Thursday, February 12, 2026
More

    Dari AKUB Menuju Masa Depan

    Duta, Pontianak | Pendidikan adalah salah satu jalan penting yang ditempuh generasi muda untuk membangun masa depan. Di balik setiap mahasiswa yang menempuh studi, terdapat cerita perjuangan, penyesuaian diri, serta pengalaman yang membentuk karakter dan arah hidup.

    Saya, Agnes Setim (22 tahun) mahasiswa Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) Pontianak, ingin berbagi refleksi perjalanan saya selama kuliah, menjalani magang, melakukan penelitian, hingga menyusun harapan ke depan setelah lulus.

    Adaptasi dan Pembentukan Karakter

    Ketika pertama kali memasuki bangku kuliah, saya merasakan perbedaan yang cukup besar dibandingkan masa SMA. Di kampus, gaya mengajar dosen lebih beragam, sistem pembelajaran menuntut kemandirian, dan lingkungan sosial lebih kompleks karena teman-teman berasal dari latar belakang yang berbeda. Situasi ini membuat saya harus cepat beradaptasi.

    Kampus bagi saya bukan hanya ruang akademis untuk menyerap ilmu, tetapi juga tempat belajar kehidupan. Di sana saya bertemu teman-teman baru, belajar membangun pertemanan, sekaligus mengasah kemampuan komunikasi.

    Presentasi, diskusi kelompok, hingga kerja sama dalam tugas membuat saya semakin percaya diri berbicara di depan umum. Walaupun awalnya penuh rasa gugup, bahkan tidak jarang diselingi candaan saat salah bicara, saya belajar bahwa setiap kesalahan adalah bagian dari proses pembelajaran.

    Saya bersyukur karena dosen-dosen di AKUB Pontianak tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing. Ketika kami mengalami kesulitan memahami materi, mereka dengan sabar menjelaskan ulang sampai benar-benar dimengerti. Lingkungan akademis yang demikian membantu saya berkembang, bukan hanya dari sisi intelektual, melainkan juga dari sisi pribadi.

    Dokumentasi saat magang, (2025)

    Magang dan Belajar Profesionalisme di Dunia Kerja

    Pengalaman lain yang tidak kalah penting adalah ketika saya menjalani magang selama dua bulan di Badan Keuangan dan Aset Daerah. Di sinilah saya merasakan langsung bagaimana teori yang dipelajari di kampus berhadapan dengan realitas dunia kerja.

    Selama magang, saya menemukan banyak pengalaman baru. Saya belajar arti disiplin, khususnya dalam hal datang tepat waktu dan menyelesaikan pekerjaan sesuai tenggat. Saya juga belajar tentang profesionalisme, baik dalam sikap maupun cara berkomunikasi dengan atasan, rekan kerja, serta masyarakat.

    Bagi saya, magang bukan sekadar formalitas akademis, melainkan pengalaman berharga yang membuka wawasan tentang dunia kerja. Bertemu mentor, senior, serta rekan-rekan dari berbagai divisi membuat saya memahami pentingnya kerja sama dan interaksi yang sehat. Dunia kerja ternyata bukan hanya soal menyelesaikan tugas, tetapi juga bagaimana membangun hubungan baik dengan sesama.

    Pengalaman magang ini menegaskan bahwa mahasiswa perlu menjadikan magang sebagai kesempatan emas untuk mengasah diri. Di tengah persaingan kerja yang semakin ketat, pengalaman nyata seperti ini dapat menjadi nilai tambah yang membedakan satu lulusan dengan lulusan lainnya.

    Dokumentasi Magang, (2025)

    Penelitian yang Menghubungkan Teori dan Praktik

    Selama kuliah, saya juga melakukan penelitian dengan judul “Analisis Strategi Pemasaran dalam Upaya Meningkatkan Jumlah Anggota pada Credit Union Semandang Jaya.”

    Penelitian ini menggunakan pendekatan bauran pemasaran 4P: Product (produk), Price (harga), Place (tempat), dan Promotion (promosi).

    Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan Credit Union Semandang Jaya berhasil meningkatkan jumlah anggota dari tahun ke tahun. Pada 2021, jumlah anggota naik 718 orang atau sekitar 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2022, kenaikan lebih besar, yakni 5.083 orang atau 6,18%. Kemudian pada 2023, kembali meningkat dengan tambahan 4.781 anggota baru atau 5,48%.

    Angka-angka tersebut membuktikan bahwa pemasaran bukan sekadar kegiatan promosi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan masyarakat. Credit Union Semandang Jaya berhasil menunjukkan bahwa strategi yang tepat mampu mempertahankan loyalitas anggota lama sekaligus menarik anggota baru, bahkan di tengah persaingan lembaga keuangan yang semakin ketat.

    Melalui penelitian ini, saya semakin yakin bahwa ilmu yang dipelajari di kampus memiliki relevansi nyata dalam kehidupan masyarakat. Penelitian bukan hanya tugas akademis, melainkan kontribusi kecil untuk memperkuat lembaga yang berperan langsung dalam pembangunan ekonomi rakyat.

    Dokumentasi Usai Sidang Tugas Akhir, (2025)

    Harapan Setelah Lulus

    Setiap mahasiswa tentu memiliki harapan setelah menyelesaikan studi. Demikian pula dengan saya. Setelah lulus dari AKUB Pontianak, saya ingin bekerja di perusahaan yang memberi ruang untuk berkembang di bidang keuangan dan perbankan. Selain itu, saya juga memiliki keinginan untuk membangun usaha sendiri agar dapat lebih mandiri secara finansial.

    Namun, harapan terbesar saya adalah dapat membantu orang tua. Mereka telah berjuang membesarkan saya dengan penuh pengorbanan. Dengan bekerja dan memiliki penghasilan sendiri, saya ingin meringankan beban mereka serta membiayai pendidikan kedua adik saya. Bagi saya, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari sejauh mana saya bisa memberikan manfaat bagi keluarga.

    Pesan untuk Mahasiswa Muda

    Kepada adik-adik tingkat yang masih menempuh studi, saya ingin berpesan: jalani perkuliahan dengan semangat dan ketekunan. Jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Ingatlah bahwa setiap tugas, presentasi, dan pengalaman organisasi adalah bagian dari proses membentuk diri.

    Belajarlah untuk mengatur waktu, menghargai usaha dosen yang membimbing, dan manfaatkan kesempatan yang ada. Perkuliahan bukan hanya tentang nilai akhir, tetapi juga tentang pengalaman hidup yang akan menempa karakter kalian di masa depan.

    Segera Daftarkan diri Anda 

    Pendidikan sebagai Jalan Hidup

    Jika saya merefleksikan perjalanan ini, saya sampai pada satu kesimpulan: pendidikan adalah jalan hidup. Dari kampus, saya belajar arti ketekunan dan keberanian. Dari magang, saya belajar arti profesionalisme. Dari penelitian, saya belajar arti strategi dan data. Semua itu adalah bekal yang akan saya bawa memasuki dunia kerja.

    Generasi muda seperti saya memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. Pendidikan memberi kita kesempatan untuk melangkah ke arah itu.

    Saya percaya, dengan semangat belajar, kerja keras, dan doa, setiap mahasiswa dapat mengubah masa depan mereka. Dan saya, sebagai bagian dari generasi muda Indonesia, ingin terus melangkah maju, membawa nilai-nilai yang saya pelajari selama menempuh pendidikan, untuk menjadi manusia yang bermanfaat.

    Penulis: Agnes Setim – Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa – Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo Kampus II Pontianak

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles