Friday, April 24, 2026
More
    Home Blog Page 99

    Jhonny G Plate Diharapkan oleh Jarum NTT, Diperiksa Kejakgung & Juga KPK

    Gedung KPK/ Sumber foto: dok.SINDOnews – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Jakarta – Perkembangan kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, yang pada perkembangannya, telah dilakukan penyidikan oleh team Jampidsus,

    Kini rupanya telah memasuki babak lanjutan dengan adanya agenda pemanggilan Jhonny G Plate sebagai Menkominfo, untuk dilakukan pemeriksaan oleh Jampidsus, pada esok hari Kamis, 9/2/2023( hari ini red),  tentunya dengan agenda dimintai keterangan terkait kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5 Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

    “Ya, setelah kasus tersebut menjadi perhatian publik, mau tidak mau mendesak Jampidsus untuk memanggil dan memeriksa Jhonny G Plate, nah barulah penyidik Kejakgung memanggil yang bersangkutan, dan ini patut diapresiasi kinerja dari penyidik Kejagung”ucap Ahmad Ritus Koordinator Jarum ( Jaring Muda) NTT se-Jabodetabek kepada awak media, Rabu, 8/2/2023 kemaren di Jakarta.

    Baca Juga: Diduga Terlibat KKN, Wantimpres Didesak Sampaikan Ke Presiden Jokowi, Johnny G Plate Layak Dicopot Sebagai Menkominfo

    Menurut Ahmad Ritus, penangganan kasus penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, nampak terkesan lamban, dan terkesan hanya kulitnya saja, sedangkan alat bukti maupun korban kerugian atas proyek tersebut, sangat nyata ada didepan mata, bukan hanya dirasakan negara, tapi juga sangat dirasakan kerugiannya oleh masyarakat pengguna Teknologi internet,

    Anehnya Jhonny G Plate terkesan tidak tau menahu mengenai masalah tersebut, padahal dia pucuk pimpinan yang membentuk Bakti sebagai penyelenggara proyek ini, bahkan terindikasi dia cuci tangan enggan untuk memberikan keterangan, mestinya jika Jhonny G Plate betul-betul bersih,maka dia datang ke penyidik Jampidsus Kejakgung untuk memberikan keterangan tentang proses penyelenggaraan proyek tersebut, jangan sampai terjadi pemanggilan terhadap dirinya.

    “Ya, kalau dia gentlemen, datang donk ke Kejakgung, berikan keterangan sejelas-jelasnya, jangan kemudian kasus ini sudah menjadi perhatian publik, dan ada kemudian ada pemanggilan dari Kejakgung, dan tidak menutup kemungkinan KPK pun akan memanggilnya untuk meminta keterangan dari Jhonny G Plate, ini yang kami harapkan KPK memanggil Jhonny G Plate”tukas Ahmad Ritus.

    Banyak Kasus,lanjut Ahmad Ritus, yang ditangani oleh Kejakgung, bisa juga ditangani oleh KPK, nah untuk kasus ini, dirinya juga sangat berharap KPK turut menanganinya, misalnya dalam dugaan gratifikasi yang diduga diterima oleh Jhonny G Plate untuk kepentingan menguntungkan pihak lain dalam pekerjaan proyek tersebut, indikasi itu juga dapat ditelusuri misalnya melalui adik kandungnya yang diduga memanfaatkan berbagai fasilitas dari BAKTI sebagai penyelenggara proyek    penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5.

    Baca Juga:Komik Digital Gagasan Edukatif Penanganan Sampah Dari Siswi SMP Xaverius Bungo

    “Karena itu, kami mendesak Dewan Pengawas KPK agar memerintahkan KPK untuk melakukan audit investigasi kasus tersebut, yg sudah pernah kami laporkan ke KPK beberapa waktu lalu, tapi sekarang belum ditanggapi oleh KPK, tentunya kami sangat berharap KPK memanggil Jhonny G Plate untuk diperiksa mengenai kasus tersebut”tukas Ahmad Ritus.

    Ketika dikonfirmasi masalah tersebut, salah seorang KPK yang enggan disebut namanya, mengatakan bahwa Kasus yang ditangani Kejakgung, bisa juga ditangani KPK, karena setiap kasus ada yang bisa disinergikan penanganannya antara KPK dan Kejakgung, terkait kasus dugaan korupsi penyediaan menara base transceiver station (BTS) 4G dan infrastuktur pendukung 2,3,4 dan 5, menurutnya KPK masih melakukan pemantauan perkembangannya.

    Pertemuan Kerja Sama dan Evaluasi Program Unika Santo Agustinus Hippo (Indonesia) dan University of Santo Tomas (Filipina)

    Unika Santo Agustinus Hippo (Indonesia) dan University of Santo Tomas (Filipina) – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Manila – Delegasi Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (USA) dan Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) Indonesia yang dipimpin oleh Romo Mingdry Hanafi Tjipto, OP selaku Rektor melakukan kunjungan kerja sama ke University of Santo Tomas (UST) di Manila, 31/1/2023-1/2/2023. Para delegasi disambut dengan hangat oleh Rektor dan jajaran pimpinan UST dalam pertemuan kerja sama di gedung Blessed Pier Giorgio Frassati, Manila. Dalam pertemuan ini, kedua universitas menyampaikan perkembangan di masing-masing kampus dan potensi kerja sama yang dapat dilakukan.

    Dalam sesi Bussines Meeting (pertemuan umum), USA dan UST saling berkenalan dan masing-masing departemen bertemu untuk mendalami unit dan praktik baik (kebijakan/pelaksanaan/ proses/ praktik administrasi) yang dilakukan. Dalam sesi paralel tersebut, masing-masing unit berdiskusi tentang poin-poin kerja sama secara lebih detail. Selain itu, USA dan UST saling belajar hal-hal baik yang dilakukan di masing-masing kampus, terlebih karena UST adalah universitas tertua di Asia (lebih dari 400 tahun).

    Baca Juga: Bangga Bisa Berkuliah di Fakultas Kesehatan Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

    Beberapa poin kerja sama yang akan dilaksanakan ke depannya meliputi: Team Teaching (Tim Pengajaran) antar Dosen, Pertukaran Mahasiswa, workshop dan seminar internasional, pelatihan penjaminan mutu, penelitian kolaboratif dan Joint Publication (Publikasi  bersama)

    Diharapkan, kerja sama ini dapat dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di kedua universitas.

    Bangga menjadi San Agustin!

     

    Benchmarking Visit and Program Evaluation

    Unika St. Augustine Hippo (Indonesia) and University of Santo Tomas (Philippines)

    Manila, 31/1/2023-1/2/2023.The delegates of the Catholic University of Saint Augustine Hippo (USA) and the Indonesian Academy of Finance and Banking (AKUB) led by Father Mingdry Hanafi Tjipto, OP, as Rector, made a collaborative visit to the University of Santo Tomas (UST). UST Rector and the team warmly welcomed the delegates in a partnership meeting at the Blessed Pier Giorgio Frassati building, Manila. In this meeting, the two universities conveyed developments in each campus and the potential cooperation that could be carried out.

    In the Business Meeting session, USA and UST introduced their team. Each department met to explore the units and the good practices being implemented in both universities. All departments and units also discussed detailed points of cooperation in the parallel session. In addition, USA and UST learn from the good practices implemented on their respective campuses, especially since UST is the oldest university in Asia (more than 400 years).

    Several points of cooperation that will be carried out in the future include team teaching between lecturers, student and faculty mobility, international workshops and seminars, quality assurance training, collaborative research, and joint publications.

    The partnership and collaboration initiatives are expected to impact the quality of education at the two universities positively.

    Proud to be San Agustin!

    SD Plus Gembala Baik Pontianak Mengadakan Bazaar Amal Imlek

    Bazar Amal Imlek SD Plus Gembala Baik – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Pontianak – Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting masyarakat Tionghoa. Setiap masyarakat Tionghoa turut merayakannya bersama keluarga, kerabat atau kenalan. Perayaan Imlek juga menjadi agenda tahunan di SD Plus Gembala Baik Pontianak. Tahun Baru Imlek di SD Plus Gembala Baik dirayakan dengan mengadakan Bazaar Amal Imlek pada Jumat, 3 Februari 2023.

    Kegiatan di buka dengan kumpul bersama dilapangan, anak-anak ditemani oleh wali kelas masing-masing. Kemudian kegiatan di buka oleh suster kepala sekolah, Sr. Tanti Yosepha, CP., M.Pd. Dalam acara pembukaan juga ditampilkan persembahan tarian dan nyanyian dari anak-anak. Setelah acara pembukaan anak-anak bersama orang tua bebas mengunjungi area Bazaar yang telah tersedia.

    Baca Juga: Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    Diadakannya Bazar Amal Imlek bertujuan untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan kegiatan amal yang akan disumbangkan ke panti asuhan. Sr. Tanti Yosepha, CP., M.Pd selaku kepala sekolah dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang turut berpartisipasi dalam pelaksanaan Bazaar Amal Imlek sehingga dapat terlaksana dengan baik.

    “Saya selaku kepala sekolah mewakili rekan-rekan guru di SD Plus Gembala Baik mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah berpartisipasi sehingga kita dapat menyelenggarakan kegiatan Bazaar Amal Imlek di sekolah kita ini. Saya bangga kepada seluruh orang tua yang selalu mendukung setiap kali sekolah mengadakan kegiatan. Semoga berkat Tuhan selalu menyertai kita semua” paparnya.

    Baca Juga: Mengolah Setiap Pengalaman Agar Lebih Mencintai

    Adapun berbagai kegiatan yang dilaksanakan berupa perlombaan, wahana bermain dan stand-stand. Perlombaan yang dilaksanakan ada dua yaitu Tournaments Mobile Legends dan Lomba Mewarnai. Beberapa stand yang turut memeriahkan yaitu, Es Krim Lazaro, Pizza, minuman, gorengan, Es Coklat Idaman, Takoyaki, Makanan Jepang, mainan, Hilo, Penerbit Erlangga dan Sakamoto. Selain itu turut hadir juga wahana bermain Lazaro Fun Kids dan berbagai permainan yang disiapkan oleh sekolah, berupa rumah hantu, dart, memancing, undian aksesoris, lempar gelang, lempar pingpong, dan stand permainan dari kelas 6C.

    Selain mengunjungi Bazaar Amal Imlek di SD Plus Gembala Baik, anak-anak dan orang tua juga menikmati penampilan Naga dan Barongsai di Lapangan Parkir samping unit SMA Gembala Baik.

    Komik Digital Gagasan Edukatif Penanganan Sampah Dari Siswi SMP Xaverius Bungo

    Gena Jasminea Girsang, Siswa Kelas IX SMP Xaverius Muara Bungo – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Muara Bungo, Jambi – Dari rasa kegelisahan terhadap permasalahan sistem pengelolaan sampah di Kota Muara Bungo inilah yang mengusik perasaan dan pikiran gadis cilik bernama Gena Jasminea Girsang siswa Kelas IX SMP XAVERIUS MUARA BUNGO untuk menorehkan sesuatu gagasan ke dalam sebuah karya tulis yang bukan sekedar karya tulis biasa melainkan sebuah karya tulis yang secara komprehensif mengupas tentang sistem pengelolaan sampah beserta solusi penerapannya secara objektif dan ilmiah.

    “Ya, saya selama ini mencermati situasi pengelolaan Sampah Di Kabupaten Bungo, Padahal Kabupaten Bungo sudah mendapatkan Adipura predikat kota bersih hingga 2x pada tahun 2018 dan 2019, namun terjadi masih terdapat permasalahan pada penerapan sistem pengelolaan sampah Di Kabupaten Bungo, yang harus diungkap dan dicari solusinya”ungkap Gena Jasminea Girsang yang lahir di Kota Jambi, tanggal 9 Februari 2008 ini.

    Menurut Gena, dalam penulisan makalahnya itu, dirinya memulai dengan mencermati mengenai Permasalahan sampah di Kota Muara Bungo yang menjadi perhatian dan pelayanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bungo di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Bungo Dani, Rimbo Tengah, Batin III, dan Pasar Muara Bungo yang berasal dari sampah sekitar 129.000 jiwa dengan timbunan sampah per harinya mencapai 70 ton. Sedangkan yang diangkut ke TPA antara 50-54 ton saja, yang lainnya sudah dimanfaatkan oleh pemulung untuk dijual ke bank sampah atau Pedagang Loak (istilah pedagang penerima sampah anorganik).

    Baca Juga: Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    Sistem pengelolaan sampah di kota Muara Bungo adalah dimulai dari sampah rumah tangga, restoran, pertokoan, gudang dan pasar. Selanjutnya sampah dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berada di perumahan, pertokoan dan pasar tradisional yang diangkut dengan menggunakan sepeda motor roda tiga, truk dan terakhir dibawa ke Tempat Pembuangan Terakhir (TPA) di Dusun Senamat, namun kemudian dirinya juga langsung terjun berdiskusi bukan hanya Kepala Bidang Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo H. Zulkarnaen SiP., M.Si., melainkan juga berdiskusi dengan masyarakat, salah satu diantaranya adalah pemilik Vania Cake Café yakni  Cicilia Endang.

    “Dari semua kegiatan yang saya lakukan itu, sehingga dapat diketahui bahwa permasalahan penerapan pengelolaan sampah itu, kata kuncinya adalah bagaimana membangun kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA., kondisi inilah yang kemudian menggelitik saya untuk membuat komik digital sebagai sarana mengedukasi masyarakat ” tukas Gena Jasminea Girsang anak kedua pasangan almarhum Bapak Jasuman G.P. Girsang dan ibu Ratna Akiefnawati.

    Gena juga menjelaskan bahwa Dari kegiatan bertemu dengan nara sumber banyak pembelajaran yang menarik, bahwa mengelola sampah di Kabupaten Bungo sangatlah rumit dan penuh perjuangan keras. Dari sekumpulan sampah yang dibuang tidak dipilah dan ketika dibuang ke TPS diacak-acak oleh pemulung yang mencari plastik botol atau barang lainnya yang masih layak dijual, perlakuan pengacak-acakan sampah menyebabkan sampah berserakan di sekitar TPS, akibatnya mengganggu lalu-lintas dan menyebarkan aroma bau yang mengganggu kesehatan, maka perlu kesadaran masyarakat untuk memilah sampahnya dari mulai rumah tangga, toko, restoran, perusahaan dan perkantoran agar semakin berkurang jumlah sampah yang akan dibawa ke TPA, maka sdbagai solusinya adalah melakukan Sosialisasi ke masyarakat dan edukasi sejak dini ditingkat sekolah selayaknya dilakukan dan sesering mungkin untuk memberikan pemahaman dan keterlibatan masyarakat peduli dengan sampah,

    Baca Juga: Diduga Terlibat KKN, Wantimpres Didesak Sampaikan Ke Presiden Jokowi, Johnny G Plate Layak Dicopot Sebagai Menkominfo

    “Semua yang saya peroleh baik dari hasil wawancara maupun dari berbagai informasi yang saya dapat dari beragam sumber, saya tuangkan ke karya tulis tugas akhir memenuhi syarat dalam proses kelulusan dari SMP Xaverius Muara Bungo tahun pelajaran 2022/2023, kemudian saya presentasikan ke kepala sekolah dan dewan guru penguji, alhamdulilah hasilnya mereka memberikan penilaian cum laude, karena itu dikesempatan ini, saya ucapkan rasa syukur kepada Tuhan, dan ucapan terima kasih kepada Mama Ratna Akiefnawati, abang Nager Alfanovansyah Girsang, juga ucapan terima kasih kepada Ibu Maria sebagai guru pembimbing, Bapak Kepala SMP Xaverius Muara Bungo, Johanes Suwarno, serta Bapak/Ibu guru dan staf SMP Xaverius, juga tak lupa kepada rekan-rekan yang senantiasa mensupportku dalam menyelesaikan karya tulis ini, tanpa mereka semua, Saya tidak bisa menyelesaikan karya tulis yang semoga bermanfaat bagi semua orang.”pungkas Gena.

    Dari perbincangan dengan Gena, maka muncullah secercah harapan terhadap keberadaan anak-anak bangsa negeri ini, ternyata menyimpan potensi luar biasa yang tidak dapat dipandang remeh, bahkan harus terus digali dan dikembangkan menjadi sesuatu yang dapat disumbangkan bagi bangsa dan negeri ini, semoga di masa kini maupun dimasa mendatang muncul Gena-Gena yang lain, yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, bernyali dan memiliki gagasan solusi yang kreatif, inovatif dan edukatif. Amin

    Diduga Terlibat KKN, Wantimpres Didesak Sampaikan Ke Presiden Jokowi, Johnny G Plate Layak Dicopot Sebagai Menkominfo

    Gedung WANTIMPRES/Sumber foto: nasionalpos.com – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Jakarta – Beberapa waktu ini, masyarakat dihebohkan kembali dengan tersiarnya  kabar adanya rencana reshuffle Kabinet yang akan dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, tentunya hal itu juga menimbulkan pertanyaan yang mengarah pada sosok Menteri mana dari anggota Kabinet Indonesia Maju yang layak untuk diberhentikan, anggapan bahwa di setiap pencopotan seorang Menteri itu sarat dengan kepentingan politik itu sah-sah saja,

    Karena memang Menteri adalah jabatan politis, namun yang tidak boleh dilupakan adalah  masalah kinerja maupun kebijakan dan bahkan tindakan perilaku dari sosok Menteri yang juga menjadi bahan pertimbangan apakah dia layak dicopot atau tidak, demikian disampaikan Amir Basman coordinator Generasi Milineal Muslim Berantas Korupsi kepada pers, Rabu, 1/2/2023 di Jakarta.

    Baca Juga: Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    “Ya, karena seorang Menteri itu sejatinya adalah sosok yang menjadi ujung tombak, apakah penyelenggaraan pemerintah itu amanah atau tidak, apakah program kerja pemerintah itu dapat memenuhi harapan atau tidak, jadi jangan hanya dilihat dari sisi politisnya saja, tapi juga patut dicermati soal kinerjanya, dan komitmennya untuk menampilkan pemerintah yang bersih, tidak korup dan juga tidak mengkhianati reformasi”ungkap Amir Basman.

    Menurut Amir Basman, apabila mencermati kondisi Kemenkominfo di bawah kepemimpinan Jhonny G Plate, nampaknya cenderung seringkali menimbulkan kegaduhan di masyarakat, oleh karena sikap, kebijakan kinerja Menkominfo Johnny Gerard Plate, misalnya polemik aturan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE).

    Di Tahun 2022 lalu, Kemenkominfo juga sempat memblokir sejumlah aplikasi dan platform digital karena tidak mendaftar ulang sebagai PSE. Masalahnya, sejumlah aplikasi yang diblokir adalah alat digital andalan rakyat, seperti aplikasi pembayaran PayPal, dan platform video game Steam.

    Yang membuat masyarakat, lanjut Amir basman, semakin geram adalah pernyataan Johnny tentang sejumlah aplikasi judi online yang justru tidak diblokir. Dengan alasan ternyata pihaknya tidak menilai situs-situs judi online tersebut sebagai tempat judi, melainkan hanya sebagai game permainan kartu.

    Baca Juga: Paus Fransiskus meratapi serangan terhadap gereja Pantekosta di DR Kongo

    Belum lama lupa tentang permasalahan itu, publik kembali diingatkan pada betapa meresahkannya Kominfo akibat sejumlah kasus kebocoran data, spesifiknya adalah terkait kebocoran 1,3 miliar SIM Card dan sejumlah Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Indonesia.

    “Nah, kabar terbaru yang membuat gelisah masyarakat, terutama yang tinggal di daerah pedesaan maupun pedalaman, yang sangat sulit dijangkau jaringan internet, tak bisa menikmati layanan internet dari negara, karena ternyata proyek pengadaan tower BTS untuk layanan internet yang dikerjakan oleh BAKTI Kemenkominfo, pelaksanaannya amburadul dan parahnya terjadi korupsi, yang merugikan negara triliunan rupiah” tukas Amir Basman yang juga juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi.

    Parahnya lagi, lanjut Amir Basman, adik kandung Menkominfo Johnny G Plate, Gregorius Aleks Plate (GAP) diduga kedapatan lebih dari dua kali mendapatkan fasilitas berpergian ke luar negeri meski statusnya bukan pejabat kemenkominfo,

    Hal ini mengindikasikan bahwa adanya perilaku nepotisme dilakukan oleh Menkominfo Jhonny G Plate yang diduga menguntungkan pihak keluarganya, namun diduga merugikan negara serta terindikasi mengkhianati semangat reformasi 1998 yang sangat anti Korupsi Kolusi dan Nepotisme.

    “Hari ini, kami telah mengadukan masalah ini ke Wantimpres, dengan harapan agar bisa disampaikan ke Presiden Jokowi, diduga terlibat KKN, maka sebaiknya Jhonny G Plate diberhentikan Sebagai Menkominfo,” Pungkas Amin Basman.

    IHT Kurikulum Merdeka SMA Santo Paulus Nyarumkop

    IHT Kurikulum Merdeka SMA Santo Paulus Nyarumkop -

    MajalahDUTA.Com, Nyarumkop– Menyongsong Tahun Pelajaran 2023/2024 SMA Santo Paulus Nyarumkop-Singkawang membekali para pendidik dan tenaga kependidikan dalam In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka sebagai bagian pendidikan berkelanjutan dan berkualitas.

    Kegiatan selama dua hari, 30-31/01/23 dimaksud untuk memaksimalkan kompetensi para pendidik dan tenaga kependidikan dalam satuan kerja pada tahun pelajaran baru 2023/2024.

    In House Training Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran dengan narasumber Drs Titus Pramana MPd selaku Pengawas SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat.

    Suster Udit Karolina SFIC Kepala Sekolah Santo Paulus Nyarumkop dalam sambutannya berterima kasih kepada narasumber membekali para pendidik dan tenaga kependidikan dalam kegiatan implementasi Kurikulum Merdeka.

    Dia berharap semoga para pendidik dan tenaga kependidikan dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan diterapkan kepada para peserta didik dengan maksimal pada tahun pelajaran baru 2023/2024.

    Mengolah Setiap Pengalaman Agar Lebih Mencintai

    Pemerenungan dalam peristiwa, Misa Jumat Pertama pada 5 Agustus 2022 Jumper Agustus, Pastor Agustinus Keluli OCD

    MajalahDUTA.Com, Santa Clara, Denpasar Bali– Renungan yang dibawa oleh Pastor Agustinus Keluli OCD dalam Misa Jumat Pertama pada 5 Agustus 2022 mengajak Opa-Oma untuk lebih menyadari bahwa setiap pengalaman hidup adalah proses untuk mencintai Tuhan dan menyadari Tuhan lebih dekat.  Oma dan Opa, serta saudara-saudari yang terkasih dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Setiap perjumpaan selalu punya daya upah.

    Kadang jika orang berjumpa dengan orang baik dan yang rendah hati, maka upahnya terjadi ada sukacita, keceriaan, kebahagiaan dan sebagainya. Karena mereka menjumpai orang yang positif.

    Dalam renungannya Pastor Agustinus mengungkapkan tidak jarang juga kadang manusia berjumpa dengan orang-orang yang angkuh, sombong, menyesatkan dan yang beraura negatif maka punya pengaruh terhadap mereka. Akibatnya kita menjadi kesal, kita bisa menjadi marah, dan kita berpikir hal-hal negatif tentang orang tersebut.

    Kisah dalam Kitab Suci bahwa peristiwa perjumpaan dengan Yesus orang-orang selalu merasakan perubahan yang dasyat. Selalu ada pembaharuan hidup, yang sakit disembuhkan, yang lumpuh berjalan, yang berdosa disembuhkan.

    “Hari ini kita berkumpul untuk mau berjumpa dan bersatu dengan Yesus dalam ekaristi yaitu dalam komuni. Untuk itu kita selalu membawa Yesus dalam kehidupan kita untuk itu perjumpaan itu harus selalu dirindukan dan diberikan hal yang mendalam sehingga perjumpaan itu bisa menjadi transformasi (menjadi perubahan dalam hidup),” kata Pastor Agustinus.

    Dihadapan para Oma-Opa, Pastor Agustinus kembali mengajak mereka untuk merasakan perjumpaan kasih bersama Yesus Kristus. Oleh karenanya dalam perjumpaan haruslah memiliki semangat kerinduan akan Kristus yang mendalam agar setiap pertemuan selalu membawa perubahan hidup baru.

    Manusia yang punya kelemahan, kerapuhan, yang kerap kali tidak setia, dan jatuh kedalam dosa, haruslah mohon kerahiman Tuhan, karena Tuhan itu maha setia, sebab Bapa tidak pernah menyangkal diri-Nya sendiri, karena cinta-Nya lestari dan abadi untuk mencintai umatnya.

    “Oleh karena cinta-Nya, maka kita harus mencintai Tuhan sama seperi Tuhan mencintai mencintai kita,” pungkas Pastor Agustinus.

    Salib adalah pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan

    Opa-oma saudari yang dikasihi dalam Kristus.

    Kita semua punya salib, baik dileher maupun di rumah. Salib itu bukan sekedar hiasan tapi adalah identitas kristiani, jadi diri kita sebagai kristiani. Sesuatu yang harus melekat dalam diri kita. Tanpa salib tidak ada kristianitas.

    Salib harus menjadi sesuatu yang esensil dalam hidup kita dan harus dimengerti, dipahami, dimaknai dan dijiwai. Kita memahaminya arti sebuah salib dalam kehidupan kristianitas, maka kita tidak tahu apa yang menjadi tujuan dari kehidupan kita. Kita menjadi orang-orang yang tidak melakukan hal apa yang terpenting yang harus menjadi skala prioritas.

    Hal yang keluaran saja, bukan inti dari sebuah kehidupan. Karena itu ketika kita melihat salib, ketika kita selalu mengenakan salib harus paham, apa itu makna salib itu bagi kita. Dengan  itu memahaminya maka kita akan memperjuangkan nilai dibalik salib itu. Salib itu bukan hanya sekedar simbolisme, tapi sebuah realitas, sebuah kenyataan hidup yang kita hadapi dari waktu ke waktu dari hari ke hari.

    Dan memang harus selalu dimaknai. Salib itu adalah kenyataan-kenyataan yang tidak menyenangkan sebuah konsekuensi dari kemuridan dari konsekuensi menjadi seorang Katolik.

    Saudara kristiani, keberpihakan kita kepada Kristus, membawa konsekuensi kepada kita akan dimusuhi, dibenci, akan diperlakukan secara tidak adil tetapi dalam situasi seperti ini, kenyataan seperti ini, jika kita tidak memahami makna dari sebuah penderitaan dan dari sebuah konsekuensi, keberpihakan kepada kebenaran kepada Kristus, maka kita akan mudah melakukan kompromi mudah untuk mengadaikan nilai yang tertinggi demi hal yang sederhana, yang remeh temeh, yang semu.

    Cinta harus dimurnikan

    Ketika ada kesulitan dan tantangan jika tidak dimaknai sebagai suatu salib, maka penderitaan itu sia-sia malah membuat kita akan menjauh dari Tuhan, karena kita melihat kesulitan, penderitaan sebagai sebuah tantangan itu sebagai ketidakberpihakan Tuhan kepada kita.

    Tetapi ketika kita mau merenungkan dan mau merefleksikan dalam peran salib Yesus, kita akan sadari bahwa Tuhan begitu dekat dengan kita. Karena memang cinta harus dimurnikan, sama seperti emas harus dimurnikan dalam perapian.

    Iman, cinta kita kepada Tuhan harus dimurnikan dalam salib, dalam penderitaan untuk melihat, menguji, kesejatian, otensitas cinta kita kepada Tuhan. Karena dua hal itu bisa bersatu maka harus terjadi persesuaian, kemurnian cinta Allah harus juga dipadukan, disinkronkan dengan kemurnian cinta kita.

    Kita berjuang dengan kelemahan tapi kita berjuang untuk memurnikan cinta itu. Kita berusaha untuk mencintai Tuhan sama seperti Tuhan telah mencintai kita. Kita mencintai sesama, dalam perjanjian lama takaran, ukurannya adalah diri kita sendiri tetapi dalam perjanjian baru, Yesus katakana “kita mencintai sesama sama seperti Tuhan telah mencintai kita”.

    Ukurannya bukan diri kita lagi, tetapi cinta kepada kita oleh Tuhan karena semakin kita dicintai Tuhan, begitu juga kita harus semakin mencintai sesama.

    Saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus, kita harus mengolah setiap pengalaman yang terjadi dalam hidup kita terutama penderitaan dan salib sebagai sesuatu kekuatan dan rahmat. Sebagaimana Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus mengatakan “ Segala sesuatu itu adalah rahmat, apapun bentuk pengalaman hidup” kesulitan, tantangan, penderitaan, kebahagiaan, suka cita dan sebagainya harus dilihat sebagai suatu rahmat.

    Kita melihat seorang pemulung yang bekerja mengais rezeki di tempat sampah, ditambah bau tempat sampah tidak sedap hanya demi keberlangsungan hidup dan mencari makan untuk anak-anaknya. Dari hal-hal yang busuk, dibuang orang dan yang tidak berguna tetapi mereka masih menemukan sesuatu yang masih bernilai karena itu mengangkat kita pada pemerenungan, pengalaman-pengalaman hidup yang tidak menyenangkan.

    Katakanlah penderitaan, kesulitan dan kita harus diantar dalam suatu pemerenungan bahwa apa yang mau kehendaki dengan pengalaman-pengalaman seperti ini. Mungkin Tuhan mau menyadarkan karena kita mulai jauh dan tidak setia lagi dengan jalan Salib Yesus karena itu harus segera kembali, dengan berbagai peristiwa, pandemi, kematian dan semua yang tak terduga. Hal itu mengingatkan semua hidup ini akan berlalu, dan manusia akan mempertanggungjawabkan semua yang telah diperbuat pada akhir kehidupan manusia. Karena itu harus segera kembali untuk dilahirkan kembali, kita harus segera berubah, bertobat.

    Jangan berhenti ditengah jalan

    Bertobat tidak hanya dengan berhentinya berbuat dosa, tetapi kita harus bertumbuh dalam damai dan kebajikan. Agar kita berusaha untuk menyerupai dengan Kristus sama seperti Tuhan memberikan diri-Nya untuk kita, mencintai kita.

    Sebagaimana Yesus katakan “barangsiapa mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal diri” memikul salib dan mengikuti Dia kemudian kita harus sampai ke Golgota agar kita sampai ke puncaknya yaitu perubahan, penganugrahan terhadap semua yang telah kita lalui. Oleh sebab itu jangan pernah kita mau berhenti ditengah jalan dalam memikul salib, karena yang terpenting kita harus memaknai Salib.

    Menyangkal diri berarti mengesampingkan semua hal yang bukan menjadi tujuan utama, dan mengutamakan kepentingan Allah yaitu kehendak-Nya. Perjumpaan dengan Yesus selalu memiliki perubahan dan pembaharuan, asal memiliki kerinduan dengan-Nya dan mau menerima Yesus, mau menyerahkan diri dan mau diubah oleh-Nya. Mari melakukan penghayatan itu secara tulus dan bahagia, maka akan mendapatkan sukacita yang besar dalam kehidupan. Semoga!!!

    Melakukan yang Dikehendaki oleh Bapa

    Misa Jumat Pertama, 1 Juli 2022 - Jumper Juli, Pastor Agustinus Keluli OCD

    MajalahDUTA.Com, Santa Clara, Denpasar Bali- “Melakukan yang dikehendaki oleh Bapa,” setidaknya itulah yang diungkapkan oleh Pastor Agustinus Keluli OCD dalam Misa Jumat Pertama pada 1 Juli 2022 yang dipersembahkan untuk komunitas Santa Clara yang diikuti oleh sejumlah Opa-Oma.

    Dalam pemerenungannya, Pastor Agustinus Keluli OCD mengatakan bahwa setiap manusia diajak untuk melakukan apa yang di kehendaki oleh Bapa. Menurutnya, hal itu harus selalu menjadi pegangan. Sebagaimana Yesus sudah memberikan diri-Nya untuk menebus dosa manusia.

    “Jika kita berani menyebut diri sebagai saudara Yesus, berarti kita juga harus bersedia untuk melakukan yang Tuhan Yesus mau,” kata Pastor Agustinus Keluli OCD.

    Bersama Opa-Oma dalam misa Jumat pertama, Pastor Agustinus Keluli OCD dalam renungannya mengingatkan apa bila manusia adalah saudara-saudari, artinya manusia yang lain adalah bagian dari saudaranya.

    “Jika kita merasa memiliki satu sama dengan yang lainnya, maka kita tidak melihat orang lain itu sebagai orang lain tetapi itu adalah saudara saya sama seperti saudara yang adalah saudara kandung,” kata Pastor Agustinus.

    Menurut pemaparannya, dalam pengertian itu memang secara spiritual pengertian saudara memang jauh lebih kaya. Sebab perkumpulan dan persautuan seperti ini adalah suatu rahmat yang sangat besar.

    Perayaan Misa Gong Xi Fa Cai 2574 di Paroki Sambas

    Dokumentasi Gong Xi Fa Cai- Paroki Sambas

    MajalahDUTA.Com, Sambas– Hari Minggu, 22 Januari 2023 bertepatan dengan Hari Raya Imlek 2574 bagi masyarakat Tionghoa atau Chinese. Secara khusus umat Katolik di Gereja Kristus Raja Paroki Sambas juga turut merasakan kemeriahan dan suka cita dalam Misa Syukur Perayaan Imlek yang kali ini dipimpin langsung oleh Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus,  Pastor Paroki Pastor Celestinus Joni OFMCap, dan dua Pastor Tamu yakni Pastor Ferdinandus Rufinus OFMCap bersama Pastor Fridolinus Andat OFMCap.

    Misa Perayaan Imlek 2574 di Gereja Kristus Raja Paroki Sambas, berjalan secara khidmat dan lancar, dihadiri kurang lebih 500 umat memenuhi bangku di dalam Gereja.

    Dalam homilinya, Uskup Agustinus menyampaikan kepada umat di Paroki Kristus Raja Sambas, bahwa, “Perayaan Tahun Baru Imlek ini kita awali dengan rasa optimis, apapun yang terjadi sehubungan dengan Tahun Kelinci ini, jadi banyak hal yang dapat kita pelajari.  Gereja Katolik sangat mendukung ungkapan iman yang dibungkus dengan budaya-budaya setempat, misalnya perayaan Imlek yang dekat dengan budaya Chinnese”.

    Misa Perayaan imlek semakin meriah dengan lantunan paduan suara kelompok Koor Gabungan yang melantunkan nyanyian-nyanyian pujian menggunakan bahasa chinese.

    Pada misa perayaan imlek di Gereja Kristus Raja Sambas ini juga, Uskup Agung Pontianak membagikan angpao untuk anak-anak serta paket jeruk dan kue keranjang untuk semua umat yang hadir di Perayaan misa Imlek.

    Semua rangkaian perayaan misa diakhiri dengan berkunjung ke rumah umat yang merayakan Imlek di Kota Sambas di dampingi oleh Panitia Imlek Gereja Kristus Raja Sambas, anggota Dewan Pastoral Paroki, OMK, dan umat paroki Sambas.

    Selamat merayakan Tahun Baru Imlek 2574- GONG XI FA CAI

    Mengukir Peristiwa Pembaharuan Kepengurusan OMK Pusat Paroki Pahauman

    Pelantikan OMK Paroki Pahauman

    MajalahDUTA.Com, Pahauman– Bertepatan dengan Hari Minggu Sabda Allah (22/1/2023) Orang Muda Katolik (OMK) Pusat Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman mengukir peristiwa penting yang patut disyukuri yaitu Pelantikan Kepengurusan OMK Pusat Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman masa bakti 2023-2024.

    Pelantikan ini berlangsung pada perayaaan Misa kedua hari Minggu di Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman dan dilantik oleh Pastor Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman, Pastor Oktavianus Gerotek OFMCap.

    Dalam homili, Pastor Okta menekankan pentingnya peran yang tak biasa, dalam kutipannya jelas dikatakan “jadilah terang dan Penjala Manusia dimana pun kalian berada,” ujar Pastor Okta.

    Bagaimana saya bisa menjadi terang dan Penjala Manusia? Apakah saya harus pergi ke stasi-stasi mewartakan Injil?

    Menjadi terang dan penjala manusia itu bisa kita lakukan dalam tindakan yang sederhana, contoh nya kita bisa melihat dan mungkin juga ada anggota keluarga kita walaupun katolik sudah dibaptis tetapi tidak pergi ke Gereja disanalah kita diharapkan hadir menjadi terang dan penjala manusia berani berdiri menjadi terang dan penjala manusia untuk menuntun mereka kembali ke jalan Tuhan”

    Ketua DPP Paroki Pahauman, H. Matsam menyampaikan bahwa OMK wajib memberikan diri dalam menjalankan perannya melalui berbagai bidang, OMK adalah tulang punggung Gereja dan masa depan Gereja.

    Dia pun tak lupa mengucapkan terimakasih kepada orang tua yang sudah mendukung dan menyarankan kepada Putra dan Putrinya untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial Gereja. Terimakasih dan mari kita bersama-sama memberikan bimbingan, arahan dan pendampingan kepada anak-anak kita ini.

    “Semoga apa yang mereka programkan, apa yang akan mereka laksanakan terutama untuk memajukan perkembangan umat khususnya orang muda di paroki kita dapat kita banggakan, mari kita bekerjasama dan berkoordinasi agar program kita dapat terlaksana dengan baik,” harap ketua DPP Paroki Pahauman itu.

    OMK Pusat Paroki yang adalah perpanjangan tangan bagi OMK yang ada di wilayah dan Stasi, ada 11 Wilayah dan ada 124 Stasi dan banyak ada ribuan orang muda yang ada di paroki. Dengan adanya komunitas dan kuantitas itu, mereka diharapkan tidak hanya mampu berorganisasi tetapi juga memiliki rasa yang terpanggil untuk melayani umat menjadi calon biarawan-biarawati. Setidaknya itulah harapan pastor paroki, ketua DPP dan pengurus yang lainnya.

    7 pembina Orang Muda Katolik (OMK)

    Dalam kesempatan tersebut, calon pengurus yang dilantik berjumlah 42 orang terdiri dari pengurus inti dan beberapa seksi serta 7 orang pembina OMK yang turut serta dilantik dalam kesempatan ini.

    Hadir dalam perayaan misa tersebut Ketua dan Sekretaris Dewan Pastoral Paroki Pahauman serta kepemudaan dan para umat.

    Proses pelantikan ini berlangsung dengan khidmat, setelah kotbah para calon pengurus bersama-sama membacakan janji dihadapan Imam sebagai bentuk komitmen dalam mengemban tugas dan tanggung jawab mereka sebagai pengurus Orang Muda Katolik Pusat Paroki Pahauman. Kemudian Pastor Oktavianus Gerotek OFM.Cap mengucapkan doa pelantikan, memberkati sekaligus memerciki para pengurus yang sudah dilantik dengan air Kudus.

    Diakon Ala selaku Moderator OMK mengungkapkan terimakasih kepada para OMK Pusat Paroki Santo Yohanes Pemandi Pahauman yang pada hari ini sudah dilantik secara sah menjadi kepengurusan baru tahun 2023-2024.

    Dalam pesan dan harapannya, Diakon Ala mengungkapkan kiranya OMK semakin berkembang, semakin kompak dan semakin bersemangat untuk melayani umat terutama melayani Gereja. “Sukses untuk kalian semua mari kita bersama-sama berjuang bersama Bapakat, WKRI dan DPP yang ada di Paroki kita Tuhan Yesus memberkati,” tuturnya.

    Tak lupa Pembina OMK yang dalam kesempatan ini di sampaikan oleh Yulianti Yuyun mengucapkan selamat kepada pengurus OMK Pusat Paroki yang baru saja dilantik periode 2023-2024 , berharap semoga OMK semakin kompak, solid dan bisa berkoordinasi dengan semua pihak yang ada serta menjadi komunitas positif untuk perkembangan jiwa muda dalam membangun Gereja karena OMK adalah masa depan Gereja. OMK Paroki Pahauman yang dikenal dengan jargon Siap, Sigap, Berkarya ini berusaha untuk membangun komitmen bersama terutama antar pengurus OMK.

    Yohana Aldia Dwilanviera yang ditemui selesai pelantikan mengucapkan terimakasih atas kepercayaan teman-teman yang sudah menunjuk dan memberikan kepercayaan penuh kepadanya sebagai Ketua OMK Paroki Pahauman, dia berharap dengan terbentuknya kepengurusan baru ini dapat merangkul teman-teman yang lain dan program-program kerja yang sudah disusun dapat di jalankan agar semakin membangkitkan minat orang muda untuk ikut dalam kegiatan menggereja. Banyak program yang sudah dirancang dan akan dilaksanakan dalam waktu dekat contohnya seperti kegiatan di hari Valentine, Kirab Salib IYD, EKM dan sebagainya.

    “Semoga semakin banyak orang muda yang mau menjadi terang untuk dunia terutama terkusus bagi Gereja kita yaitu Gereja Santo Yohanes Pemandi Pahauman,” ujarnya.

    TERBARU

    TERPOPULER