Friday, March 13, 2026
More

    San Agustin dan PT Pro Enviro Geofarms Sepakat Bangun Ekosistem Pertanian Regeneratif di Kalimantan Barat

    Duta, Pontianak  – Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Unika San Agustin) menjalin kemitraan strategis dengan PT. Pro Enviro Geofarms dalam upaya membangun ekosistem pertanian berkelanjutan yang berdampak langsung bagi masyarakat Kalimantan Barat.

    Dalam rapat resmi yang digelar di Kampus II Unika San Agustin Pontianak, kedua belah pihak menyepakati pengembangan program-program agribisnis inovatif berbasis riset terapan dan kearifan lokal, Rabu 16 Juli 2025.

    Rapat ini dihadiri oleh Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si., selaku Wakil Rektor Umum Unika San Agustin, yang menyampaikan bahwa universitas siap menjadi pusat transformasi pendidikan dan sosial di wilayah perbatasan, dengan komitmen menjadikan mahasiswa tidak hanya pencari kerja, tetapi agripreneur dan agen perubahan.

    Kolaborasi dengan PT. Pro Enviro Geofarms membuka ruang implementasi berbagai model pertanian regeneratif, termasuk circular farming, budidaya maggot, dan pengolahan limbah sawit menjadi biochar.

    Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Vinsensius, S.Fil., M.M., Asisten Sekjen, yang juga bertindak sebagai notulis dan Paulus sebagai pendiri dan pemilik PT. Pro Enviro Geofarms.

    Pertemuan yang dilaksanakan di ruang Rektor Kampus II ini, PT. Pro Enviro Geofarms dihadiri langsung oleh Paulus dengan menegaskan visi perusahaan yang berpijak pada prinsip beyond profit.

    “Kami tidak hanya mencari keuntungan, kami sedang membangun nilai,” tegasnya.

    Menurutnya, kampus memiliki peran penting dalam menyemai kesadaran ekologis dan kewirausahaan berkelanjutan sejak dari bangku kuliah.

    Rapat di ruang Rektorat Unika San Agustin Kampus II Pontianank (16 Juli 2025)

    Berbagai program konkret telah dirancang, antara lain:

    • Pendirian unit percontohan pertanian terpadu di lahan kampus.
    • Sertifikasi petani dan peternak kampus berbasis praktik lapangan.
    • Penelitian pemuliaan durian lokal seperti “Kunyit King”.
    • Pelibatan mahasiswa dalam pengolahan pasca-panen, seperti cabai kering dan bioenergi dari limbah organik.
    • Edukasi konservasi tanah dan pemanfaatan tanaman lokal seperti bambu dan serai merah.

    Rencana ini turut didukung oleh kehadiran tenaga ahli dari kedua institusi, dengan kemungkinan kontribusi sebagai dosen tamu dan mentor lapangan. Kolaborasi juga membuka peluang ekspor protein dan minyak nabati ke pasar Asia Selatan serta memperkuat jaringan dengan mitra strategis seperti Bank Indonesia.

    Kalau bukan kita yang membangun Kalimantan, siapa lagi? ” ujar Paulus, menekankan pentingnya membentuk SDM lokal tangguh yang tidak harus bergantung pada kota besar.

    Unika San Agustin berharap, sinergi ini akan menjadikan kampus sebagai pusat pendidikan yang berdampak, bukan hanya merdeka.

    Gagasan untuk menjadikan Landak sebagai “Kota Natal dan Edukasi Hijau” menjadi simbol visi besar kampus untuk menampilkan wajah Kalimantan Barat sebagai episentrum inovasi ekologis nasional.

    Penerimaan Mahasiswa Baru San Agustin (2025)

    Pertemuan hari itu ditutup bersama dengan rencana kolaboratif lintas generasi dan refleksi tentang pentingnya membangun masa depan bersama, berakar pada nilai-nilai spiritualitas Katolik, tanggung jawab ekologis, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil.

    “Semoga perjumpaan hari ini menjadi titik awal kerjasama untuk kemajuan bersama kedua pihak,” harap pihak kampus.

    Oleh: RD. Rupinus Kehi Sekretaris Jenderal_Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Dari Dokumen Notulen Rapat)

     

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles