MajalahDUTA.Com | Promosi kampus yang dilakukan secara konsisten dan disertai evaluasi berkala diyakini mampu memberikan hasil yang optimal dalam meningkatkan kepercayaan dan minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan.
Pandangan tersebut disampaikan Dosen Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa (AKUB-GAK) Pontianak dan Unika Santo Agustinus Kampus II, Drs. Suardi, M.Pd., melalui Grup WhatsApp Sahabat AKUB, Kamis (25/6/2026).
Dalam pesannya, Suardi mengingatkan bahwa ungkapan “usaha tidak akan mengkhianati hasil” tetap relevan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam upaya mempromosikan kampus kepada calon mahasiswa dan masyarakat luas.
Menurut dia, keberhasilan promosi tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran atau banyaknya media yang digunakan, tetapi juga oleh konsistensi kerja dan ketepatan strategi yang diterapkan.
“Kerja keras yang konsisten, dibarengi dengan strategi yang tepat, cepat atau lambat akan membuahkan hasil yang sepadan. Kunci utamanya adalah konsistensi dan evaluasi,” tulis Suardi.
Dia menjelaskan, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami target pasar secara tepat. Pihak kampus perlu mengetahui karakteristik calon mahasiswa, mulai dari usia, minat, hingga kebutuhan mereka dalam memilih perguruan tinggi.

Selain itu, pemilihan media promosi juga harus disesuaikan dengan karakter audiens yang ingin dijangkau. Media sosial seperti Instagram dan TikTok, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan informasi kampus kepada generasi muda, sementara platform digital lainnya dapat digunakan untuk menjangkau masyarakat yang sedang mencari informasi pendidikan.
Suardi juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi pesan yang disampaikan kepada publik. Menurutnya, keunggulan dan identitas kampus harus dikomunikasikan secara jelas dan berkelanjutan agar mudah dikenali dan diingat masyarakat.
Tidak kalah penting, lanjut dia, adalah melakukan evaluasi secara rutin terhadap berbagai strategi promosi yang telah dijalankan. Melalui evaluasi, kampus dapat mengetahui media yang paling efektif serta menemukan langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan hasil promosi di masa mendatang.
Dia mengakui bahwa hasil promosi tidak selalu terlihat dalam waktu singkat. Karena itu, diperlukan kesabaran, komitmen, dan semangat untuk terus melakukan perbaikan.
Pemikiran tersebut, menurut Suardi, juga telah menjadi bagian dari diskusi dalam berbagai pertemuan dosen dan tenaga kependidikan AKUB-GAK sebagai upaya memperkuat strategi pengembangan kampus.
Di akhir pesannya, dia mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap optimistis dan terus bekerja sama dalam memperkenalkan kampus kepada masyarakat.
“Tetap semangat,” pesannya. *Samuel – AKUB Pontianak.




