Monday, September 14, 2026
More

    Bruder Stephanus OFMCap Menegaskan Persoalan Narkoba Bukan Hanya Menyangkut Pengguna, Tapi !

    MajalahDUTA.Com | Bruder Stephanus Paiman, OFMCap, anggota Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) Kapusin sekaligus Ketua Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP), mengajak umat dan masyarakat Kuala Dua untuk mengambil peran dalam memerangi peredaran serta penyalahgunaan narkoba.

    Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci penting dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika yang masih menjadi persoalan serius di tengah kehidupan sosial.

    Ajakan tersebut disampaikan Br. Stephanus Paiman saat menjadi pemateri dalam Seminar JPIC Kapusin yang berlangsung di Gedung Serba Guna Paroki Gembala Yang Baik Kuala Dua, Keuskupan Sanggau, Sabtu pagi.

    Seminar tersebut diikuti berbagai unsur umat dan masyarakat, mulai dari Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Legio Maria, Orang Muda Katolik (OMK), hingga para pengurus adat.

    Dalam pemaparannya, Br. Stephanus menegaskan bahwa persoalan narkoba bukan hanya menyangkut pengguna atau pelaku penyalahgunaan, tetapi juga menyentuh masa depan generasi yang berpotensi menjadi korban.

    “Masalah penanganan narkoba itu sedikit yang ditangkap. Namun yang skala terkesan ‘dipelihara’ oleh oknum aparat” ujarnya dalam pemaparan.

    Karena itu, ia mengajak masyarakat agar tidak bersikap diam ketika mengetahui adanya dugaan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.

    “Jika ada yang mengetahui adanya peredaran narkotika di Kuala Dua, harap laporkan ke Forum Relawan Kemanusiaan Pontianak (FRKP),” katanya.

    Br. Stephanus menilai, upaya pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian masyarakat untuk terlibat.

    “Dengan melaporkan penyalahgunaan narkoba, maka kita menyelamatkan generasi,” tegasnya.

    Selain membahas persoalan narkoba, Seminar JPIC Kapusin juga mengangkat sejumlah isu sosial dan kemanusiaan lainnya yang membutuhkan perhatian bersama, seperti perdagangan manusia serta persoalan lingkungan hidup.

    Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat serta mengambil bagian sesuai kapasitas masing-masing.

    Seminar JPIC Kapusin di Paroki Gembala Yang Baik Kuala Dua juga menghadirkan sejumlah narasumber lainnya. Kegiatan ini menjadi ruang dialog, pembelajaran, dan berbagi pengalaman bagi umat serta masyarakat dalam membangun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan. ***

    Previous article

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles