Saturday, May 2, 2026
More
    Home Blog Page 128

    Agung Praptono Jadi Ketua DPD PUTRI Jakarta

    Agung Praptono Jadi Ketua DPD PUTRI Jakarta- Gabriel Bobby-Wartawan Patadaily.id- Majalah DUTA

    MajalahDUTA.Com, Jakarta– Pengurus baru DPD PUTRI DKI Jakarta terpilih dalam MUSDA DPD PUTRI DKI Jakarta. Agung Praptono didapuk menjadi Ketua DPD PUTRI DKI Jakarta periode 2022-2026.

    Sementara Boyke Kapriyanto sebagai Sekretaris DPD PUTRI DKI Jakarta. Dan, Florentina Panti Rahayu menjadi Bendahara DPD PUTRI DKI Jakarta. Mereka diketahui dipercaya sebagai pengurus inti DPD PUTRI DKI Jakarta.

    Baca juga: GassTipiiss Riding Wisata Promosikan Pantai Krui

    Adapun Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pehimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) denga tema “Kolaborasi Membangun Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif Kota Jakarta” pada Rabu, 10 Agustus 2022.

    Berlokasi di MPH Putri Duyung Ancol, perhelatan ini membahas program kegiatan DPD PUTRI DKI Jakarta serta memilih pengurus DPD yang akan datang. Selain itu kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memberikan penambahan informasi seputar obyek wisata di DKI Jakarta dengan menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya.

    Kegiatan MUSDA ini dihadiri oleh sekitar 30 obyek daya tarik wisata di Provinsi DKI Jakarta dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Materi pembahasan antara lain musyarwarah untuk menetapkan pergantian pengurus periode 2016 – 2020. Dalam kesempatan tersebut dibuka peluang kepada seluruh anggota untuk maju mencalonkan diri sebagai penerus estafet pengurusan.

    Baca juga: Putusan Majelis Hakim PTUN Terhadap Gugatan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021, ORARI Berharap Dapat Obyektif dan Adil

    Harapannya dengan MUSDA PUTRI DKI Jakarta ini dapat memberikan semangat baru kepada seluruh destinasi wisata Ibu Kota Jakarta untuk menciptakan pariwisata yang turut mendorong ekonomi kreatif Jakarta.

    Musda ini turut dihadiri oleh sejumlah destinasi wisata unggulan antara lain Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, Taman Margasatwa Ragunan, Taman Ismail Marzuki, Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan serta sejumlah destinasi wisata lainnya dan museum yang berlokasi di Provinsi DKI Jakarta.

    Pastor Johanes Robini: Manajemen Universitas Katolik, Jangan Emosional, Bertanyalah dan Komunikasikan

    Rapat Kerja Tahunan Yayasan Landak Bersatu- Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

    MajalahDUTA.COM, Pontianak- Bertempat di Gedung Falkutas Kesehatan Akper Akbid di Kampus Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Rabu, 10 Agustus 2022 telah diadakan Rapat Kerja yayasan Landak Bersatu Tahun 2022 (Raker). Dalam raker tersebut, dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Landak Bersatu RP Dr. Johanes Robini Marianto, OP, kemudian hadir pula Witjaksono dan Anggota DPR-RI Komisi X, Dr. Adrianus Asia Sidot, M.Si, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Dr. Muhammad Akbar, Kepala LLDIKTI XI periode sebelumnya Prof. Dr. H. Udiansyah, M.Si serta seluruh staf manajemen dan dosen.

    Dalam Raker pertama, Pastor Johanes Robini Marianto, OP menyampaikan bahwa kesempatan itu adalah sebagai bentuk telah sahnya menjadi Universitas dengan SK Mendikbudristek pada 12 Juli 2022.

    Pastor Johanes Robini menyampaikan untuk semua dosen dan staf untuk tidak emosional dalam bekerja.

    “Jangan emosianal, jangan marah-marahan. Banyak bertanya, komunikasi, jangan banyak drama. Jangan ada ego sektoral, kita satu kesatuan. Tidak ada yang lebih berkuasa, kita sama-sama bekerja,” kata Pastor Johanes.

    Dia juga berharap agar untuk setahun ini, diharapkan manajemen bisa menyiapkan internal arrangement (organisasi). Sehingga manajemen tidak rapuh, baik dari dalam maupun tercitra hebat di luar. Oleh karena itu mengatur kurikulum, perubahan, dan yang lain sebagainya memang harus disiapkan.

    “Terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang sudah berusaha berupaya, saya berikan apresiasi. Termasuk kepada pimpinan dulu di STKIP, AKPER-AKBID. Kita harus saling terbuka, bersatu. Tidak ada yang demosi, ini hanya restruturisasi,” tutur Pastor Robini.

    Mempersiapkan SDM

    Dalam kesempatan yang sama juga, sebagai staff profesional Witjaksono menghimbau bahwa statuta dan SOP yang sudah harus dipatuhi. Baginya hanya dengan cara itulah tujuan dari organisasi akan tercapai terlebih kedepan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (USA) akan menjadi besar.

    “Kita manfaatkan ini agar anak-anak muda gaungkan ini seluas-luasnya. Jalankan saja motto “Adil ka’ talino, bacuramin ka’ saruga, basengat ka’ Jubata,” ujarnya.

    Baca juga: Pastor Filipina (OSJ) yang berkarya di Paroki Karangan

    Sama halnya dengan Adrianus Asia Sidot, dia juga menyampaikan selain struktur organisasi, mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus disiapkan terlebih untuk hadapi disrupsi digital dan disrupsi teknologi.

    Menurutnya, setiap orang saat ini harus lakukan disrupsi (perubahan/penyesuaian) untuk hadapi disrupsi itu. Adrianus Asia Sidot berpandangan bahwa sebenarnya organisasi USA ini sudah siap untuk menghadapi tantangan di depan.

    Jangan nambah pengangguran

    Bagi Adrianus Asia Sidot hadirnya Unviersitas tersebut justru jangan menambah jumlah pengangguran. Dia memaparkan berdasarkan data Dikbudristek bahwa angka pengangguran intelektual terus bertambah. Mendikbud menghadirkan konsep MBKM, supaya Perguruan Tinggi (PT) tidak bingung untuk pola pendidikan bagi mahasiswanya. Dengan era revolusi industry 4.0 kita sesuaikan program ke depan. Dengan model pola kerja ke depan yang mengarah ke penggunaan teknologi. Begitu juga dengan pelayanan kesehatan, yang sudah semakin berkembang.

    “Teknologi itu menentukan. Peralatan teknologi memang mahal, tapi mau tidak mau kita harus ikuti itu,” ujar Adrianus.

    Adrianus mengajak staff dan manajemen untuk melihat banyak hal ke depan, Universitas jangan hanya mencetak sarjana saja. Justru yang harus dikedepankan adalah orientasi untuk meluluskan anak menjadi sarjana.

    Baginya menyiapkan Universitas menjadi Center of excellence bagi Kalimantan khususnya dan Indonesia pada umumnya adalah menjadi target utama.

    Ingat Pesan Uskup Agustinus

    Menutup sambutannya Adrianus Asia Sidot mengingatkan tentang pesan Uskup Agustinus saat press conference.

    “Universitas Katolik ini bukan eksklusif jangan hanya untuk orang Katolik tetapi terbuka bagi siapapun,” kata Adrianus Asia Sidot menyampaikan pesan Uskup Agustinus.

    Dalam kesempatan itu pula, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Dr. Muhammad Akbar menjelaskan bagi LLDIKTI, hal itu merupakan 1 faktor peningkatan IKU (Indeks Kinerja Utama) LLDIKTI XI, karena Menteri Nadiem menyatakan penyatuan Perguruan Tinggi menjadi prestasi capaian yang sangat baik.

    Baca juga: Oblates of St. Joseph Philippines ada di Indonesia – Keuskupan Agung Pontianak

    Bagaimana LLDIKTI XI nanti mungkin ada penambahan LLDIKTI baru di Kalbar, tentunya dengan jumlah perguruan tinggi (PT) yang ada di Kalbar. Ini untuk lebih mempercepat proses layanan bagi seluruh perguruan tinggi di Kalimantan.

    Dia mengatakan bahwa fakta setelah COVID-19, maka seluruh PT wilayah mereka alami masalah yang sama dengan wilayah lain. Khususnya dalam hal jumlah mahasiswa yang menurun. Meski sudah ada KIP Kuliah, yang memang dikhususkan bagi keluarga miskin atau rentan miskin, sehingga membantu mereka untuk bisa berkuliah di PT sesuai pilihan mereka.

    Muhammad Akbar juga menceritakan bahwa mereka kehilangan selisih 1000 mahasiswa di seluruh LLDIKTI XI. Jika ada yg memang ingin kuliah, mereka upayakan pastikan calon mahasiswa tersebut adalah yang benar-benar memerlukan bantuan biaya kuliah.

    Untuk itu mereka hindari hal-hal penyalahgunaan KIP ini untuk yang tidak berhak, agar tidak jadi temuan atau kasus hukum. Rektor bisa lakukan mapping SDM terutama dosen prodi (ada S3, S2). Yayasan juga perlu untuk terus memantau proses peningkatan SDM di PT-nya.

    Sebagai dosen adalah tugas utama Tridharma, jabatan adalah tugas tambahan.

    Muhammad Akbar juga memaparkan bahwa dalam manajemen, Rektor diberikan kekhusususan untuk tidak banyak mengajar, ini ketetntuan dari Undang-Undang . Rektor baiknya focus di tugas belajar.

    Mereka usahakan di LLDIKTI untuk hindari beban berat yang ditanggung oleh Rektor, karena harus sambil mengajar.

    Dari dokumen LED PT, tata pamong adalah hal utama menciptakan atmosfir kelola kampus yang baik. Di situ akan diatur, demokratisasinya, cara penempatan SDM sesuai keahliannya, the right man on the right place.

    “Perlu diingat karena kita mengelola uang public (masyarakat) maka kita PT wajib di audit, meski PT adalah badan usaha nirlaba. Kerjasama penelitian dan pendidikan sangatlah penting, baik dengan industry dunia kerja. PT tinggal update laporannya, bukan hanya sekedar MoU saja, tapi ada action setelah perjanjian itu,” kata Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan Dr. Muhammad Akbar.

    Hak Masyarakat mendapat Pendidikan

    Dalam kesempatan itu pula Kepala LLDIKTI XI periode sebelumnya Prof. Dr. H. Udiansyah, M.Si menegaskan tentang UU pendidikan yang paling utama adalah mandat akademik bagi PT untuk hak masyarakat mendapat pendidikan.

    Rapat Kerja ini baginya merupakan langkah yang sudah dilakukan untuk tata kelola PT oleh Yayasan dengan tujuan pendidikan yang didalamnya mempertimbangkan dan mengembangkan potensi mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap, kreatif, mandiri, punya potensi yang semuanya itu adalah untuk kepentingan bangsa.

    Baca juga: Pencatatan Sipil Pontianak, Sekarang Bisa Daftar Online

    Prof. Udiansyah juga menghimbau bahwa dosen-dosen harus bisa difasilitasi meningkatkan kapasitasnya.

    “Ketika kita berinvestasi di manusia, maka baiknya diprioritaskan dosennya, meski dampaknya baru terlihat pada tahun2 yang akan datang. Mahasiswa diberi pengimbangan agar juga mendapat keuntungan dari salah 1 prioritas tadi,” kata Prof. H. Udiansyah.

    Prof. H. Udiansyah juga menjelaskan bahwa Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) harus berada lebih dekat dengan semua pihak internal institusi, tempatkan sesuai fungsinya, evaluasi koreksi terus berjalan untuk system yang diterapkan. Penetapan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, peningkatan (PPEPP) adalah prinsip penerapan SPMI yang baik di institusi.

    Networking ini penting dalam hal pengurusan apapun,” tegas Prof. H. Udiansyah.

    Oblates of St. Joseph Philippines ada di Indonesia – Keuskupan Agung Pontianak

    The Congregation of the Oblates of Saint Joseph is composed of religious priests and brothers who, in faithfulness to the charisms of our Founder, St. Joseph Marello, are called to serve the interests of Jesus like St. Joseph.-Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com, Karangan- Oblates of St. Joseph St. Joseph Province Philippines dalam bahasa Indonesia Oblat Santo Yosef (OSJ) berangkat dari Homilli Paus Yohanes Paulus II dalam kesempatan kanonisasi pendiri “Menjaga kepentingan Yesus adalah semboyannya dalam hidup, dan untuk alasan inilah Ia ingin meniru Santo Yosef, pasangan Maria, penjaga sang penebus”, Kota Vatikan, 25 November 2001.

    Pada tanggal 19 Maret 2017 stasi Karangan telah resmi menjadi Paroki Santo Yusuf Karangan Mempawah Hulu yang akan menjadi tempat pembukaan Misi Pertama kongregasi OSJ di Negara Indonesia.

    Kisah hidup Santo Yosef Marello

    Santo Yosef Marello lahir di Turin, Italia pada tanggal 26 Desember 1844. Memasuki seminari Asti, ia ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1868. Selama bertahun-tahun dia menjabat sebagai sekretaris Uskup Diosesan, yang sangat menghargainya sehingga dirinya memilih Uskup Diosesan tersebut sebagai bapa pengakuan dosa nya.

    Dia juga kanon dan petinggi diosesan. Pada saat yang bersamaan, dia mengabdikan dirinya untuk pelayanan pastoral dengan semangat dan kerendahan hati yang tinggi.

    Sadar akan kebutuhan spiritual umat beriman, pada tahun 1878, ia mendirikan Kongregasi Oblat Santo Yosef (OSJ) dengan tujuan khusus memelihara pendidikan Kristiani bagi kaum muda. Pada tahun 1888 dia diangkat menjadi Uskup di Keuskupan Acqui, dengan meneladani gaya kepemimpinan dari Santo Francis de Sales, dirinya melakukan tugasnya dengan penuh rahmat dan ketegasan.

    Baca juga: Pastor Filipina (OSJ) yang berkarya di Paroki Karangan

    Dengan menjadi teladan yang benar bagi umatnya, dia memenangkan hati para pastor dan orang-orang, yang menghargai perbuatan pastoralnya dan kesucian hidupnya.

    Dia meninggal di Savona pada tanggal 30 Mei 1895, dengan pribadi yang sangat dihormati dikalangan anak-anak spiritualnya. Reputasinya untuk kekudusan terus berlanjut, proses kanonisasi dimulai. Pada 12 Juni 1978, Paus Paulus VI menyatakan Uskup Yosef Marello “pantas dihormati” yaitu menjadikannya sebagai salah satu orang kudus.

    Pada tanggal 2 April 1993, penyembuhan Fr. Aldo Falconetti, OSJ dari sindrom meningitis ketika masih menjadi Rohaniwan dinyatakan sebagai mukjizat yang terkait dengan perantaraan hamba-hamba Tuhan. Ia diproses tahap pertama untuk menjadi orang kudus (beatifikasi) di Asti pada 26 September 1995.

    Mukjizat melalui perantara pendiri OSJ

    Dengan keputusan khidmat pada tanggal 18 Desember 2000, Bapa Suci menyatakan bahwa mukjizat yang dilakukan oleh Tuhan melalui perantaraan pendiri OSJ yang terberkati itu telah diverifikasi: yaitu pemulihan mendadak, lengkap, dan bertahan lama dari anak-anak Alfredo dan Isilia Chavez Leon, yang keduanya dipulihkan pada saat yang sama dari bronchopneumonitis (infeksi paru-paru kritis).

    Selama Perayaan Ekaristi di Basilika Santo Petrus, Kota Vatikan, pada tanggal 25 November 2001, Paus Yohanes Paulus II menuliskan Santo Joseph Marello dalam Album Orang Suci Gereja.

    Rentetan Peristiwa hidup Santo Yosef Marello

    Pertama, pada tahun 1844 adalah kelahiran dan pembatisan.

    Tanggal 26 Desember. Putra tertua Vincenzo Marello dan Anna Maria Vialle;

    Dibaptis sebagai Joseph Jeffrey Steven Marello. Dibaptis pada hari yang sama di Gereja Paroki Corpus Domini.

    Kedua, yakni pada tahun 1848 merupakan peristiwa dimana ia kehilangan Ibunya (meninggal dunia).

    Kematian ibunya yang begitu cepat membuat ayahnya memindahkan mereka ke San Martino Alfieri. Disana dia melayani dengan rajin di gereja. Dikagumi dengan baik oleh Mgr. John Torchio.

    Peristiwa ketiga, yakni pada tahun 1856 merupakan kesempatannya untuk Ziarah ke Savona dan Masuk ke Seminari.

    Baca juga: Meminjam Kata Santo Fransiskus: Bila Terjadi Penghinaan, Jadikanlah Kita Pembawa Damai

    Disana sosok ayah yang membawanya dalam perjalanan ke Kuil Our Lady of Mercy di Savona. Bersama wanita yang dia anggap sebagai ibu keduanya, dia membuat keputusan yang akan mengubah hidupnya. Pada tanggal 31 Oktober. Dia masuk Seminari Asti.

    Selanjutnya pada tahun 1862 ia ingat bahwa Ayahnya memiliki keinginan dan membujuknya untuk meninggalkan seminari.

    Dalam peristiwa itu Ayah Yosef ingin membujuknya untuk meninggalkan seminari dan mengejar kursus pebisnis. Dia anak yang patuh, dia tidak ingin melawan ayahnya, apalagi menentangnya.

    Namun pada tahun 1863 adalah Masa kritis baginya

    Ketika dalam keadaan sakit parah karena demam tifoid. Dalam mimpi, dia melihat bayangan jubah di depannya dan mendengar sesuatu seperti suara yang mengatakan: “Jika Anda kembali ke Seminari, Anda akan sembuh.” Dia mengatakan ini kepada ayahnya yang setuju dengan sepenuh hati: “Selagi kamu dapat sembuh!”.

    Peristiwa unik selanjutnya dialaminya pada tahun 1864 yakni ia mengalami posisi dimana ia menantikan kedatangannya kembali untuk mewujudkan mimpinya.

    Setelah sembuh total, ia kembali ke Seminari Asti untuk mewujudkan mimpinya. Inilah hidupnya dan kegembiraan terbesarnya.

    Dia merasa seperti orang yang lolos dari bahaya besar: sekarang dia ingin benar-benar mengabdikan dirinya pada panggilannya yang ditemukan kembali, meningkatkan cintanya kepada Tuhan, dan memberikan kebebasan kendali atas rasa syukurnya kepada Bunda di surga.

    Tepat pada tahun 1869 akhirnya ia menerima Kaul kekal! Tanggal 19 September. Penahbisan Imam. Dia merayakan Misa pertamanya di Kota asalnya, dan yang kedua di kuil kecil Vallone of Antignano dekat Asti, yang didedikasikan untuk Our Lady of Ransom. Tanggal 8 desember. Sebagai sekretaris Mgr. Carlo Savio, uskup di Keuskupan Asti, dia menemaninya ke Roma untuk menghadiri Konsili Vatikan Pertama.

    Selanjutnya pada tahun 1874, Lahirnya Kongregasi! Tepat pada tanggal 14 Maret, ia mengumpulkan komunitas pria pertama, menyebut mereka “Rombongan Santo Yosef.” George Medico, Peter Biamino, Joseph Rey, dan Vincent Franco adalah nama-nama “saudara kecil” pertama yang memasuki rumah sederhana St. Joseph. Pekerjaan pertama mereka termasuk merawat orang tua, orang cacat, dan mendirikan panti asuhan untuk anak laki-laki.

    Tepat pada tahun 1881 adalah peristiwa Penunjukan sebagai Menteri

    Disana pada tanggal 5 Juli. Terpilih sebagai Menteri Keuskupan Asti. Inilah yang dikatakan salah satu rekannya sesama Pastor: “Pengetahuannya tentang hukum kanon kaya, dan dia mempertahankan hak-hak Gereja secara utuh; dan banyak hal yang jatuh ke tangannya, dengan tekun dan segera disebarluaskan.”

    Pada tahun 1888 ia diberikan nama khas dan sekaligus yang permata di antara Uskup.

    Yakni tanggal 23 November, ia dinamakan Uskup Acqui oleh Paus Leo XIII yang kemudian menyebutnya sebagai “permata-The Gem- di antara para uskup”.

    Perjalanan akhir

    Peristiwa pada tahun 1895 tepat pada Perjalanan terakhir.

    Persis tanggal 26 Mei, secara besar merayakan Misa Kepausan untuk menghormati St. Philip Neri di Savona.

    Tanggal 27 Mei. Perayaan Misa di kuil Savano dimana ayahnya membawanya dan dimana dia memutuskan untuk masuk seminari. Tanpa disadari, dia kembali pada keadaan ketika itu saat masih muda.

    Baca juga: Desolasi: Kesepian Rohani

    Pada tahun 1895: Menuju Surga, tanggal 30 Mei. Pukul 18.30. Dia dengan damai dan penuh kepercayaan berakhir dari anemia otak dalam pelukan Tuhan. Kabar itu sampai ke adik-adiknya di Asti melalui telegram: “Uskup kita yang terkasih sudah tidak ada lagi,” dan air mata kesedihan pun tak dapat mereka bendung. Msgr. Yosef Marello telah hidup lima puluh tahun, lima bulan dan lima hari.

    Pada tahun 1978: Pantas dihormati

    Tepat pada tanggal 12 Juni, Ia dinyatakan “terhormat” oleh Paus Paulus VI yang menegaskan kesuciannya dan layak menjadi orang suci.

    Kemudian pada tahun 1993 tanggal 26 September 1995. Dibeatifikasi (proses pertama menjadikan seseorang yang telah mati menjadi orang suci) oleh Paus Yohanes Paulus II dengan alasan adanya penerimaan kesembuhan ajaib dari Fr. Aldo Falconetti, OSJ.

    Dan tahun 2001: Orang Suci tepat pada tanggal 25 November. Dia dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II dengan pengakuan atas kesembuhan dua saudara kandung di Peru. Dipuji oleh Gereja sebagai “Bapak Orang Miskin dan Rasul untuk Pemuda”.

     

    Pastor Filipina (OSJ) yang berkarya di Paroki Karangan

    8 Maret 2015 Superior General OSJ yaitu pastor Miguel Piscopo,OSJ beserta para pastor OSJ lainnya, dan Mgr.Agustinus Uskup Agung Pontiank - Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com, Sejarah– Dalam diskusi bersama dengan Pastor May, OSJ tepat pada tahun 2021 lalu. Dalam diskusi itu saya tertarik untuk membahas tentang siapa pendiri dan dari mana Pendiri Oblat Santo Yosef alias OSJ.

    Dalam diskusi hangat itu, kemudian kami sepakat untuk bekerja sama menulis dan merancang tulisan itu mulai dari penyediaan cerita dan menulis naskah.

    Secara garis besar, pada mulanya dalam rangka Perayaan Peringatan 100 tahun berdirinya kongregasi Oblat Santo Yosep (OSJ) di Filipina yaitu pada Tahun 2015, pastor Miguel Piscopo,OSJ yang saat itu menjabat sebagai Superior General hendak memberikan hadiah kepada kongregasi OSJ di Filipina, hadiah itu ternyata merupakan kejutan yang luar biasa mulia yaitu membuka Misi OSJ di Negara Indonesia.

    Baca juga: Perlombaan Secara Online Menyambut BKSN, Mau Ikut?

    Mendengar hadiah kejutan tersebut pastor Noel Magtaas,OSJ yang saat itu menjabat sebagai Provinsial Superior langsung memberikan respon positif untuk bersedia menerima hadiah tersebut.

    Sehingga pada tahun yang sama, kongregasi OSJ berhasil membuat kesepatakan kerjasama dengan Mgr.Agustinus Agus selaku Uskup Agung Pontianak (Indonesia), agar kongregasi OSJ dapat membuka misi pelayanan di Wilayah Keuskupan Agung Pontianak.

    Pada tanggal 8 Maret 2015 Superior General OSJ yaitu pastor Miguel Piscopo,OSJ beserta para pastor OSJ lainnya, dan Mgr.Agustinus Uskup Agung Pontiank beserta rombongannya berkunjung ke Gereja St.Hieronimus stasi Karangan Paroki Santo Petrus dan Paulus Menjalin Keuskupan Agung Pontianak.

    Baca juga: GassTipiiss Riding Wisata Promosikan Pantai Krui

    Pada tanggal 19 Maret 2017 stasi Karangan telah resmi menjadi Paroki Santo Yusuf Karangan Mempawah Hulu yang akan menjadi tempat pembukaan Misi Pertama kongregasi OSJ di Negara Indonesia.

    Pada saat itu pemberkatan Paroki Santo Yusuf Karangan Mempawah Hulu dilaksanakan oleh Mgr.Agustinus Uskup Agung Pontianak yang  juga dihadiri oleh Superior General dan Provinsial Superior kongregasi Oblat Santo Yosep (OSJ).

    Pencatatan Sipil Pontianak, Sekarang Bisa Daftar Online

    Liputan: Majalah DUTA / Radio Diah Rosanti - 95.9

    MajalahDUTA.Com/RadioDiahRosanti, Pontianak- Rabu 10 Agustus 2022, seperti biasa di tempat pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Pontianak di Kantor Terpadu, Jl. Letnan Jendral Sutoyo No.1, Parit Tokaya, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat, terlihat seorang petugas perempuan yang tengah sibuk melayani masyarakat yang akan mendatakan diri dalam pencatatan sipil di kota pontianak.

    Petugas keamanan Tri Saputra menyampaikan jenis pelayanan yang dilakukan yang dimulai dari loket informasi, loket pendaftaran dan hal teknis tentang pendaftaran dan pelayanan secara online.

    Baca juga: Siapa Saja Tiga Pastor Kapusin yang Rayakan 40 Imamat tahun ini?

    Angan Eryanda de Nyohas (26), mengungkapkan bahwa sekarang pelayanan sudah dimudahkan dengan adanya proses pendaftaran yang tidak lagi hanya dengan cara satu sisi yakni dengan cara daftar secara langsung, tetapi sekarang sudah tersedia tata cara pelayanan online.

    Tata cara pengisian secara online

    Adapun tata cara pelayanan tersebut melalui proses membuat akun dengan masuka ke website https://online.disdukcapil.pontianakkota.go.id lalu pilih menu PELAYANAN ONLINE.

    Selanjutnya pilih menu dan membuat akun, dengan isi email, password yang dikirimkan melalui email, jawab pertanyaan lalu klik DAFTAR.

    Tahap selanjutnya, masuk ke menu permohonan baru dan pilih pelayanan yang sesuai keinginan. Dwonoald formulir, siapkan dokumen persyaratan lalu upload semua dokumen persyaratan. Setelah itu ikuti proses statusnya dari upload, proses hingga selesai.

    Baca juga: Putusan Majelis Hakim PTUN Terhadap Gugatan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021, ORARI Berharap Dapat Obyektif dan Adil

    Misalnya dengan adanya status Pindah Datang adapun caranya sebagai berikut: Masuk ke website https://online.disdukcapil.pontianak.go.id/penduk-non-permanen . Caranya isikan data dengan lengkap, untuk membuat KK baru maka klik baris MEMBUAT KK BARU, kalau untuk membuat surat tinggal sementara maka klik baris NONPERMANEN.

    Siapa Saja Tiga Pastor Kapusin yang Rayakan 40 Imamat tahun ini?

    Pastor Damian, Pastor Oktavianus, Pastor William Chang- Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com- Pilihan hidup menjadi seorang biarawan maupun biarawati (Kaul Suci) merupakan suatu anugerah dari Tuhan yang indah.

    Pada Agustus 2022 merupakan tahun yang istimewa bagi Pastor Damian Doraman OFMCap, Pastor Oktavianus Gadeon Gerotek OFMCap, serta Pastor William Chang OFMCap, karena mereka diperkenankan oleh Tuhan merayakan 40 Tahun Hidup Membiara.

    Sebagai ungkapan syukur atas rahmat Tuhan yang luar biasa ini, maka akan dipersembahkan Misa Syukur serta Aksi Panggilan Kapusin di Gereja St. Fransiskus Asisi, Tebet.

    Misa Konselebrasi akan diselenggarakan pada :
    📆 Minggu, 21 Agustus 2022
    ⏰ Pukul 09.30 WIB
    Offline dan Online melalui YouTube Asisi Live.

    Perlombaan Secara Online Menyambut BKSN, Mau Ikut?

    Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com- Shalom Sahabat Kitab Suci..

    Dalam rangka menyambut BKSN 2022 pada bulan September 2022, Komisi Kitab Suci Keuskupan Agung Pontianak mengadakan berbagai Perlombaan secara Online sbb :

    🔸 Lomba Video Bercerita Kitab Suci (SD kelas 4 s/d 6)
    🔸 Lomba Video Tiktok Rohani (umum semua usia)
    🔸 Lomba Video Mengulas Kitab Suci (umum semua usia)
    🔸 Lomba Video Bermazmur (umum semua usia)

    🎁 Rebutlah Total Hadiah Jutaan Rupiah dan berbagai hadiah menarik lainnya. 🏆

    🗓️ Batas Pendaftaran & Mengirim Video: 09 September 2022
    🎥 Pendaftaran dan mengirim Karya melalui link google form: http://bit.ly/bksnkap2022

    Peserta khusus Umat berdomisili di Keuskupan Agung Pontianak

    Info Pendaftaran :
    • Piet Meka (WA 0811-56-9162)
    • Patrisia (WA 0823-5046-7987)

    Putusan Majelis Hakim PTUN Terhadap Gugatan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021, ORARI Berharap Dapat Obyektif dan Adil

    Putusan Majelis Hakim PTUN Terhadap Gugatan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021, ORARI Berharap Dapat Obyektif dan Adil- Nasional Pos- MajalahDUTA.Com

    MajalahDUTA.Com, Jakarta- Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) didirikan sejak tahun 1968 merupakan organisasi hobi yang bersifat mandiri dan non politik, dan memiliki semangat persahabatan dan persaudaraan yang tinggi, serta saling memberikan dukungan sebagai cadangan nasional di bidang komunikasi radio.

    Namun sayang, karena ambisi dan masuknya kepentingan politik, pada MUNAS XI ORARI yang diselanggarakan tanggal 26-28 November 2021 telah terjadi pemaksaan kehendak yang berakibat pada timbulnya kericuhan pada MUNAS, sehingga mengakibatkan kegagalan MUNAS XI ORARI karena pada tanggal 27 November 2021 MUNAS dihentikan aparat Kepolisian.

    Adapun kelompok yang hendak memaksakan kehendak tersebut kembali berulah dengan memaksakan mengadakan MUNAS Lanjutan pada tanggal 11-12 Desember 2021 yang pelaksanaanya melanggar AD/ART ORARI.

    Baca juga: SUSTAINABILITY COMPASS: PENDEKATAN BERBASIS NILAI MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL

    Walau MUNAS Lanjutan cacat hukum dan telah beberapa kali dikirim surat yang menjelaskan bahwa terjadi perselisihan terkait penyelenggaraan MUNAS XI ORARI dan MUNAS Lanjutan, namun Menkominfo tetap mengesahkan Kepengurusan Pusat ORARI hasil MUNAS Lanjutan tersebut, dan pada tanggal 28 Desember 2021 Menkominfo menerbitkan Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021 tentang Pengukuhan Kepengurusan Pusat ORARI periode tahun 2021-2026, demikian disampaikan Sugeng Suprijatna-YBØSGF mantan Pj.

    Ketua Umum ORARI masa bakti 2016-2021, saat dihubungi pers, Selasa, 9/8/2022 di Jakarta.

    “Terkait dengan masalah tersebut, maka sesuai permintaan dan dukungan dari beberapa Ketua ORARI Daerah (ORDA) dan untuk menegakkan marwah ORARI sebagai organisasi hobby yang mandiri dan non politik, kami telah melakukan gugatan Tata Usaha Negara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terhadap Keputusan Menteri Kominfo nomor 575 tahun 2021, dan pada tanggal 27 Januari 2021 Gugatan Pembatalan Surat Keputusan Menkominfo nomor 575 tahun 2021 telah didaftarkan di PTUN Jakarta dengan nomor registrasi 22/G/2022/PTUN-JKT,” ucap Sugeng Suprijatna-YBØSGF.

    Menurut Sugeng, setelah melalui proses persidangan dengan bukti-bukti dan saksi-saksi yang menguatkan gugatan terhadap Surat Keputusan Menkominfo nomor 575 tahun 2021, maka pada tanggal 10 Agustus 2022 mendatang akan dilaksanakan agenda Pembacaan Putusan Perkara Gugatan Tata Usaha Negara No. 22/G/2022/PTUN-JKT, ORARI sebagai organisasi masyarakat yang patuh kepada ketentuan dan hukum yang mengaturnya berusaha serta berupaya agar supaya semua proses yang telah dan sedang dilakukan berdasarkan fakta-fakta hukum yang ada.

    Baca juga: GassTipiiss Riding Wisata Promosikan Pantai Krui

    “Oleh karenanya kami berharap dan meminta persoalan agar kemelut hukum di ORARI dapat diputuskan oleh pengadilan dengan seadil adilnya” tukas Sugeng Suprijatna-YBØSGF.
    Hal senada juga disampaikan Dr Sahat L. Tobing YB8XT Ketua ORDA Maluku, saat dihubungi wartawan, ia mengatakan proses hukum di PTUN Jakarta sudah dilalui, diikuti serta dicermati dengan seksama oleh seluruh keluarga besar ORARI, tentunya proses itu akan bermuara pada hasil keputusan Yang Mulia Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang memeriksa dan mengadili Perkara No. 22/G/2022/PTUN-JKT, yang diharapkan dapat memberikan Putusan seadil-adilnya, obyektif dan berani membuat keputusan berdasarkan pada peraturan perundang-undangan maupun Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ORARI, melalui suatu keputusan mengabulkan permohonan penundaan pelaksanaan Objek Sengketa, serta menolak Eksepsi Tergugat dan Tergugat II Intervensi untuk seluruhnya.

    “Ya, kami sangat berharap Majelis Hakim berani mengeluarkan keputusan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya; menyatakan Batal atau tidak sah keputusan Tergugat berupa keputusan Menteri Komunikasi dan informatika Republik Indonesia Nomor 575 Tahun 2021 tentang kepengurusan Pusat ORARI Masa Bhakti 2021-2026 tanggal 28 Desember 2021, dan mewajibkan Tergugat untuk mencabut Surat keputusan Menteri Komunikasi dan informatika Republik Indonesia Nomor 575 Tahun 2021 tentang kepengurusan Pusat ORARI Masa Bhakti 2021-2026 tanggal 28 Desember 2021. NKRI negara hukum, maka bicara penyelesaian masalah ORARI harus didasarkan fakta hukum yang sudah disampaikan di persidangan, yang bersumber dari AD/ART ORARI,“ ucap Dr Sahat L. Tobing YB8XT Ketua ORDA Maluku kepada pers, Selasa, 9/8/2022 di Ambon, Provinsi Maluku.

    Baca juga: Indonesian Homebrewer Club Gelar Webinar Bertajuk dari AM ke PWM Solusi Tingkatkan Kualitas Modulasi

    Sementara itu, harapan yang sama juga disampaikan Yoppy Leleuly YB9YL Ketua ORDA Papua Barat, kepada wartawan, ia menyampaikan bahwa dampak konflik kepengurusan di tingkat Pusat, sangat dirasakan anggota ORARI di Daerah, khususnya di Provinsi Papua Barat, kondisi ini dirasakan, tatkala ORDA Papua Barat, yang melaksanakan MUSDA sebelum terselenggaranya MUNAS XI ORARI, terkena imbasnya dengan diciptakannya dualisme kepengurusan oleh pihak yang disinyalir dari MUNAS Lanjutan di Bengkulu, yang mengabaikan AD/ART ORARI, melalui pembentukan Plt. Ketua ORDA Papua Barat.

    “Jelas kondisi tersebut, menciptakan situasi yang tidak kondusif dan memecah-belah kerukunan keluarga besar ORARI terutama di Papua Barat, karena itu, kami mendukung upaya yang dilakukan Majelis Hakim PTUN Jakarta dalam memberikan Putusan yang seadil-adilnya, sehingga keputusan tersebut dapat menciptakan kondisi ORARI kembali bersatu dengan tetap menjaga marwahnya sebagai organisasi yang Mandiri dan non Politik. Putusan Majelis Hakim PTUN yang obyektif dan adil akan mengembalikan persatuan dan kesatuan di tubuh ORARI”, pungkas Yoppy Leleuly YB9YL Ketua ORDA Papua Barat kepada pers yang menghubunginya, Selasa, 9/8/2022 di Manokwari, Papua Barat.

    GassTipiiss Riding Wisata Promosikan Pantai Krui

    GassTipiiss Riding Wisata Promosikan Pantai Krui- MajalahDUTA.Com

    MajalahDUTA.Com– Komunitas riding Gass Tipiiss menyambut HUT ke-77 RI yang bertema “Riding Kemerdekaan” memastikan akan melakukan riding ke Pantai Krui di Lampung.

    Namun, bukan hanya sekadar riding, bagi komunitas yang memiliki hobi yang sama ini, riding ke Pantai Krui menjadi terasa istimewa karena ini adalah riding wisata dari Jakarta ke Lampung hingga ke Pantai Krui (PP).

    Iko Wisprantoko, Direktur Utama TRANS EVENT menjelaskan, kegiatan riding wisata ini untuk membantu pemerintah daerah mempromosikan sekaligus memperkenalkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Lampung.

    Baca juga: Hadeh – Tiktok Buat Lupa Realitas

    Iko yang juga member komunitas riding Gass Tipiiss ini menuturkan bahwa komunitas riding Gass Tipiiss memilih Lampung lantaran letaknya dekat dari Jakarta.

    “Banyak orang dari Jakarta yang selalu melihat pantai itu hanya ada di Bali, sementara tidak jauh dari Jakarta banyak pantai yang indah dan menarik untuk dikunjungi yang terletak di Lampung. Kami membantu dengan hobi dan event touring untuk mempromosikan dan memperkenalkan destinasi wisata di Lampung dan finish di Pantai Krui,” ujarnya.

    Ia mengungkapkan, traveling kini tidak lagi hanya sebatas datang ke destinasi wisata tapi juga memberikan perhatian terhadap ekonomi kreatif lainnya, seperti wisata kuliner, suvenir khas, kearifan lokal dan lainnya yang ada di sepanjang perjalanan.

    Baca juga: SUSTAINABILITY COMPASS: PENDEKATAN BERBASIS NILAI MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL

    “Kami mulai tanggal 5 Agustus hingga 18 Agustus 2022 menuju Pantai Krui,” ucapnya.

    Menurutnya, komunitas riding Gass Tipiiss yang sudah ada sejak 2017 silam ikut membantu program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yaitu mengajak wisatawan domestik dan internasional khususnya anak-anak muda dan young family untuk traveling #diIndonesiaaja.

    Iko mengatakan bahwa anggota komunitas riding Gass Tipiiss ini adalah dari kalangan profesional yang menggunakan berbagai macam sepeda motor, termasuk Piaggio yang identik dengan Vespa.

    Ia mengungkapkan, kegiatan riding wisata ini didukung oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang ada di Lampung Barat. “Komunitas riding Gass Tipiiss akan ikut upacara HUT ke-77 RI di Pesisir Barat yang akan dihadiri Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal,” katanya.

    “Kami berterima kasih kepada Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal, yang telah memberikan dukungan kepada komunitas riding Gass Tipiiss untuk mempromosikan Pantai Krui”.

    Sementara Ketua Umum Gass Tipiiss Taufiq Ikhsan mengatakan, pihaknya kali ini melakukan kegiatan yang beda dengan sebelumnya, yakni biasanya hanya sekadar riding, namun kini menggelar riding wisata menyambut HUT ke-77 RI.

    “Komunitas riding Gass Tipiiss membantu pemerintah dalam mempromosikan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Dimulai dari riding wisata ke Krui,” ujar Taufiq.

    Baca juga: Meminjam Kata Santo Fransiskus: Bila Terjadi Penghinaan, Jadikanlah Kita Pembawa Damai

    Sedangkan Erwin Pridagdo, Road Captain Gass Tipiiss mengemukakan, riding wisata dari Jakarta ke Krui yang ada di Lampung akan menjadi sangat menarik karena menelusuri destinasi wisata yang tersebar di Lampung.

    “Bakal banyak hal menarik yang akan kami lihat selama riding wisata dari Jakarta ke Lampung sejak 15 hingga 18 Agustus nanti. Ada kuliner khas, kearifan lokal dan lainnya sehingga riding wisata komunitas riding Gass Tipiss ini akan menyenangkan,” kata Erwin.

    SUSTAINABILITY COMPASS: PENDEKATAN BERBASIS NILAI MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL

    Group Photo: Pamela Doherty - V20 Co-Founder, V20 2022 Lead of Values Steering Committee, Irfan Setiaputra - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Alissa Wahid - V20 2022 Co-Sherpa, Dr. Vivi Yulaswati, MSC, Staf Ahli Bidang Energi dan Penanggulangan Kemiskinan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) --sekaligus Kepala Sekretariat Nasional SDGs Indonesia.

    MajalahDUTA.Com- Nusa Dua, Bali, 9 Agustus 2022, Development Working Group (DWG) G20 menyelenggarakan pertemuan ketiga di Nusa Dua Bali, pada 10-12 Agustus 2022 – dengan didahului sejumlah side events.

    Values 20 atau V20 — komunitas pakar dan praktisi  nilai  global yang menyokong G20 dalam inisiasi, pembangunan, penguatan kembali  nilai-nilai individu, institusi, nasional, dan global – tampil sebagai penyelenggara salah satu side event yang menyokong DWG dalam menopang kerja besar G20 Presidensi Indonesia.

    Berlangsung pada Selasa, 9 Agustus,  2022, pukul 14.00 – 17.00 WITA  secara hibrid dari Nusa Dua Bali, V20 2022 menghadirkan topik “Sustainability Compass; VALUE-BASED APPROACHES TO OVERCOMING GLOBAL CHALLENGES”. Menyajikan  Mini Talkshow serta sejumlah kegiatan interaktif, acara  ini menyasar 1.000 lebih peserta: sekitar 150 peserta  hadir langsung di Singaraja   Hall 2,  Bali Nusa Dua Convention Center  1.

    Selebihnya, mengikuti diskusi para pakar dan praktisi nilai dari tujuh negara melalui Youtube dan Zoom.

    Melalui topik di atas,  V20 2022  mengisi side event pertemuan ketiga DWG20 dengan pembahasan nilai-nilai unggul dari level personal, institusional, nasional, hingga global; perkenalan V20; hubungan kesadaran nilai-nilai dengan Sustainable Development Goals (SGDs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan; mengusulkan satu set nilai institusional bagi G20.

    Baca juga: Ada 4 Poin dari Podcast ini !

    Dr.  Vivi Yulaswati, MSC, Staf Ahli Bidang Energi dan Penanggulangan Kemiskinan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)  –sekaligus Kepala Sekretariat Nasional SDGs Indonesia —  memberi kata pembuka.“Nilai-nilai adalah pendorong utama pemaknaan SDGs. Kesadaran atas nilai-nilai seperti inklusifitas, kemanusiaan, keberlangsungan, membuat kita paham pentingnya pencapaian SDGs bagi semua,” ujar Vivi Yulaswati dalam rilis berita yang disiarkan V20 2022 pada 9 Agustus 2022.

    Wakil Direktur Utama  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. sekaligus Ketua Forum Human Capital Indonesia, Alexandra Askandar, menjadi pembicara kunci.

    Penerapan dan kesadaran atas pentingnya menumbuhkan nilai-nilai unggul masyarakat menunjukkan kepada forum G20 dan dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar dan dewasa. Salah satu contoh nyata adalah dihidupkannya nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) bagi semua insan BUMN—termasuk Bank  Mandiri:  mitra V20  2022 dalam side event ini.  

    Dari  Nusa Dua,  Bali,  V20 2022 menampilkan 20 pembicara dari tujuh negara.  Berasal  dari  Indonesia, Arab Saudi,  Australia, Inggris, Italia, India, Perancis  — mereka hadir dengan berbagai pengalaman dan latar belakang: akademisi, profesional, praktisi, kepala lembaga negara, pemimpin badan usaha milik negara, wirausaha, cendekiawan.

    Pendiri V20 Global, Dr. Ghazi Binzagr dan Dimah Al-Sheikh (Arab Saudi) serta sejumlah co-founder turut hadir sebagai pembicara, host, dan panelis. Antara lain, Prof. Krzysztof Dembek (Australia), Marisa Faccio dan Stefano Petti (Italia), Dr. Mandeep Rai (Inggris), dan

    Pamela Doherty (Inggris). Pamela adalah Co-Founder sekaligus Ketua Task Force Tim V20 yang sedang menyusun proposal Nilai-nilai bagi forum G20.

    Menurut Pamela menyebutkan, “Penting bagi forum  seperti   G20 memfasilitasi kerja  sama  mengatasi  berbagai tantangan yang tengah kita hadapi.  Tatkala  agenda global  kian berkembang dengan tantangan  yang semakin kompleks, kolaborasi efektif amat  dibutuhkan,” kata  Pamela.  “Ada peluang untuk  lebih  value-driven  dalam  kerja sama  kita mengatasi beragam tantangan,” dia menambahkan.

    Baca juga: Dosen-dosen Fakultas Kesehatan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo adakan Pengabdian Masyarakat di Paroki Stella Maris Siantan, Pontianak

    Dari dalam negeri, tampil sejumlah tokoh nasional dengan jam terbang tinggi di bidangnya masing-masing. Seperti Alissa Wahid, Co-Sherpa  V20 2022, yang membahas Sustainability Compass. Hadir pula, Aziz  Armand, Wakil Presiden Direktur & Group CEO – PT Indika Energy, serta Solihin Kalla  – Presiden Direktur Kalla Group.

    Co-Sherpa V20 2022, Alissa Wahid, dikenal aktif mempromosikan nilai-nilai kebhinekaan inklusifisme dan toleransi beragama. Alissa yang juga menjabat Ketua Tanfidziyah PBNU, sejak 2019 lalu ditunjuk menjadi Duta Sustainable Development Goals (SDGs) oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional.

    Bicara mengenai penyusunan dokumen komunike V20 berbasis Sustainability Compass (yang diadopsi dari lembaga Compass Education), Alissa menerangkan, “Pendekatan Sustainability Compass yang digunakan V20 2022 dibangun berdasarkan arah kompas: Alam (Nature), Ekonomi (Economy), Kesehatan Jiwa Raga (Wellbeing),  Masyarakat (Society),” ujar Alissa.

    Dengan menyeimbangkan keempat arah kompas ini, serta menempatkan nilai-nilai sebagai pusatnya,  “Kita  memiliki pegangan kuat untuk meraih tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau  Sustainable Development Goals (SGDs),” Alissa  meneruskan.

    Dia menegaskan pentingnya ikhtiar bersama untuk menghidupkan nilai-nilai bermanfaat bagi pembangunan bangsa. ”Di ambang hari raya kemerdekaan ke 77, kita perlu terus bergerak maju, melakukan ikhtiar rekayasa sosial berbasis nilai untuk menyongsong Indonesia dan dunia yang  lebih baik,” kata  Alissa.

    Presiden Direktur PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra mengatakan, pemanfaatan Sustainability Compass merujuk pada praktek-praktek bisnis  terbaik . “Nilai nilai keberlanjutan bisnis menjadi fundamen penting  akselerasi kinerja korporasi untuk terus  bertumbuh dan berselaras secara konsisten. Ini akan  memberi dampak positif  dan konstruktif bagi kehidupan  masyarakat,”  kata Irfan.

    Anggota Dewan Penasehat (Advisory  Board) V20  ini  percaya,  keterlibatan  aktif berbagai sektor korporasi  merumuskan kebijakan bisnis  berbasis-nilai,  menjadi kontribusi penting mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan dan stabilitas ekonomi global.

    Baca Juga: Pelatihan Jurnalistik Komisi Sosial Keuskupan Agung Pontianak (KOMSOS KAP)

    “Hal ini terus  kami selaraskan dalam kiprah Garuda Indonesia sebagai national flag carrier  sekaligus mitra V20 untuk menjalankan mandat negara bagi kepentingan masyarakat,” dia menegaskan.

    Mendukung side event G20 Development Working Group, V20 2022 melangsungkan konferensi  pers virtual yang diikuti berbagai media nasional dan daerah.  Jumpa pers  ini menghadirkan empat pembicara:

    Dr.  Vivi Yulaswati MSC, Alissa Wahid, Irfan Setiaputra, Pamela Doherty

     

    Tentang V20

    V20 adalah komunitas global pakar dan praktisi nilai yang terlibat  aktif dengan G20. Dengan visi menambah kedalaman pemahaman nilai-nilai dalam kebijakan publik, V20 berupaya menyokong G20 melalui  solusi kebijakan berbasis fakta dan berpusat pada manusia yang berkontribusi untuk mengatasi tantangan global.

    Diluncurkan pada tahun 2020, V20 telah menghasilkan, dan akan terus menyampaikan kebijakan dan rekomendasi  yang tinggi manfaatnya bagi  para kepala negara G20— mau pun para pemimpin dunia —  sebagai  pertimbangan dan aktivasi mereka.

    Tentang Nenilai

    Program Nenilai dirancang untuk memahami nilai yang tumbuh dan hidup di masyarakat melalui Framework 7 Levels of Consciousness dari Barrett Values Centre. Kelompok kerja sama Nenilai terdiri dari lima organisasi: Bappenas RI, Indika Energy, Dayalima, Pantarei, Stoik Trisula.

    Di tahun 2020 Nenilai melakukan Survei Nasional Asesmen Nilai-nilai yang mengumpulkan data dari lebih dari 50.000 responden di seluruh Indonesia.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama mengumpulkan data tentang nilai-nilai yang dihayati secara pribadi yang juga dipraktikkan secara kolektif dalam komunitas. Nenilai berharap nilai-nilai ini terus bertumbuh ke depan untu Indonesia yang lebih baik.                                      

    Untuk informasi lebih lanjut, mohon hubungi Sekretariat V20  2022 via Katharina  Sutharia (HP/WA: 0817 7230 9747) info@nenilai.id secretariate.office@v20indonesia.id. www.nenilai.id, www.values20.org

     

    TERBARU

    TERPOPULER