Monday, January 12, 2026
More

    FPM-NTT Desak Jampidsus Segera Periksa Politisi NasDem Di duga Terlibat Kasus Korupsi Proyek Pengadaan Tower BTS

    MajalahDUTA.Com, Jakarta- Dalam perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan BTS di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2020-2022, penyidik juga sudah memanggil Jhonny G Plate, sebagai pucuk pemimpin lembaga yang menangani proyek itu, sudah dua kali diperiksa sebagai saksi, yakni 14 Februari dan 15 Maret 2023, Kali terakhir diperiksa, Plate didudukkan oleh penyidik sebagai pengguna anggaran (PA) perencanaan proyek BTS BAKTI, yang bersangkutan diduga memanipulasi pertanggungjawaban kemajuan proyek BAKTI, sehingga 100 persen dana bisa dicairkan lebih dulu, namun masih ada kejanggalan dalam pemeriksaan oleh penyidik jampidsus Kejakgung tersebut, demikian disampaikan Alex Pakur juru bicara Forum Persaudaraan Masyarakat Nusa Tenggara Timur Se-jabodetabek kepada wartawan, Sabtu, 1/4/2023 di Jakarta.

    “Kami mencium aroma dugaan keterlibatan politisi Nasdem yang saat ini sebagai Tenaga Ahli di lingkungan Kementerian Kominfo berinisial DIP, dan di duga yang bersangkutan juga menikmati hasil korupsi proyek pembangunan BTS di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) 2020-2022.” Ungkap Alex Pakur.

    Menurut Alex Pakur, dari informasi yang diperolehnya menyebutkan mengenai keberadaan politisi Nasdem bernama Dony Imam Priambodo atau DIP, yang saat ini masih menjadi tenaga ahli di Kemenkominfo, dan juga yang bersangkutan memiliki perusahaan yang bergerak dibidang pembangunan pendirian Tower BTS, dengan nama Propelindo yang sejak tahun 2002,sebagai mitra investasi dari Telkom Flexi, salah satu divisi PT Telkom Indonesia, di bidang pembangunan Tower BTS dan Repeater di seluruh Indonesia, tentunya yang bersangkutan sangat berpengalaman di bidang pembangunan tower BTS, dan diduga yang bersangkutan mengerti serta memahami seluk beluk pembangunan Tower BTS tersebut, selain itu diduga yang bersangkutan juga memahami adanya scenario menguntungkan pihak tertentu, dan juga merugikan negara.

    “ Informasi yang kami dapat, diduga yang bersangkutan berperan sebagai penghubung dari perusahaan-perusahaan yang terlibat korupsi pengadaan tower Base Transceiver Station (BTS) oleh Kemenkominfo, Namun anehnya, sampai sekarang yang bersangkutan belum dipanggil oleh Jampidsus, ini bagi kami suatu keanehan dan kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut.”tukas Alex Pakur.

    Lebih lanjut, Alex mengatakan Adanya indikasi dugaan keterlibatan politisi nasdem berinisial DIP tersebut sudah di adukan ke pihak Jampidsus agar melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan,

    “Demi memenuhi rasa keadilan masyarakat yang dirugikan, maka kami sangat berharap Jampidsus dapat segera mengusut tuntas kasus ini, dengan melakukan audit investigasi terhadap seluruh pejabat di kemenkominfo, termasuk terhadap politisi Nasdem DIP sebagai Tenaga Ahli di Kemenkominfo, dan tentunya kami mendesak agar Jampidsus segera panggil dan periksa yang bersangkutan. “pungkas Alex Pakur.

    Oleh: Yatno/ Nasional POS/ Mitra Media DUTA

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles