Thursday, November 5, 2026
More

    Mengakhiri Peziarahan, Mewariskan Spiritualitas Pasionis

    MajalahDUTA.Com | Perjalanan panjang Pater Gabriele Luigi Antonelli, CP di Indonesia akhirnya sampai pada penghujungnya.

    Setelah kurang lebih 50 tahun menjalani panggilan dan karya pelayanan di tengah umat, imam Kongregasi Pasionis ini telah kembali ke Rumah Bapa di Surga pada Rabu, 4 November 2026, dalam usia 81 tahun.

    Pater Gabriele lahir pada 25 September 1945. Dia mengembuskan napas terakhir di RS Sint Carolus, Jakarta. Jenazahnya disemayamkan di Rumah Duka Ukrida, Lantai 6, Ruang Charis 2, sebelum diberangkatkan untuk dimakamkan di Ensang, Sekadau, Kalimantan Barat.

    Kepergiannya menjadi saat untuk mengenang perjalanan hidup seorang misionaris yang telah memberikan sebagian besar hidupnya bagi pelayanan Gereja di Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.

    Karya pendidikan, pelayanan pastoral, pembinaan para Frater, pendirian rumah retret, serta pewartaan spiritualitas sengsara Kristus menjadi bagian dari jejak pengabdiannya.

    Namun, lebih dari sekadar meninggalkan berbagai karya, sempat terarsip di SHARING KEHIDUPAN || P. Gabriele Luigi Antonelli, CP || Go Passio || Kongregasi Pasionis || 2024 – Youtube, Pater Gabriele mewariskan sebuah pesan yang terus bergema bagi Kongregasi Pasionis dan generasi penerusnya yakni “Pasionis harus tetap menjadi Pasionis,” pesannya.

    FOTO- Perbaharuan gambar dari sumber – SHARING KEHIDUPAN || P. Gabriele Luigi Antonelli, CP || Go Passio || Kongregasi Pasionis || 2024 – Youtube. 

    Dalam refleksinya mengenai perjalanan hidup dan pelayanan, dia berulang kali menegaskan bahwa identitas seorang Pasionis tidak boleh berhenti pada tugas-tugas pastoral.

    Di mana pun ditempatkan, seorang Pasionis harus menghadirkan spiritualitas khas kongregasinya, yakni menghidupi dan mewartakan misteri sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus.

    Kini, ketika perjalanan peziarahannya di dunia telah berakhir, pesan tersebut menjadi salah satu warisan berharga yang patut terus direnungkan dan dihidupi.

    Berbagai karya yang pernah dirintisnya dapat menjadi pengingat bahwa spiritualitas bukan hanya untuk dipelajari, melainkan juga untuk diwujudkan dalam pelayanan, pendidikan, pembinaan, dan kehidupan bersama umat.

    Kongregasi Pasionis, Regina Pacis, dan umat yang mengasihinya mengiringi kepergian Pater Gabriele dengan doa dan penghormatan. Semoga segala karya dan pengabdiannya menjadi benih yang terus bertumbuh dalam kehidupan Gereja.

    Selamat jalan, Pater Gabriele Luigi Antonelli, CP. Terima kasih atas kesetiaan dalam panggilan dan pelayanan. Semoga beristirahat dalam damai dan memperoleh kepenuhan kehidupan kekal dalam kasih Bapa di Surga. (Samuel)

    Informasi ibadah dan pemakaman

    Berdasarkan pengumuman Kongregasi Pasionis, rangkaian ibadah untuk mengantar P. Gabriele Luigi Antonelli, CP adalah sebagai berikut.

    Kegiatan

    Hari/Tanggal

    Waktu

    Misa Requiem I Kamis, 5 November 2026 19.00 WIB
    Misa Requiem II Jumat, 6 November 2026 19.00 WIB
    Misa Tutup Peti Sabtu, 7 November 2026 19.00 WIB
    Ibadat Pelepasan Minggu, 8 November 2026 Belum dicantumkan
    Pemberangkatan Minggu, 8 November 2026 Belum dicantumkan

    Tempat disemayamkan: Rumah Duka Ukrida, Lantai 6, Ruang Charis 2.

    Tempat pemakaman: Ensang, Sekadau, Kalimantan Barat.

    Keluarga besar yang mengantar dalam doa: Kongregasi Pasionis, Regina Pacis, Indonesia.

     

    Related Articles

    spot_img
    spot_img
    spot_img
    spot_img
    spot_img

    Latest Articles