MajalahDUTA.com, Pontianak – Manusia tidak pernah tahu tentang hidup dan mati. Kapan dan bagaimana ia dipanggil, karena pada waktunya semua akan bertemu dengan hari akhir untuk memenuhi panggilan-Nya.
Kabar duka datang dari seorang pastor, RD. Blasius Blino. Seorang pastor vikaris di Paroki Maria Ratu Pencinta Damai Pontianak dari tahun 2012 sampai saat ini.
RD. Blasius Blino adalah seorang imam diosesan. Lahir di kampung halamannya He’o Pu’at, 3 Februari 1964 dan wafat pada Sabtu, 20 Agustus 2022 pukul 22.44 WIB di Rumah Sakit St. Antonius Pontianak karena sakit. Almarhum wafat di usia yang ke-58 dan masa bakti sebagai imam kurang lebih selama 28 tahun.
Misa Requem
Almarhum RD. Blasius Blino berasal dari desa He’o Pu’at kecamatan Hewokloang kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Almarhum RD. Blasius Blino adalah anak pertama dari sembilan bersaudara yang terdiri dari tiga orang laki-laki dan enam orang perempuan. Satu orang adik perempuannya adalah seorang biarawati, yaitu Sr. Maria PRR.
Baca Juga: Apasih Bedanya Imam Diosesan & Imam Religius?
Misa Requem RD. Blasius Blino dipimpin oleh Mgr. Agustinus Agus yang dilaksanakan pada hari ini Selasa, 23 Agustus 2022 pukul 10.00 WIB/11.00 WITA di Gereja Maria Ratu Pecinta Damai Jalan Gusti Hamzah, Gg Pancasila V No. 1 Pontianak, Kalimantan Barat.
Selamat jalan RD. Blasius Blino, beristirahatlah dalam damai dan hidup kekal bersama Bapa di surga.




