Wednesday, April 15, 2026
More
    Home Blog Page 165

    DOKTRIN DAN RADIKALISME

    Doktrin Dan Radikalisme. @komsoskap

    Oleh: Albertus Chandra

    MajalahDUTA.Com,Pontianak-Tubuh itu berpilin tak berbentuk, perutnya menganga, isinya terburai, dan pada wajahnya yang beku tak bersisa bekas senyuman. Sabuk bom bergotri yang detonatornya ia ledakkan sendiri mengakhiri hidup lelaki dan wanita ini, siang sekitar pukul 10:11 di Gereja Katedral Makassar bertepatan pada perayaan Minggu Palma (hari peringatan dalam liturgi gereja Katolik yang jatuh pada hari minggu sebelum paskah), 28 Maret 2021.

    Dan kita pun bertanya: kalimat magis apa gerangan yang didedahkan ke pikiran orang-orang ini sampai rela mati tak berbentuk di keramaian itu? Bersamanya, yang luka adalah jemaat dan petugas gereja orang-orang yang bukan penentu jalannya peradaban.

    Minggu Palma

    Hipnotis kah? Janji tentang nirwana? Sungai-sungai dan bidadari? Itukah yang disebut doktrin? Tapi kalimat apa yang punya daya mematikan akal sehat sedahsyat itu?

    Baca Juga: Memahami Iman Kristen dari Sudut Pandang Apologetika

    Dan inilah misteri yang tak terjangkau pengetahuan bagaimana seseorang atau kelompok dengan pesona yang bisa mengendalikan kehendak orang lain seraya mematikan akal sehatnya.

    Manusia mungkin memang hanya seonggok daging, darah dan tulang-tulang, tapi punya jiwa dan benak yang kekuatannya jauh melampaui batas-batas yang terpikirkan. Dari sanalah lahir doktrin-doktrin, keteguhan-keteguhan, fanatisme yang membuta.

    Doktrinisasi

    Pernah dengar istilah Sindrom Stockholm? Di tahun 1973, dua lelaki Jan-Erik Olsson dan Clark Olofsson merampok Sveriges Kreditbank di Stockholm, Swedia dan menyandera para karyawan bank selama lima hari. Ketika akhirnya para sandera dapat dibebaskan, reaksi mereka malah aneh: memeluk dan mencium para perampok yang telah menyandera mereka.

    Baca Juga: Pemimpin Gereja Mengecam Serangan Bom Indonesia pada Minggu Palma

    Empat hari bersama, para sandera berubah menyayangi sang perampok. Salah satu sandera bernama Kristin bahkan membatalkan pertunangannya. Ia jatuh cinta kepada salah satu penyanderanya. Sejak itu, korban yang berbalik jatuh cinta kepada penyanderanya disebut pengidap Sindrom Stockholm.

    Sindrom

    Radikalisme sekarang semakin menguat—meski radikalisme ada dalam setiap agama. Gerakan-gerakan kelompok radikal telah mencederai nama baik salah satu agama dengan menegasikan toleransi di antara umat beragama. Kemunculan berbagai kelompok seperti di Irak dan Boko Haram di Nigeria sudah menjadi bukti yang nyata.

    Kemunculan kelompok-kelompok radikal tersebut di antaranya dilatarbelakangi cara pandang dunia yang semakin kompleks dan ketidaksiapan mereka menghadapi tekanan ekonomi-politik yang begitu kuat. Sebagaimana yang tercatat disalah satu situs , mereka mengambil pembenaran dari sumber-sumber dalam melakukan aksi-aksi kekerasan dan kejam.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    Benih-benih radikalisme juga mulai tumbuh di Indonesia. Kita bisa melihat bagaimana perlakuan kelompok-kelompok tertentu terhadap orang-orang yang berbeda keyakinan secara umum. Mereka tidak siap menghadapi zaman yang terus berkembang dan pemahaman manusia terhadap agama yang secara otomatik semakin beragam. Mereka lupa bahwa setiap kelompok punya jalannya sendiri dan Tuhan tidak berkehendak untuk menjadikan kita satu umat/pandangan.

    Radikalisme

    Untuk menangkal persoalan di atas, kita harus menjadi agen-agen perubahan yang moderat untuk menebarkan toleran, pluralisme yang menjadi rahmat bagi semesta alam. Kita sulit membayangkan apa yang akan terjadi bila kelompok-kelompok radikal berkuasa ketika populasi semakin membesar dan berlipat ganda.

    Sungguh, manusia adalah semesta misteri. Pada makhluk primata yang berjalan tegak ini, tak ada kesimpulan yang bisa dituliskan, bahkan dengan tinta sedalam lautan. Selamat hari raya paskah, Tuhan Memberkati!

    Temu Pastores 2021 Memutuskan

    Foto Bersama Usai Temu Pastores Keuskupan Agung Pontianak- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com- Keputusan-keputusan temu pastores Keuskupan Agung Pontianak, No. 112/SKR.KAP/III/2021. Anjongan, 11 Maret 2021.

    Temu pastores memutuskan:

    1. Menyetujui pelatihan dan pembekalan untuk para sekretaris Paroki dan Pengurus inti DPP di Wilayah Keuskupan Agung Pontianak.
    2. Menyetujui bahwa setiap Paroki mengangkat Sekretaris Paroki sebagai pegawai tetap keuskupan.
    3. Menyetujui untuk membuat batas-batas antar paroki secara jelas dalam kesepakatan dekanat-dekanat dengan mengikuti batas-batas wilayah pemerintah.
    4. Menyetujui pemberkatan Minyak Krisma dan Pembaharuan Janji Imamat pada hari Rabu tanggal 31 Maret 2021, jam: 17. 00 wib, di Gereja Katedral St. Yosef Pontianak.
    5. Menyetujui Temu Pastores berikutnya diadakan pada:
      1. Hari/ tanggal: Selasa sd Jumat, 3-6 Agustus 2021
      2. Tempat: Rumah Retret St. John Paul II- Anjongan, Kalbar.
      3. Usulan Agenda Hari studi: ” Seksualitas Kaum Berjubah” oleh Pastor Petrus Sunu Hardiyanto, SJ.

    Demikian keputusan-keputusan para Imam yang diambil pada Temu Pastores Keuskupan Agung Pontianak (09-11 Maret 2021) untuk dilaksanakan.

     

    Anjongan, 11 Maret 2021- ditandatangani oleh RD. Yosep Maswardi sebagai Sekretaris Temu Pastores dan disetujui oleh Mgr. Agustinus Agus Uskup Agung Pontianak.

     

     

    Media Harus Jadi Jembatan Komunikasi Aparat dan Masyarkat

    Penandatangan MOU Radio Suara Pontianak_Diah Rosanti dengan Polda Kalimantan Barat/ Selasa (30/3).- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Media hendaknya menjadi jembatan komunikasi baik antara Aparat Kepolisian dan Masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Fransiskus Edy sebagai Manager Station alias Penanggungjawab Stasiun Radio Suara Pontianak_Diah Rosanti, Pontianak, Kalimantan Barat dalam penandatanganan MOU antara Radio Suara Pontianak Diah Rosanti dengan Polda Kalbar berkaitan informasi dan edukasi masyarakat, Selasa (30/3) pagi.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    Penandatangan MOU dengan pihak Polda Kalbar yang diwakili oleh Kabid Humas Polda Kalbar, Donny Charles Go dihadiri juga oleh sejumlah media antara lain LPP RRI dan Media Kompas group di Kantor Kapolda Kalbar Lantai 3. Acara dimulai pukul 09.00-10.30 WIB.

    Pertemuan penandatangan MOU ini bertujuan untuk menjalin kerjasama antara media dan kepolisian Kalimantan Barat. Diharapkan media yang bekerjasama ini dapat menyalurkan informasi kepada masyarakat secara akurat dan memang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat luas.

    Sebagai Penanggung jawab media Radio Suara Pontianak_Diah Rosanti, Fransiskus Edy mengharapkan bahwa media yang terlibat bisa lebih menjadi jembatan komunikasi antara pihak kepolisian dengan masyarakat ataupun sebaliknya. “Dan yang penting media dapat menjadi kontrol kinerja Aparat Kepolisian dan interaktif dengan masyarakat,” katanya. (Sz).

     

     

    Ulang Tahun Imamat Pastor Edmund C. Nantes, OP Dirayakan dengan Misa Syukur dan Santap Bersama

    Misa Syukur Ulang Tahun Imamat Pastor Edmund C. Nantes, OP pada Kamis, 25 Maret 2021 di STT Pastor Bonus, Jalan 28 Oktober, Pontianak. @komsoskap

    MajalahDUTA.Com,Pontianak-Pada Kamis, 25 Maret 2021, genaplah 40 tahun imamat bagi seorang Pastor Dominikan, Pastor Edmund C. Nantes, OP. Sebagai ungkapan syukur, diadakan misa yang dilaksanakan di STT Pastor Bonus, Jalan 28 Oktober, Pontianak. Misa syukur dihadiri oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, para Pastor, Suster, Frater dan para pelayan gereja lainnya.

    Misa yang dimulai pukul 18.00 itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesahatan, orang yang hadir pada misa tatap muka juga dibatasi. Selain misa offline, perayaan syukur ini juga dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom dan YouTube.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    Keluarga dari Pastor Nantes dan para Dominikan yang berasal dari berbagai tempat sangat berantusias untuk mengikuti dan menyaksikan perayaan misa. Hal ini terlihat dari kapasitas aplikasi Zoom yang hanya 100 orang terpenuhi.

    Pastor Nantes mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam misa syukur tersebut, baik yang bergabung secara langsung maupun yang bergabung via daring.

    Pastor Johanes Robini Marianto, OP dalam homilinya mengaku tidak menyangka akan ditugaskan bersama Pastor Nantes yang dulunya pernah menjadi pimpinannya. Ia juga mengatakan kepada para calon Imam Dominikan, untuk terus bergembira karena Father Nantes sudah memberikan pelayanan terbaik, memberikan suatu yang sungguh indah.

    Baca Juga: Ketentuan Teknis Panduan Pekan Suci 2021

    Di kesempatan yang sama, Mgr. Agustinus Agus mengucapkan selamat merayakan 40 tahun Imamat. Menurutnya ini merupakan momen yang sangat membahagiakan.

    Mgr. Agus mengatakan bahwa Pastor Nantes merupakan orang yang sangat sederhana. Ia juga menambahkan bahwa dirinya dan Dominikan mempunyai mimpi untuk menjadikan Seminari Tinggi paling tidak menjadi yang terbaik untuk daerah Kalimantan.

    Baca Juga: Pemimpin Gereja Mengecam Serangan Bom Indonesia pada Minggu Palma

    Setelah misa selesai, perayaan dilanjutkan dengan acara pemotongan kue ulang tahun dan makan malam bersama.

    Yang menarik dari acara ini, juga dilakukan pemutaran video ucapan selamat dari para calon Imam, para Dominikan Awam, dan pihak lainnya, serta penyerahan cinderamata kepada Pastor Nantes. Romanus_Komsoskap

    Ketentuan Teknis Panduan Pekan Suci 2021

    Gereja St. Yoseph Katedral Pontianak- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Para Pastor dan Umat Allah yang terkasih. Saat ini kita masih berada dalam masa pandemi Covid19. Seperti tahun sebelumnya, pandemi ini juga cukup mempengaruhi cara berliturgi kita.

    Petunjuk dan norma yang ada di buku-buku liturgi, tidak sepenuhnya dapat diaplikasikan dalam masa pandemi ini. Oleh karena itu, Uskup sebagai moderator kehidupan liturgi dalam Gereja-Nya dipanggil untuk membuat keputusan-keputusan yang menjamin bahwa liturgi dapat berdaya guna bagi umat yang dipercayakan dalam wilayah penggembalaan-Nya sambil tetap mematuhi protokol kesehatan demi kebaikan bersama.

    Dalam konteks ini, Komisi Liturgi membantu tugas Uskup dalam hal teknis pelaksanaan perayaan-perayaan tersebut.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    MINGGU PALMA, 28 Maret 2021: Mengenangkan Sengsara Tuhan

    Pada hari ini Gereja mengenangkan peristiwa Kristus Tuhan memasuki Kota Yesusalem untuk menggenapi misteri Paska-Nya. Peringatan Yesus masuk Yerusalem dilakukan dengan cara, yakni:

    1. Imam dan petugas liturgi berkumpul di sekitar pintu gereja/bagian tengah gereja sambil
      memegang daun palma.
    2. Umat sudah duduk di bangku masing-masing sambil membawa daun palma yang dibawa dari rumah masing-masing atau dibagikan sesaat sebelum masuk dalam gedung gereja.
    3.  Kemudian, Imam memberkati daun palma dilanjutkan dengan membacakan Injil tentang Yesus memasuki kota Yerusalem.
    4. Sesudah pembacaan Injil, Imam dan para petugas liturgi berarak ke dalam gereja menuju panti imam.
    5. Sesudah tiba di depan altar, imam menghormati altar, lalu menuju leggio (mimbar
      konselebran utama) langsung mengucapkan doa pembuka. Kemudian misa dilanjutkan
      seperti biasa.

    Bagi umat yang mengikuti misa secara daring/dari rumah pada jam yang telah diberitahukan:

      1. Umat berkumpul bersama keluarga di sebuah ruangan keluarga dengan pakaian yang
        pantas.
      2. Ruangan yang digunakan hendaknya bersih dan tertata rapi sehingga nyaman digunakan
        untuk berdoa.
      3. Jika memungkinkan, keluarga dapat menyiapkan meja kecil dengan salib dan lilin bernyala.
      4. Hendaknya pada hari ini salib diselubungi kain berwarna ungu/merah.
      5. Keluarga mempersiapkan beberapa helai daun palma yang sudah dicuci untuk digunakan
        dalam peribadatan. Daun palma diperciki oleh kepala keluarga/yang mewakili dengan air suci yang sudah dipersiapkon, saat di gereja diadakan pemercikan daun palma oleh Imam.
      6. Dari awal hingga akhir, umat mengikuti perayaan Ekaristi dengan sikap duduk.
        Ketentuan-ketentuan lain selain yang tercantum di atas, tetap mengikuti ketentuan yang sudah ada dalam rubrik Misale Romanum.

    Baca Juga: Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami

    KAMIS PUTIH, 1 April 2021: Mengenangkan Perjamuan Tuhan

    1. Upacara Pembasuhan kaki DITIADAKAN!
    2. Syahadat ditiadakan dan langsung dilanjutkan dengan Doa Umat.
    3. Pemindahan Sakramen Mahakudus dan Tuguran DITIADAKAN. Oleh karena itu, setelah komuni selesai, Tubuh Kristus yang tersisa langsung disimpan dalam tabernakel.
    4. Perayaan Kamis Putih diakhiri tanpa berkat dari Imam. Setelah doa sesudah komuni,
      nyanyian penutup bisa langsung dinyanyikan. Imam dan petugas liturgi langsung berarak keluar. Setelah itu, pada saat yang tepat segala hiasan dan perlengkapan altar diambil, Altar dibiarkan kosong.
    5. Bagi umat yang mengikuti misa secara daring, ketentuannya sama dengan pada hari
      Minggu Palma.
    6. Ketentuan-ketentuan lain selain yang tercantum dalam poin 1-5, tetap mengikuti
      ketentuan yang sudah ada dalam rubrik Misale Romanum.

    Baca Juga: Pernyataan Sikap dan Himbauan Terhadap Peristiwa Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral Makassar

    JUM’AT AGUNG, 2 April 2021: Mengenang Sengsara Tuhan

    1. Kisah sengsara boleh dibacakan atau dinyanyikan tanpa ada lagu jeda di tengahtengahnya.
    2. Doa Umat Meriah (dinyanyikan)
      Dalam doa umat meriah ini ditambahkan 1 intensi yakni untuk dunia yang sedang  dilanda pandemi Covid 19:

    Saudara-saudara yang terkasih, marilah kita berdoa kepada Allah Bapa yang mahakuasa,
    supaya la membersihkan dunia dari pandemi Covid-19, melenyapkan virus ini,
    memulihkan mereka yang terdampak, melindungi semua keluarga dari wabah, memberi
    kekuatan dan kesehatan bagi tim medis yang sedang berjuang merawat para penderita
    sakit, membimbing para pemimpin bangsa untuk menyatukan kekuatan bersama guna
    mengatasi wabah ini dan memberikan kedamaian kekal bagi korban wabah yang
    meninggal. …….Hening sejenak……..

    Allah yang mahakuasa dan kekal, Engkau menyembuhkan yang sakit, melindungi mereka
    yang lemah, menuntun para pemimpin dunia dan memberi kekuatan bagi mereka yang
    berusaha memerangi pandemi Covid-19. Kiranya jeritan hati kami semua yang cemas dan
    khawatir akan pandemi ini sampai ke hadirat-Mu. Semoga semua yang berada dalam
    kecemasan, memperoleh penghiburon, harapan, kesembuhan dan sukacita di dalam
    Engkau. Dengan pengantaran Kristus Tuhan kami. Amin.

    3. Penghormatan Salib: Di dekat altar atau di tempat yang layak, disediakan tempat yang  cocok untuk meletakkan salib besar. Salib diletakkan pada tempat yang sudah disediakan dan lilin diletakkan di kiri kanan salib tersebut. Imam bersama seluruh umat (termasuk umat Allah yang mengikuti ibadat dari rumah/daring), melakukan Penghormatan Salib dengan bersama-sama berlutut di bangku masing-masing sambil mengarahkan pandangan ke salib dan hening berdoa dalam hati masing-masing selama beberapa saat.

    4. Umat beriman yang mengikuti ibadat dari rumah/daring, bisa memasang Salib di meja
    kecil dan lilin dinyalakan. Saat penerimaan komuni, bisa hening sambil berdoa pribadi.

    5. Ketentuan-ketentuan lain selain yang tercantum dalam poin 1-4, tetap mengikuti
    ketentuan yang sudah ada dalam rubrik Misale Romanum.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Nostalgia di Paroki St. Petrus dan Paulus Sekadau

    MALAM PASKA, Sabtu, 3 April 2021 

    1. Pemberkatan api dan penyediaan lilin untuk umat DITIADAKAN! Lilin Paskah sudah
      ditancapkan ditempatnya.
    2. Pemberkatan dan Penyalaan lilin Paskah dilaksanakan di depan altar, lampu dipadamkan
      dan lilin altar belum dinyalakan.
    3. Misdinar membawa lilin bernyala dari sakristi dan menyerahkannya kepada Imam untuk
      menyalakan lilin Paskah. Ketika lilin Paskah dinyalakan, lilin di altar dinyalakan dan lampu penerangan gereja pun ikut dinyalakan. Sambil diterangi lilin Paska bernyala, imam dan umat yang hadir menyanyikan Pujian Paskah. Nyala api dari lilin Paskah tidak perlu dibagikan ke umat. Lampu penerangan umat di rumah masing-masing (daring) saat ini juga bisa dinyalakan. Sambil memegang lilin yang bernyala, keluarga menyanyikan Pujian Paskah.
    4. Bacaan yang akan dibacakan pada malam ini dan tidak boleh dikurangi, yaitu:
      a. Kejadian 1:1.26-31a.
      b. Keluaran 14:15-15:1
      c. Yesaya 55:1-11
      d. Roma 6:3-11 (Epistola)
      e. Lukas 24:1-12 (Injil)
    5. Litani Para Kudus DITIADAKAN dan pembaptisan DIPINDAHKAN pada hari lain!
    6.  Pemberkatan air baptis, mencelupkan kaki lilin Paskah dan Pembaharuan Janji Baptis
      TETAP DIADAKAN.
    7. Ketentuan-ketentuan lain selain yang tercantum dalam point 1-6, tetap mengikuti
      ketentuan yang sudah ada dalam rubrik Misale Romanum.

    Baca Juga: Dalam Waktu Dekat Keuskupan Agung Pontianak akan Memiliki Universitas Katolik

    HARI RAYA PASKAH: 4 April 2021: Hari Raya Kebangkitan Tuhan

    Dari awal sampai akhir perayaan, ketentuannya tetap mengikuti seperti yang tercantum
    dalam rubrik Misale Romanum dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan!

    Demikian beberapa ketentuan teknis panduan pelaksanaan perayaan pekan suci di masa
    pandemi Covid-19 yang dapat kami buat. Para Pastor dan terutama Pastor Paroki tetap diberi keleluasaan untuk menyesuaikan ketentuan ini dengan situasi di tempat atau paroki masingmasing.

    Semoga ketentuan teknis panduan ini dapat membantu para Pastor untuk
    mempersiapkan dan melaksanakan perayaan Pekan Suci dengan hikmat dan penuh sukacita. Tuhan Memberkati.

    Sumber: Komisi Liturgi Keuskupan Agung Pontianak

    Cara Menurunkan Kolesterol Secara Alami

    Kolesterol LDL bisa berdampak sangat buruk dan memicu penyakit berbahaya. Simak cara menurunkan kolesterol yang ampuh berikut ini! (Sumber: Tokopedia.Com- oleh: Nathania Griselda)- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Siapa yang bisa jamin orang muda bisa terbebas dari kolesterol? Zaman dulu mungkin kolesterol lebih dikenal dengan penyakit orang tua. Namun berbeda dengan sekarang, karena perbedaan asupan makanan di masa sekarang maka tak heran anak muda pun bisa terkena kolesterol tinggi.

    Umumnya hal itu dipicu oleh makanan yang digoreng, cepat saji, minuman manis yang lagi hits semuanya berkontribusi dalam peningkatan kadar kolesterol jahat pada darah. Maka dari itu, asupan makan dan pola hidup sehat harus benar-benar diperhatikan.

    Makanan memang penyumbang terbesar tingginya kadar kolesterol jahat, namun tak dapat dihindari kalau pola hidup yang kurang berkualitas juga bisa menyebabkan kadar kolesterol tinggi.

    Jika anda  pernah cek darah dan ternyata hasilnya memiliki kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL) yang tinggi, maka anda harus melakukan beberapa perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

    Tenang, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kolesterol baik secara alami maupun dengan bantuan suplemen pembasmi kolesterol.

    Dirilis dari Tokopedia.com yang ditulis oleh Nathania Griselda tentang cara mengatasi kolesterol bagi anda yang kadar kolesterolnya sudah melampaui batas normal.

     

    1. Makan Makanan dengan Lemak Tak Jenuh Tunggal

    Cara menurunkan kolesterol yang pertama adalah memilih makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal. Lemak tak jenuh tunggal hanya memiliki satu ikatan rangkap yang membuatnya diproses secara berbeda dengan lemak jenuh oleh tubuh.

    Mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal terbukti dapat meningkatkan kolesterol baik HDL sekaligus mengurangi kolesterol jahat LDL sehingga kesehatan jantung pun membaik.

    Contoh makanan yang mengandung lemak tak jenuh tunggal antara lain buah zaitun, minyak zaitun, minyak kanola, kacang almond, walnut, pecan, hazelnut, kacang mete dan alpukat.

     

    2. Konsumsi Makanan yang Kaya Akan Omega-3

    Omega-3 masih termasuk kelompok lemak tak jenuh tapi masuk ke lemak tak jenuh ganda. Artinya, lemak jenis ini memiliki banyak ikatan rangkap.

    Sama seperti lemak tak jenuh tunggal, asam lemak omega-3 juga bagus bagi kesehatan jantung dan ampuh dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    Beberapa makanan sumber omega-3 adalah ikan salmon, mackerel, herring dan tuna. Selain pada ikan, omega-3 juga terdapat pada kacang-kacangan kecuali kacang tanah.

    Baca Juga: Pemimpin Gereja Mengecam Serangan Bom Indonesia pada Minggu Palma

    3. Hindari Lemak Trans dan Lemak Jenuh

    Makanan utama yang harus dihindari jika kamu sedang berusaha menurunkan kadar kolesterol yang tinggi adalah makanan mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh biasa ditemukan di jeroan, gorengan, makanan cepat saji dan daging olahan.

    Sementara lemak trans banyak ditemui pada margarin dan aneka kue. Seakan-akan semuanya makanan lezat yang kamu sukai, tapi demi kesehatan jantung dan tubuh jangka panjang, sebaiknya kamu pantang makan makanan tersebut.

    Sebab lemak jenuh ini bisa menempel pada pembuluh darah yang lama kelamaan menumpuk menjadi plak. Tumpukan plak ini bisa menyumbat pembuluh darah pada jantung sehingga memicu penyakit jantung dan stroke.

     

    4. Hindari Gula Tambahan

    Masih dalam misi menjaga pola makan untuk yang punya kolesterol tinggi, penting bagi kesehatanmu juga untuk menghindari asupan gula tambahan.

    Batas maksimum asupan gula per hari yang disarankan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah 50 gram atau setara dengan 5-9 sendok teh.

    Selain mengurangi makanan dan minuman manis, guna menjaga asupan gula per hari, kamu dapat imbangi dengan olahraga rutin, tidur yang cukup, dan tidak mudah stres.

    Sebagai gantinya, kamu bisa perbanyak makan buah-buahan yang merupakan sumber gula alami.

     

    5. Pilih Makanan atau Minuman yang Mengandung Serat Larut Air

    Serat mudah larut menandakan nutrisi ini tidak bisa dicerna oleh tubuh tapi bisa larut dalam air. Namun, nantinya akan berguna bagi bakteri baik di usus alias probiotik yang bisa mencerna serat larut ini.

    Proses ini kemudian berdampak baik dalam penurunan kadar kolesterol jahat. Probiotik sangat efektif dalam mengurangi lipoprotein jahat, LDL dan very low-density lipoprotein (VLDL).

    Kamu bisa konsumsi biji-bijian, gandum utuh, lentil, buah-buahan dan oat.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    6. Perbanyak Konsumsi Kacang Keledai

    Cara menurunkan kolesterol selanjutnya adalah dengan makan banyak kedelai. Kedelai padat akan protein dan mengandung isoflavon, komponen dari tumbuhan yang memiliki struktur serupa dengan estrogen.

    Kedua kandungan ini berperan dalam menurunkan kolesterol jahat sekaligus risiko terkena penyakit jantung. Jika kamu mengonsumsi kedelai setiap hari selama sebulan penuh, kolesterol LDL kamu bisa tereduksi hingga sekitar 4 mg/dL.

    Sebaiknya, pilih kedelai yang melalui sedikit proses seperti susu kedelai. Kedelai minim proses ini akan bekerja lebih efektif dalam menurunkan kadar LDL dibanding kedelai yang diproses.

     

    7. Minum Teh Hijau

    Dapat mengatur dan memilih pola makanan dan minuman yang benar adalah kunci utama dalam menurunkan kolesterol.

    Setelah pembahasan tentang makanan mana yang boleh dikonsumsi dan mana yang sebaiknya dihindari, kali ini ada minuman yang dapat membantumu menurunkan kolesterol, yaitu teh hijau.

    Menurut penelitian, konsumsi teh hijau setiap hari selama dua minggu akan mereduksi kolesterol total hingga 7 mg/dL serta kolesterol LDL hingga 2 mg/dL.

    Pasalnya, teh hijau kaya akan antioksidan, sehingga bisa mencegah oksidasi kolesterol LDL dan pembentukan plak pada dinding arteri.

     

    8. Olahraga 

    Selain pentingnya menjaga asupan pangan, olahraga rutin juga merupakan solusi dalam melawan lemak jahat. Olahraga tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik dan melawan obesitas, tapi juga mengurangi lemak jahat LDL dan meningkatkan high density lipoprotein (HDL).

    Kamu enggak harus olahraga ekstrim kok, Toppers. Bisa dimulai dengan olahraga intensitas rendah seperti berjalan, walaupun dengan bertambahnya durasi dan intensitas, juga akan menghasilkan dampak yang lebih besar.

     

    9. Kurangi Berat Badan

    Diet dapat mengubah bagaimana tubuh menyerap dan memproduksi kolesterol. Dengan mengurangi berat badan, makan total kolesterol dalam tubuh otomatis berkurang juga. Karena dalam proses diet, produksi kolesterol di hati juga berkurang.

    Menjaga berat badan tetap ideal juga bisa berdampak positif bagi kesehatan jantung. Sebab sudah banyak kasus obesitas yang mengarah ke serangan jantung.

     

    10. Berhenti Merokok

    Merokok meningkatkan risiko penyakit jantung dengan berbagai cara, salah satunya merubah cara tubuh dalam memperlakukan kolesterol. Sel imun pada tubuh perokok tidak bisa mengembalikan kolesterol dari dinding pembuluh darah untuk diangkut ke hati.

    Tar tembakau lebih berperan dalam kerusakan ini daripada nikotin pada rokok. Kerusakan pada sel imun tersebut kemudian berkontribusi dalam memperparah penyumbatan pembuluh darah perokok.

    Baca Juga: Atasi Mental Block: Bagaimana Caranya?

    11. Tidur Cukup dan Berkualitas

    Tahukah Toppers kalau kurang tidur dapat berdampak pada metabolisme kolesterol baik dan tingkat lipoprotein darahnya. Kadar kolesterol baik HDL pada orang yang kurang tidur lebih sedikit daripada orang yang cukup tidur.

    Pada jangka panjang, kurang tidur bisa berakibat pada serangan jantung. Tidur teratur dan berkualitas termasuk dalam langkah menyusun pola hidup sehat, bukan hanya pola makan dan olahraga.

    Ketika kekurangan tidur terakumulasi, lama-lama tubuh akan merasa sangat lelah lalu berdampak pada pikiran. Pikiran yang terganggu bisa berakibat stres. Sementara stres diketahui sebagai salah satu pemicu meningkatnya kolesterol.

     

    12. Kerjakan Tugas Tepat Waktu agar Tidak Stres

    Selain kurang tidur, urusan pekerjaan juga dapat memicu stres. Stres yang sudah parah menyebabkan tekanan darah naik dan risiko pengerasan arteri atau disebut dengan aterosklerosis.

    Pengerasan arteri dapat terjadi ketika plak kolesterol sudah menumpuk di arteri. Mengikuti yoga atau berendam dengan air hangat selama 10 menit setiap hari dapat membuat tubuh dan pikiran lebih rileks sehingga stres pun berkurang.

     

    13. Hindari Minuman Beralkohol

    Cara menurunkan kolesterol berikutnya adalah memperhatikan konsumsi alkohol, jika kamu mengonsumsi alkohol. Kandungan ethanol pada minuman beralkohol diketahui bisa meningkatkan kadar HDL asalkan dikonsumsi dalam batas wajar.

    Sebaliknya, mengonsumsi alkohol secara berlebihan bisa menyebabkan penyakit jantung dan hati.

    Baca Juga: Dalam Waktu Dekat Keuskupan Agung Pontianak akan Memiliki Universitas Katolik

    14. Stanol dan Sterol

    Stanol dan sterol adalah zat yang memiliki struktur yang mirip dengan kolesterol, bedanya kedua zat ini berasal dari tumbuhan. Karena mereka sebenarnya adalah sejenis kolesterol, zat ini juga terserap oleh tubuh.

    Hanya saja, perbedaan pada senyawa kimia membuat stanol dan sterol tidak berdampak pada penyumbatan pembuluh darah. Mereka mampu melawan kolesterol jahat pada tubuh manusia.

    Jika stanol dan sterol telah terserap oleh tubuh, maka kedua zat ini menggantikan peran kolesterol. Tubuh tidak lagi menyerap kolesterol jahat.

    Stanol dan sterol dapat ditemukan pada minyak sayur, serta alternatif pengganti minyak dan margarin.

     

    15. Manfaatkan Suplemen Kolestrol

    Terakhir, penurunan kadar kolesterol juga dapat dibantu dengan konsumsi suplemen. Mungkin untuk Toppers yang kadar kolesterolnya sudah kelewat tinggi dan perlu pengurangan kadar kolesterol segera agar tidak memicu penyakit lebih berbahaya.

    Suplemen yang bisa kamu konsumsi antara lain minyak ikan. Ada pula suplemen serat larut yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kamu juga bisa manfaatkan suplemen yang efektif menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Nyatanya banyak sekali cara yang bisa kamu lakukan untuk menurunkan kolesterol jahat dalam darah. Kamu bisa memulai dengan cara natural terlebih dahulu, lalu lihat hasilnya.

    Kalau tidak terlalu berdampak atau kamu menginginkan hasil yang lebih cepat, kamu juga bisa bantu dengan suplemen, tentunya perlu mengikuti aturan dokter atau pakarnya.

    Kolesterol merupakan kadar dalam darah yang sangat penting untuk dikontrol. Yuk, ikuti cara menurunkan kolesterol di atas demi kualitas hidup yang lebih baik! (Sz).

     

     

     

     

    Pemimpin Gereja Mengecam Serangan Bom Indonesia pada Minggu Palma

    Indonesian police in Makassar after a suicide bombing at a Cathedral (AFP or licensors)- Sumber: www.vaticannews.va- @komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Dirilis dari Vatikan News yang berjudul “Church leaders decry Indonesia bomb attack on Palm Sunday” yang ditulis oleh Lisa Zengarini. Berisikan tentang seruan Gereja Mengencam Serangan Bom di Indonesia pada Minggu Palma.

    Gereja dan pemimpin dari semua denominasi agama mengutuk pemboman katedral Makassar pada Minggu Palem.

    Langkah pengamanan untuk melindungi umat Kristiani selama perayaan Pekan Suci diperketat di Indonesia, menyusul serangan bom bunuh diri di Katedral Hati Kudus Yesus Makassar, di Sulawesi Selatan, pada Minggu Palma.

    Pengeboman yang terjadi pada akhir Misa Minggu Palma, telah menewaskan dua pelaku dan sedikitnya 20 orang terluka, menuai kecaman dan solidaritas dari seluruh dunia dengan Gereja di Indonesia. Paus Fransiskus menyerukan doa bagi para korban selama doa Angelus di Basilika Santo Petrus.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    Perhatian dan doa para uskup

    Para uskup Indonesia telah menyatakan “keprihatinan, doa dan kesedihan yang mendalam atas serangan itu” dengan mengatakan “tidak hanya pada komunitas Katolik tetapi pada seluruh Bangsa dan Negara Indonesia”.

    Ini “merendahkan martabat manusia, menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan dan menambah panjang daftar aksi terorisme di nusantara tercinta “, sebuah komunike berbunyi. Pernyataan yang ditandatangani oleh Uskup Yohannes Harun Yuwono, ketua Komisi Hubungan Antaragama Konferensi Waligereja Indonesia, menyerukan umat Katolik dan seluruh rakyat Indonesia untuk “tetap tenang” dan “tetap waspada”.

    Komisi juga mengungkapkan “kepercayaan penuh” para uskup terhadap pemerintah Indonesia, angkatan bersenjata dan polisi nasional, dan berharap “serangan tidak akan merusak dan melemahkan hubungan” yang telah dibangun selama bertahun-tahun antara pemeluk agama dan keyakinan.

    Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus; Terima Kasih Pada Para Leluhur

    Solidaritas dari para pemimpin Kristen dan Muslim Indonesia

    Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, telah menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan telah mengundang umat Kristiani di Tanah Air “jangan takut tapi waspada”, lapor UCA News. Presiden Indonesia Joko Widodo mengutuk insiden tersebut dan mengatakan terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.

    Pemboman itu juga dikecam oleh Anwar Abbas, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, yang mengatakan serangan itu bertentangan dengan nilai-nilai agama. Menurut pemimpin Muslim itu, serangan itu terkait dengan penangkapan puluhan teroris di beberapa wilayah di Tanah Air oleh pasukan antiteror polisi sejak Januari.

    Baca Juga: Atasi Mental Block: Bagaimana Caranya?

    Dewan Gereja Dunia bersatu dalam solidaritas

    Dewan Gereja Dunia (Wcc) terlalu bersatu dalam mengutuk pemboman itu. “Kami berdoa untuk para korban serangan kejam ini, untuk keluarga dan orang yang mereka cintai, untuk para jamaah yang baru saja menyelesaikan kebaktian Minggu Palem mereka,” kata penjabat sekretaris jenderal Pdt. Prof. Dr Ioan Sauca. ” Kami berdoa untuk para pelaku, yang menjadi mangsa ideologi ekstremis sehingga mereka rela menghancurkan diri mereka sendiri untuk menyakiti orang lain.”

    Sauca juga menyerukan solidaritas dari dunia dalam membawa perdamaian, keamanan dan keadilan tidak hanya untuk Indonesia tetapi untuk semua orang, di setiap bangsa. “Serangan terhadap gereja lokal — tindakan sesat yang sangat mengerikan yang menargetkan kakek-nenek, dan anak-anak serta cucu mereka, saat mereka beribadah, adalah serangan terhadap kita semua,” katanya.

    Baca Juga: Harapan Pastor, Ketua Komisium dan Anggota dalam Momen Perayaan Acies Legio Maria Komisium Santa Maria Perawan yang Setia

    Tradisi toleransi yang sudah lama terancam oleh fundamentalisme

    Indonesia adalah negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, tetapi memiliki tradisi toleransi dan pluralisme yang telah lama berdiri, yang diabadikan dalam lima prinsip dasarnya, “Pancasila”.

    Namun, selama dua dekade terakhir tradisi ini telah diuji oleh kelompok radikal Islam dan teroris yang terkait dengan al-Qaeda dan baru-baru ini dengan apa yang disebut Negara Islam, yang juga menargetkan umat Kristen. Umat ​​Katolik adalah sekitar 3 persen dari populasi. (Sz).

    Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Kecam Aksi Bom Bunuh diri di Katedral Makassar

    Uskup Agung Pontianak- Mgr. Agustinus Agus- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Pandemi Covid 19  belum berakhir, namun sekarang ada ulah baru yang terjadi beberapa hari lalu persis di Gerbang Depan Gereja Katedral Hati Yesus Yang Maha Kudus Makassar yang dahulu bernama Gereja Katedral Ujung Pandang merupakan gedung gereja tertua di kota Makassar, termasuk di seluruh wilayah Sulawesi Selatan. Gereja ini jadi sasaran bom bunuh diri tepat pada Minggu Palma  (28/3) pagi.

    Sebagai tokoh agama Katolik Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus angkat bicara terkait kasus yang masih hangat tersebut. Dalam wawancara bersama wartawan Majalah DUTA, Tribun Pontianak, Ruai TV, Suara Indonesia, RRI, Suara Pemred, TVRI dan Media Komisi Komunikasi Keuskupan Agung Pontianak Uskup Agung Pontianak mengungkapkan tidak ada satu agama dan kepercayaan apapun yang mengijinkan orang menghabiskan nyawa orang lain.

    “Karena saya yakin bahwa nyawa berada ditangan Tuhan,” ujarnya Senin (29/3) siang.

    Mgr Agustinus Agus menegaskan ketika manusia mengambil perananan Tuhan, melanggar norma-norma hukum dan melanggar hak kemanusiaan serta menghancurkan martabat manusia maka tindakan tersebut  patut dikutuk.

    Sebagai tokoh Katolik di Keuskupan Agung Pontianak, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus sangat prihatin dengan fenomena yang terjadi dan turut berduka atas korban-korban.

    Mgr Agus mengajak seluruh umat untuk mendoakan agar korban-korban cepat sembuh dan dalam hal ini Mgr Agus juga berterima kasih kepada pihak pemerintah yang cepat tanggap terhadap korban.

    Dalam wawancara siang itu, Mgr Agus pertanyakan kenapa fenomena ini terulang kembali, ada apa di negara kita ini? “Tidak mungkin suatu kejadian ini tanpa sebuah back-up atau backing. Misalnya dana dan sebagainya,” tuturnya.

    Uskup Agung Pontianak minta agar pihak keamanan khususnya Polri dalam hal ini harus serius dalam kasus yang terjadi ini. Sebagaimana yang Presiden RI ungkapkan untuk menuntaskan sampai keakar-akarnya.

    Khusus di Kalimantan Barat sebagai Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus sangat bersyukur dengan kemamanan yang ada. Padahal Kalbar ini juga sudah lama menjadi incaran baik dari kejadian berapa puluh tahun lalu terkait fenomena pelanggaran HAM. “Nampaknya sekelompok orang menginginkan ini terjadi lagi,” tambahnya.

    Tidak ada Sesuatu yang Logis

    Dalam wawancara siang itu, Uskup Agung Pontianak juga sedikit mempertanyakan sebenarnya ada apa dibalik tragedi yang terjadi  dan apa motif dibaliknya? “Saya tidak melihat suatu yang logis dengan cara yang tak halal dan tujuan yang tak jelas,” pungkasnya.

    Mgr Agustinus Agus mengungkapkan bahwa agama apapun tidak akan mendukung perbuatan semacam ini. Di pihak lain, tokoh-tokoh agama juga harus bersatu untuk melawan hal ini.

    Kondisi yang masih pandemi covid19 bahkan Negara sudah memberi anggaran yang begitu besar untuk terlepas dari Pandemi Covid19, namun sekarang ada lagi yang buat ulah seperti itu.

    “Saya sangat prihatin dan mengutuk perbuatan semacam itu. Karena saya yakin yang berhak mencabut nyawa manusia adalah Tuhan itu sendiri,” ucapnya.

    Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengajak seluruh masyarakat biasa, umat beragama untuk  mendukung pihak-pihak yang bertanggungjawab terutama Polri dan TNI. Karena tanpa dukungan masyarakat-masyarakat kecil hal seperti ini sulit untuk diatasi.

    Rasio jumlah masyarakat dan polisi kan jauh sekali. Untuk itu sebagai tokoh umat katolik, Mgr Agustinus Agus tegaskan fenomena ini tidak dihubungkan dengan agama tapi justru menjadi tanggung jawab dan masalah setiap insan.

    “Saya menghimbau khusus untuk orang katolik kita dukung usaha aparat kemanan kita berdoa agar kelompok-kelompok seperti ini mau bertobat dan kembali ke jalan yang benar sesuai agama yang dianutnya,” harapnya.

    Sikap Waspada

    Uskup Agus juga mengingatkan jika andai kata ada dendam pribadi, janganlah membawa orang lain menjadi korban. Terlebih untuk masyarakat Kalimantan Barat sudah saatnya bangkit dan bersatu.

    Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus juga mengisahkan sejak pertama kali ia datang ke Pontianak, selalu berusaha menjalin silahturahmi dengan semua golongan baik dari ras, kelompok, agama dan pihak pemerintah. Ia sadar sebab Gereja Katolik dan manusia pada umumnya tidak bisa hidup sendiri.

    “Tidak ada satu pemerintah dan bahkan Amerika-pun dengan pandemi Covid19 harus butuh Tenaga ahli dari Negara lain,”tuturnya.

    Mgr Agustinus Agus menyampaikan untuk Gereja St. Yoseph Katedral Pontianak persiapan internal menyambut paskah dipastikan aman oleh Kapolda.  Dalam masalah  ini secara internal gereja juga harus memperkuat dan Satpam juga harus lebih mengenal umat Katolik dan waspada.

    “Kita harus waspada, tapi dipihak lain jangan juga takut. Sikap waspada bukan berarti takut, tetapi lebih bermakna jangan lengah,” kata Mgr Agus.

    Menutup wawancara siang itu, Mgr Agustinus Agus tak habis pikir kenapa Gereja Katedral Makassar jadi sasaran. Setahunya, bahwa gereja Katedral tidak terlalu besar dan paling hanya bisa menampung 300-400 umat saja. Sudah lama ia dengar gereja disana mau dibangun tapi tidak terrealisasi sampai saat ini. (SZ).

    Pernyataan Sikap dan Himbauan Terhadap Peristiwa Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral Makassar

    Majalah DUTA Keuskupan Agung Pontianak- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak Hari Minggu, 28 Maret 2021, pukul 10.26 Wita, lokasi pintu gerban garah Jalan  Kajolalido, depan pagar Gereja Katedral Makassar telah terjadi peristiwa serangan bom bunuh diri di tengah situasi Umat Katolik yang sedang memulai
    Pekan Suci, khususnya Hari Minggu Palma.

    Terhadap hal tersebut, kami Komisi Hubungan Antar agama dan Kepercayaan 
    Konferensi Waligereja Indonesia dengan ini menyampaikan: 

    1. Keprihatinan, doa, dan dukacita mendalam atas peristiwa yang menciderai
      rasa kemanusiaan seluruh bangsa, yang telah mengakibatkan adanya
      korban luka-luka.
    2. Peristiwa bom bunuh diri tersebut bukan hanya menjadi keprihatinan umat
      Katolik  semata, melainkan keprihatinan seluruh bangsa dan negara
      Indonesia.
    3. Kecaman keras atas tindakan bom bunuh diriyang merendahkan
      martabat manusia, menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan, dan
      menambah daftar panjang tindakan terorisme di bumi Nusantara yang
      kita cintai.
    4. Himbauan kepada seluruh umat Katolik dan seluruh masyarakat untuk
      tetap tenang dan tidak terprovokasi.
    5. Seruan kepada seluruh umat dan masyarakat untuk tidak takut dan resah,
      namun tetap waspada.
    6. Himbauan agar tidak ada di antara kita yang memposting gambar atau
      video tentang peristiwa ini yang justru dapat menimbulkan keresahan di
      tengah masyarakat.
    7. Kepercayaan penuh bahwa Pemerintah,TNI, dan Polri, mampu mengusut
      tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Makassar.

    Akhirnya kami berharap agar peristiwa ini tidak merusak atau melemahkan
    hubungan antara umat beragama dan kepercayaan yang selama initerus
    menerus kita bangun,kita rawat,dan kita kembangkan. Semoga Allah senantiasa
    memberikan berkat damai sejahtera dan perlindungan-Nya kepada kita semua.

    Jakarta,28 Maret 2021- ditandatangani oleh ketua Mgr.Yohanes Harun Yuwono dan Sekretaris Rm.Agustinus Heri Wibowo.

     

    Atasi Mental Block: Bagaimana Caranya?

    Lalu, Bagaimana Solusi Melawan Mental Block?- @Komsoskap

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Setiap orang pasti pernah merasakan tekanan terhadap tugas atau pekerjaan hingga tidak mampu menyelesaikannya, berarti kita mengalami kondisi yang bernama mental block.

    Dirilis dari Website LifePal yang mengangkat tema tentang cara mengatasi mental block demi mengejar kesuksesan.

    Dalam tulisan itu dikatakan Mental block bisa berupa hal-hal yang ringan sekalipun, seperti kehilangan konsentrasi, muncul keinginan untuk melakukan hal-hal lain, rasa lelah yang membuat kita ingin berhenti sejenak untuk beristirahat, dan apa pun yang membuat kita ingin menunda-nunda pekerjaan. Termasuk berbagai masalah terkait psikologi, seperti anxiety (rasa khawatir berlebihan) dan depresi.

    Secara tidak langsung, mental block bukan hanya memperlambat pekerjaan, tetapi juga potensi diri untuk berkembang. Lambat laun, hidup akan terasa statis,tidak ada perubahan, dan perkembangan apa pun.

    Untuk memahami kondisi ini lebih lanjut, pertama-tama mari kenali apa saja tipe mental block.

    Ada empat tipe mental block yang umumnya menimpa seseorang, berikut daftarnya.

    1. Tidak percaya diri berlebihan

    Rasa tidak percaya diri sudah menjadi masalah yang umum di masyarakat. Sudah banyak artikel-artikel, buku-buku, dan seminar-seminar yang membahas masalah ini. Secara umum, gangguan percaya diri dimulai dengan rasa takut, seperti takut gagal dan takut membuat kesalahan.

    Tidak percaya diri akan berujung pada rasa malu karena menganggap akan dinilai secara buruk dan takut menjadi cibiran orang lain. Akhirnya, seseorang tidak berani untuk memulai sesuatu yang baru. Kita pun jadi meragukan kemampuan diri sendiri dan akhirnya muncul perasaan yang keliru bahwa “saya tidak akan bisa” bahkan sebelum mencoba untuk melakukannya.

    2. Sulit untuk menentukan skala prioritas

    Tidak bisa menentukan hal yang prioritas adalah salah satu penghambat dalam proses pengembangan diri. Hal tersebut dapat terlihat dari cara kita mengorbankan lebih banyak waktu untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu penting dan menelantarkan tugas atau kepentingan utama dalam hidup.

    3. Kerap membandingkan kualitas diri sendiri dengan orang lain

    Kesuksesan orang lain bukanlah sebuah ancaman bagi kita. Nyatanya jika orang lain bisa melakukan sesuatu yang lebih baik, bukan berarti kita sendiri tidak mampu atau tidak berharga. Berhentilah melihat orang lain dan fokus pada diri sendiri.

    Jika orang lain bisa sukses, maka artinya semua orang, termasuk kita, bisa meraih tingkat kesuksesan yang sama dan bahkan lebih baik lagi. Alasannya sudah jelas, kita sama-sama manusia. Berhentilah membandingkan diri dengan orang lain.

    Dalam praktiknya, kebiasaan membanding-bandingkan diri dengan orang lain tidak akan berhenti pada satu momen. Pada kelanjutannya, kita tentu akan menemukan orang lain yang lebih hebat lagi sehingga cenderung membuat kita makin rendah diri. Keadaan semacam ini berpotensi makin menghambat pengembangan diri sendiri.

    4. Merasa diri bisa melakukan segala hal

    Ada beberapa orang yang berpikir “saya bisa melakukan segalanya. Saya pasti bisa jika berusaha keras”. Memang betul bahwa kita bisa mencapai sesuatu sesuai keinginan kita, namun jika terlalu banyak hal yang dilakukan, maka pada akhirnya kita tidak akan bisa menjadi ahli dalam suatu hal. Terlalu tinggi menilai kemampuan diri sendiri bisa menjadi bumerang yang merugikan.

    Setelah mengetahui tipe-tipe mental block, selanjutnya kita harus memahami apa penyebab utama dari mental block yang dialami. Berikut penjelasannya.

    1. Pengalaman pribadi

    Mengalami kegagalan berisiko membuat kita menganggap diri ditakdirkan selalu gagal walaupun berjuang sekeras apa pun. Pada akhirnya, pikiran ini membuat kita kehilangan percaya diri. Sikap mental seperti ini jika dibiasakan dari kecil dapat menjadi sebuah mental block bagi kita.

    2. Penilaian orang tua, guru, dan teman

    Sejak kecil kita sering dirhadapkan dengan berbagai konsep penilaian, baik dan buruk, pintar dan bodoh, hebat dan payah. Penilaian tersebut diberikan oleh orang tua, guru, ataupun teman-teman. Orang-orang tersebut adalah pemeran-pemeran utama yang memberikan penilaian-penilaian itu kepada kita.

    Pada akhirnya dari penilaian-penilaian itulah terbentuk citra diri kita. Contoh sederhana, seorang ayah mengatakan pada anaknya, “Sudahlah, tidak perlu bermimpi terlalu tinggi. Keluarga kita bukan keluarga orang mampu. Berpikir sederhana saja, yang terpenting bisa bertahan hidup.”

    Perkataan ini kemudian membentuk keyakinan di dalam pikiran anak dan menjadikannya seorang anak yang minder dan selalu menganggap dirinya tidak berhak menjadi seseorang yang “besar” di masa depan.

    Solusi Melawan Mental Block

    Agar bisa keluar dari mental block, setiap orang harus mengetahui cara dan strateginya. Apa saja yang bisa kita lakukan? Mari simak ulasan berikut ini.

    1. Membuat tujuan yang realistis

    Seseorang bisa melakukan sesuatu dengan baik apabila ia memiliki tujuan yang jelas dalam pikirannya sendiri. Memiliki tujuan yang besar adalah hal yang sangat positif dan merupakan keharusan, tapi pikirkanlah kembali apakah tujuan itu sesuai dengan kemampuan kita.

    Semua manusia memiliki kemampuan untuk meraih keinginan yang besar, tapi tentu saja semua orang memiliki potensi yang berbeda-beda. Taktiknya adalah bagaimana keberhasilan kita menemukan cara untuk mengembangkan potensi pribadi di arah yang benar sesuai minat dan hobi.

    2. Mulailah dari tugas yang termudah

    Seseorang yang berkeinginan untuk menjadi penulis besar sangat mungkin untuk mencapai keinginannya, tapi jika sehari-harinya malas membaca, tidak pernah menulis, dan hanya bermimpi, tentu saja pada akhirnya hanya akan meratapi kegagalan.

    Di tengah jalan, ia hanya akan merasa betapa sulitnya untuk menjadi apa yang diinginkan dan akhirnya lahirlah pemikiran untuk mengurungkan niatnya.

    Solusinya, mulailah bentuk pola pikir yang didasari target yang besar dengan disertai tujuan-tujuan jangka pendek yang berkesinambungan.

    3. Membuat daftar prestasi dan reward untuk diri sendiri

    Setiap kita berhasil mencapai tujuan-tujuan jangka pendek yang direncanakan, jadikanlah sebuah pencapaian prestasi. Hargai dan pujilah diri sendiri. Jika perlu, catatlah catatan apa saja hal-hal yang berhasil diraih hari ini. Jika sudah memiliki prestasi,berilah diri sendiri penghargaan. Mungkin bisa memanjakan diri dengan pergi jalan-jalan, menikmati makanan yang paling disukai, dan lain-lain.

    4. Buanglah ketakutan akan kegagalan

    Percayalah, kegagalan adalah sebuah kewajaran. Tanpa merasakan kegagalan, maka kita tidak akan mendapatkan perbaikan dan tanpa perbaikan tidak ada perkembangan. Semua orang pernah gagal bahkan seorang penemu seperti Thomas Alva Edison pun harus bertemu dengan ratusan kegagalan sebelum mencapai keberhasilan.

    Jika kita takut akan kritik dan tanggapan orang lain, ingatlah bahwa jika kita berhasil, keberhasilan akan jauh lebih diingat dibandingkan dengan semua kegagalan yang pernah dialami. Maka dari itu, kenapa harus takut gagal? Jangan menunggu dan mulailah apa yang kita ingin raih mulai sekarang.

    5. Luangkan waktu untuk beristirahat sejenak

    Ketika berhadapan dengan mental block, sering kali kita tidak bisa mengendalikan diri sehingga menghambat pekerjaan. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini akan membawa kita pada ketakutan dan keraguan.

    Tidak perlu dipaksakan untuk segera mendapatkan pemecahannya karena mungkin sebenarnya kita hanya butuh waktu untuk beristirahat. Tidurlah lebih banyak dan jauhkan pikiran dari hal-hal yang memusingkan. Setelah itu, kekuatan kita akan pulih, semangat menguat, serta motivasi kerja dan konsentrasi pun menajam.

    Pada akhirnya, jangan terhambat oleh kondisi-kondisi mental block dan jangan pernah pula memberi diri kita sendiri sebuah batasan. Percayalah bahwa kita bisa meraih impian. Meski begitu, mungkin pencapaian kita tidak sebaik orang lain, namun setidaknya jadikan diri kita bermanfaat untuk orang lain. Di situlah makna prestasi yang sebenarnya!- (Sz). 

    TERBARU

    TERPOPULER