MajalahDUTA.Com– Gereja Katedral Santo Yoseph pada Kamis 4 Agustus 2022 telah dilaksanakannya misa tahbisan diakon untuk Fr. Yokobus Lagar Witin dan Fr. Christianus Atun.
Dalam perayaan itu dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus.
Misa tahbisan juga turut dihadiri puluhan pastor, suster, frater, umat serta keluarga Diakon yang akrab disapa Frater Yakobus dan Frater Christ yang kini telah resmi menjadi Diakon pada kamis 4 Agustus.
Baca Juga: Sharing Jurnalistik untuk Anggota Komunikasi Sosial (KOMSOS) Keuskupan Agung Pontianak
Dalam homilinya Uskup Agustinus menyampaikan tujuan utama dari motivasi untuk menjalani kehidupan selibat. Kedepan sebagai diakon yang dimana adalah proses mereka menjadi imam haruslah kembali melihat motto panggilan karena dari itulah kekuatan kaum berjubah.
“Satu hal yang sepatutnya diingatkan oleh seorang imam adalah yang memanggil imam itu adalah Tuhan sendiri,Tuhan Yesus.” kata Uskup Agustinus.
Tugas Diakon
Setelah menjadi diakon Uskup Agustinus menyampaikan kepada kedua Diakon ini akan tugas yang diemban oleh mereka yaitu untuk turut membantu imam dan Uskup dalam pelayanan sosial, dalam pelayanan yang berhubungan terhadap kasih terhadap sesama dalam pelayanan karitatif dan membantu imam dan uskup dalam pelayanan yang berhubungan dengan misteri-misteri iman khususnya dalam ekaristi.
Sudah saat nya untuk kedua Diakon ini untuk memasuki kehidupan masyarakat yang konkret dan tidak bisa berteori lagi, banyak hal yang perlu dipelajari dari pertemuan dengan baik umat maupun sesama pelayan Tuhan, baik yang berhasil maupun yang mengalami kegagalan. Keduanya supaya dapat menjadi suatu inspirasi dan batasan dalam pelayanan dan pewartaan.
Selain itu untuk menghadapi tantangan-tantangan dan kesulitan yang terjadi di masyarakat para diakon ini diharapkan untuk menyadari bahwa mereka sejatinya dipanggil oleh Tuhan Yesus dan Ia sendirilah yang akan menguatkan mereka. Karena Tuhan Yesus pun pernah mengeluh bahkan sampai di kayu salib.
Baca juga: Ketua Komsos KAP Paulus Mashuri: Jangan Mandai-mandai Buat Berita
“Setiap kali kita merayakan perayaan ekaristi dengan sendirinya semangat yang ada pada Yesus pelan-pelan akan masuk pada diri kita sebagai seorang imam. Saya sendiri tidak khawatir kalau itu kalian laksanakan,Tuhan sendiri yang akan menguatkan kalian,tapi jika kalian berdua hanya mengandalkan intelektual, kemampuan duniawi suatu ketika juga akan jatuh. Kekuatan kita bagi saya adalah Tuhan sendiri yang harus kita andalkan dalam hidup kita.karena Tuhan yang memanggil kalian berdua,” ungkap Uskup Agus dalam misa tahbisan yang dimulai dari jam 09.00 wib itu.
Mohon Doa dan Dukungan
Frater Yakobus mengungkapkan perlunya dukungan dari para Pastor, Bapa Uskup, para suster dan umat jika dalam perjalan menuju tabisan menjadi seorang imam melakukan kesalahan.
“Mohon doa dari semuanya bagi kami karena kami juga lemah tetapi kami berusaha untuk menjadi pelayan Tuhan yang baik.” tambah Diakon Christ dalam kesempatan menyampaikan sambutan.




