MajalahDUTA.Com, Spritualitas- Sebagian orang mungkin tak asing dengan Suster-suster Kongregasi Frasiskanes Sambas atau disingkat KFS. Nama Belanda KFS ini disebut Peniten Rekolektinen yang didirikan Mere Marie Joseph Etten Leur, 19 Maret 1820.
Pada tahun 1924 kongregasi di Belanda mengutus enam suster misionarisnya yang pertama ke Indonesia (Hindia Belanda pada waktu itu), yaitu Muder Sophie, Sr. Leontine, Sr. Elizabeth, Sr. Rosa, Sr. Eudoxia dan Sr. Aguina.
Keenam orang suster misionaris ini adalah para perintis atau pelopor untuk perkembangan selanjutnya dari kongregasi ini.
Baca juga: Secuplik Tentang Kongregasi Fransiskanes Sambas (KFS)
Kongregasi ini di Indonesia berpusat di Sambas, Kalimantan Barat. Itulah memang tempat tinggal mereka yang pertama ketika menginjakkan kaki di bumi Indonesia.
Logo Sekarang yang digunakan merupakan logo yang dipakai oleh Kongregasi Fransiskanes Sambas (KFS). Mari kita tilik lebih dalam apa makna logo tersebut.
Makna Logo:
1. Roh Kudus : KFS berkarya sesuai dengan tuntunan dan bimbingan Roh Kudus sehingga seluruh karya dikuduskan dan menjadi pujian serta kemuliaan bagi Tuhan.\
2. Kitab Suci : Pola hidup Ordo ketiga Regular St.Fransiskus Assisi ialah menepati Injil suci Tuhan kita Yesus Kristus, dengan hidup dalam ketaatan, dalam kemiskinan dan kemurnian.
3. Lingkaran atau bulatan pada Salib TAU melambangkan dunia tempat para suster KFS berkarya melayani.
4. TAU : Lambang Hidup Pertobatan
: Tidak boleh bermegah-megah atas, Apa yang dimiliki selain salib Tuhan, kita Yesus Kristus (Gal 4 : 16)
5. Pelita yang bernyala: Semangat doa dan Karya yang berkobar-kobar dengan menggunakan hati dan budi untuk mempertimbangkan segala sesuatu dengan baik dan menjadikan seorang Biarawati lebih bijaksana
6. Maria Bunda Allah: Pelindung KFS.




