Friday, July 17, 2026
More

    Stanislaus Soroti Peran Perempuan sebagai Pilar Ketahanan Ekonomi Keluarga

    MajalahDUTA.Com | Direktur Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak (AKUB GAK Pontianak), Stanislaus, S.E., M.Pd, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga di tengah perubahan ekonomi yang semakin dinamis dan penuh tantangan.

    Hal tersebut disampaikannya dalam materi bertajuk “Perempuan dan Ketahanan Ekonomi Keluarga” yang dipaparkan pada Jumat (27/6).

    Dalam penyampaiannya, Stanislaus alias Andes menyoroti berbagai persoalan ekonomi yang saat ini dihadapi masyarakat, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, meningkatnya biaya pendidikan dan kesehatan, serta persaingan usaha dan lapangan pekerjaan yang semakin ketat.

    Menurutnya, ketahanan ekonomi keluarga tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya penghasilan, tetapi juga oleh kemampuan mengelola sumber daya yang dimiliki secara bijak dan terencana.

    Foto bersama usai kegiatan, 27 Juni 2026.

    “Ketahanan ekonomi tidak berarti harus kaya, tetapi cerdas mengelola apa yang kita miliki hari ini untuk masa depan keluarga yang lebih baik,” kata Andes (27/6).

    Andes menjelaskan bahwa dalam banyak keluarga, perempuan menjadi sosok yang mengatur keseimbangan antara kebutuhan sehari-hari, pendidikan anak, kesehatan keluarga, hingga pengelolaan keuangan rumah tangga.

    Karena itu, perempuan sering kali berperan sebagai “menteri keuangan” keluarga yang menentukan arah penggunaan pendapatan agar tetap terkendali.

    Slide materi Stanislaus, 27 Juni 2026.

    Andes menilai keputusan-keputusan sederhana yang dilakukan setiap hari, seperti menentukan prioritas belanja, menyisihkan tabungan, atau menghindari pengeluaran yang tidak perlu, memiliki dampak besar terhadap kondisi ekonomi keluarga di masa depan.

    Secara tidak langsung, dia juga menekankan bahwa perempuan saat ini menghadapi tantangan yang lebih kompleks dibandingkan sebelumnya.

    Selain mengurus keluarga, perempuan dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pola ekonomi yang semakin digital.

    Dalam kesempatan itu, Andes mendorong perempuan untuk memanfaatkan teknologi sebagai peluang tambahan penghasilan, misalnya melalui usaha daring, penjualan melalui media sosial dan marketplace, menjadi reseller atau dropshipper, hingga meningkatkan keterampilan melalui berbagai pelatihan dan pembelajaran online.

    Sejalan dengan itu, Andes juga mengajak keluarga untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat, seperti membuat anggaran bulanan, membeli sesuai kebutuhan, menabung secara rutin, menghindari utang yang tidak produktif, serta terus mencari cara menambah sumber pendapatan.

    “Langkah kecil kita hari ini akan menjadi kekuatan besar untuk keluarga di masa depan,” ujarnya.

    Slide materi Stanislaus, 27 Juni 2026.

    Dia menegaskan bahwa ketahanan ekonomi keluarga tidak dibangun secara instan, melainkan melalui disiplin dan konsistensi dalam mengambil keputusan-keputusan kecil setiap hari.

    Sebagai Direktur AKUB GAK Pontianak, Andes menyampaikan sumbangan pikiran dan pemaparan materi kepada peserta dengan harapan agar dapat  menanamkan pemahaman bahwa perempuan bukan hanya pengelola rumah tangga, tetapi juga aktor penting dalam membangun keluarga yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi perubahan zaman.

    Dengan penguatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi secara tepat, Stanislaus optimistis perempuan dapat menjadi penggerak utama dalam menciptakan keluarga yang lebih sejahtera dan berdaya tahan di tengah berbagai tantangan ekonomi.*Samuel. 

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles