Saturday, May 25, 2024
More

    Evolusi Pemahaman Manusia Terhadap Alam: Dari Kesakralan ke Proses Sekularisasi

    Hasil dari pergeseran ini adalah sekularisasi alam yang berkembang terus-menerus. Nilai-nilai itulah yang kemudian menjadi ilmu baru di kemudian hari.

    MAJALAHDUTA.COM, SUARA DUTA– Manusia telah menjalani perjalanan panjang dalam pemahaman mereka terhadap alam, yang mencerminkan pergeseran konsep mendasar dalam pandangan dunia.

    Awalnya, alam dianggap sebagai sesuatu yang sakral, di mana batasan antara subjek dan objek tidak ada. Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi perubahan mendasar dalam pandangan manusia terhadap alam, yang dikenal sebagai proses sekularisasi alam.

    Pada tahap awal, hukum di alam diartikan sebagai kaitan yang tetap dan mutlak yang harus ada antara gejala-gejala alam.

    Kaitan-kaitan ini diinterpretasikan sebagai hukum-hukum normatif yang berasal dari Tuhan atau para dewa sebagai pencipta hukum yang harus dihormati dan ditaati.

    Namun, perubahan besar terjadi pada abad ke-16 ketika manusia mulai meninggalkan konsep hukum normatif tersebut. Mereka mulai memahami hukum alam sebagai suatu yang sesuai dengan tatanan alam itu sendiri.

    Ini berimplikasi bahwa ada suatu keteraturan dalam alam yang dapat diselidiki melalui penelitian empiris.

    Para ilmuwan pada masa itu percaya bahwa Tuhan, yang sebelumnya dianggap sebagai pencipta hukum alam, secara perlahan mulai dipahami sebagai entitas yang lebih abstrak dan impersonal.

    Hasil dari pergeseran ini adalah sekularisasi alam, di mana alam kehilangan sifat kesakralannya dan digambarkan sebagai sesuatu yang sesuai dengan ilmu pengetahuan alam.

    Ini membuka jalan bagi kemajuan ilmiah yang signifikan, di mana manusia modern mulai mengungkap rahasia-rahasia alam.

    Dengan berbagai penemuan dan kemajuan ilmiah, manusia telah berhasil memahami dan menguasai berbagai aspek alam, yang sebelumnya dianggap misterius.

    Proses sekularisasi alam ini menjadi tonggak penting dalam perkembangan pemikiran manusia dan pengembangan ilmu pengetahuan yang terus berlanjut hingga saat ini.

    Editor: MAJALAHDUTA.COM
    Sumber: FILSAFAT ILMU DAN LOGIKA

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles