Tuesday, June 16, 2026
More
    Home Blog Page 99

    Run4U 2023: Charity Run untuk Membantu Pengungsi di Jakarta

    Dari kiri ke kanan: Direktur Lembaga Daya Dharma (LDD) KAJ - Romo A Suyadi, SJ, Ketua Panitia Run4U 2023 Ken Prita Sitasari, Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo, Direktur Jesuit Refugee Service (JRS) Indonesia Romo Martinus Dam Febrianto, SJ, moderator Hermien Kleden, dan Ketua 1 PUKAT KAJ Reymund Levy setelah memberikan keterangan pers terkait pelaksaan Run4U 2023 di ruang Maria - Josep Gereja Katedral Jakarta, Jumat, 9 Juni 2023.

    Majalah DUTA – Run4U, kegiatan charity run tahunan yang diadakan oleh Profesional dan Usahawan Katolik – Keuskupan Agung Jakarta (PUKAT KAJ), kembali diselenggarakan. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan jasmani dan rohani melalui olahraga, tetapi juga untuk memberikan welas asih, belas rasa, dan berkat bagi sesama yang membutuhkan, khususnya para pengungsi.

    Wilayah Keuskupan Agung Jakarta saat ini menampung sekitar 6.000 pengungsi dari berbagai negara seperti Afghanistan, Somalia, Sudan, Irak, Iran, dan Eritrea. Mereka telah meninggalkan tanah kelahiran mereka karena persekusi yang mereka alami. Para pengungsi ini tersebar di beberapa daerah di Jakarta seperti Tebet, Pasar Minggu, Kebayoran, Grogol, Ciputat, Serpong, dan Kalideres. Selain hidup tanpa kepastian mengenai masa depan, sebagian dari mereka juga menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar setelah tinggal di Indonesia dalam jangka waktu yang lama.

    Hal itu dikatakan oleh Direktur JRS Indonesia, Romo Martinus Dam Febrianto, dalam konferensi pers di ruang Maria-Josep, Gereja Katedral Jakarta, Jumat (9/6/2023). Hadir juga dalam acara tersebut Direktur Lembaga Daya Dharma (LDD) KAJ, Romo A Suyadi, SJ, Ketua Panitia Run4U 2023 Ken Prita Sitasari, Uskup Keuskupan Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo, Ketua 1 PUKAT KAJ Reymund Levy, dan moderator Hermien Kleden.

    Lembaga Daya Dharma (LDD) Keuskupan Agung Jakarta dan Jesuit Refugee Service (JRS) Jakarta telah memberikan berbagai pelayanan kepada para pengungsi, termasuk peningkatan kapasitas dan keterampilan serta pembagian sembako. Pada tahun 2022, sebanyak 206 pengungsi dari komunitas Afrika menerima 12 kali distribusi sembako untuk kebutuhan sehari-hari mereka. JRS Jakarta juga telah mendampingi dan melayani 118 individu atau keluarga pengungsi dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, sambil berupaya memberikan peluang pemberdayaan.

    “Dalam dua tahun mendatang, JRS berkomitmen untuk terus melayani para pengungsi luar negeri di Jakarta. Namun, pelayanan ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit,” ujar Romo Martinus Dam Febrianto. Selama tahun 2023, JRS membutuhkan dana sebesar Rp 773.360.054,00 untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar pengungsi seperti makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, layanan kesehatan darurat, advokasi, koordinasi, dan peningkatan kapasitas staf JRS. Jika dihitung dengan kebutuhan tahun 2024, jumlahnya menjadi Rp 1.634.888.111,00.

    Uskup Keuskupan Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo, memberikan apresiasi atas inisiatif Profesional dan Usahawan Katolik – Keuskupan Agung Jakarta (PUKAT KAJ) dalam penyelenggaraan Run4U 2023. Acara tahunan ini bukan hanya sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga merupakan kegiatan amal untuk membantu para pengungsi di wilayah Keuskupan Agung Jakarta. Dana yang terkumpul dari acara ini akan disalurkan melalui LDD Keuskupan Agung Jakarta dan Jesuit Refugee Service (JRS), yang merupakan lembaga gerejawi yang sangat terpercaya dalam memberikan pelayanan kepada pengungsi yang dijalankan oleh Serikat Jesus.

    Kardinal Suharyo mengajak semua pihak yang memiliki kemampuan dan kesempatan untuk terlibat dalam usaha mulia ini. Ia menekankan pentingnya partisipasi aktif dalam mewujudkan kesejahteraan bersama, terutama bagi para pengungsi. Keikutsertaan dalam bentuk apa pun akan sangat dihargai dan diabdikan untuk kemuliaan Tuhan serta kebaikan bersama.

    Run4U 2023, yang memiliki target peserta sebanyak 3.500 orang, akan diselenggarakan dengan konsep Hybrid yang menarik. Konsep ini menggabungkan elemen dari Run4U 2018 dan 2019 yang hanya diadakan dalam satu hari dan satu lokasi dengan Virtual Run4U 2021 dan 2022 yang berlangsung selama dua bulan dan dapat diikuti oleh peserta dari mana pun, termasuk dari luar negeri.

    Ken Prita Sitasari WS, Ketua Panitia Run4U 2023, menjelaskan bahwa pemilihan konsep Hybrid ini bertujuan untuk menjangkau lebih banyak orang dari berbagai usia, latar belakang, dan lokasi. Dengan kampanye yang berlangsung selama hampir tiga bulan, diharapkan dapat menggalang donasi yang dibutuhkan oleh LDD dan JRS untuk para pengungsi. Melalui kebersamaan yang luas, acara ini mengedepankan nilai welas asih, kekompakan, dan sukacita.

    Pendaftaran untuk peserta Run4U 2023 telah dibuka sejak 1 Juni 2023. Kegiatan ini secara garis besar terbagi menjadi dua kategori, yaitu Pejuang Donasi dan Pejuang Kilometer. Dengan adanya Run4U 2023, diharapkan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan olahraga ini sambil memberikan dukungan bagi para pengungsi dan meluaskan karya sosial PUKAT KAJ dalam mewujudkan kebersamaan yang berlandaskan welas asih, kekompakan, dan sukacita.

    Prestasi OMK Lewat Tarian “Nyai Balau”

    Pemusik dan Penari OMK Kristus Raja Sambas

    Majalah DUTA – Jumat, 26 Mei 2023, Kabupaten Sambas merayakan pembukaan Pekan Gawai Dayak Naik Dango ke-XVI dengan suatu Misa Syukur yang menggembirakan. Pastor Celestinus Joni, OFMCap, pastor paroki Kristus Raja Sambas, memimpin langsung acara tersebut.

    Penampilan OMK Kristus Raja Sambas di Pekan Gawai Naik Dango Sambas ke-XVI

    Salah satu perlombaan yang diadakan dalam Gawai Naik Dango Sambas adalah kompetisi tari kreasi, diikuti oleh 8 peserta dari berbagai sanggar di kabupaten Sambas. Menariknya, kali ini OMK Kristus Raja Sambas turut serta sebagai peserta, menjadi pengalaman pertama bagi mereka untuk memeriahkan acara Gawai Naik Dango ke-XVI di Kabupaten Sambas.

    Tarian yang dibawakan oleh OMK Kristus Raja Sambas berjudul “Nyai Balau,” menggambarkan seorang perempuan berambut panjang yang memiliki sifat baik hati dan sopan dalam berbicara. Namun, setelah kehilangan anaknya yang tewas dibunuh oleh musuhnya, dia memilih untuk bertapa dan mendapatkan kekuatan dari senjatanya, yaitu Selendang Kuning Sakti. Tarian ini menjadi titik awal dari prestasi OMK Kristus Raja Sambas dalam bidang seni tari, yang berhasil meraih Juara 1 pada kompetisi Tari Kreasi Gawai Dayak Naik Dango ke-XVI.

    Suara riuh penonton dan dukungan dari rekan-rekan OMK yang memeriahkan penampilan penari OMK di atas panggung, menciptakan semangat dan kekuatan yang membara. Ketika pengumuman pemenang lomba dilakukan, kegembiraan para anggota OMK semakin meluap.

    Penyerahan Piala Pemenang Lomba Tari Kreasi oleh Bupati Sambas (H. Satono, S.Sos.I.,M.H)

    Rasa bangga dan haru meliputi hati para anggota OMK, khususnya pelatih musik dan tari, penari, pemusik, pastor Moderator, pastor rekan, pastor Paroki Kristus Raja Sambas, dan umat di lingkungan Gereja Kristus Raja Paroki Sambas yang membanjiri mereka dengan ucapan selamat yang tak terhitung.

    Semoga prestasi yang diraih ini menjadi pijakan awal bagi OMK untuk meraih karir yang lebih luas, dikenal tidak hanya di tingkat lokal Paroki Sambas, tetapi juga di tingkat nasional. Video lengkap penampilan Tari Kreasi OMK Kristus Raja Sambas dapat ditemukan di akun Instagram mereka, @omkkristusrajasambas. (Yuni Fransiska – OMK Sambas)

    Rapat Koordinasi Lembaga Adat Dayak Desa Angkaras Landak 2023

    Majalah DUTA – Rabu, 31 Mei 2023, di Kantor Desa Angkaras, dilaksanakan rapat koordinasi Lembaga Adat Dayak Desa Angkaras Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Desa Angkaras, Bapak Sujiman, serta narasumber dari Dewan Adat Dayak Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak, yaitu Bapak Agustinus Sukiman, SH. Selain itu, Lembaga Adat Dayak yang berada di wilayah Desa Angkaras, seperti Timanggung, Pasirah, dan Anak Raga, juga diundang. Dalam kegiatan ini, turut serta Babinsa dan Babinkantibmas dari Kecamatan Menyuke.

    Agenda utama dalam rapat ini adalah untuk membuka wawasan dan pengetahuan mengenai adat istiadat Dayak, khususnya adat istiadat yang berlaku di Kecamatan Menyuke dan Desa Angkaras. Dalam sambutannya, Kepala Desa Angkaras, Bapak Sujiman, mengimbau seluruh Lembaga Adat di Desa Angkaras agar patuh dan taat terhadap Peraturan Adat yang berlaku di daerah, dengan tujuan menciptakan suasana di masyarakat yang mencintai adat dan budaya orang Dayak.

    Selanjutnya, Plt. Dewan Adat Dayak Kecamatan Menyuke menekankan pentingnya memahami dan mencintai sejarah adat serta menghargai adat itu sendiri. Orang yang beradat harus diwajibkan untuk mencintai adat kita sebagai orang Dayak. Dalam hal ini, Plt. Dewan Adat Dayak juga mengevaluasi perlunya perubahan dalam kegiatan adat ke arah yang lebih baik, guna mempertahankan dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat itu sendiri, demi menciptakan orang Dayak yang mencintai adat budaya dan memiliki martabat.

    Melalui rapat koordinasi ini, tercipta kesepahaman bersama bahwa pemahaman terhadap adat istiadat Dayak harus ditingkatkan. Pemimpin adat dan masyarakat Desa Angkaras berkomitmen untuk patuh dan taat terhadap Peraturan Adat yang berlaku, sehingga tercipta lingkungan yang menghargai dan melestarikan adat dan budaya kita.

    Dalam upaya memperkuat nilai-nilai adat dan budaya Dayak, harapannya adalah agar generasi muda juga terlibat secara aktif dalam memahami dan memelihara warisan adat yang telah diterima. Dengan demikian, kita dapat menjaga keberlanjutan adat istiadat Dayak dan memastikan bahwa nilai-nilai luhur dari budaya ini terus hidup dalam masyarakat.

    Rapat koordinasi Lembaga Adat Dayak Desa Angkaras Kecamatan Menyuke Kabupaten Landak tahun 2023 menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan penghormatan terhadap adat istiadat Dayak. Dengan kesepahaman dan kerjasama yang kuat, kita berharap dapat menciptakan masyarakat Dayak yang mencintai dan melestarikan adat dan budaya kita, serta menjaga identitas yang kaya dan bernilai tinggi.

    (Rino – Tim DPP Paroki Darit)

    Tanda Kasih Tuhan kepada Anak-anak

    Majalah DUTA – Minggu, 11 Juni 2023, Gereja merayakan hari raya Tubuh dan Darah Kristus. Pada saat yang sama, di Paroki Kristus Raja Sambas, juga diadakan upacara penyambutan bagi anak-anak calon Penerima Komuni Pertama.

    Sebanyak 23 anak di lingkungan paroki ini telah menerima Komuni Pertama mereka dalam upacara yang dipimpin oleh Pastor Paroki, RP Celestinus Joni, OFMCap. Selama masa persiapan, anak-anak tersebut telah dibimbing dalam program Bina Iman Anak yang di koordinator oleh ibu Marselina.

    Orang tua dari 23 anak yang telah menerima Komuni Pertama ini, yang dalam kesempatan ini diwakilkan oleh Bapak Yakob Pujana, merasa penuh syukur, antusias, dan semangat melihat putra dan putrinya menerima Komuni Pertama ini sebagai tonggak awal perjalanan iman mereka.

    Upacara sambut baru anak-anak calon Penerima Komuni Pertama di Paroki Kristus Raja Sambas, Minggu 11 Juni 2023.

    Dewan Pastoran Paroki, yang diwakili oleh Bapak Lorensius Naga, mengucapkan terima kasih kepada para pendamping dalam program Bina Iman Anak yang dengan sukarela dan penuh pengorbanan telah mengajarkan anak-anak calon penerima sakramen Komuni Pertama ini. Kehadiran mereka memberikan dukungan dan panduan dalam membentuk karakter religius anak-anak.

    Semoga anak-anak yang telah menerima sakramen Komuni Pertama ini dapat menjadi teladan dalam kehidupan mereka, serta berperan dalam pelayanan gereja untuk mengikuti perjalanan hidup bersama Tuhan Yesus dan menerima-Nya sebagai Juru Selamat mereka. (Yuni Fransiska – OMK Sambas)

    BATIK 2023: Melayani Kesehatan dan Iman di Desa Punggur Kapuas

    Majalah DUTA – Persekutuan Mahasiswa Katolik (Pastolik) merupakan UKM keagamaan di FK UNTAN. Salah satu program rutin yang dijalankan oleh divisi Pelayanan Masyarakat adalah Bakti Sosial Pastolik (BATIK). Tujuan program ini adalah memupuk rasa kepedulian tinggi serta membantu sesama.

    Pada tanggal 10 Juni 2023, BATIK diselenggarakan di Desa Punggur Kapuas, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Dalam acara ini, digunakan tema “Mens Sana in Corpore Sano: Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” dengan mengangkat ayat Amsal 17:22 “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, semangat yang patah mengeringkan tulang.”

    Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan oleh Panitia BATIK 2023 di Desa Punggur Kapuas, Kabupaten Kubu Raya.
    Aktivitas panitia di kegiatan BATIK 2023 bersama masyarakat setempat.

     

    BATIK 2023 fokus pada tiga kegiatan utama. Pertama, pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis. Kedua, edukasi gizi untuk pola hidup yang lebih sehat. Ketiga, Bina Iman Anak. Ketua panitia, Nicholas Fuk Sen, menjelaskan alasan memilih Desa Punggur Kapuas sebagai lokasi kegiatan adalah karena sulitnya akses pelayanan kesehatan dan transportasi bagi masyarakat ke puskesmas. Ia juga percaya bahwa daerah ini membutuhkan perhatian dalam memberikan pelayanan kesehatan, sejalan dengan tugas gereja.

    Panitia BATIK 2023 mengucapkan terima kasih kepada seluruh relawan, donatur, masyarakat Desa Punggur Kapuas, dan semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini. (Ron’s)

    TOPANG akhiri Masa Orientasi Panggilan: Resolusi Menjadi Imam atau Biarawan

    TOPANG, saat Perayaan Misa Akhir Tahun Pelajaran 2022/2023 – Komsos KAP

    MajalahDUTA.com, Nyarumkop – Tahun Orientasi Panggilan Santo Benediktus Persekolahan Katolik Nyarumkop merupakan resolusi bagi mereka yang ingin menjadi seorang Imam/biarawan. Tahun Orientasi Panggilan yang biasa dikenal dengan TOPANG ini merupakan kelas Seminari yang diperuntukkan bagi orang muda yang tamat SMA nonseminaris yang berkehendak mendalami panggilan hidupnya.

    Pembekalan materi panggilan bukan perkara yang sederhana, tak heran jika mereka ada yang mengundurkan diri selama berproses dalam panggilan Imannya menjadi seorang Imam maupun biarawan. Seperti disampaikan oleh Pastor Kepala Persekolahan Katolik Nyarumkop, RP. John Wahyudi, OFM Cap dalam acara Malam keakraban Seminaris , 16/6/23. Meminta kepada Topangnis dapat memaknai masa orientasinya sebagai manusia yang kuat, tangguh, serta tidak gampang putus asa untuk melanjutkan pendidikan ke Seminari Tinggi dan Masa Postulan.

    Baca Juga: OPEN HOUSE dan TEMU ALUMNI SMP – St. Aloysius Gonzaga Nyarumkop

    Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Seminari RD Fransiskus Peran, Pr. Untuk selalu memaknai masa orientasi selama kurang lebih satu tahun ini berelasi pada mematangkan diri untuk melanjutkan panggilan menjadi seorang imam. “Adalah suatu kebanggaan bagi pembina, dosen, dan warga Persekolahan Katolik Nyarumkop sekian tahun kedepan mendapat undangan  tahbisan dari para Topangnis” Ungkap RD. Peran dalam sambutannya.

    Penulis: Oyent Andreas

    REKOLEKSI & PRA-TOMK OMK PAROKI ST. Christophorus Sungai Pinyuh: Menuju TOMK Dekanat Landak & IYD III Palembang 2023

    Dokumentasi Kegiatan/Sumber Foto: OMK Paroki St. Christophorus Sungai Pinyuh - Komsos KAP

    MajalahDUTA.com, Anjongan – Orang Muda Katolik Paroki St. Christophorus Sungai Pinyuh pada tanggal 10-11 Juni 2023 menyelenggarakan Kegiatan Rekoleksi & Pra-TOMK dengan tema “OMK, Bangkit dan Bersaksilah!” di Komplek Rumah Retret St. Johanes Paulus II Anjongan. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diadakan dalam rangka menyambut Temu Orang Muda Katolik (TOMK) se-Dekanat Landak yang akan dilaksanakan pada 25-28 Juni 2023 di Paroki Karangan dan menuju Indonesian Youth Day (IYD) III pada 26-30 Juni 2023. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Gubernur Kalbar Periode 2008-2019 sekaligus Anggota Komisi II & Banggar DPR RI, Drs. Cornelis, M.H. sebagai Pemateri Utama, dan Pastor serta Suster-Suster OP diwilayah Paroki Sungai Pinyuh.Tema yang diangkat oleh OMK Paroki Sungai Pinyuh dikegiatan Rekoleksi & Pra-TOMK ini merupakan Tema Besar Indonesian Youth Day ke-III di Keuskupan Agung Palembang sebagai Puncak perayaan besar dari Temu Orang Muda Katolik se-Indonesia.

    Baca Juga: Temu OMK se-SINGBEBAS KAP: OMK Bangkit & Bersaksilah!

    Adapun kegiatan yang dilaksanakan ialah Misa Pembukaan, Penyampaian Materi Kepemimpinan oleh Drs. Cornelis, M.H. dan Organisasi oleh Romo Andi Jatmiko, Dinamika Kelompok, Outbond Leadership, Pentas Seni, Sharing Persiapan TOMK, Renungan Malam oleh Sr. Ino, OP dan diakhiri dengan Misa Ekaristi Kaum Muda pada keesokan harinya Minggu, 11 Juni 2023 yang diikuti oleh Seluruh OMK Se-Paroki Sungai Pinyuh dan peserta Rekoleksi & Pra-TOMK.

    Dalam Kegiatan ini, OMK Paroki Sungai Pinyuh memiliki tujuan yakni untuk mewadahi OMK se-Paroki Sungai Pinyuh untuk berkumpul dan memperkuat iman serta menambah pengetahuan mengenai Kepemimpinan dan Organisasi guna mempersiapkan diri sebagai penerus gereja yang berkualitas, terkhusus kegiatan ini difokuskan bagi Peserta OMK yang terpilih menjadi perwakilan Paroki untuk mengikuti TOMK Dekanat Landak di Paroki Karangan dan peserta yang mewakili Paroki serta Keuskupan untuk mengikuti IYD III di Palembang.

    Orang Muda Katolik 

    Gubernur Kalbar Periode 2008-2018 sekaligus Anggota Komisi II & Banggar DPR RI, Drs. Cornelis, M.H, memberikan Materi sekaligus Apresiasi kepada OMK Paroki Sungai Pinyuh atas kegiatan positif yang diselenggarakan dan memberikan semangat bagi para peserta agar tetap semangat muda dalam memperkuat iman dan mengembangkan potensi diri sebagai seorang pemimpin yang dapat berguna bagi gereja, bangsa dan negara ini. Sementara itu, Pastor Moderator OMK Paroki Sungai Pinyuh, Romo Andi Jatmiko juga memberikan apresiasi atas kegiatan yang berhasil pengurus OMK Paroki Sungai Pinyuh ini laksanakan, Ia mengatakan senang dan bahagia, OMK semakin kreatif banyak Ide dan lebih hidup dengan caranya sendiri tidak perlu dibatasi, serta OMK semakin berani untuk membuat kegiatan sebesar ini untuk sekelas Paroki.

    Para peserta juga mengikuti berbagai kegiatan ini guna membina solidaritas terhadap organisasi kepemudaan gereja katolik dan persaudaraan antar satu-sama lain. Harapan panitia, pengurus dan pastor moderator kedepannya ialah antara peserta dan pengurus menjadi sebuah team besar yang dapat saling bekerja sama dalam meningkatkan semangat muda OMK yang lainnya dalam memperkuat iman dan mengembangkan peran orang muda sebagai penerus dan pilar gereja yang cerah.

    Penulis: Dismas Pabayo, Kadiv PSDM OMK Paroki Sungai Pinyuh

    Kedatangan SIGNIS Indonesia di Tana Toraja Berjalan Lancar

    Makale, Sulawesi Selatan – Rangkaian kegiatan Rapat Anggota SIGNIS Indonesia ke-49 hari pertama dilaksanakan dengan sukses di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Acara diawali penyambutan oleh masyarakat dan panitia lokal di Paroki Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria Makale, kemudian dilanjutkan dengan agenda-agenda rapat yang akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 31 Mei 2023 hingga 2 Juni 2023. Rapat ini dihadiri oleh anggota SIGNIS Indonesia dari berbagai wilayah di Indonesia.

    Kedatangan para anggota SIGNIS Indonesia di Tana Toraja menempuh perjalanan panjang dari Makassar menggunakan dua bis selama 9 jam. Keberangkatan dilakukan pada pukul 9 pagi, dan sampai di Toraja pada pukul 6.10 sore waktu setempat. Para anggota yang tiba disambut dengan meriah di Paroki Hati Tak Bernoda. Acara penyambutan diawali dengan tarian khas Toraja dan pengalungan syal kepada para anggota. Setelah itu, mereka menikmati hidangan makanan dan minuman khas daerah tersebut.

    Sambutan dari Vikep Toraja Pastor Barto, Presiden SIGNIS Indonesia Romo Steven Lalu, Pr, dan sepatah duapatah kata dari panitia juga mewarnai jalannya acara penyambutan.

    Di Paroki Hati Tak Bernoda, terdapat tiga lumbung padi yang terkenal. Salah satunya adalah Lumbung Presiden Jokowi yang berada di tengah, dan di sampingnya terdapat lumbung Uskup. Keberadaan lumbung-lumbung ini menjadi simbol kekayaan dan kemakmuran masyarakat setempat.

    Setelah acara penyambutan, para anggota SIGNIS Indonesia langsung diantarkan oleh panitia lokal ke Pusat Ziarah Keluarga Kudus Nazaret Sa’pak Bayobayo Sangalla Tana Toraja, tempat mereka akan menginap dan mempersiapkan diri untuk misa dan rapat pada hari berikutnya. Sa’pak Bayobayo sendiri memiliki makna yaitu “mendapatkan/menangkap mimpi, cita-cita, harapan.” dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan, harapan dan cita-cita dari SIGNIS Indonesia mengadakan rapat di Tana Toraja dapat berjalan dengan sukses dan lancar hingga selesai.

    (Redaksi Majalah DUTA)

    24 Frater ditahbiskan menjadi Diakon di Keuskupan Agung Kupang

    Majalah DUTA – Uskup Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, memimpin pentahbisan 24 Frater menjadi Diakon dalam Perayaan Ekaristi yang diadakan pada hari Rabu (31/5/2023) di Kapela Seminari Tinggi St. Mikhael Penfui-Kupang. Perayaan ini berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh ratusan imam serta umat beriman dari wilayah Keuskupan Agung Kupang.

    Ke-24 Frater yang telah ditahbiskan ini berasal dari Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Atambua, Keuskupan Weetebula, Kongregasi Claretian, dan Kongregasi Scholapios.

    Diantaranya ada Fr. Apolonius Dora, Fr. Dominicus Kami, Fr. Lucas Conterius, Fr. Kanisius Kia, Fr. Herman Djoka, Fr. Robin Lopes, Fr. Octovianus Ta’a, Fr. Vergilius Mandonza, Fr. Wilfridus Wungo dari Keuskupan Agung Kupang; Fr. Engelbertus Nahak, Fr. Marselinus Mali, Fr. Prudensius Naikofi dari Keuskupan Atambua; Fr. Bonifasius Darus, Fr. Florianus Ngongo, Fr. Kletus Ngeta, Fr. Arnoldus Bebo, Fr. Josinto Anin, Fr. Hieronimus Talo dari Keuskupan Weetebula; Fr. Dominikus Gultom, Fr. Joao Enfein, Fr. Emilianus Koten, Fr. Engelbertus Seran, Fr. Ponsianus Ladung dari Kongregasi Claretian; dan Fr. Yulius Nahak dari Kongregasi Scholapios.

    Tahbisan mereka menjadi Diakon adalah langkah penting dalam perjalanan mereka menuju imamat.

    Dalam upacara tahbisan diakon itu, Uskup Petrus Turang memberikan pengajaran dan arahan kepada para Diakon baru agar bisa mempersiapkan mereka untuk tugas dan tanggung jawab pastoral yang akan mereka hadapi di masa depan.

    Keberadaan mereka sebagai Diakon akan menjadi saksi hidup akan panggilan mereka untuk melayani umat dan menjalankan tugas-tugas gerejawi.

    Moment pentahbisan itu merupakan momen yang bersejarah bagi Keuskupan Agung Kupang dan komunitas gerejawi di sekitarnya.

    Umat juga berharap semoga para Diakon baru dapat terus melayani dengan kesetiaan dan dedikasi dalam memperkuat iman dan membantu pertumbuhan rohani umat Allah di dalam Gereja.

    Rekoleksi Pramuka Siaga SD Plus Gembala Baik Pontianak

    Foto Bersama Peserta Rekoleksi Bersama Pemateri dan Guru Pendamping - Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Pontianak – Tim pramuka SD Plus Gembala Baik mengadakan Rekoleksi Pramuka Siaga untuk siswa/siswi kelas empat dan kelas lima. Kegiatan rekoleksi ini diadakan dengan tujuan untuk melatih diri siswa/siswi dalam bersikap dan berperilaku, serta melatih hidup rohani untuk menumbuhkan rasa ingin berubah ke arah yang lebih baik.

    Rekoleksi dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Mei 2023 di Aula Asrama Bonaventura Jalan Sepakat II Kelurahan Bansir Darat Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

    Baca Juga: Frater Andri Memberikan Materi Tentang Bullying dalam Latihan Pramuka SD Plus Gembala Baik Pontianak

    Peserta rekoleksi mengikuti kegiatan dari pagi sampai siang hari yaitu dari pukul 07.30 – 13.00, setelah itu mereka boleh kembali ke rumah masing-masing. Peserta yang hadir berjumlah 163 orang dan didamping oleh bapak/ibu guru dari tim kepramukaan dan wali kelas masing-masing.

    Pemateri yang dihadirkan dalam rekoleksi ini adalah Fr. Andri Taum, yang akrab di sapa Fr. Andri. Seorang calon imam Diosesan Keuskupan Agung Pontianak. Sekarang sedang menempuh pendidikan sebagai mahasiswa tingkat 2 di STT Pastor Bonus Pontianak, dan akan melaksanakan sidang tesis pada tanggal 22 Mei 2023. Bulan Agustus mendatang akan di tahbiskan sebagai Diakon dan bulan Februari 2024 akan ditahbiskan menjadi imam (tahbisan Imamat).

    Rekoleksi 

    Materi yang disampaikan tentang Aku Peduli, Aku Hebat, Aku Bisa Meraih Cita-Cita. Pemateri menjelaskan mengenai mimpi, cita-cita, sukacita meraih meraih mimpi dan perumpamaan tentang talenta.

    Kegiatan berjalan lancar, semua peserta mengikuti arahan dari pemateri. Mulai dari ice breaking, sesi materi, games dan evaluasi bersama dengan mengajak peserta untuk menggambar cita-citanya. Kemudian sesi terakhir di tutup dengan foto bersama.

    Baca Juga: Perayaan Natal Bersama SD Plus Gembala Baik Pontianak

    Fr. Andri selaku pemateri mengucapkan terima kasih sudah dipercayakan sebagai pemateri, menyampaikan materi yang sangat berharga untuk anak-anak.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara dari SD Plus Gembala Baik yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menjadi pemateri Rekoleksi pada hari ini, dengan materi yang sangat berharga. Saya juga sangat bersemangat menyampaikan materi hari ini kepada anak-anak karena mereka aktif mengikuti setiap sesi” ungkap Fr. Andri diakhir kegiatan.

     

    Penulis: Winda – DUTA / KOMSOS KA Pontianak 

    TERBARU

    TERPOPULER