Perayaan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di hadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., Turut hadir Wakil Bupati Bengkayang Drs. H. Syamsul Rizal, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang Debit, SH., Sekda Kabupaten Bengkayang Yustianus, S.E., M.M., tokoh masyarakat Bengkayang di Pontianak Drs. Herman Ivo, M.Pd. beserta tamu undangan lainnya.

    Ketua Panitia, F. Indro, S.Pd. melaporkan bahwa pada hari ini, berkumpul untuk merayakan Natal 2024 dan menyambut Tahun Baru 2025.

    “Acara ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Sesama Anak Bengkayang dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang, dengan dukungan dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Pontianak sebagai penyedia tempat. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini. Semoga acara ini dapat mempererat persaudaraan dan memperkuat kebersamaan kita sebagai masyarakat Kabupaten Bengkayang yang ada di Pontianak dan sekitarnya” ungkapnya.

    Foto Bersama bersama Bupati Bengkayang seusai acara Syukuran Natal SAB dan IMKB

    Dalam sambutannya, Ketua Sesama Anak Bengkayang (SAB) Markus Dalon, S.E., M.Si., menyampaikan SAB merupakan perkumpulan sesama anak Bengkayang di Pontianak yang sudah memiliki SK resmi dari Kemenkumham.

    “Perkumpulan ini tidak memandang dari suku apa dan agamanya, tetapi persaudaraan sesama anak Bengkayang di Pontianak yang menjadi landasan dibentuknya perkumpulan ini. Selain itu SAB memiliki galeri di rumah Betang sutoyo yang menyediakan produk-produk dari Kabupaten Bengkayang.

    Sambutan Bupati Bengkayang Bapak Sebastianus Darwis, S.E., M.M.

    Rasa bangga karena kegiatan seperti ini tiap  tahun bisa dilaksanakan. Kita beraharap pertemuan seperti ini bisa meningkatkan kepedulian kita semakin tinggi untuk membuka ruang insan dari Kabupaten Bengkayang bisa memberi yang terbaik untuk Bengkayang, keluarga dan masyarakat” ungkap Tokoh Masyarakat Drs. Herman Ivo, M.Pd.

    Juga dalam sambutannya mewakili Rektor Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Tripina, S.Keb., M.Kes menyampaikan bahwa pihak kampus terbuka jika ada yang ingin menggunakan fasilitas di kampus.

    Selain itu juga menyampaikan bahwa pihak kampus sedang persiap akreditasi untuk menuju S1 keperawatan dan S1 kebidanan. Sudi kiranya bapak ibu menyampaikan ke sanak saudara tentang kebeberadaan kampus Universitas Santo Agustinus Hippo ini.

    Sementara itu, dalam arahan dan bimbingan  Bupati Kabupaten Bengkayang Sebastianus Darwis, S.E., M.M., mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Masyarakat Kab. Bengkayang Di Pontianak dan Sekitarnya.

    Kiranya dengan diadakannya perayaan syukuran natal ini kita dapat bersatu hati dan bersama-sama saling menopang satu dengan yang lainnya agar kebersamaan yang kita bentuk dapat menjadi kekuatan bagi kita semua.

    Kebersamaan yang ada kiranya akan terus ada bahkan ketika acara natal ini telah usai. Kebersamaan yang dibangun kiranya dilandasi atas kasih Kristus sehingga kebersamaan yang tercipta itu tidak mudah hilang dan rusak.

    Penyalaan lilin acara Syukuran Natal dan Tahun Baru SAB dan IMKB

    Tujuan utama dari setiap rangkaian kegiatan yang dilakukan tentu untuk mempererat tali persaudaraan antarsesama manusia serta berbagi kasih dengan saudara-saudari di sekeliling kita yang memerlukan bantuan.

    Semoga semangat natal membawa kegembiraan yang tak terhingga dan kehangatan kasih di antara kita. Mari kita jadikan Natal sebagai waktu untuk saling memaafkan, mempererat tali persaudaraan, dan menyebarkan kebaikan kepada semua yang kita temui.

    Sesuai dengan tema Natal nasional tahun ini: “Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15), dengan subtema “Dengan semangat natal, mari kita tingkatkan kasih persaudaraan, mewujudkan kasih kristus yang memampukan kita untuk saling menerima satu sama lain”.

    Hal tersebut dapat dituangkan melalui sikap melayani & mengayomi melalui tindakan yang berkarakter yang akan berdampak pada kebaikan serta selalu didasari oleh kasih, serta melalui hati dan pikiran positif yang terus membangun.

    Semoga di tahun 2025 ini kita sambut dengan semangat baru, dengan jiwa-jiwa yang mulia, dan hati yang dipenuhi rasa cinta kasih.

    Ibadat Syukuran Natal dan Tahun Baru SAB dan IMKB oleh RD Donatos, Pr dan Pendeta Iman Supardi

    Hari esok harus lebih baik dari hari ini. Dengan membangun optimisme, memperkuat ikhtiar lahir maupun batin, bekerja keras dan berdoa untuk semakin tumbuh dan mekar, serta berkontribusi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bagi bangsa, dan bagi negara.

    Jalan ke depan tidak selalu mudah. Kadang cobaan silih berganti harus dialami tapi dengan semangat dan persatuan yang kuat, kita akan berhasil menghadapi semua tantangan-tantangan itu. Semoga terang cahaya, damai, dan kasih natal dapat menuntun kita semua kepada kemuliaan serta masa yang gemilang.

    Perayaan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB)  ini tidak hanya menjadi sebuah perayaan religius, tetapi juga momentum untuk memperkuat solidaritas dan persatuan di kalangan Sesama Anak Bengkayang dan IMKB di Pontianak, serta merayakan keberagaman yang memperkaya kehidupan bersama. (Yus).

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Kearifan Lokal “Mengenal Tuak Dayak: Untung dan Ruginya Bagi Kesehatan?”

    Tentang Tuak !

    Duta, Pontianak | Dalam keseharian kita khususnya di Kalimantan Barat, mungkin pernah mendengar dan sering mendengar tentang Tuak.

    Dalam situasi yang bagaimana kita dapat menemukannya?

    Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan maupun pernyataan tentang tuak ini. Untuk mengetahuinya kami mencoba menguraikannya dalam tulisan ini.

    Apa itu tuak?

    Tuak merupakan minuman beralkohol yang menjadi minuman disukai oleh sejumlah orang di Indonesia, salah satunya masyarakat Dayak di Kalimantan.

    Di Kalimantan Barat khususnya, minuman ini disebut Tuak Dayak.

    Tuak Dayak adalah  minuman yang mengadung alkohol terbuat dari proses fermentasi beras ketan hitam dan atau beras hitam dan bagian dari adat tradisional. Dalam bahasa Dayak Kanayant bahwa istilah fermentasi dikenal dengan kata “PAKASAM”.

    Bagaimana Tuak Dayak mengutungkan bagi kesehatan?

    Tuak Dayak adalah salah satu jenis minuman tradisional, dimana masyarakat dayak khususnya di Kalimantan Barat sering mengkonsumsinya sebagai minuman yang melambangkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan persahabatan.

    Pada dasarnya tuak dayak sudah dikenal ratusan tahun oleh masyarakat dayak dan lahir secara turun temurun dari leluhur nenek moyang. Tuak dayak dihidangkan pada saat pesta atau acara adat istiadat seperti gawai, naik dango, acara adat untuk meminta izin kepada leluhur dengan menumpahkan tuak ke tanah sambil berdoa, dan acara perkawinan.

    Selain itu tuak dayak dianggap juga sebagai minuman kehormatan karena disajikan pada saat ada tamu berkunjung sebagai ucapan selamat datang (welcome drink). Penyajian tuak pada setiap daerah berbeda-beda salah satunya di didaerah pendalaman Kalimantan tuak dihidangkan  dalam gentong kecil yang dilengkapi alat untuk menghisap, sehingga beberapa orang dapat meminumnya bersama-sama (“Tajau” istilah dari Kalimantan Tengah).

    Pada kegiatan tertentu, seperti acara menanam pada atau panen padi, sehingga dipercaya sebagai minuman yang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu menghangatkan tubuh setelah bekerja, meningkatkan daya tahan tubuh, dan berfungsi sebagai pencegahan penyakit.

    Karena minuman ini mencirikan sebuah kebiasaan sehingga bisa dikatakan bahwa tuak dayak adalah sebuah kearifan lokal yang dijaga dan dipertahankan sebagaimana peruntukannya bagi masyarakat dayak.

    Kita ketahui bahwa kearifan lokal adalah sebagai suatu kepribadian budaya suatu bangsa yang menjadikan bangsa tersebut mampu menyerap, bahkan mengolah kebudayaan yang berasal dari luar/bangsa lain yang disesuaikan dengan pandangan hidup masyarakat setempat, sehingga menjadi watak dan kemampuannya sendiri.

    Menurut Alfian (2018) kearifan lokal diartikan sebagai strategi kehidupan dan pengetahuan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam memenuhi kebutuhan, adat dan kebiasaan yang telah menjadi sebuah tradisi bagi sekelompok masyarakat secara turun temurun yang hingga sampai saat ini yang masih dipertahankan oleh masyarakat dan daerah tersebut.

    Dampak positif jika mengkonsumsi secara teratur dan tidak melebihi toleransi tubuh, antara lain:

    • Dapat meninkatkan kadar lemak baik yang kita kenal HDL (Hight Density Lipoprotein) mengurangi resiko terjadinya arteroskelerosis.
    • Berdasarkan penelitian pada masyarakat di negara Francis konsumsi red wine, didalamnya mengandung antioksidan yang melindungi penyakit jantung koroner akibat penumpukan lemak di pembuluh darah.
    • Selain itu, memberi efek sedatif atau penenang sehingga memberi rasa nyaman dan tenang.
    Oleh: Febih Yowola Giri
    (Asal Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kab. Kubu Raya, Mahasiswa Semester 1 Prodi DIII Keperawatan San Agustin)

    Bagaimana tuak dayak merugikan kesehatan?

    Tuak Dayak termasuk minuman beralkohol dan terbukti merusak organ tubuh sampai tingkat sel jika dikonsumsi secara berlebihan (Usu Sius, 2021). Dampak konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dan terus-menerus menyebabkan gangguan fisik, jiwa dan mental, sosial serta ekonomi bahkan menimbulkan kematian.

    Beberapa efek negatif langsung dan tidak langsung dari konsumsi minuman beralkohol, meningkatkan risiko timbulnya lebih dari 200 penyakit, termasuk penyakit sirosis hati, ulkus peptikum, gout, risiko kerusakan saraf otak dan beberapa jenis kanker.

    Pada wanita hamil, minuman beralkohol meningkatkan resiko keguguran, bayi lahir prematur dan berat badan lahir rendah serta mempengaruhi bayi lahir yaitu menyebabkan sindrom alkohol janin (fenal alcohol syndrome) yang berisiko menimbulkan cacat lahir dan masalah perkembangan pada janin. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan bayi meliputi keterlambatan bicara dan berbahasa, IQ yang rendah, hiperaktif, gangguan penglihatan, pendengaran, jantung, ginjal dan tulang.

    Batasan aman bagi orang dewasa yang sehat pada wanita boleh minum 1 gelas dan untuk pria boleh minum 2 gelas per hari dengan memperhatikan kadar alkoholnya. Namun konsumsi tuak dalam jangka Panjang dapat.

    Adapun efek langsung mengkonsumsi minuman beralkohol melebihi batas keaman tubuh membuat peminum menjadi mabuk.  Kemudian penguna dan penyalahgunaan minuman berlakohol  membuat orang menjadi kecanduan. Menurut Woteki dan Thomas (1992), mereka mengelompokkan peminum alkohol secara sederhana dalam 3 kelompok:

    1. Kelompok peminum ringan (Linght Drinker) yaitu mereka yang mengkonsumsi antara 0,28 s/d 5,9 gram atau ekuivalen dengan minum 1 botol bir atau kurang.
    2. Kelompok peminum menengah (moderate drink), kelompok ini mengkonsumsi antara 6,2 s/d 27,7 gram alkohol atau setara dengan 1 s/d 4 botol bir perhari.
    3. Kelompok peminum berat (heavy drinker) yang mengkonsumsi lebih dari 28 gram alkohol per hari atau lebih dari 4 botol bir sehari.

    Selain pengelompokkan peminum alkohol, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.86.Menkes /Per/IV/77 tentang minuman beralkohol berdasarkan persentase kandungan alkohol/etanol per volume pada suhu 20 derajat seperti:

    1. Minuman beralkohol golongan A adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar sampai 5%
    2. Minuman beralkohol golongan adalah minuman yang mengandung etil alkohol atau etanol dengan kadar sampai 5-20%
    3. Minuman beralkohol golongan C adalah minuman yang mengandung etol alkohol atau etanol dengan kadar sampai 20-55%.

    Hati merupakan organ ekskresi yang berfungsi untuk mendeteksi zat-zat toksik sehingga adanya kerusakan hati merupakan petunjuk apakah suatu zat itu bersifat toksik atau tidak.

    Jika hati terus menerus terpapar oleh zat kimia seperti alkohol atau tuak dalam waktu yang lama maka sel-sel pada hati dapat mengalami perubahan terutama pada sel hepatosit seperti degenerasi lemak dan nekrosis yang menurunkan kemampuan regenerasi sel sehingga menyebabkan kerusakan permanen (sirosis hepar) sampai kematian sel.

    Karena hati merupakan organ utama untuk metabolisme alkohol, jika dikonsumsi secara berlebihan akan menyebabkan peningkatan ROS (Reactive Oxygen Species) memunculkan kondisi kerusakan sel di hati (Ighodraro & Omole, 2012).

    Penyakit hati Alkoholik (PHA) merupakan salah satu penyakit yang ditemui para peminum alkohol berat (steatosis). Penyakit ini disebabkan karena mengkonsumsi alkohol sebanyak 80 gram per hari selama beberapa tahun.

    Ada beberapa tanda dan gejala yang muncul pada penderita penyakit hati antara lain:

    • Tubuh tampak kuning
    • Hati membesar (hepatomegali)
    • Nyeri perut bagian atas kanan
    • Mual dan muntah
    • Nafsu makan menurun
    • Penurunan berat badan
    • Perubahan kondisi mental
    • Mulut terasa kering
    • Tubuh mudah mengalami memar dan perdarahan.

    Dampak negatif lain alkohol bagi organ jantung, yaitu:

    • Kardiomiopati yang artinya peregangan dan kendurnya otot jantung yang dapat menghambat kemampuan jantung memompa darah. gejala kardiomiopati seperti sesak napas, kelelahan, pembengkakan pada pergelangan kaki dan tungkai, dan detak jantung tidak teratur.
    • Aritmia artinya detak jantung yang tidak teratur.
    • Fibrilasi atrium (AFib) artinya risiko terjadinya detak jantung tidak teratur yang mencegah ruang atas jantung berkontraksi secara normal.
    • Stroke artinya risiko pecah atau sumbatnya pembuluh darah diotak akibat konsumsi alkohol berlebihan
    • Hipertensi yang artinya tekanan darah tinggi yang meningkatkan risiko penyakit jantung.
    • Penumpukan plak di arteri yang artinya saat mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri (aterosklerosis), yang mengurangi aliran darah. Disisi lain jika dikonsumsi sesuai manfaatnya bahkan sebaliknya.

    Efek negatif alkohol terhadap sistem reproduksi pada pria:

    • Alkohol dapat mengganggu fungsi hipotalamus, kelenjar pituitari anterior, dan testis, yang merupakan sistem reproduksi pria.
    • Menurunkan kadar testosteron, yang penting untuk pematangan sel sperma.
    • Merusak jaringan testis penghasil sperma, sehingga testis mengkerut.
    • Menurunkan kuantitas dan kualitas sperma, menyebabkan kepala sperma pecah, bagian tengah sperma melebar, dan ekor sperma melengkung
    • Disfungsi seksual, penurunan libido dan impotensi pada pria.

    Pengaruh negarif alkohol terhadap sistem reproduksi pada wanita:

    • Gangguan menstruasi, yaitu siklus menstruasi tidak teratur atau bahkan menghentikan menstruasi, akibat perubahan kadar hormon, seperti testosteron, estradional, dan hormon luteinizing.
    • Penurunan fertilitas/kesuburan, dengan mempengaruhi kesuburan dan kemampuan untuk hamil, akibat. perubahan produksi dan pengaturan hormon, seperti estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini berperan penting dalam siklus menstruasi dan ovulasi.
    Oleh: Epi Fania Juli Akriani
    (Asal Pak Laheng Kec. Toho Kab. Mempawah, Mahasiswa Semester 1 Prodi DIII Keperawatan San Agustin)

    Bagaimana pembuatan Tuak Dayak?

    Pembuatan Tuak Dayak menggunakan beras ketan hitam, dibersihkan dan direndam selama 12 jam. Bahan dimasukkan ke dalam wadah kemudian dimasak. Setelah masak didinginkan sampai uap panas hilang tambahkan gula pasir.

    Taburkan ragi di atasnya hingga merata. Bahan dimasukan ke dalam toples/kendi kemudian ditutup. Tulis tanggal pembuatan serta dicatat variasi kombinasi (Martha, 2014 dalam Usu Sius, 2024). Beras ketan yang telah terfermentasi selama 60 hari (2 bulan) tadi disaring kemudian dibiarkan selama seminggu untuk memisahkan endapan.

    Air tuak dimasukkan ke dalam botol dan simpan pada suhu ruangan. Berdasarkan analisis, kandungan Tuak Dayak, menghasilkan kadar alkohol berkisar 8,40-13,66%, kandungan gula reduksi 12.900,00-30.085,00 mg/L, dimana terdapat polifenol pada warna gelap kulit ketan hitam yaitu antosianin.

    Ini merupakan salah satu zat anti racun (antioksidan) yang terkandung bahan makanan yang berwarna ungu keunguan (Sutanto, 2006). Artinya minuman yang terbentuk dari proses fermentasi masih memiliki nilai nutrisi yang baik dibandingkan proses penyulingan (destilasi) yang hanya didalamnya alkohol murni dan air.

    Apakah Tuak Dayak termasuk minuman keras?

    Jadi setelah uraian diatas maka jawaban iya….

    Mengapa?  Ada kandungan alkohol. Pati merupakan zat tepung dari karbohidrat dengan polimer senyawa glukosa yang terdiri dari amilopektin. Jika di fermentasi akan menghasilkan etil alkohol.

    Bagaimana kita mengetahui bahwa tinggi rendahnya kadar alkohol pada Tuak Dayak?

    Kita dapat mengetahui tinggi rendahnya kadar alkohol berdasarkan analisis laboratorium atau kertas lakmus ada atau tidaknya kadar alkohol. Kadar alkohol dalam minuman ini dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya  bahan yang gunakan, cara pembuatan, wadah fermentasi yang digunakan, dan lama fermentasi, jenis dan dosis ragi yang kita berikan.

    Selain itu, kita perlu tahu berapa banyak khamir hasil fermentasi dari ragi yang kita gunakan, kemudian melalui aktivitas enzim amilase, pati kan diubah menjadi glukosa sehingga melalui enzim zymase membentuk etil alkohol dan CO2.

    Kadang kita takut terlalu lama melakukan fermentasi karena kita berpikir bahwa jika terlalu lama dalam proses fermentasi akan membuat kadar pada alkohol semakin kuat akan tetapi dalam proses fermentasi apabila kadar alkohol telah mencapai kadar puncaknya sekitar 14-16% ia akan berhenti dengan sendirinya, namun hal ini kembali dari glukosa yang terkandung dalam bahan yang digunakan. Kegagalan dalam pembuatannya dimana rasanya akan asam dan tidak enak dikonsumsi.

    Alkohol yang terkandung dalam tuak dayak merupakan suatu zat psikoadiktif dan sangat destruktif (merusak) terutama sel hati sebagai organ detoksifikasi. Seorang penguna dan penyalahguanan jika mengkonsumsi minuman beralkohol akan merasa tidak lapar, dikarenakan 1gram alkohol akan menghasilkan 7 kalori.

    Disini juga kita akan membahas bagaimana proses karbohidrat (Pati) berubah menjadi gula melalui proses biokimia jamur khamir dari ragi kemudian menjadi alkohol, berikut:

    Dalam ilmu kimia alkohol dikenal dengan etanol (C2H3OH). Etanol adalah suatu senyawa organik yang mengandung gugus hidroksil (-OH).

    Pada akhirnya, jika kita tidak mengkonsumsi alkohol sebelumnya, maka kita tidak perlu memulai.

    Apabila kita mengkonsumsinya hanya untuk mendapatkan manfaat baiknya bagi kesehatan tubuh, guna cara lain yang lebih efektif dan kemungkinan lebih banyak metode untuk menyehatkan tubuh. Namun jika kita sudah menyukai mengkonsumsinya, minumlah dalam jumlah yang bermanfaat, teratur dan terukur sehingga ini modal utamanya yaitu “KUNCINYA”.

    Lebih baik tidak mencoba, jika mencoba akan terjerat olehnya

    Sumber:

    1. Usu Sius (2024). Tuak Dayak, Radikal Bebas dan Sistem Reproduksi Pria. NEM. Jawa Tengah.
    2. Usu Sius, Elisebath Wahyu Savitri and Rizkie Woro Hastuti (2022). Effect of Tuak Dayak on Testicular Organ Performance: In Vivo Study.  Vol 2 Issue 6 2022. Open Access Indonesian Journal of Medical Reviews.  https://doi.org/10.37275/oaijmr.v2i6.237.
    3. Usu Sius, Elisabeth Wahyu Savitriand Sisilia (2021). Differences The Effects Of Tuak Dayak And Tuak Aren On The Number Of Leydig Cells And Seminiferous Tubule Thickness. Journal of Physics: Conference SeriesVolume 1764The 1st Paris Van Java International Seminar on Computer, Science, Engineering, and Technology (PVJ_ISComSET), 15-16 July 2020, Tasikmalaya, Indonesia. DOI1088/1742-6596/1764/1/012015

    4. Alcohol Research and Health (2000). Health risks and benefits of alcohol consumption.

    5. Dasgupta A., Dasgupta A, (2017). Alcohol a double-edged sword: Health benefits with moderate consumption but a health hazard with excess alcohol intake. Alcohol, Drugs, Genes and the Clinical Laboratory.

    Cuci Luka Diabetes Post Amputasi

    Oleh:
    Ns. Usu Sius, S.Kep., M.Biomed.
    Dosen Prodi DIII Keperawatan San Agustin

    Bidang peminatan adalah Sains Biomedik Human Aging (Keperawatan Gerontik) pada Sistem Reproduksi dan Alkohol (Tuak Dayak). Sebagai penulis Buku Panduan Praktik Klinik Keperawatan Gerontik, Keperawatan Gerontik, Tuak Dayak Radikal Bebas dan Sistem Reproduksi Pria, Kumpulan Latihan Soal Ukom DIII Keperawatan, Dasar-Dasar Ilmu Biomedik Struktur dan Fungsi, Sitohistoteknologi, Penyakit Endokrin, Ilmu Fisiologi dan Prinsip Dasar Patologi Anatomi.

    Email; ususius1980@gmail.com atau u.sius@sanagustin.ac.idMedia sosial; Youtube Usu channel, tiktok usudayak, IG Usu, Fb Jave Zhizhu

    MAPALA UDAS Borneo San Agustin Bantu Penanganan Banjir di Ngabang

    Herman Masnur, S.T., M.T. selaku kepala BPBD Kabupaten Landak (Benjamin)

    Duta, Ngabang | Pada Sabtu, 25 Januari 2025, mahasiswa pecinta alam dari Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (MAPALA UDAS Borneo) turun menjadi relawan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

    Menurut laporan Tendik San Agustin, Benjamin mengatakan bahwa mereka terlibat dalam proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir.

    Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, mereka bekerja sama dengan relawan lainnya.

    Banjir di Ngabang kali ini merupakan yang terparah dalam dua dekade terakhir. Selama tiga hari, relawan MAPALA UDAS Borneo berusaha membantu evakuasi warga, salah satunya adalah nenek yang terjebak di plafon rumah yang sudah terendam air hampir sejajar atap.

    Ketua MAPALA UDAS Borneo, Fransiskus Hengki, menjelaskan, “Setelah mendapatkan informasi mengenai status bencana, saya bersama pengurus langsung mengkoordinasikan anggota untuk bergabung dengan tim BPBD sebagai relawan.”

    Per 25 Januari 2025, pukul 17.30 WIB, sebanyak 36.030 jiwa terdampak banjir, dengan 8.606 KK dan ribuan rumah terendam. Herman Masnur, Kepala BPBD Kabupaten Landak, mengungkapkan bahwa bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedang dalam proses dan diperkirakan akan tiba pada 27 Januari 2025. Pemerintah Kabupaten dan Provinsi terus bekerja sama untuk mengatasi bencana ini.

    Hingga saat ini, debit air masih terus meningkat, dan posko pengungsian di Kantor Camat Ngabang mulai dipenuhi oleh pengungsi dari berbagai dusun dan desa di Kecamatan Ngabang. (S – B).

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

     

    SAB dan IMKB Rapat Persiapan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

    Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak menggelar Rapat Persiapan, Rabu (15/1) sore

    Pontianak, Majalah DUTA – Panitia Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak menggelar Rapat Persiapan, Rabu (15/1) sore.

    Rapat yang dihelat di Rumah Betang Sutoyo tersebut dilaksanakan dalam rangka persiapan menyambut Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak.

    Rapat tersebut dipimpin langsung oleh F. Indro selaku Ketua Panitia dan dihadiri oleh perwakilan tiap seksi dan pengurus SAB dan IMKB.

    Dalam arahannya, Ketua Panitia meminta kerjasama seluruh Panitia dan dukungan penuh dari seluruh SAB dan IMKB dalam mensukseskan Perayaan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak.

    Di tempat terpisah, Ketua SAB Pak Markus Dalon menghimbau kepada seluruh masyarakat dan mahasiswa Bengkayang yang ada di Pontianak dan sekitarny untuk turut hadir dan mensukseskan kegiatan syukuran ini.

    Perayaan Syukuran Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 Samu Adup Bengkayang (SAB) dan Ikatan Mahasiswa Kabupaten Bengkayang (IMKB) di Pontianak akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Januari 2025 di Aula lantai 4 Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Jalan Merdeka nomor 55

    Melalui rapat ini, diharapkan Perayaan Syukuran Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan baik dan lancar. *SJW

     

    Kantin Jadi Saksi, Yuletide Season Kampus II Pontianak, Bikin Hati Meleleh!

    Dewi Nurcahyanti (2024)

    Pontianak, SK Magazine | Semangat Natal yang memancar di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Kampus II Jl. Merdeka No. 55, Pontianak 11 Desember 2024, terasa lebih istimewa tahun ini.

    Seiring dengan perayaan Yuletide Season Ke-6 yang mengusung tema “Berjalan Bersama Menuju Cahaya Baru.”

    Dewi Nurcahyanti, ibu kantin yang setia melayani mahasiswa dan dosen setiap hari, memberikan kesan mendalam tentang malam puncak perayaan tersebut.

    Dewi mengungkapkan rasa bahagianya meski hanya berjualan makanan di kantin.

    “Walaupun ibu hanya berjualan, ibu merasa bangga bisa berkontribusi,” ujar Dewi dengan mata berbinar.

    Banyak mahasiswa yang mampir ke kantin sebelum acara untuk membeli makanan dan minuman, serta menikmati camilan khas Natal yang disiapkan oleh ibu. “Rasanya senang sekali melihat mereka menikmati makanan sambil berkumpul bersama teman-teman,” tambahnya.

    Perayaan Natal kali ini meninggalkan kesan luar biasa baginya. “Acara Natal bersama tahun ini sungguh luar biasa, penuh semangat kebersamaan yang membuat hati ibu terharu,” ucap Dewi.

    Dia menambahkan bahwa suasana di kampus terasa berbeda pada malam itu. Semua orang tampak gembira, saling berbagi, dan penuh rasa syukur.

    Dekorasi kampus yang dihias indah dengan lampu-lampu Natal berkelap-kelip dan suara paduan suara yang merdu menambah kesan hidup pada perayaan. Momen doa bersama yang khusyuk juga menunjukkan bahwa Natal bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.

    Bagi Dewi, yang paling mengharukan adalah melihat bagaimana acara ini mengajarkan nilai cinta kasih dan kepedulian.

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    “Natal di sini tidak hanya dirayakan dengan meriah, tetapi penuh makna, mengingatkan kita tentang pentingnya berbagi dan saling mendukung,” kata Dewi.

    Dia berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya ada di hari Natal, tetapi terus terasa dalam kehidupan sehari-hari.

    “Saya berharap semangat kebersamaan dan kasih ini terus ada dalam kehidupan kita, seperti yang ibu rasakan di kampus hari ini. Semoga damai dan sukacita Natal selalu menyertai kita semua,” tutup Dewi dengan senyum penuh harapan.

    Melalui cerita Dewi, acara Yuletide Season ke-6 ini bukan hanya meriah, tetapi penuh makna, membawa kedamaian dan kebersamaan di antara semua komunitas kampus.

    Penulis: Disma Yanti
    Editor: Rosnalia, Claudia Oris Sananda & Maulana Iqbal

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    UKM Seni Tari San Agustin, Curi Perhatian Yuletide Season Ke-6

    UKM Tari San Agustin - Keuangan dan Perbankan (2025)

    Pontianak, SK Magazine | Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Kampus II Jl. Merdeka No. 55, Pontianak. Kemeriahan acara Yuletide Season Ke-6 tidak hanya dirasakan dalam suasana perayaan Natal, tetapi juga dalam penampilan kreatif dari para mahasiswa.

    Salah satu penampilan yang memukau dan mencuri perhatian pada malam puncak adalah tarian dari UKM Seni Tari SanAgustin. Para penari yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai jurusan menunjukkan semangat yang luar biasa meski dengan persiapan yang terbatas.

    Tarian yang dibawakan oleh tim UKM Seni Tari ini melibatkan Mahasiswa/i Keperawatan, Kebidanan, dan AKUB. Meskipun mereka hanya memiliki waktu latihan selama tiga hari, semangat mereka tetap tak tergoyahkan.

    “Latihan kami tidak sampai seminggu, hanya dua hingga tiga hari saja. Awalnya kami khawatir apakah bisa tampil dengan kompak dan sempurna,” ujar Nafataria Rabu malam, 11 Desember 2024.

    Meskipun sebagian besar dari mereka masih berada di tingkat pertama dan belum memiliki banyak pengalaman tampil di acara besar, mereka tetap optimis.

    “Kami merasa gugup, tapi ketika melihat penonton begitu antusias, kami merasa lebih percaya diri dan akhirnya bisa menikmati penampilan kami,” tambah Nafataria.

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Tarian yang mereka sajikan bukan hanya sekadar gerakan indah, tetapi juga membawa pesan mendalam tentang kehangatan, kebersamaan, dan sukacita Natal.

    “Ini bukan hanya soal teknik menari, tapi bagaimana kami bisa menyampaikan semangat Natal kepada semua yang hadir,” ungkap Priyana Inka dengan penuh semangat.

    Sambutan hangat dari penonton dan sorak-sorai yang riuh menunjukkan bahwa penampilan mereka telah berhasil memukau. Meskipun ada kekhawatiran tentang ketidaksempurnaan, para penari merasa puas karena telah memberikan yang terbaik.

    “Mungkin tidak sempurna, tapi kami senang bisa membawakan tarian ini dan mendapatkan respon yang luar biasa dari penonton,” ujar Nafataria dengan senyum penuh kebanggaan.

    Kehangatan dan semangat yang terlihat dalam penampilan mereka memberikan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta dan penonton.

    Bagi anggota UKM Seni Tari SanAgustin, Yuletide Season 6 menjadi ajang yang tidak hanya merayakan Natal, tetapi juga mempererat kebersamaan dan memberi ruang bagi kreativitas mahasiswa.

    “Semoga Yuletide tahun depan bisa lebih besar dan lebih sukses. Kami berharap bisa tampil lagi di Yuletide Season ke-7, dan semoga acara tersebut bisa kembali digelar di Kampus II Santo Agustinus Hippo dengan lebih meriah,” harap mereka.

    Dengan berakhirnya Yuletide Season 6, para peserta dan penonton meninggalkan acara dengan hati yang penuh sukacita, dan berharap tradisi ini terus berlanjut, membawa kebahagiaan dan kedamaian, serta semakin mempererat tali persaudaraan di kampus.

    Penulis: Mira Talia Miranda
    Editor: Maulana Iqbal, Rosnalia & Claudia Oris Sananda

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    Pontianak Berkilau! Yuletide Season ke-6 SanAgustin Nggak Main-Main

    Suasana Mahasiswa dalam Yuletide Season 2024

    Pontianak, SK Magazine | Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo kembali mengadakan Yuletide Season Ke-6, Kampus II Jl. Merdeka No 55, Pontianak.

    “Berjalan Bersama Menuju Cahaya Baru” membawa sentuhan magis dan reflektif, menciptakan perpaduan apik antara spiritualitas, keindahan lokal, dan semangat kebersamaan, dalam liputan Kamis 5 Desember 2024.

    “Kami ingin kampus ini menjadi simbol cahaya baru pendidikan di Kalimantan Barat,” ujar RD. Rupinus Kehi, yang akrab disapa Pastor Kehi, Sekretaris Jenderal universitas sekaligus penggagas utama acara.

    Acara Tahun ini menjadi acara paling meriah, megah , dan mewah sekali untuk dipandang dengan mata kita, ribuan lampu yang menyinari di setiap celah-celah pojok yang ada.

    Acara ini juga menjadi acara satu-satunya paling meriah di kampus-kampus bahkan di pontianak ini dengan tema “Berjalan Bersama Menuju Cahaya Baru”.

    Yuletide Season (2024)

    Dengan tema tersebut mengandung makna yang mendalam, ketika kita dalam kegelapan, kehampaan, dan kekecewaan dengan adanya cahaya-cahaya yang terang yang akan membuka jalan, membuka hati, dan pikiran kita seakan adanya cahaya yang baru, kehidupan baru, dan kebersamaan yang baru.

    Namun, mengutip dari “Majalah Duta” Pastor Kehi mengingatkan, “Jangan hanya terpukau oleh cahayanya. Lihatlah bintang di atas lampu, simbol Tuhan yang menjadi pemandu harapan bagi kita semua.”

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Dengan diselenggarakannya acara ini dapat dapat menjalin kebersamaan antara kita yang tidak pernah berjumpa akhirnya berjumpa, yang tidak kenal, akhirnya bisa kenal. Banyak sekali momen-momen kebersamaan yang telah dijalani pada saat acara yuletide ke-6 ini.

    Dalam acara ini Mahasiswa sangat amat antusias sekali merayakannya, tidak hanya mahasiswa, cahaya dari lampu-lampu juga hadir yang  menghiasi tiap-tiap langit-langit gedung yang ada, tidak hanya itu pohon-pohon natal juga ikut andil di tiap celah-celah sudut yang ada bahkan ratusan pohon berdiri kokoh di tiap sudut.

    Sesuai dengan konsep dekorasi saat ini yang berkonsep “Beauty Jungle of Borneo” yang terinspirasi dari keindahan hutan-hutan lebat yang ada di Kalimantan ini. Yang menggambarkan keindahaan dan kekayaan alam hutan tropis yang ada di Kalimantan (Borneo).

    Kata “Beauty” menonjolkan keindahan, pesona, dan keunikan, sedangkan “Jungle of Borneo” merujuk pada hutan Kalimantan yang terkenal dengan keanekaragaman hayati, termasuk flora, fauna, dan lanskapnya yang luar biasa.

    Acara kali ini merupakan acara paling megah, meriah yang pernah ada saya yakin acara ini akan berlanjut hingga dikemudian hari akan menjadi daya tarik orang-orang yang ada di Pontianak ini.

    Semoga Natal tahun ini menjadi momen refleksi bagi semua orang untuk saling menguatkan dan bergandengan tangan, meninggalkan masa lalu yang suram, serta melangkah bersama menuju masa depan yang penuh damai, sukacita, dan terang. Mari jadikan cahaya baru ini sebagai semangat untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik, adil, dan penuh cinta kasih. Semoga!!!

    Penulis: Dani Iskandar
    Editor: Claudia Oris Sananda

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    Uskup Agustinus Bagikan Kasih dan Harapan Bagi Warga Binaan Lapas Kelas II B Singkawang

    Uskup Agustinus Natal Bersama Warga Binaan di Lapas Kelas II B Singkawang (2025)

    Duta, Singkawang | Masih dalam suasana Natal dengan haru dan kebersamaan yang menyelimuti Lapas Kelas II B Singkawang pada perayaan Natal diadakan bersama Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, juga diikuti oleh Dominikan Awam chapter Santo Dominikus, pada Minggu, 5 Januari 2025.

    Dalam perayaan yang istimewa itu, Uskup Agustinus mengungkapkan pesan penuh makna tentang kasih Tuhan yang tidak mengenal batas, bahkan bagi mereka yang dianggap “kecil” dan terpinggirkan.

    Dalam homilinya, Uskup Agustinus mengingatkan umat yang hadir termasuk warga binaan, bahwa kasih Tuhan selalu hadir untuk semua umat-Nya.

    “Tuhan selalu mencintai anak-anak-Nya. Seperti yang dikisahkan dalam Kitab Suci, Malaikat Gabriel datang memberitakan kelahiran Yesus kepada para gembala. Karena ketulusan hati mereka, Tuhan menunjukkan kasih-Nya dengan memberi mereka kehormatan untuk menjadi yang pertama kali bertemu dengan Sang Juruselamat,” ujar Uskup Agustinus.

    Uskup Agustinus kemudian melanjutkan, bahwa menjadi “orang kecil” berarti memiliki kerendahan hati, baik di hadapan Tuhan maupun sesama. Menjadi pribadi yang jujur, tulus, dan rendah hati, adalah contoh nyata yang harus diikuti oleh setiap umat sebagaimana para gembala sederhana itu di datangi oleh Malaikat Gabriel sebagai orang pertama yang turut menyaksikan kehadiran Sang Mesias.

    “Saya juga berasal dari kampung (Lintang Pelaman), tanpa jalan raya, bahkan listrik baru tahun lalu masuk ke kampung saya. Namun Tuhan memilih saya untuk menjadi Uskup Agung Pontianak. Ini menunjukkan bahwa dengan kehendak Tuhan, tidak ada yang mustahil,” kata Uskup Agustinus.

    Uskup Agustinus memberkati Warga Binaan (2025)

    Natal hari itu, usai homili, Uskup Agustinus mengajak seluruh umat untuk senantiasa hidup dalam harapan dan kasih, serta meneladani kehidupan yang lebih baik setiap harinya.

    “Percayalah, cara Tuhan bekerja tidak dapat kita ketahui, tetapi yakinlah bahwa Ia selalu membawa kebaikan bagi umat-Nya,” tambahnya.

    Perayaan Natal itu ditutup dengan berkat yang diikuti oleh seluruh warga binaan di Lapas Singkawang. Sebagai wujud kasih dan perhatian, Uskup Agustinus juga memberkati dan membagikan kado Natal kepada setiap warga binaan, sebuah tradisi yang telah dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kedekatan dan kepedulian terhadap mereka.

    Peristiwa perayaan Natal yang dilakukan oleh Uskup Agustinus untuk mengunjungi warga binaan baik di Rutan maupun Lapas sudah menjadi agenda utama setiap tahunnya. Bahkan peristiwa itu tidak hanya menjadi momen semangat pelayanan tetapi bentuk cinta mendalam yang sekaligus menunjukkan bahwa kasih Tuhan tidak memandang status atau latar belakang.

    “Semua umat, tak terkecuali mereka yang berada di dalam lembaga pemasyarakatan, layak merasakan kebahagiaan dan harapan yang dibawa oleh perayaan Natal,” tuturnya.

    By. Samuel – KOMSOS KAP (Sumber foto: Martin)

    Misa Natal di Lapas Kelas II A Pontianak, Uskup Agustinus Tanda Mulai Tahun Yubelium

    Uskup Agustinus membuka Pintu Kapel Oikumene (2024) di Lapas Dewasa Kelas II A Pontianak

    Duta, Pontianak | Pada 30 Desember 2024, Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, bersama Bendahara Keuskupan Agung Pontianak, Romo Andreas Kurniawan OP, menggelar misa Natal bagi umat Kristiani di Lapas Dewasa Kelas II A Pontianak, yang terletak di Jl. Adi Sucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

    Selain merayakan kelahiran Kristus, perayaan ini juga menandai dimulainya Tahun Yubelium, sebuah waktu penting dalam tradisi Katolik untuk pengampunan dosa, pembaruan rohani, dan pemulihan keadilan sosial.

    Simbolis membuka Kapel Oikumene sebagai buka Tahun Yubelium (2024)

    Dalam momen ini, Uskup Agustinus membuka Pintu Kapel Oikumene di Lapas, sebagai simbol pembebasan yang sejalan dengan ajaran Kitab Imamat yang mengatur pembebasan setiap 50 tahun, sesuai dengan keputusan Vatikan.

    Romo Andreas menjelaskan bahwa kunjungan Uskup Agustinus ke penjara menunjukkan kasih Tuhan yang memberi kesempatan kedua, khususnya bagi para narapidana. “Narapidana adalah orang yang paling terpinggirkan, sehingga teladan Gereja masuk ke penjara adalah bentuk upaya keselamatan jiwa-jiwa,” kata Romo Andre.

    Dalam Tahun Yubelium, Gereja menggarisbawahi pentingnya keadilan, pengampunan, dan rehabilitasi bagi mereka yang terpinggirkan, memberikan kesempatan untuk bertobat dan memulai hidup baru, sesuai dengan ajaran Kristus.

    Selain misa, Uskup Agustinus juga memberkati Gua Maria mini yang terletak di Kapel. Dalam sambutannya, Uskup Agustinus menjelaskan bahwa Bunda Maria adalah sosok Ibu yang setia mendoakan anak-anaknya, menjadi teladan dalam kesetiaan iman.

    Sebagai ibu yang mendampingi Yesus dari kelahiran hingga wafat, Bunda Maria mengajarkan pentingnya pemurnian iman yang dimulai dengan kesetiaan.

    Perayaan ditutup dengan pembagian kado Natal kepada seluruh umat Kristiani di Kapel Oikumene, diikuti dengan makan siang bersama warga binaan. (Samuel)

    Perayaan Natal bersama dan Mulai Tahun Yubelium di Lapas Kelas II A Pontianak (2024)
    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Refleksi Wakil Gubernur Kalbar di Yuletide Season Ke-6

    Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus dan Wakil Gubernur, Krisantus saat diwawancarai oleh mahasiswa Keuangan dan Perbankan (SK Media). (2024).

    Pontianak, SK Magazine | Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Kampus II Jl. Merdeka No. 55, Pontianak. Hal menarik pada acara kali ini adalah salah satu tamu VVIP Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si, pada Rabu 11 Desember 2024.

    Wakil gubernur Kalimantan Barat terpilih yang mana (Pilkada) 2024 terhitung menang Quick Count (hitung cepat) pemilihan umum untuk periode 2024/2029 sebagai wakil gubernur Kalimantan Barat.

    Kehadiran beliau sangat memotivasi pada acara ini karena dengan kehadiran beliau menandakan acara ini bukan hanya acara bersifat internal tetapi bersifat publik.

    Acara kali ini merupakan acara pertama di Pontianak. Beliau sendiri mengatakan bahwa acara kali ini sangat besar, ia pun merasa sangat bahagia, senang sekali dengan acara ini, beliau juga mendukung penuh acara-acara positif seperti ini yang dimana acara seperti ini harus dapat berlanjut, berjalan lebih baik dan besar lagi untuk ke depannya.

    Beliau juga mengatakan bahwa acara ini sebagai penyenang hati para adik-adik mahasiswa pasca penyambutan natal 2024, karena ia tahu bahwa pada saat libur Natal para mahasiswa dan dosen banyak pulang kampung halamannya masing-masing.

    Dengan adanya kegiatan seperti ini dapat menjalin kebersamaan sebelum menyambut hari Natal tiba sebagai penyemangat dan penyenang hati.

    Saat wawancara, beliau berpesan kepada mahasiswa terkait kemajuan teknologi saat ini yang berkembang dengan sangat pesat.

    Dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat saat ini beliau juga memberi arahan kepada mahasiswa, “belajar yang rajin, gapai cita-cita, karena kedepannya dunia teknologi informasi, dan komunikasi sangat berkembang pesat,” katanya.

    Hal yang menjadi tantangan apakah kita mampu bersaing terhadap perkembangan teknologi yang mana perkembangan teknologi lebih cepat dari perkembangan sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini, beliau juga sangat berharap mahasiswa mampu bersaing dalam skala daerah, nasional, bahkan global sekali pun dalam penguasaan teknologi.

    Dengan adanya acara seperti ini beliau sangat berharap dapat mengundang pemimpin-pemimpin  yang lain  “Ya, saya berharap ke depan, ini sudah bagus. Ke depan kita bikin lebih bagus lagi. Nah, nanti undang para pemimpin-pemimpin daerah bersatu bersama merayakan  menyambut Natal seperti saat ini,” tambahnya.

    Segera Daftarkan diri Anda (2024)

    Penghargaan terhadap partisipasi masyarakat

    “Beliau juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini, karena tanpa kerja sama dan dukungan banyak pihak, acara sebesar ini tidak akan terwujud.”

    Wakil Gubernur juga menekankan pentingnya mahasiswa untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan, agar mampu menjadi generasi penerus yang membawa perubahan positif bagi bangsa.

    Dia berharap para mahasiswa, khususnya yang berasal dari Kalimantan Barat, dapat berkontribusi langsung dalam membangun daerah mereka, dengan memanfaatkan ilmu dan teknologi yang telah mereka pelajari.

    Di akhir pidatonya, Krisantus mendorong agar acara seperti ini menjadi tradisi tahunan, sehingga dapat mempererat tali persaudaraan dan memupuk semangat kebersamaan di antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar.

    Krisantus juga menekankan bahwa kehadiran pemimpin dalam acara seperti ini bukan sekadar simbol, tetapi sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi generasi muda.”

    Wakil Gubernur, Krisantus mengingatkan, makna Natal adalah tentang kasih, kedamaian, dan kebersamaan, sehingga momen ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berbagi dan menciptakan harmoni di tengah masyarakat.”

    Penulis: Dani Iskandar – SK Magazine
    Editor: Rosnalia, Claudia Oris Sananda & Maulana Iqbal

    San Agustin Prodi Keuangan dan Perbankan

    TERBARU

    TERPOPULER