Thursday, January 15, 2026
More

    Doa pemungut cukai merupakan dasar inspirasi dari Doa Yesus

    Oleh: Samuel/Spritualitas/Sumber: Aleteia

    MajalahDUTA.Com, Spritualitas- Doa Yesus, yang didaraskan oleh banyak orang Kristen Timur, mendapat inspirasinya dari doa pemungut cukai. Tulisan ini diangkat dari Philip Kosloski – diterbitkan pada 10/23/22 di Aleteia.

    Dalam tulisan itu, dikatakan salah satu doa yang paling banyak dibacakan oleh umat Katolik Timur/Bizantium dan Kristen Ortodoks adalah Doa Yesus.

    Biasanya terdiri dari doa berikut: “Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah, kasihanilah aku, orang berdosa.”

    Doa populer ini dikutip hampir langsung dari perumpamaan yang Yesus katakan kepada murid-muridnya, membandingkan doa orang Farisi dan pemungut cukai.

    “Dua orang pergi ke area kuil untuk berdoa; yang satu adalah seorang Farisi dan yang lain adalah seorang pemungut cukai. Orang Farisi itu mengambil posisinya dan mengucapkan doa ini kepada dirinya sendiri, ‘Ya Tuhan, saya bersyukur bahwa saya tidak seperti umat manusia lainnya — serakah, tidak jujur, berzinah — atau bahkan seperti pemungut cukai ini. Saya berpuasa dua kali seminggu, dan saya membayar persepuluhan dari seluruh penghasilan saya.’ Tapi pemungut cukai itu berdiri di kejauhan dan bahkan tidak akan mengangkat matanya ke surga tetapi memukul dadanya dan berdoa, ‘Ya Tuhan, kasihanilah aku orang berdosa.’ Saya katakan, yang terakhir pulang dibenarkan, bukan yang pertama; karena siapa meninggikan diri akan direndahkan, dan orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.”- Lukas 18:10-14.

    Baca juga: Spiritualitas Imam Projo (Diosesan) adalah Yesus sendiri

    (“Two people went up to the temple area to pray; one was a Pharisee and the other was a tax collector. The Pharisee took up his position and spoke this prayer to himself, ‘O God, I thank you that I am not like the rest of humanity — greedy, dishonest, adulterous — or even like this tax collector. I fast twice a week, and I pay tithes on my whole income.’ But the tax collector stood off at a distance and would not even raise his eyes to heaven but beat his breast and prayed, ‘O God, be merciful to me a sinner.’ I tell you, the latter went home justified, not the former; for whoever exalts himself will be humbled, and the one who humbles himself will be exalted.” – Luke 18:10-14)

    Doa Yesus yang berasal dari ayat Alkitab ini adalah doa kuno yang populer di kalangan Bapa Gurun dan ditemukan dalam kumpulan tulisan spiritual Kristen Timur yang disebut Philokalia. Kumpulan tulisan ini berasal dari abad ke-4, dan termasuk penulis seperti St. Anthony the Great, St. John Damascus, dan St. Mark the Ascetic.

    Doa pemungut cukai dilihat oleh banyak orang sebagai doa yang “sempurna”, mengakui kenyataan dosa kita sambil juga meminta pengampunan dan belas kasihan Tuhan.

     

    Previous article
    Next article

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles