DUTA, Pontianak – Sebagai mahasiswa yang sedang belajar ekonomi dan manajemen, saya melihat bahwa kondisi ekonomi di Pontianak dipengaruhi oleh beberapa faktor penting seperti aktivitas perdagangan, perkembangan UMKM, dan kualitas manajemen di tingkat lokal. Kota ini memiliki potensi besar karena posisinya sebagai pusat ekonomi di Kalimantan Barat.
Pertama, menurut Paul A. Samuelson dalam bukunya *Economics*, perkembangan ekonomi sebuah daerah sangat dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran yang terjadi di pasar. Di Pontianak, permintaan terhadap kebutuhan pokok dan barang konsumsi cukup tinggi karena kota ini menjadi pusat distribusi. Namun, tantangannya adalah biaya logistik yang masih relatif tinggi sehingga mempengaruhi harga barang.

Kedua, dalam pandangan Michael Porter melalui teori daya saing yang dijelaskan di bukunya *Competitive Advantage*, kekuatan UMKM sangat berperan dalam meningkatkan perekonomian lokal. Di Pontianak, banyak UMKM kuliner, kerajinan, dan perdagangan yang sebenarnya memiliki potensi besar, tetapi belum semua memiliki manajemen yang kuat terutama dalam hal pemasaran dan pengelolaan keuangan.
Ketiga, menurut Philip Kotler dalam *Principles of Marketing*, manajemen pemasaran yang baik menentukan keberhasilan usaha. Banyak pelaku usaha di Pontianak masih menggunakan metode pemasaran tradisional. Padahal, peluang digital marketing di Pontianak cukup besar karena penggunaan internet dan media sosial yang semakin meningkat. Dengan memanfaatkan pemasaran digital, UMKM di Pontianak bisa memperluas pasar dengan biaya rendah.

Secara pribadi, saya menilai bahwa Pontianak memiliki peluang ekonomi yang kuat, tetapi peningkatan kualitas manajemen sangat diperlukan. Penguatan kemampuan SDM dalam manajemen, penerapan strategi pemasaran modern, dan perbaikan infrastruktur logistik adalah langkah yang menurut saya penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Dengan menggabungkan pandangan Samuelson, Porter, dan Kotler, saya melihat bahwa perkembangan ekonomi di Pontianak akan lebih optimal jika pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat bekerja sama meningkatkan daya saing daerah melalui perbaikan manajemen dan strategi ekonomi yang lebih terarah.

* Antonio Fabio Cannavaro _ 3B mahasiswa AKUB_San Agustin Kampus II Pontianak
*Editor – Samuel, S.E., M.M. – Dosen Manajemen Pemasaran.




