Monday, January 12, 2026
More

    Sejarah: Kongsi Lan-Fong Mandor Kalimantan Barat

    By Sam| MD| KOMSOSKAP

    MajalahDUTA.Com, Mandor- Inilah dokumen yang sempat tercatat dalam sejarah yakni dokumen Tiongkok berdasarkan daftar Kepala Kongsi.

    Artikel ini merupakan artikel yang ditulis berdasarkan catatan jejak sejarah Dr. JJ.M. De Groot dan J.W. Young berdasarkan keterangan dari (Lioe Thoi ni ‘Kapthai 1823-1837) kemudian diterjemahkan oleh Almarhum Pastor Yeremias OFMCap.

    Masyarkat di Kalimantan Barat tentunya harus berbangga akan keberagaman masyarakat yang ada saat ini.

    Begitu banyak catatan dan dokumen sejarah yang jarang orang ketahui tentang Kalimantan Barat secara khusus orang-orang keturunan Tiongkok yang telah datang ratusan tahun lalu.

    Berdasarkan catatan penerjemah (Alrm Pastor Yeremias OFMCap) sebelum abad ini, hasil terbaik dari kebijakan kolonial tercapai yakni penetapan kekuasaan Belanda atas sekitar dua puluhan kerajaan Melayu Bagian Barat Borneo.

    Semua pencapaian tersebut hampir tanpa pertumpahan darah.

    Satu bagian besar wilayah ini sudah bertahun-tahun dibanjiri oleh orang-orang Cina yang sekarang akrab disebut dengan keturunan Tionghua.

    Demikian juga diketahui, bahwa para Imigran yang rajin ini menempati tempat yang baru, dan mendirikan republik, terutama di daerah kerajaan Sambas, Membawah, Landak dan Pontianak yang saat itu disebut dengan ‘distrik-distrik Cina’ di bagian Utara-Barat Residensi.

    Dari republik-republik atau kongsi-kongsi, hanya dari Lanfong (bahasa Hakka: Lo Fong Pak) di daerah Mandor dapat bertahan sesudah perang-perang berdarah 1854, kemudian diakhiri dengan pemerintahan yang berdaulat orang Tiongkok – Borneo.

    Dokumen-dokumen itu dimulai dengan satu daftar kronologis kepala-kepala kongsi, dengan satu gambaran penuh seperti cara Tiongkok kuno yang benar, setiap tahun dari republik ‘Lanfong’. Berikut darftarnya:

    1. Thaiko Lo Fong-phak; memerintah dari 1777 sampai meninggal di tahun 1795
    2. Thaiko Kong Meeuw -pak, dari 1795 sampai keberangkatan ke Cina, tahun 1799.
    3. Thaiko Khiet Si-pak, dari tahun 1799 sampai meninggal di tahun 1803.
    4. Thaiko Kong Meeuw – pak, untuk dua kalinya, dari tahun 1803 sampai meninggal 1811.
    5. Thaiko Sung Tshap-pak, dari 1811 sampai meninggal 1823.
    6. Kapthai Lio Thoi-ni, dari 1823 sampai meninggal 1837.
    7. Kapthai Ku Liuk, dari 1837 sampai 1842, waktu diminta berhenti dan berangkat ke Cina.
    8. Kapthai Tshia Akwi-fong, dari 1842 sampai meninggal di tahun berikut.
    9. Kapthai Yep Thin-fui, dari 1843 sampai 1845.
    10. Kapthai Liu Kon-syien, dari 1845 sampai 1848.
    11. Kapthau Liu Liong-kwon, dari 1876 sampai meninggal 1880.
    12. Kapthai Liu A-sinm untuk dua kalinya, dari 1880 sampai meninggal di bulan September 1884.

    Demikianlah nama-nama yang pernah menjadi ketua dari Kongsi Lan-Fong Mandor Kalimantan Barat yang bermula dari tahun 1777 berjaya sampai 1884.

     

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles