Tuesday, April 28, 2026
More
    Home Blog Page 105

    FSAB Muda : Hari Anti Korupsi Dunia 2022, Momentum Memassifkan Pembudayaan Anti Korupsi Wujudkan Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi”

    FSAB Muda : Hari Anti Korupsi Dunia 2022, Momentum Memassifkan Pembudayaan Anti Korupsi Wujudkan Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi”

    MajalahDUTA.COM, Jakarta- Hari Anti Korupsi International, diperingati setiap tanggal 9 Desember, untuk peringatan di tahun 2022 ini mengambil tema “Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi”. Melalui tema ini, KPK ingin mengajak dan memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya memerangi korupsi, tentunya ajakan KPK tersebut juga merupakan perwujudan dari Gerakan pembudayaan anti korupsi yang dapat dimaknai sebagai upaya membangun suatu budaya kesadaran masyarakat untuk melawan ancaman bahaya latent korupsi, yang membahayakan keberlangsungan tatanan nilai-nilai kehidupan masyarakat, demikian disampaikan Anne Sarjono anggota Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB)Muda, saat dihubungi awak media, Jumaat, 9 Desember 2022 di Jakarta.

    “Terbentuknya sikap pembudayaan anti korupsi dapat dianggap semacam bensin yang akan menggerakkan motor tatanan hukum yang ada, bahwa tanpa motor penggerak ini maka pranata hukum itu akan menjadi lembaga yang mati belaka, karena itulah sangat diperlukan langkah konkrit untuk membangun budaya anti korupsi melalui terbentuknya perilaku dalam pelayanan masyarakat yang transparan, kridibel dan akuntabel”ucap Anne Sarjono.

    Menurut Anne, dalam Gerakan pembudayaan anti korupsi, tidaklah semudah yang dibayangkan, dikarenakan adanya berbagai permasalahan yang dihadapinya, diantaranya adalah masalah keimanan yang juga terkait dengan mentalitas masyarakat masih mudah tergiur oleh gaya hidup hedonism maupun konsumerisme, kemudian minimnya keteladanan atau role model dari seorang figur kepemimpinan yang membudayakan anti korupsi, serta masih terlihat lemahnya penegakkan hukum terhadap korupsi, bahkan masih terkesan hukum tajam kebawah tumpul keatas bahkan dari kalangan, sehingga kondisi menyebabkan keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum sepenuhnya efektif dalam pencegahan dan pemberantasan Korupsi, yang masih terkesan tebang pilih terhadap penanganan kasus korupsi, dan juga pengawalan penuntasan dari pencegahan sampai penghukuman pada koruptor belum memberikan efek jera, karena itu diperlukan adanya evaluasi kinerja dari KPK maupun dari aparat hukum lainnya untuk melakukan perubahan lebih efektif agar jumlah Koruptor dapat lebih berkurang.

    Selain itu, lanjut Anne, diperlukan adanya Strategi preventif yakni merupakan upaya pencegahan agar seseorang tidak terjerumus ke dalam prilaku korupsi. Termasuk di dalam strategi ini adalah meningkatkan kesadaran terhadap bahaya korupsi melalui penyuluhan-penyuluhan hokum, baik di lingkungan masyarakat maupun lingkungan pendidikan. Begitu juga dengan meningkatkan keimanan akan adanya hari perhitungan amal (yaumul hisab) di akhirat kelak, bahwa seluruh amal perbuatan manusia akan dimita pertanggung jawabannya oleh Allah SWT, kemudian strategi deduktif, Strategi ini dimaksudkan untuk membuat sistem deteksi dini atas tindakan korupsi sehingga apabila ada indikasi perbuatan korupsi akan dengan cepat terdeteksi sehingga tidak sampai kepada tindakan korupsi yang lebih besar.

    “Serta menerapkan strategi represif, dengan menerapkan penegakkan supremasi hukum, bagi para koruptor, sehingga dapat menimbulkan efek jera bagi koruptor agar tidak korupsi lagi, dan bagi masyarakat, akan merasa takut atau malu apabila melakukan tindak pidana korupsi dalam bentuk apapun”tukas Anne.

    Hal Senada juga disampaikan Bimo, kepada awak media yang menghubunginya, ia mengatakan Dengan semakin terbukanya informasi, terlihat adanya peningkatan dalam kesadaran anti-korupsi di masyarakat. Sebagian masyarakat mulai menggunakan media sosial untuk memviralkan kasus2 pungli yang mereka alami. Ini seharusnya menjadi momentum untuk semakin meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai permasalahan tersebut

    “ Saya melihat bahwa korupsi di Indonesia masih sangat luas dan sistematis. Menurut Transparency International Indonesia, dikutip dari laman Tempo, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia berada di peringkat 96 dari 180 negara. Masih perlu kerja yang jauh lebih keras lagi untuk memberantas korupsi dan meningkatkan kesadaran anti-korupsi di masyarakat”ungkap Bimo yang juga anggota FSAB Muda kepada awak media, Jumaat, 9/12/2022 di Jakarta.

    Menurut Bimo, KPK memiliki peranan yang penting dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. KPK telah berhasil menangani banyak kasus korupsi yang terjadi, baik di instansi pemerintahan di pusat maupun di daerah, dan juga di berbagai instansi swasta, dari informasi yang diperoleh, Saat ini KPK juga telah menjalankan tiga strategi dalam pemberantasan korupsi. Pertama, melalui pendekatan pendidikan masyarakat.

    Hal tersebut bertujuan untuk mencapai masyarakat yang bebas dari budaya korupsi, dari adanya keinginan melakukan korupsi menjadi tidak ingin melakukan korupsi karena mengetahui bahaya korupsi. Kedua adalah dengan pendekatan pencegahan melalui perbaikan sistem.

    “Akan tetapi, saya melihat kalau KPK masih kurang efektif dalam mengkampanyekan gerakan anti-korupsi, khususnya di akar rumput, untuk itulah di Peringatan Hari Anti Korupsi International ini dapat menjadi momentum untuk memasifkan Gerakan pembudayaan anti korupsi agar dapat mewujudkan Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi”pungkas Bimo.

    Philofestid 2022 dan Mimpi Orang Muda Indonesia yang Semakin Kritis

    Philofestid 2022 dan Mimpi Orang Muda Indonesia yang Semakin Kritis

    MajalahDUTA.COM, Pontianak- Tahun ketiga. Iya, ini tahun ketiga penyelenggaraan PhilofestID. Sebagai sebuah Festival Filsafat Jalanan, PhilofestID lahir dari kegelisahan komunitas-komunitas Filsafat yang menyebar di seluruh Indonesia pada tahun 2020. Ketika Pandemi Covid-19 melanda Indonesia saat itu, komunitas-komunitas Filsafat bermunculan di permukaan media sosial. Ini dampak langsung dari terbatasnya perjumpaan secara fisik.

    Ada belasan komunitas Filsafat dan pegiat Filsafat yang berkumpul di grup Whatsapp saat itu. Betang Filsafat salah satunya. Pertanyaan yang menyeruak adalah: bagaimana cara mendiseminasikan Filsafat ke banyak orang muda di Indonesia? Romo Joni, SCJ (@romo_koko) melihat internet sebagai media yang sangat tepat dalam mendiseminasikan Filsafat kepada orang muda. Komunitas-komunitas dan para pegiat Filsafat setuju. Martin Suryajaya, Kang Syarif dan rekan-rekan komunitas lainnya sepakat bahwa gebrakan awalnya adalah dengan merayakan Filsafat. Lahirlah PhilofestID!

    Seingat saya, ada banyak usulan nama untuk festival ini. Intinya satu: Filsafat harus dirayakan, didiseminasikan dan dinikmati oleh banyak orang muda di Indonesia. Di tahun pertama (2020), komunitas Jakarta yang menjadi Tuan Rumah dan bertanya: Bagaimana Dunia Setelah Pandemi? Di tahun kedua (2021), komunitas-komunitas mulai bertanya tentang Filsafat Indonesia, Filsafat Nusantara. Komunitas Malang yang menjadi Tuan Rumah saat itu. Kedua PhilofestID (2020 dan 2021) dilaksanakan secara 100% online.

    Mimpi Orang Muda yang Semakin Kritis

    Di tahun 2022, Betang Filsafat (Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo) menjadi Tuan Rumah PhilofestID 2022. Kampus II Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Jln. Merdeka No. 55 Pontianak) menjadi tempat dimana PhilofestID 2022 dilaksanakan.

    Berbeda dengan PhilofestID 2020 dan 2021, PhilofestID kali ini dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) dari 10-17 Desember 2022. Secara online, peserta PhilofestID cukup banyak. Ribuan. Namun secara offline? Entah.

    Jawaban saya mungkin terdengar pesimis. Bukan itu concern saya. Ketika ditunjuk menjadi ketua Panitia dan Tuan Rumah PhilofestID 2022, di kepala saya muncul banyak pertanyaan. Salah satunya adalah: bagaimana caranya memperkenalkan Filsafat kepada kaum muda di Kalimantan Barat? Betang Filsafat adalah sebuah komunitas Filsafat kecil dan masih baru. Secara nasional, banyak orang menantikan kajian-kajian Filsafat seperti ini. Secara offline? Di Pontianak? Saya belum punya data pastinya terkait ketertarikan kaum muda terhadap Filsafat. Lantas, bagaimana PhilofestID 2022 akan dilaksanakan di Pontianak secara hybrid? Apakah mungkin?

    Saya tetap meng-iya-kan permintaan komunitas-komunitas Filsafat tersebut agar Betang Filsafat menjadi Tuan Rumah PhilofestID 2022. Mimpi saya, orang muda Kalimantan Barat bisa menjadi semakin kritis. Memperkenalkan Filsafat kepada orang muda Kalimantan Barat adalah hal yang saya impikan sejak pertama kali mengabdi di sini. Daya kritis kaum muda bisa terbentuk lewat Filsafat.

    Peradaban berjalan karena manusia bertanya. Inovasi hadir karena manusia bertanya. Kreativitas terbentuk karena manusia bertanya. Pertanyaan menjadi sangat penting. Daya kritis seharusnya menjadi nadi setiap manusia. Dan hal-hal inilah yang menjadi mimpi PhilofestID: menjadikan orang muda semakin kritis.

    Kritis Di Ambang Krisis

    Filsafat hidup. Ia lahir dan bertumbuh sejalan dengan peradaban manusia. Kelahiran kesadaran mengandaikan di saat yang bersamaan kelahiran Filsafat. Karena itulah Filsafat kemudian hadir dalam setiap tangis dan derita, tawa dan bahagia manusia.

    Dalam perjalanan panjang peradaban manusia, stabilitas dan krisis berjalan seumpama roda. Pada titik tertentu, manusia mengalami stabilitas yang mengarah pada kecemerlangan peradaban. Pada titik lainnya, manusia krisis dan berada di titik nadir kemanusiaan. Di titik lainnya, stabilitas dan krisis berjalan beriringan, seakan-akan ketika manusia mulai merasa stabil di situ krisis mulai siap menerkam.

    Pada titik-titik ini, manusia berefleksi. Manusia tidak pernah berhenti memahami dan memaknai hidupnya, Ujung dan refleksi ini adalah penyadaran diri dan perubahan.

    Tiga tahun ke belakang, dunia dilanda bencana. Pandemi Covid-19 menghantam kehidupan manusia nyaris tanpa ampun. WHO mencatat ada 16,6 juta orang meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia hingga Mei 2022. Kehidupan berubah total. Ekonomi dunia jatuh. Jarak justru menjadi jalan keselamatan. Media sosial hadir sebagai jembatan untuk komunikasi sekaligus disharmonisasi.

    Pada Februari 2022, Perang Rusia-Ukraina meletus. Banyak pihak menyebut perang ini sebagai gerbang menuju Perang Dunia III. Negara-negara adidaya mau terlibat, namun tampak “malu-malu kucing”. Sebagai ekportir utama dunia untuk minyak mentah, seed oil, jagung, gandum hingga gas alam cair (LNG), perang antara kedua negara ini mengakibatkan inflasi parah di banyak negara. Rantai pasok dunia menjadi kacau. Kemiskinan meningkat. Persoalan kemanusiaan mencuat. Religiusitas manusia dipertanyakan.

    Dunia di ambang krisis.

    PhilofestID 2022 hadir dengan pertanyaan “peradaban dunia akan ke mana?” Di ambang krisis, nalar manusia harus menjadi semakin kritis. Mematikan nalar sama dengan mematikan peradaban manusia. Filsafat mengambil peran penting di sini. Di hadapan krisis, manusia semestinya kritis!

    Salam Filsafat!

    Komunitas Korban Proyek Pengadaan Tower BTS, Desak DPR RI Bikin Pansus

    Komunitas Korban Proyek Pengadaan Tower BTS, Desak DPR RI Bikin Pansus

    MajalahDUTA.Com, Jakarta– Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022 bernilai trilyunan rupiah tersebut.

    Hingga menyebabkan kerugian bukan hanya pada negara, bahkan juga merugikan masyarakat, terutama yang tinggal di kawsan pedesaan maupun kawasan pedalaman, tidak hanya tidak dapat menggunakan layanan teknologi informasi internet sesuai yang dijanjikan oleh pemerintah, melainkan juga akibat dari radiasi frekwensi yang diduga melanggar ketentuan WHO sehingga mengakibatkan adanya warga yang mengalami gangguan pendengaran, gangguan pernafasan dan penyakit lainnya, demikian disampaikan H. Galuh Sunarya Koordinator Komunitas Korban Proyek Pengadaan Tower BTS kepada awak media, Kamis, 8/12/2022 di Jakarta.

    “Ya, masyarakat sebenarnya ingin sekali proyek pengadaan tower BTS itu tidak bermasalah, tidak macet dan tidak merugikan, tapi realitasnya, justru proyek yang sudah berjalan itu, ternyata sekarang macet, padahal di beberapa tempat towernya sudah berdiri, perangkatnya sudah berjalan, tapi justru korbannya rakyat”ungkap H. Galuh Sunarya.

    Menurut Galuh, dirinya bersama warga yang lain, merupakan salah satu dari puluhan juta rakyat Indonesia, yang ingin mendapatkan layanan akses internet dari negara, yang cepat, murah dan sehat, namun ternyata, harapan itu, bagai mimpi disiang bolong, justru mereka ini, menjadi korban dari sebuah pekerjaan yang melanggar aturan, tidak memiliki Ijin Mendirikan Bangunan dan juga tidak mendapatkan ijin dari Warga, misalnya yang terjadi di Kampung Sawah Baru, RT 06/03, Desa leuwisadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, jarak antara pemukiman warga dengan pembangunan tower.

    Serta tidak memenuhi Level batas radiasi yang ditetapkan WHO adalah 9 watt/meter persegi untuk perangkat dengan frekuensi 1800 Mhz, dan 4.5 watt/meter persegi untuk perangkat dengan frekuensi 900 Mhz, namun ternyata tetap dilanjutkan pembangunannya bahkan sudah berdiri towernya dan kemudian macet,

    Fakta itu lanjut Galuh, mengindikasikan bahwa pelaksanaan proyek tersebut menjadi ladang korupsi, kolusi dan juga gratifikasi, diduga dilakukan oleh pihak kontraktor dan juga diduga oleh pihak Kemenkominfo, tanpa mempertimbangkan dampak negative yang dialami warga.

    “ Ya, Selain di Bogor, kami juga menemukan permasalahan yang sama di Natuna, Kalimantan, Papua dll, sehingga kami menduga kekacauan pelaksanaan proyek tersebut, akibat adanya dugaan persengkongkolan jahat pada tender pelaksana dari pekerjaan proyek ini, yang diduga melibatkan Menkominfo Jhonny G Plate yang juga Sekjen DPP Partai Nasdem,.” Tukas H. Galuh.

    Dari kondisi tersebut, lanjut H Galuh, dirinya bersama warga Korban proyek pengadaan tower BTS ini sudah mengadukan hal tersebut ke pihak-pihak terkait, termasuk ke pihak kontraktor, tapi hasilnya nihil, karena itu, dirinya mengadukan masalah ini ke Komisi I DPR RI, agar segera membuat Pansus yang diharapkan dapat membongkar, mengusut tuntas kasus dugaan korupsi proyek pengadaan tower BTS, dengan memanggil Menkominfo Jhonny G Plate untuk mempertanggungjawabkan masalah tersebut, serta juga meminta pertanggungjawaban dia terhadap korban yang terdampak dari kasus ini, dengan memberikan kompensasi seadil-adilnya.

    “Hari ini kami telah mengadukan permasalahan yang kami alami dan juga dialami oleh puluhan jutaan rakyat Indonesia terutama berdomisili di pedesaan maupun Kawasan pedalaman ke Komisi I DPR RI, dan kami sangat berharap Komisi I DPR RI tidak mendiamkan kasus sengkarut Pengadaan Tower BTS, melainkan segera bergerak, dan turun ke rakyat, silahkan tanya langsung ke rakyat, yang menjadi korban kasus in, jangan hanya duduk diam saja, anda itu dipilih rakyat, maka bekerjalah untuk rakyat” pungkas H. Galuh.

    Pesan Natal 2022 Konferensi Waligereja Indonesia Dan Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia

    Pesan Natal KWI dan PGI Tahun 2022 / Sumber foto: Web KWI – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Pontianak – Konferensi Waligereja Indonesia bersama Persekutuan Gereja-Gereja Di Indonesia setiap tahun membuat Pesan Natal. Pesan Natal ini merupakan sebuah sapaan, refleksi penuh makna dan ucapan selamat bagi seluruh Umat Kristiani Indonesia. Dilansir dari website resmi Komisi Waligereja Indonesia pada Selasa, 6 Desember 2022 https://www.kawali.org/2022/11/23/pesan-natal-kwi-pgi-tahun-2022-pulanglah-mereka-ke-negerinya-melalui-jalan-lain-mat-212/. Mari kita simak bersama Pesan Natal tahun 2022 berikut ini:

     

    PESAN NATAL 2022 KONFERENSI WALIGEREJA INDONESIA

    DAN

    PERSEKUTUAN GEREJA-GEREJA DI INDONESIA

    “… pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain” ( Mat. 2:12)

     

    Saudara-saudari terkasih,

    Perayaan Natal selalu membawa sukacita dan damai sejahtera bagi hidup kita, karena Yesus datang untuk membebaskan kita dari belenggu dosa. Oleh Dia yang lahir di kandang hewan, wafat di kayu salib, dan kemudian bangkit dari antara orang mati, kita dilahirkan kembali sebagai ciptaan baru dan memperoleh hidup kekal.

    Orang-orang bijak dari Timur dengan bantuan bintang datang untuk menyembah-Nya dan mempersembahkan emas, kemenyan, dan mur. Setelah mengalami sukacita dalam perjumpaan yang istimewa tersebut, orang-orang bijak itu kembali ke negerinya melalui jalan lain seperti yang ditunjukkan Tuhan (bdk. Mat. 2:12). Mereka mampu melewati tantangan, hambatan, dan kesulitan dalam perjalanan mereka mencari Yesus dan setelah berjumpa dengan-Nya mereka juga berani menempuh jalan baru yang belum tentu lebih mudah dari sebelumnya.

    “Jalan lain” itu dapat dipahami juga secara rohani. Sesudah bertemu dengan Yesus, orang tidak lagi menjalani hidup dengan cara lama, tetapi dengan cara yang baru, menjadi manusia baru. Dengan demikian, Natal juga mengajak kita untuk menemukan jalan baru dan kreatif dalam mewartakan kasih-Nya kepada sesama dan semua makhluk ciptaan.

    Saudara-saudari terkasih,

    Orang-orang bijak dari Timur yang berjalan bersama-sama mencari Yesus mengajak kita untuk berjalan bersama juga, dalam menemukan kehendak Dia yang “tinggal di antara kita” (bdk.Yoh. 1:14) untuk menegakkan Kerajaan Kasih-Nya. Sebagai warga bangsa dan warga Gereja, meskipun kita bhinneka – berbeda agama, suku, golongan, budaya – kita mesti selalu berjalan bersama agar dalam kebersamaan itu mampu menghadapi berbagai macam tantangan dan kesulitan hidup. Keanekaragaman merupakan anugerah Allah yang harus disyukuri, dirawat, dan dikembangkan. Kebhinekaan yang kita sadari sebagai anugerah Tuhan itu seharusnya mendorong kita untuk saling bergandengan tangan dalam mewujudkan tata kehidupan bersama yang lebih bermartabat.

    Dengan berjalan bersama kita dimampukan untuk “pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat”: membangun kembali kehidupan dari keterpurukan dalam berbagai bidang akibat pandemi COVID- 19; membangun peradaban kasih di tengah menguatnya tindak kekerasan; merajut kerukunan di tengah merebaknya intoleransi; mempopulerkan budaya jujur di tengah mengguritanya tindak kejahatan korupsi; menggemakan pertobatan ekologis di tengah maraknya kerusakan lingkungan hidup, dan mengembangkan hidup berpolitik yang beretika menjelang pesta demokrasi tahun 2024. Berjalan bersama dapat menghasilkan kekuatan yang luar biasa. Oleh karenanya semangat itu perlu ditopang dengan sikap saling memahami, menerima, mendengarkan, dan menghargai kawan seperjalanan yaitu seluruh warga bangsa kita. Kita hilangkan berbagai pikiran negatif dan prasangka buruk. Kita kembangkan budaya hidup damai dan  bersaudara.

    Kasih Allah juga bisa diwartakan dengan kesediaan kita untuk menjadi teman dan sahabat bagi saudara-saudari kita yang menjadi korban pelecehan seksual, peredaran obat-obat terlarang, pemutusan hubungan kerja, diskriminasi, bencana alam, dan berbagai bentuk ketidakadilan lainnya. Kasih Allah yang hadir dalam peristiwa Natal ini memanggil kita untuk peduli pada sesama yang sedang menderita, karena apa yang kita lakukan untuk saudara-saudari kita yang sedang menderita atau mengalami kehinaan, kita lakukan juga untuk Allah (bdk. Mat. 25:40).

    Berlandaskan iman yang teguh dan kasih yang tulus kita bersama-sama dapat menumbuhkan harapan dan semangat saudara- saudari kita untuk kembali melangkah dan berjuang meraih mimpi-mimpi yang mungkin telah hilang. Berani berpihak kepada korban juga merupakan jalan kasih yang perlu kita tempuh saat ini, mana kala masih banyak orang yang hanya menjadi penonton saat sesamanya menderita, atau sengaja menutup mata agar hidupnya tetap aman dan nyaman. Teladan orang Samaria yang tergerak oleh belas kasih untuk menolong korban perampokan (bdk. Luk.10:25-37) perlu dihidupkan dan diwujudkan dalam keseharian kita.

    Saudara-saudari terkasih,

    Kehadiran Sang Kasih Sejati yang menyelamatkan kita harus terus diwartakan. Berbagai kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sebagai karya manusia seharusnya dimanfaatkan untuk memuliakan Allah dengan membangun tata kehidupan bersama yang penuh kasih. Media sosial sebagai bagian dari kemajuan ini menawarkan jalan-jalan menarik untuk mewartakan kasih Allah. Marilah kita menuliskan pendapat, renungan, dan kotbah yang menyejukkan dan mendamaikan hati banyak orang. Kita mengunggah foto-foto tentang keindahan hidup bersama di tengah aneka perbedaan atau membuat film-film pendek yang menginspirasi orang untuk peduli kepada orang lain serta alam sekitarnya. Kita mengisi ruang publik dengan kesejukan dan kedamaian guna menyebarluaskan nilai-nilai keadilan, kesetaraan, kesederhanaan, dan kebersamaan. Marilah kita juga berani melawan ujaran kebencian dan berita bohong yang dapat merusak kerukunan hidup bersama.

    Dalam terang Natal kita diajak untuk semakin bijak dan cerdas dalam bermedia sosial, semakin kreatif dalam mewartakan kasih, semakin setia dalam memegang nilai-nilai moral dan etika di dunia maya, sehingga kasih Allah semakin terpancar dan damai sejahtera semakin nyata. Jalan-jalan kreatif yang ditawarkan oleh media sosial sudah sepantasnya kita manfaatkan sebagai sarana pewartaan sehingga mampu menggerakkan banyak orang untuk menjadi duta-duta kasih dan pelopor perdamaian di lingkungan keluarga, Gereja, dan masyarakat.

    Semoga dalam menyambut dan merayakan Hari Natal ini, kita sungguh merasakan kasih-Nya. Allah Sang Kasih selalu bersama dengan kita, Imanuel, Allah beserta kita. Ia tidak pernah meninggalkan kita dalam keadaan apa pun (bdk. Ibr. 13:5). Ia juga selalu menjaga kita sehingga kaki kita tidak pernah goyah (bdk. Mzm. 121:3) dalam mencari dan menemukan jalan-jalan kreatif agar karya keselamatan Allah dapat dirasakan oleh sebanyak mungkin orang.

    Atas nama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), kami mengucapkan selamat Natal Tahun 2022 dan selamat menyongsong Tahun Baru 2023. Tuhan memberkati!

    Jakarta, 21 November 2022

    Atas nama

    Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI)

    Siapa Yang Percaya Dan Dibaptis Akan Diselamatkan

    Gambar Ilustrasi Yesus Di Baptis / Sumber: SESAWI.NET - Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com, Renungan – Lalu Ia berkata kepada mereka: “Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.

    Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum (Mrk 16:15-16). Sabda Tuhan menjadi pegangan dan pedoman hidup kita. Hari ini Tuhan menguatkan serta meneguhkan kita untuk menjadi pewarta Injil kepada semua orang dan kepada segala makhluk.

    Menjadi pewarta sukacita bagi semua. Itulah tugas kita yang percaya kepada Tuhan, sebagai orang-orang yang telah menerima baptisan dan menjadi anak-anak Allah dan anggota gereja. Tuhan memberkati.

    Sandiaga Uno Apresiasi Mindful Company Award, Penghargaan Pertama di Indonesia bagi Perusahaan yang Peduli Kesehatan Mental Talentanya

    ALIVE Fest 2022, 2 - 4 Desember 2022, Plaza Indonesia – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.com, Jakarta – Era dimana digitalisasi semakin merebak dan perusahaan semakin kompetitif akan keunggulannya masing-masing, talenta perusahaan dituntut untuk semakin produktif dan kreatif.

    Sementara itu, tidak semua perusahaan mampu membangun ekosistem yang sehat untuk menjamin kesehatan mental talentanya. Saat ini 20 persen masyarakat tengah mengalami isu kesehatan mental dan sembilan juta diantaranya menderita depresi. Menjawab persoalan ini, The Golden Space Indonesia berkolaborasi dengan MarkPlus, Inc. untuk menyelenggarakan Mindful Company Award 2022 pada ajang ALIVE Fest 2022, 2 Desember 2022 di Plaza Indonesia.

    Penghargaan ini diberikan kepada sejumlah perusahaan dari berbagai industri yang berkontribusi dan menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan mental karyawan.

    Helat Mindful Company Award 2022 dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,  Sandiaga  Uno  “Saya  memberikan  apresiasi  kepada  The Golden Space Indonesia dan MarkPlus atas terselenggaranya Mindful Company Award. Mari kita sehat dan bugar jasmani di rumah sendiri, di Indonesia aja.” Sandiaga menyampaikan saat ini Kemenparekraf akan terus mendukung produk-produk wellness  di  Indonesia  untuk memberi solusi menyeluruh bagi kesehatan badan, pikiran serta jiwa masyarakat.

    Stephanie Hermawan, Co-Founder The Golden Space Indonesia menyatakan “Masalah bisnis dan profesional tidak bisa dilepaskan dari masalah personal, maka tahun ini kita mengadakan Penghargaan Mindful Company Award untuk pertama kalinya di Indonesia. Selain untuk menginpirasi perusahaan agar menjadi mindful company, juga mendorong perusahaan untuk tidak hanya mengejar profit, namun juga peduli dengan purpose, people, dan planet”, ujar Stephanie pada 2 Desember 2022.

    Penghargaan ini didukung dari hasil survei MarkPlus Employer Branding Index 2022 yang  diselenggarakan  oleh  MarkPlus QuickSurvey. Penyebaran survei dilakukan pada periode Juni – Juli 2022 ke 1.150 responden dengan kategori mahasiswa, fresh graduates, dan first jobber (0–2 tahun pengalaman bekerja) di kota-kota besar seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, Papua, Bali, NTB dan NTT.

    Indikator penilaian penghargaan ini yakni dipenuhinya konsep Mindfulness 360°, yaitu keseimbangan empat aspek diantaranya purpose, people, planet dan profit pada perusahaan.

    Yosannova  Savitry,  Deputy CEO MarkPlus, Inc. menyampaikan rasa bangganya atas kolaborasi bersama The Golden Space Indonesia dalam mewujudkan penghargaan ini. “Sebagai konsultan pemasaran dengan lebih dari 32 tahun pengalaman,  MarkPlus  percaya  bahwa  kesehatan  mental  karyawan memainkan peranan esensial bagi berjalannya roda perusahaan. Maka penerima penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ribuan perusahaan lain di tanah air agar dapat membangun ekosistem yang sehat di lingkungan kerja”.

    Melansir Marketeers Magazine, salah satu penerima penghargaan yaitu Gojek, memiliki kampanye yang disebut program Wellbeing Campaign, Gojek menyediakan berbagai  aktivitas  seperti  GoTalk  bersama  narasumber  ahli  di bidangnya, kelas meditasi dan kelas olahraga seperti yoga, body combat, menari, Muay Thai dan zumba yang dapat dinikmati secara gratis. Hal ini menjadi salah satu contoh menarik yang dapat diusung perusahaan untuk memenuhi konsep Mindfulness 360°.

    Berikut adalah daftar pemenang Mindful Company Award 2022:

    No Industri Perusahaan Skor Mindful Peringkat
     

    1

    Transportasi & Logistik JNE 0,781 1
     

    2

    Transportasi & Logistik J&T Express 0,762 2
     

    3

    Media dan Penyedia Informasi Net TV 0,736 3
     

    4

    Media dan Penyedia Informasi MNC Group 0,729 4
     

    5

    Media dan Penyedia Informasi Kompas 0,727 5
     

    6

    Elektronik & Gadget Apple / iBox 0,726 6
     

    7

    Elektronik & Gadget Oppo 0,714 7

     

     

     

    8

    High   tech  (startup,  media  sosial, chatting, super-app, dst)  

    Shopee

     

    0,700

     

    8

     

     

    9

    High   tech  (startup,  media  sosial, chatting, super-app, dst)  

    Gojek

     

    0,699

     

    9

     

    10

    Automotive Toyota Astra Motor 0,691 10
     

    11

    Elektronik & Gadget Samsung 0,686 11
     

     

    12

    High   tech  (startup,  media  sosial, chatting, super-app, dst)  

    Tokopedia

     

    0,683

     

    12

     

    13

    Automotive Astra Honda Motor 0,675 13
     

     

     

    14

    Fast moving consumer goods (food, beverage,  personal  care  and hygiene)  

     

     

    Unilever

     

     

    0,669

     

     

     

    14

     

     

     

    15

    Fast moving consumer goods (food, beverage,  personal  care  and hygiene)  

     

     

    Nestle

     

     

    0,668

     

     

     

    15

     

    16

    Asuransi BPJS Kesehatan 0,666 16
     

     

     

    17

    Lembaga Pemerintah/Kementerian/Regulator Keuangan  

     

     

    Kementerian BUMN

     

     

    0,664

     

     

     

    17

     

    18

    Automotive Astra International 0,662 18
     

     

     

    19

    Fast moving consumer goods (food, beverage,  personal  care  and hygiene)  

     

     

    Indofood

     

     

    0,662

     

     

     

    18

     

     

     

    20

    Lembaga Pemerintah/Kementerian/Regulator Keuangan  

    Kementerian

    Kesehatan

     

     

    0,652

     

     

     

    20

     

    21

    Asuransi Prudential 0,641 21
     

     

     

    22

    Lembaga Pemerintah/Kementerian/Regulator Keuangan  

     

     

    Bank Indonesia

     

     

    0,640

     

     

     

    22

     

     

    23

     

    Asuransi

    Asuransi            AXA Mandiri  

    0,632

     

    23

     

    24

    Transportasi & Logistik KAI 0,631 24
     

    25

    Perbankan BRI 0,629 25
     

    26

    Perbankan BNI 0,620 26
     

    27

    Perbankan Bank Mandiri 0,615 27

    Untuk mengakses informasi mengenai ALIVE Fest 2022, publik dapat mengunjungi link berikut:

     https://www.thegoldenspaceindonesia.com/alivefest-2022

    Bersama Yesus, kita selalu dapat memulai dari awal

    December 4 2022 Angelus prayer Pope Francis- Sumber Video dari Vatikan News

    MajalahDUTA.Com, Vatikan- Dalam Angelus pada Minggu Kedua Adven, Paus Fransiskus menggarisbawahi cara kerendahan hati sebagai hal yang penting dalam hidup kita, dalam mengenali kelemahan dan kegagalan kita, serta meminta pengampunan Tuhan. Dan bersama Yesus, kita selalu dapat memulai dari awal untuk kembali kepada Tuhan dan menyambut kasih-Nya yang tak terbatas.

    Berbicara kepada para peziarah yang berkumpul untuk Angelus Minggu, Paus Fransiskus berbicara tentang peran Yohanes Pembaptis sebagaimana diceritakan dalam Injil dalam mengundang semua orang untuk bertobat, dengan mengatakan “Bertobatlah, karena kerajaan surga sudah dekat!” Yohanes Pembaptis adalah seorang penganut yang keras dan radikal, kata Paus, memanggil orang-orang untuk bertobat dengan “seruan cinta untuk kembali kepada Tuhan.”

    Alergi terhadap kemunafikan

    Paus mengatakan kita mungkin berpikir bahwa Yohanes Pembaptis, mengingat kekerasannya, adalah orang yang keras, bahkan menimbulkan sedikit rasa takut, dan kita mungkin bertanya-tanya mengapa dia menjadi pendamping utama kita selama Masa Adven. Alih-alih kekerasan, itu adalah reaksi keras Pembaptis ketika dia menemukan kepalsuan secara pribadi.

    Mengingat episode-episode ketika orang-orang Farisi dan Saduki, yang dikenal karena kemunafikan mereka, mendekatinya, dia akan menantang mereka, jelas Paus. Mereka berpikir “mereka memiliki semuanya” dan tidak membutuhkan pertobatan, lanjutnya, dan dengan praduga dan sikap bermuka dua ini tidak menyambut momen rahmat dan kesempatan untuk memulai hidup baru.

    Jadi, Yohanes memberi tahu mereka, “Hasilkan buah sesuai dengan pertobatan!” Ini adalah tangisan cinta, seperti tangisan seorang ayah yang melihat putranya menghancurkan dirinya sendiri dan berkata kepadanya, “Jangan sia-siakan hidupmu!””

    Kemunafikan menghadirkan bahaya terbesar, kata Paus, karena itu dapat merusak bahkan realitas yang paling suci sekalipun. Dan inilah mengapa Yohanes Pembaptis, dan Yesus di kemudian hari, bersikap keras terhadap orang-orang munafik, mereka yang tidak memiliki kerendahan hati atau kesadaran akan keberdosaan dan kelemahan mereka sendiri, dan melihat masalah ini hanya pada orang lain.

    “Oleh karena itu, keberanian tidak penting untuk menyambut Tuhan, kerendahan hati. Itu membutuhkan turun dari tumpuan dan dibenamkan ke dalam air pertobatan.”

    Jalan kerendahan hati

    Paus berkata bahwa kita juga perlu memikirkan tentang perilaku dan sikap kita sendiri dan mempertimbangkan apakah kita juga kadang-kadang mirip dengan orang Farisi yang diceritakan dalam Injil. Apakah kita terkadang berpikir bahwa kita lebih baik dari orang lain, bahwa kita memiliki segalanya di bawah kendali, atau tidak memiliki kebutuhan sehari-hari akan Allah dan saudara-saudari kita?

    “Adven adalah saat rahmat untuk melepas topeng kita dan berbaris dengan orang-orang yang rendah hati, untuk dibebaskan dari anggapan keyakinan menjadi mandiri, untuk pergi mengakui dosa-dosa kita dan menyambut pengampunan Tuhan, untuk meminta pengampunan dari mereka yang telah kita sakiti.”

    Ketika kita meminta pengampunan dari Tuhan, kita memulai hidup baru, Paus Fransiskus menekankan, dan “hanya ada satu jalan, jalan kerendahan hati,” yang dapat menuntun kita untuk diampuni dan dimurnikan dari kelemahan, rasa superioritas, atau kemunafikan kita. , untuk menyadari bahwa kita semua adalah orang berdosa. “Yesus sebagai Juruselamat… datang untuk kita apa adanya, dengan kemiskinan, kesengsaraan dan kegagalan kita, terutama dengan kebutuhan kita untuk dibangkitkan, diampuni dan diselamatkan.”

    “Dan marilah kita mengingat satu hal: bersama Yesus, selalu ada kemungkinan untuk memulai kembali. Selalu!”

    Yesus menunggu kita, dan tidak pernah bosan dengan kita, tegas Paus. Dan Adven memberi kita waktu rahmat khusus untuk kembali kepada Tuhan, tambahnya, berdoa agar Maria dapat “membantu kita untuk bertemu dengan-Nya dan saudara-saudari kita di jalan kerendahan hati.”

    Berdoa untuk kedamaian

    Setelah doa Angelus, Paus mengenang bahwa Kamis ini kita akan merayakan Hari Raya Maria Dikandung Tanpa Noda, dan agar kita dapat mempercayakan doa kita untuk perdamaian, terutama bagi rakyat Ukraina yang menderita.

    Di antara kelompok peziarah yang hadir di Lapangan Santo Petrus, dia juga menyebutkan khususnya mereka yang berasal dari Polandia, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan mereka pada Hari Doa hari ini dan pengumpulan dana untuk membantu Gereja di Eropa Timur.

    Salam Hai Saudara Waktu

    Ilustrasi tentang Saudara Waktu

    MajalahDUTA.Com, Suara DUTA- Salam hai waktu,

    Engkau ada laksana Alam

    Apakah engkau tahu betapa aku tertegun, dengan keberadaan mu?

    Waktu yang ku lalui seolah ada di dalam dimensi,

    yang berbeda dari dimensi saat ini!

    Waktu yang manusia atur ini

    aku tahu bahwa bukan waktu yang sama

    dengan waktu yang engkau miliki…

    Baca juga: Kilas Gambaran Filsafat Santo Bonaventura

    Aku tahu bahwa dari ujung dunia hingga ujung bumi waktu yang kami kenal adalah waktu dengan patokan 24 jam.

    Cobalah kamu jelaskan kepada kuapakah waktumu sama dengan waktu kami?

    Apakah keberadaan mu sama,

    dengan keberadaan kami?

    Baca juga: Menelaah Pikiran Dr. P.A van der Weij Tentang Dunia Kayangan Plato

    Oh Saudara ku ‘waktu’, apakah engkau masuk dalam dimensi ruang atau justru beda tempat dengan ruang yang kami huni?

    Bagaimanakah keberadaan mu itu?

    Keberadaan ruang mu itu apakah sama dengan waktu yang aku pahami?

    Coba lihat betapa pentingnya

    Namamu hingga banyak tak sedikit menggunakan mu sebagai uang,

    tak sedikit memakai nama mu sebagai patokan alam,

    tak sedikit pula yang memberi mu ruang ‘kudus’ dalam keberadaan kata nama mu.

    Baca juga: Sejarah berdirinya Seminari Tinggi Interdiosesan Antonino Ventimiglia

    Tapi banyak-pun yang mengandalkan nama mu itu,

    tetap saja tak semua orang mampu dengan ritme yang ditentukan dan dinamakan oleh mereka sendiri.

    Namun meskipun begitu, tak satupun yang terlepas dari cengkraman mu.

    Bahkan ‘saudari maut- kematian’ pun engkau ada disampingnya.

    Hai Waktu, kehebatan keberadaan mu membuat mata

    dan pandangan seolah sempit dan sekilas berlalu.

    Baca juga: INKULTURASI SIMBOL-SIMBOL DALAM UPACARA “NYANGAHATN” MASYARAKAT DAYAK KANAYATN DALAM LITURGI GEREJA KATOLIK

    Apakah engkau pernah mengalami kondisi engkau sendiri tak mengerti dengan waktu mu sendiri?

    Apakah waktu mu pernah hilang sia-sia?

    Atau akankah engkau menghilang?

    Makna dari kata nama mu itu

    membuat akal ku seolah tak ada fungsinya

    memikikan keberadaan mu

    yang begitu tajam dan dalam…

    Bahkan hanya menyebut namamu saja,

    pikiran ku masuk dalam tahapan untuk masuk dalam -ke ‘dalam’an- makna dari nama mu

    kedalaman mu membuat mata, fisik, dan pandangan makhluk lengah sehingga

    hari pun bergantung dengan mu…

    Matahari yang bergerak sendiri pun tak berkutik dengan keberadaan mu…

    Engkau mengajarkan keberadaan yang sejati. Kesetiaan yang kusadari dalam ‘mistik’nya nama mu itu

    sungguh mengenyuhkan pikiran ku untuk menikmati dalamnya keagungan hidup.

    Memang bodoh sih, jika aku selalu memilikirkan mu,

    belum tentu juga aku mampu mendalami itu semua,

    tapi dikondisi yang sama itu, aku bersyukur lewat kebodohan ku aku jadi mengerti

    ritme pikiran ku yang terbatas ini…

    Baca juga: Ke-satu-an

    Semua elemen dari alam, kelahiran hingga kematian

    engkau hadir, dan kau kuasai semua dalam cengkraman tangan mu yang agung itu.

    Hai saudara waktu yang lembut, ajarkanlah aku setiap saat untuk menyadari adanya logika ‘waktu’mu…

    Sehingga aku tahu dan mengerti sedikit dalam lagi… Karenanya, aku tahu bahwa aku memiliki pikiran yang terbatas dan dengan itu aku mampu melampaui keterbatasan pikiran ku itu dengan merasionalkan yang irasional dan belajar dari keirasionalan untuk rasional.

    Akhirnya keseimbangan antara waktu yang sebenarnya dengan waktu yang alam miliki dapat ku pijak tanpa keterpaksaan, tentunya dengan rasa cinta yang tak biasa…

    Ditulis: Samuel (10 Mei 2022)- Desa Kapur 

    Bentuk Segera TGPF, Bongkar dugaan Peran Politisi Nasdem Dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Tower BTS

    Bentuk Segera TGPF, Bongkar dugaan Peran Politisi Nasdem Dalam Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengadaan Tower BTS

    MajalahDUTA.Com, Jakarta– Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, yang pada perkembangannya, telah dilakukan penyidikan oleh team Jampidsus, serta telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di lingkungan Kemenkominfo, serta telah melakukan penggeledahan di kantor Kemenkominfo untuk mengumpulkan bukti permulaan yang cukup tentang adanya dugaan tindak pidana korupsi pada kasus tersebut, yang tidak menutup kemungkinan adanya dugaan keterlibatan politisi Nasdem berinisial DIP ( Donny Imam Priambodo) saat ini masih menjadi staf ahli, yang juga merupakan kolega satu parpol dengan Menkominfo Jhonny G Plate, demikian dikatakan Dawud Fahim Gerakan Pemuda Muslim Anti Rasuah salah seorang juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi kepada awak media, Jumaat, 2/12/2022 di Jakarta.

    ”Kami mencium adanya dugaan yang bersangkutan terlibat dalam kasus tersebut indikasi,”ungkap Dawud Fahim.

    Menurut Dawud, dari informasi yang di dapatnya menyebutkan adanya dugaan keterlibatan yang bersangkutan (DIP) dalam kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022 terkait dengan dugaan tindakan suap yang mempengaruhi kebijakan Menkominfo Jhonny G Plate untuk memenangkan perusahaan lain diantaranya adalah Fiberhome, padahal perusahaan tersebut tidak berpengalaman dan tidak memiliki kompetensi dalam pekerjaan tersebut, selain itu juga adanya dugaan Korupsi Kebijakan oleh Menkominfo Jhonny G Plate, dikarenakan para pejabat tersebut, sangat tidak mungkin tidak terlibat dalam kasus tersebut, tanpa diketahui atau tanpa koordinasi dengan Menkominfo Jhonny G Plate yang juga politisi Partai Nasdem sebagai penanggungjawab pelaksana proyek yang terdiri dari lima paket kontrak payung untuk tahun anggaran tahun 2021 sampai dengan 2024 senilai Rp28,3 triliun.

    “Ya, dari temuan itu, kami sudah sampaikan ke Polri khususnya Bareskrim Mabes Polri, agar tidak mendiamkan kasus ini, memang sih, kasus ini sudah ditangani oleh Jampidsus, tapi alangkah baiknya sebagai sesama apparat hukum, pihak Polri dapat berkolaborasi dengan Jampidsus untuk turut mengungkap dan mengusut tuntas kasus ini.”tukas Dawud Fahim.

    Hal senada juga disampaikan Patria Kosim coordinator Komando Jihad Berantas Korupsi yang juga tergabung di , saat ditemui di tengah kerumunan massa aksi 212 di Masjid A’TIN Taman Mini Indonesia Indah, kepada awak media , ia mengatakan bahwa Kasus dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tahun 2020–2022, tidak bisa hanya Jampidsus yang bekerja mengungkapnya, tapi harus ada suatu Kerjasama antar aparatur penegak hukum lintas instansi, karena kasus ini jangan hanya dilihat dari besarnya jumlah kerugian negara, tapi adanya indikasi banyak pihak yang terlibat.

    “ya, kami sudah membuat pengaduan kasus ini ke KPK, Jampidsus, BPK RI dan hari ini ke Bareskrim Mabes Polri, dengan tujuan agar kasus ini dibongkar tuntas dari berbagai sisi, dari sisi korupsinya, kolusinya, suap/ gratifikasi maupun juga dari sisi , karena itu kami sangat berharap adanya pembentukan Team Gabungan Pencari Fakta beranggotakan Jampidsus, KPK, BPK ( soal audit perencanaan hingga penganggaran) dan Bareskrim Polri untuk membongkar kasus ini dan sekaligus mengusut kedua politisi partai Nasdem DIP & Menkominfo Jhonny G Plate yang diduga terlibat dalam kasus ini, agar segera dipanggil dan diperiksa, tanpa TGPF (Team Gabungan Pencari Fakta) kasus ini hanya dibongkar kulitnya saja dan tentunya tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat, ”pungkas Patria Kosim yang juga menjadi juru bicara Koalisi Gerakan Jihad Berantas Korupsi.

    Kilas Gambaran Filsafat Santo Bonaventura

    Gambar Lukisan Santo Bonaventura- Filsuf, Teologan dan Pujangga Gereja

    MajalahDUTA.Com, Featured- Mengutib Buku Pengantar Filsafat Santo Bonaventura, “Ilmu Filsafat merupakan jalan menuju ilmu-ilmu lainnya: tetapi siapa yang berharap untuk berhenti di sana, akan jatuh ke dalam kegelapan.”

    Mungkin asing didengar ada jenis filsafat gaya Santo Bonaventura. Ada yang mengatakan Santo Bonaventura adalah seorang teologan (mereka yang mendalami ilmu tentang Allah dan kitab suci) tetapi tidak sedikit juga yang mengatakan Santo Bonaventura adalah seorang filsuf yang banyak dipengaruhi oleh pengajaran dari Santo Agustinus sang Punjangga Gereja.

    Santo Bonaventura yang bernama asli Giovanni Fidanza adalah seorang uskup, kardinal dan doktor gereja. Ia juga sering disebut sebagai doktor malaikat (Seraphic Doctor) lantaran selama hidupnya ia menunjukkan kehangata dan kasih sayang kepada sesama seperti Api Ilahi.

    Ia bukan hanya seorang pembelajar, melainkan juga mendorong perkembangan studi Ordo-nya yang adalah sebagai pengikut Fransiskan. Dalam perjalanannya memimpin gereja, ia dihadapkan pada tugas sulit, yaitu memulihkan perdamaian di antara para pengikutnya.

    Dalam hidupnya yang bersahaja, Santo Bonaventura menyumbangkan banyak pemikiran besar terabadikan dalam karya tulisnya, seperti Commentaries on the Four Books of Sentences of Peter Lombard, Itinetarium mentis in Deum, De reduction artium ad theologiam, dan Breviloquium. 

    Teologinya sepenuhnya berupaya untuk mengintegrasikan iman dan akal. Dalam beberapa pernyataanya tersirat bahwa ia tidak menyukai dan tidak percaya kepada filsafat metafisika Aristoteles, bahkan telah menolak eksemplarisme Plato.

    TERBARU

    TERPOPULER