Friday, January 23, 2026
More

    Temu Pembina IV Palangkaraya: Ikhlas Bhakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana

    MajalahDUTA.com, Palangkaraya – Temu Pembina IV yang diselenggarakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah menjadi wadah pengalaman bagi para pembina pramuka se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berbasis nasional, diadakan oleh Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK). Peserta adalah para pembina pramuka yang bernaung di persekolahan Katolik. Seluruh pembina pramuka se-Indonesia, dari Sabang sampai Merauke berkumpul dan dipertemukan di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng Kota Palangkaraya Provinsi Kalimantan Tengah mulai dari Minggu, 25 Juni s.d Minggu, 2 Juli 2023 dengan tema The Leader Within.

    Menurut Buku Kegiatan Temu Pembina IV TKKMNPK di Palangkaraya, pertemuan pembina pramuka merupakan suatu kegiatan bagi anggota pramuka dewasa dimana semua kegiatan sesuai dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan Temu Pembina diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan mutu Pembina Pramuka dari Gugus Depan yang berpangkalan di sekolah Katolik di setiap Keuskupan/Keuskupan Agung se-Indonesia melalui kegiatan saling tukar pengalaman membina di setiap Gugus Depan.

    Kedatangan peserta dijadwalkan pada Minggu, 25 Juni 2023. Peserta disambut oleh panitia dan kemudian dibawa ke tempat perkemahan yang sudah dibagi menjadi empat kampung atau Lewu, antara lain Lewu Punan, Lewu Ot Danum, Lewu Iban dan Lewu Apokayan. Masing-masing Lewu ditempati oleh beberapa kontingen seperti Lewu Apokayan yang ditempat lima kontingen, yaitu kontingen Keuskupan Agung Pontianak, Kontingen Keuskupan Agung Merauke, Kontingen Keuskupan Bogor, Kontingen Keuskupan Denpasar dan Kontingen Keuskupan Purwokerto. Pada hari kedatangan inilah peserta mulai membangun tenda-tenda di Lewu yang sudah disiapkan.

    Pada Senin, 26 Juni 2023 adalah acara pembukaan. Rangkaian acara pembukaan dimulai dengan potong pantan, opening ceremony defile kontingen, upacara pembukaan, tarian kolosal, misa pembukaan oleh Mgr. Agustinus Agus sebagai selebran utama, dan terakhir adalah festival kuliner dan makan malam bersama.

    Temu Pembina Pramuka 

    Misa pembukaan oleh Mgr. Agustinus Agus sebagai selebran utama dalam homilinya mengajak kakak-kakak pembina untuk mempromosikan tentang rendah hati.

    “Adik-adik yang terkasih, sebetulnya lebih baik kita promosi jadilah rendah hati. Sebagai pembina kita harus mampu bertutur kata dan bertingkah laku dengan rendah hati. Karena kita berpedoman pada Tuhan Yesus yang menyelamatkan kita dengan kerendahan hati-Nya” tutur Mgr. Agus.

    Setelah dilaksankan misa pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan pesta kuliner dan makan malam bersama. Pesta kuliner disiapkan oleh masing-masing kontingen. Setiap kontingen membawa makanan khas yang berasal dari daerahnya. Misalnya dari Kontingen Keuskupan Agung Pontianak membawa minuman Serbat dan keripik keladi (talas), dari keuskupan Ketapang membawa Ale-Ale dan masih banyak lagi ragam makanan khas yang disajikan oleh kontingen. Semua peserta bersama-sama menikmati semua hidangan makanan yang disediakan.

    Banyak kisah pengalaman dan kebersamaan yang menarik seperti tidak ada habisnya. Kegiatan terus berlanjut dan secara bergantian semua peserta mengunjungi beberapa tempat yang telah disiapkan oleh panitia. Kegiatan inti yang dilaksanakan di TB IV/2023 dibagi menjadi tiga bagian utama, yaitu Budaya Lokal, Sustainable Development Goals, dan Science & Technology.

    Selain tiga kegiatan tersebut juga dilaksanakan satu kegiatan yang tidak kalah penting dan menarik, yaitu aktivitas offsite. Aktivitas ofsite dikemas apik menjadi beberapa kegiatan yaitu, Wisata Rohani ke Biara Pertapaan Karmel Santo Joseph dan napak tilas kisah sengsara penyaliban Yesus di Bukit Karmel, kunjungan kasih di Lapas Anak, Penanaman Pohon di area Katolik Center, dan Pentas Seni yang dilaksanakan di pusat kota Palangkaraya.

    Budaya Lokal, Sustainable Development Goals, dan Science & Technology dibagi menjadi beberapa aktivitas. Budaya Lokal terbagi menjadi empat aktivitas yaitu, Anyaman Rotan, Manik-Manik, Batik Sasirangan, dan Masakan Khas. Kemudian, Sustainable Development Goals terbagi menjadi tiga aktivitas yaitu, Wisata Pulau Kaja dan Susur Sungai, Limbah Olahan dan Budidaya Magot. Serta yang terakhir adalah Science & Technology terbagi menjadi dua aktivitas yaitu, Wirausaha dan Konten Kreatif Etnopendagogi.

    Gelang Ajar

    Seluruh aktivitas diikuti oleh peserta mulai dari pagi hari hingga siang hari. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Scouting dan Scouting Skills yang dimulai dari siang hari hingga sore hari. Sementara waktu malam hari dilaksanakan aktivitas lain, yaitu refleksi kegiatan yang telah dilaksanakan dan briefing persiapan aktivitas berikutnya.

    Aktivitas Scouting diisi dengan materi dan aktivitas Scouting Skills adalah pengaplikasian materi. Scouting Skills dilaksanakan dalam bentuk penjelajahan. Masing-masing pos penjelajahan mengajarkan banyak pengalaman menarik untuk peserta. Mulai dari mengenal tanaman obat alami di hutan, pionnering, SMS (Sandi, Morse, Semaphore) dan masak nasi menggunakan buah kelapa.

    Sebelum hari kepulangan pada hari Sabtu, 1 Juli 2023 diadakan aktivitas Family Gathering. Aktivitas yang dilaksanakan antara lain pesta siaga per sub camp, bongkar tenda, menuju Palangkaraya untuk acara penutupan, persiapan acara penutupan, dan acara penutupan TB IV/2023 (hiburan).

    Penutupan TB IV/2023 dilaksanakan di kota Palangkaraya tepatnya di persekolahan Katolik Santo Don Bosco. Acara penutup diisi dengan sambutan-sambutan, simbolis penutupan TB IV/2023, dan acara hiburan dari masing-masing Lewu dan Artis (Nuggie dan Marion).

    Dalam kata sambutannya Bambang Mantike selaku Waka Binawasa mewakili Ketua kwartir daerah Kalimantan tengah menyampaikan harapannya kepada para peserta yang telah mengikuti TB IV/2023 di Palangkaraya.

    “Kegiatan yang telah kakak-kakak lakukan beberapa hari di Bumi Perkemahan Nyaru Menteng dan di sekitar kota Palangkaraya ini. Kami harapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam proses bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam membina adik-adik kita di Gugus Depan-Gugus Depan yang berpangkalan di sekolah-sekolah katolik. Pengalaman dan proses yang berlangsung selama beberapa hari ini tentu semakin menguatkan dan meneguhkan kakak-kakak sebagai bagian dari gerakan pramuka, gerakan yang membentuk karakter putra putri bangsa, mempersiapkan mereka untuk bisa berkompetisi di masa depan” tuturnya.

    Foto Bersama TB IV/2023 di Palangkaraya, Kalimantan Tengah – Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    Kegiatan diakhiri dengan misa Penutupan dan Perutusan pada hari Minggu, 2 Juli 2023 di Gereja Katedral Santa Maria Palangkaraya. Perayaan ekaristi dipimpin oleh Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka, MSF uskup keuskupan Palangkaraya sebagai selebran dan didampingi oleh Sembilan imam sebagai konselebran. (Eliska Winda – Tim KOMSOS)

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles