MajalahDUTA.Com, Pontianak- Dirilis dari @lifekamuID inilah enam cara hidup bahagia menurut St Yohanes don Bosco.
- Hiduplah Bagi Allah Saja
“Berikanlah kepada Allah segala kemuliaan terbesar dan hormatilah Dia dengan seluruh jiwamu. Jika kamu sadar bahwa kamu memiliki dosa, singkirkanlah dosa tersebut sesegera mungkin melalui pengakuan dosa yang baik.”
- Jadilah Pelayan Bagi Sesama
“Jangan menyakiti siapapun. Di atas segalanya milikilah kerelaan untuk melayani orang lain. Tuntutlah dirimu lebih daripada kamu menuntut orang lain.”
Baca Juga: Cerita Inspiratif dari Pertapa & Petani
- Berhati-hatilah Dalam Pergaulanmu
“Jangan mempercayai mereka yang tidak beriman kepada Allah dan tidak menaati perintah-Nya. Mereka yang tidak ragu untuk menghina Allah dan tidak memberikan kepada-Nya apa yang seharusnya mereka berikan, akan memiliki lebih sedikit keraguan untuk menghinamu dan bahkan mengkhianatimu ketika saatnya tepat bagi mereka.”
- Berhati-hatilah Dengan Pengeluaranmu
“Jika kamu tidak ingin hancur, jangan membuat pengeluaran yang lebih banyak daripada yang kamu hasilkan. Kamu harus selalu mengingat hal ini dalam pikiranmu dan selalu mengukur kemampuanmu yang sesungguhnya dengan akurat.”
- Jadilah Rendah Hati
“Jadilah rendah hati. Berbicaralah sesedikit mungkin tentang dirimu dan jangan memuji dirimu di hadapan orang lain. Dia yang memuji dirinya sendiri, meskipun hal tersebut adalah benar-benar hasil usahanya, berisiko kehilangan pandangan yang baik dari orang lain.
Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus Ungkapkan Gereja Harus Berjalan Bersama Pemerintah
Dia yang hanya mencari pujian dan penghormatan dari orang lain, bisa dipastikan memiliki kepala kosong yang terisi oleh angin. Dia tidak akan memiliki kedamaian jiwa dan tidak akan dapat diandalkan dalam usahanya.”
- Pikullah Salibmu
“Pikullah salibmu di punggungmu dan ambillah apa adanya, kecil atau besar, entah dari teman atau musuh, dan dari kayu apapun itu dibuat.
Orang yang paling cerdas dan bahagia adalah dia yang walaupun mengetahui bahwa dia ditakdirkan untuk memikul salib seumur hidup, dengan sukarela dan pasrah menerima yang Allah kirimkan kepadanya.” (L)- Sumber: @lifekamuID.




