Saturday, May 18, 2024
More

    Keluarga Besar Ditjen Bimas Katolik Turut Berdukacita dan Bersatu dalam Doa Bagi Korban Bencana di NTT

    MajalahDUTA.Com,Pontianak-Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia Yohanes Bayu Samodro mengungkapkan rasa dukacita yang mendalam kepada saudara-saudari sesama anak bangsa yang baru saja mengalami musibah Siklon Tropis Seroja di sejumlah lokasi provinsi Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

    Mengawali pidatonya Yohanes mengungkapkan, “Kegembiraan dan harapan. Duka dan kecemasan yang hari-hari ini dialami saudara-saudari kita di NTT dan NTB yang tengah menderita. Semua itu juga merupakan duka bagi segenap masyarakat Katolik Indonesia. Tanpa terkecuali juga bagi kita semua. Sesama anak bangsa Indonesia.”

    Baca Juga: Dewan Kepausan Untuk Dialog Antar Umat Beragama: Pesan Menyambut Datangnya Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H. / 2021 A.D.

    Melalui pidatonya Yohanes mendoakan saudara-saudari yang tertimpa musibah dalam bencana alam Siklon Tropis Seroja terutama mereka yang telah meninggal dunia.

    “Saya juga ingin mendoakan saudara-saudari kita yang telah meninggal dunia dalam bencana alam ini. Semoga amal budi mereka diterima Allah yang Maha Rahim.”

    Selain itu, Yohanes mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan saudara-saudari kita yang sedang mengalami musibah bencana alam.

    “Kita semua mendoakan agar mereka nantinya hidup dalam kedamaian bersama Tuhan sang pencipta kehidupan.”

    Yohanes mengungkapkan bahwa sebagai orang beriman harus percaya kepada Tuhan bahwa Ia senantiasa menjaga dan melindungi umat-Nya dalam kehidupan sehari-hari. Yohanes juga Mengajak umat untuk tetap tegar menghadapi bencana yang terjadi.

    “Sebagai orang beriman, kita tetap percaya bahwa Tuhan senantiasa melindungi dan menjaga hidup keseharian kita. Karena itu, mari kita tetap tegar. Sembari berkenan mengikhlaskan kepergian saudara-saudari kita tersebut.”

    Baca Juga: Sejarah: Kongsi Lan-Fong Mandor Kalimantan Barat

    Sebagai sesama anak bangsa dan warga Gereja Katolik Indonesia, kita diajak untuk senantiasa punya jiwa dan semangat belarasa. Terhadap saudara-saudari kita se-bangsa dan se-tanah air apalagi yang tengah menderita dan mengalami kesusahan karena terjadi bencana alam.

    Yohanes mengajak sesama anak bangsa dan warga Gereja Katolik Indonesia untuk memiliki sikap kepedulian dan belarasa terhadap sesama yang sedang menderita dan mengalami kesusahan akibat terjadinya bencana alam.

    “Karena itu, pada kesempatan ini,  saya mengajak masyarakat Katolik di mana saja yang punya hati untuk orang lain dan sesama yang menderita. Mari kita ungkapkan rasa solidaritas nasional kita terhadap sesama anak bangsa. Mari kita wujudkan iman kita kepada Tuhan yang selalu mengajak kita berbelarasa. Sebab, iman tanpa perbuatan pada dasarnya mati. Iman harus mewujudnyata dalam tindak kebajikan dan amal kasih.”

    Baca Juga: Menjadi Wartawan di Media Gereja

    Sebagai ungkapan solidaritas nasional dan semangat belarasa demi saudara-saudari di NTT dan NTB yang sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan amal kasih. Yohanes mengajak kita sesama anak bangsa dan segenap masyarakat Katolik Indonesia untuk mendukung dan membantu misi program kemanusiaan.

    “Mari kita dukung dan membantu misi program kemanusiaan KWI melalui lembaga amal kasihnya yang bernama Caritas Indonesia atau Karina KWI. Mari kita melakukan kebajikan dan amal kasih itu dengan berdonasi melalui rekening resmi Yayasan Karina milik KWI.”

    Donasi untuk program kemanusiaan KWI dapat melalui rekening BCA 2883-080-599 atas nama Yay Karina dan Bank Mandiri 103-000-7798-917 atas nama Yayasan Karina.

    Baca Juga: Pastor Lukas Ahon, CP Ungkapkan Inti Sari Kata Solider- Minggu Paskah 2021

    Di akhir pidato, Yohanes mengucapkan rasa terima kasih kepada Bapak/Ibu semua yang mengulurkan tangan untuk amal kasih dan kemurahan hati.

    “Akhirnya,  kami mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati para Bapak/Ibu semua. Gratia Supplet. Biarlah rahmat Tuhan sendiri yang akhirnya menyempurnakan budi baik kita semua. Deo Gratias.

    Oleh: KomsosKAP

    Sumber: YouTube Ditjen Bimas Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles