Duta, Pontianak | Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo menggelar San Agustin Forum 2025: Brainstorming Trend Kalbar 10 Tahun Mendatang di Aula Kampus II, Rabu (3/9).
Forum ini mempertemukan pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, dan media untuk merumuskan arah pembangunan Kalimantan Barat menuju 2035.
Forum menghadirkan paparan dari Kepala BPS Provinsi Kalbar tentang tren demografi, sosial, dan ekonomi; Kepala Bappeda mengenai arah kebijakan jangka panjang; serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia terkait prospek ekonomi makro dan stabilitas keuangan daerah.
Akademisi Unika Santo Agustinus Hippo memberi refleksi akademis, sementara perwakilan media menegaskan peran pers sebagai penjaga nalar publik.
Hasil forum merumuskan lima klaster isu strategis pembangunan Kalbar 2025–2035, yakni: ekonomi dan ketahanan pangan; sumber daya manusia dan kualitas hidup; lingkungan dan tata kelola sumber daya alam; inklusi sosial dan kelompok rentan; serta identitas, budaya, dan moralitas.
Rumusan tersebut dituangkan dalam Akte San Agustin Forum, ditandatangani oleh rektor bersama panelis dan moderator. Dokumen ini akan menjadi pijakan penyusunan strategi pembangunan yang dibahas lebih lanjut pada forum lanjutan, November 2025 mendatang.
Rektor Unika Santo Agustinus Hippo, RP. Dr. Johanes Robini Marianto, S.Fil., M.A., OP, menegaskan forum ini sebagai momentum kolektif.
“Dengan data yang valid, refleksi akademis, keterbukaan media, dan partisipasi multipihak, Kalimantan Barat dapat melangkah maju menuju 2035 dengan visi yang lebih jelas,” ujarnya. *S.
Sumber: Lentera San Agustin.




