Saturday, May 2, 2026
More

    Intensi Doa Paus Bulan Mei Tentang Harapan Agar Semua Orang Mendapatkan Makanan

    MajalahDUTA.com |Pada bulan Mei, Paus Leo XIV mengajak umat Katolik di seluruh dunia untuk bersatu dalam doa agar setiap orang dapat memperoleh makanan yang layak.

    Ajakan ini muncul dari keprihatinannya terhadap kenyataan bahwa masih banyak orang di dunia yang hidup dalam kelaparan, sementara di sisi lain makanan sering terbuang percuma.

    Melalui video bulanan “Berdoa Bersama Paus” yang disiapkan oleh Jaringan Doa Sedunia Paus, ia menyoroti penderitaan jutaan orang yang kekurangan pangan.

    Paus juga mengungkapkan keprihatinannya atas kebiasaan membuang makanan, dan mengajak umat untuk membangun kesadaran baru: menghargai setiap makanan yang ada, hidup lebih sederhana, serta mau berbagi dengan penuh sukacita.

    Ia menekankan bahwa hasil bumi adalah anugerah Tuhan yang seharusnya dinikmati bersama, bukan hanya oleh segelintir orang.

    Dalam doanya, Paus memohon agar umat mampu meninggalkan pola konsumsi yang egois dan beralih pada semangat solidaritas.

    Ia juga mendorong komunitas-komunitas untuk mengambil langkah konkret, seperti mengadakan kampanye kesadaran, membangun bank makanan, dan menjalani gaya hidup yang lebih bijak dan bertanggung jawab.

    Intensi doa Paus bulan Mei: ‘Semoga semua orang memiliki makanan’ (Vatikan News)

    Paus Leo XIV juga memohon agar Tuhan menganugerahkan hati yang baru—hati yang merindukan keadilan dan persaudaraan.

    Ia berharap tidak ada seorang pun yang tersisih dari “meja perjamuan bersama”, serta agar umat belajar melihat roti bukan sekadar sebagai barang konsumsi, melainkan sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian.

    Isu kelaparan ini sendiri merupakan persoalan global yang serius. Laporan Prospek Global 2026 dari Program Pangan Dunia memperkirakan bahwa ratusan juta orang akan menghadapi krisis pangan tahun ini, bahkan konflik di beberapa wilayah berpotensi memperparah situasi tersebut.

    Direktur internasional Jaringan Doa Sedunia Paus, Romo Cristóbal Fones, menegaskan bahwa intensi doa ini lahir dari keprihatinan mendalam Paus.

    Ia mengajak semua orang untuk tidak bersikap acuh, melainkan mulai bertindak dimulai dari doa, lalu diwujudkan dalam aksi nyata solidaritas.

    Pada akhirnya, doa yang dipanjatkan Paus menjadi seruan bersama: agar manusia semakin sadar akan pentingnya berbagi, hidup sederhana, dan membangun dunia di mana setiap orang memiliki akses terhadap makanan sebagai hak dasar kemanusiaan.*Samuel (Vatikan News). 

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles