MajalahDUTA.com, Pontianak – Menurut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemenppa) RI bullying atau penindasan atau perundungan merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
Frater Andri yang kini sedang menempuh Pendidikan Frater Tingkat 2 di Sekolah Tinggi Teologi Pastor Bonus dan Seminari Tinggi Interdeosesan Antonio Ventimiglia yang beralamat di jalan 28 Oktober No. 5 Siantan Hulu diundang untuk menyampaikan materi mengenai perundungan atau bullying kepada anak-anak kelas empat dan kelas lima SD Plus Gembala Baik yang mengikuti ekstrakurikuler Pramuka. Ekstrakurikuler pramuka merupakan satu diantara ekstrakurikuler wajib yang ada di SD Plus Gembala Baik.
Baca Juga: Frater Diosesan Angkatan Dua Seminari Tinggi Malang Refreshing ke Kolam Renang Dieng
Bullying seringkali terjadi disetiap lembaga, salah satunya dalam dunia Pendidikan. Maka sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab sekolah untuk mencegah terjadinya bullying Latihan Kepramukaan SD Plus Gembala Baik Pontianak memberikan materi pramuka mengenai perundungan atau bullying kepada anak-anak kelas empat dan kelas lima yang dikemas dalam bentuk seminar, Jumat (18/11/2022).
Materi yang disampaikan mengenai perundungan atau bullying serta memaparkan bagaimana pandangan gereja katolik terhadap perundungan atau bullying.
Sr. Tanti Yosepha selaku kepala sekolah SD Plus Gembala Baik menyambut baik diadakannya seminar mengenai perundungan atau bullying oleh tim pramuka diakhir kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Diadakannya seminar ini sebagai materi terakhir dalam ektrakurikuler pramuka.
“Kegiatan yang diadakan oleh tim pramuka pada hari ini sangat bagus. Saya berterima kasih kepada tim sudah membuat kegiatan seperti ini. Walaupun singkat tapi memberi warna yang berbeda kepada anak-anak dengan mendatangkan tenaga dari luar yang membuat suasana menjadi berbeda. Mungkin ini menjadi salah satu motivasi untuk anak-anak”
Sr. Tanti juga menyampaikan bahwa semoga dengan diadakan kegiatan seperti ini dapat membentuk mental dan karakter yang baik serta menumbuhkan nilai spiritual dalam diri anak-anak. Selain itu juga Sr. Tanti berharap agar anak-anak dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik.
Baca Juga: Kegiatan Persaudaraan Para Frater Keuskupan Agung Pontianak
Pak Yus selaku koordinator bidang pramuka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Frater Andri yang sudah bersedia memberikan materi kepada anak-anak di akhir kegiatan ekstrakurikuler pramuka pada semester ini.
“Terima kasih Frater sudah berkenan dan bersedia hadir memenuhi undangan kami untuk menyampaikan materi mengenai perundungan atau bullying kepada anak-anak kami di SD Plus Gembala Baik Pontianak dalam pertemuan terakhir ekstrakurikuler pramuka”
Pemaparan materi yang disampaikan oleh Frater Andri diharapkan dapat membuat anak-anak mengetahui tentang perundungan atau bullying. Materi yang disampaikan mulai dari pemutaran video dan penyampaian materi yaitu mengenai apa itu perundungan atau bullying, bahaya bullying, penyebab terjadinya, cara mengatasi terjadinya bullying hingga seruan “Stop Bullying! Hargai Martabat Sesama Manusia”.




