Saturday, May 18, 2024
More

    Perayaan HUT PGRI Ke-77 Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak: Tulang Punggung Untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Adalah Guru

    Oleh: Winda | MD | KOMSOSKAP

    MajalahDUTA.com, Pontianak – Selamat Hari Guru! “guru sepertimu adalah alasan mengapa siswa biasa seperti kami bermimpi melakukan hal-hal yang luar biasa!”. Adalah secarik ungkapan yang sangat luar biasa untuk mengungkapkan rasa terima kasih atas jasa para guru yang telah mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

    Yayasan Pendidikan Gembala Baik melaksanakan Perayaan Hari Guru Nasional yang dirayakan setiap 25 November, dan tahun ini bersamaan dengan HUT ke – 77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tepat pada hari Jumat (25/11/2022). Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar adalah tema Hari Guru Nasional tahun 2022.

    Perayaan diikuti oleh seluruh unit yang ada di Yayasan Pendidikan Gembala Baik, bertempat di Aula St. Fransiskus Asisi. Adapun unit yang turut hadir yaitu unit TK, unit SD, unit SMP dan unit SMA. Seluruh guru dan staf dari setiap unit beserta pengurus dan karyawan yayasan turut hadir dalam perayaan ini. Untuk memeriahkan perayaan Hari Guru Nasional setiap unit diminta untuk mempersembahkan penampilan terbaiknya.

    Pendidikan

    Adapun rangkaian kegiatan diawali dengan misa bersama, sambutan ketua Yayasan, seminar bersama Yayasan, pemotongan kue HUT PGRI, penyerahan bibit tanaman dari Yayasan kepada semua kepala unit, pemberian penghargaan kepada guru berprestasi dari setiap unit, pelepasan balon HUT PGRI, makan bersama dan penampilan pentas seni sebagai selingan.

    Selaku sekretaris Yayasan pastor Plasida Palius, OFM CAP dalam sambutannya menyampaikan selamat Hari Guru Nasional kepada bapak/ibu guru Yayasan Pendidikan Gembala Baik dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi serta pemberian diri untuk menjadi tenaga pendidik di Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak.

    “Kami dari pihak Yayasan mengucapkan selamat merayakan Hari Guru Nasional kepada bapak/ibu. Mulai dari unit TK, unit SD, unit SMP dan unit SMA. Dan kami juga menyampaikan terima kasih kepada bapak/ibu guru sekalian yang telah mendedikasikan diri serta pemberian diri untuk menjadi tenaga pendidik bagi anak-anak kita di Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak” ungkapnya.

    Baca Juga: Rekoleksi Sehari Karyawan Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak

    Dalam seminar bersama Yayasan, pastor William Chang, OFM CAP selaku pemateri. Pastor William adalah seorang imam ordo Kapusin yang menjabat sebagai Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Pontianak. Menyampaikan materi yang sangat luar biasa, adapun satu diantara materi yang disampaikan yaitu mengenai tujuh cara membangun budaya sekolah. Ketujuh cara itu antara lain bangun relasi yang sehat, keterampilan-keterampilan sosial, pemahaman yang sama, jadi role model, menerangkan aturan ruang kelas dan sekolah, mengajar anak didik pecahkan masalah, serta  perbuatan dan akibat-akibatnya.

    “Sebuah relasi yang sehat juga akan membangun kerja sama yang baik. Tidak boleh ada sekat-sekat yang membuat kita terpisah. Hal ini musti diperhatikan karena seringkali terjadi. Dari sekat-sekat ke kotak-kotak dan menjadi perpecahan. Kita mesti memiliki semangat yang sama. Tumbuhkan relasi yang sehat sehingga mampu menciptakan iklim pembelajaran yang menyenangkan dan menarik bagi peserta didik kita” ungkap pastor William.

    Peringatan Hari Guru Nasional adalah moment untuk mengenang jasa para guru dan menyampaikan terima kasih atas didikan yang telah ia berikan kepada anak didiknya. Banyak harapan yang terbesit dalam benak para guru, siswa maupun seluruh pihak yang berkecimpung dalam dunia Pendidikan.

    Pastor Paskalis Leonard Nojo, OFM CAP selaku bendahara II Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak dalam wawancara singkat menyampaikan harapannya dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional. Pastor Leonard menyampaikan dua harapannya yaitu secara umum dan secara khusus.

    “Ada dua hal harapan yang akan saya sampaikan yang pertama secara umum mengenai seorang guru.  Guru adalah salah satu pilar dan penentu kemajuan suatu bangsa sebab tugasnya mendidik generasi penerus bangsa. Salah satu tujuan yang dicetuskan oleh pendiri Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yg termaksud dalam Pembukaan UUD 1945 alinea ke-4 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Tulang punggung untuk mencerdaskan kehidupan bangsa ini adalah guru. Tentu hal tersebut harus didukung juga oleh pemerintah dan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan para guru”.

    Baca Juga: Peserta Didik SD Plus Gembala Baik Mewakili Kalbar dalam PESPARANI Katolik Nasional II, Meraih Medali Emas

    “Kemudian yang kedua, secara khusus untuk Yayasan Pendidikan Gembala Baik. Gereja dalam sejarah dan karyanya selalu menyertakan dua karya karitatif yakni kesehatan dan pendidikan. Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak yang  sekarang kita kenal telah dirintis oleh para misionaris Kapusin dari Eropa dengan memulai yang sangat sederhana, yakni dengan mendirikan PAUD. Seiring dengan perkembangan zaman, maka didirikannya gedung untuk TK, SD, SMP dan SMA. Telah banyak prestasi yang diraih oleh Persekolahan Gembala Baik, baik di tingkat Kota, Provinsi, Nasional maupun Internasional. Semuanya itu tidak terlepas dari kerja keras tenaga pendidikan dan kependidikan yang ada di Yayasan Pendidikan Gembala Baik. Selain itu dukungan dan kerjasama dari pihak Yayasan, peserta didik, orangtua peserta didik, komite sekolah dan pihak pemerintahan setempat. Kerjasama yang baik ini hendaknya dipertahankan terus, dan tentu kualitas tenaga pendidik dan kependidikan terus ditingkatkan seiring perkembangan zaman agar tidak ketinggalan dari sekolah-sekolah yang lain” lanjutnya.

    Hari Guru Nasional

    Dalam kesempatan ini pula Sr. Tanti Yosepha, C.P., M.Pd selaku kepala sekolah SD Plus Gembala Baik dan Sr. Hendia Ana Saragih, S. Ag selaku kepala sekolah SD Gembala Baik I mewakili bapak/ibu guru menyampaikan harapannya dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional tahun 2022.

    “Sebagai kepala sekolah saya menyampaikan harapan saya untuk guru-guru. Tetap konsisten dengan profesi sebagai seorang guru, tetap mewarisi visi dan misi dari Ki Hajar Dewantara. Kita sebagai seorang guru di depan sebagai pemimpin, ditengah kita sebagai teladan lalu dibelakang kita memberi dorongan, memberi support untuk anak-anak didik kita. Dimasa-masa sekarang kita sangat perlu untuk berada di tengah karena anak-anak adalah harapan dan masa depan bangsa” ungkap suster Tanti.

    “Guru bangkit, pulihkan Pendidikan. Indonesia kuat, Indonesia maju. Itu harapan kita bersama, harapan kami, harapan saya, supaya kami sebagai guru juga membangkitkan semangat kami untuk mendidik anak-anak bangsa yang telah dipercayakan Tuhan kepada kami untuk mendidik mereka. Dengan Pendidikan yang kami berikan kepada anak-anak setiap hari nya di sekolah kami berharap supaya mereka memperoleh keselamatan juga, sama dengan visi atau tujuan pendidikan yang disampaikan oleh bapak kita Ki Hajar Dewantara agar segenap anak bangsa memperoleh keselamatan dan bekal untuknya menjalani hidupnya kelak” lanjut Sr. Ana penuh harap.

    Winarno, S. Pd selaku ketua panitia penyelenggara kegiatan Perayaan HUT PGRI Ke – 77 Yayasan Pendidikan Gembala Baik dan juga sebagai seorang guru mengungkapkan harapannya dalam peringatan Hari Guru Nasional.

    “Saya juga mewakili teman-teman guru, teman-teman seperjuangan di Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak menyampaikan harapan-harapan kami sebagai seorang guru di Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke – 77. Harapan Kami selaku panitia sekaligus sebagai tenaga pendidik yang berada di naungan Yayasan Pendidikan Gembala Baik dengan semangat spritualitas dari ordo kapusin  guru-guru membawa perubahan besar bagi perkembangan pendidikan yang dapat mencetak siswa berprestasi dan memiliki karakter sesuai profil pelajar pancasila. Rasanya seluruh guru di penjuru tanah air pantas mendapatkan apresiasi mendalam atas pengorbanan, perjuangan, serta kerja keras mereka mencerdaskan generasi muda selama ini. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan cara memberikan doa mulia. Jadikanlah Hari Guru Nasional tahun ini sebagai momentum untuk melakukan refleksi diri agar terus meningkatkan kompetensi serta kualitas pembelajaran semata-mata demi mendidik putra putri kami menjadi pelajar Pancasila yang unggul, maju, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing” ungkapnya.

    Baca Juga: Uskup Agustinus Harap Kafe Ulin Paroki Stella Maris Siantan Jadi Wadah Kebinekaan

    Kegiatan perayaan HUT PGRI Ke – 77 Yayasan Pendidikan Gembala Baik ditutup dengan pelepasan balon HUT PGRI yang diwakili oleh semua pastor pengurus Yayasan. Semua guru dan staf dari semua unit membentuk formasi baris melingkar dan saling bergandengan tangan untuk mengiringi pelepasan balon dan juga disertai dengan bersama-sama menyanyikan lagu Mars PGRI.

    Selamat Hari Guru Nasional untuk seluruh guru di Indonesia.

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles