Tuesday, December 5, 2023
More

    Catatan Fransiskan: Sejarah Katolik di Keuskupan Agung Pontianak

    Sumber: Arsip Keuskupan Agung Pontianak Uskup Agung : Mgr. Agustinus Agus Vikaris Jendral : RP. William Chang, OFMCap.

    MajalahDUTA.Com, Pontianak- Menurut catatan-catatan lama Ordo Fransiskan, seorang misionaris Fransiskan dari Italia bernama Odorico de Pordone, dalam perjalanan dari Venesia ke China, pernah singgah di Sumatra, Kalimantan bagian Selatan, Brunei dan bahkan sempat singgah ke ibukota Majapahit pada tahun 1313.

    Wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur, pada tahun 1851-1862 juga pernah dikunjungi oleh 2 missionaris, Pater Sanders, SJ dan Pater van Grinten, SJ.

    Kemudian pada 1865, Singkawang juga dikunjungi oleh Pater de Vries, SJ. Pada tahun 1872 Pater Timmermans, SJ mengunjungi Kalimantan-Barat ditemani oleh Petrus Chang, seorang katekis asal Tiongkok.

    Antara 7 Mei sampai 12 Juli 1874, wilayah Pontianak, Sintang, Bengkayang, Sambas, Singkawang dan Monterado dikunjungi oleh Pater de Vries, SJ.

    Mulai berdatangan secara teratur

    Tahun 1885 berdiri stasi Singkawang yang meliputi Kalimantan Barat dengan 150 umat, Pulau Belitung 100 umat, dan sekitar 200 orang Belanda sipil dan militer. Stasi Sejiram berdiri pada 29 Juli 1890.

    Prefektur Apostolik Borneo Belanda berdiri pada 11 Februari 1905, dipimpin oleh Mgr. Giovanni Pacificio Bos, OFM Cap. Sejak saat inilah para misionaris mulai berdatangan secara teratur ke berbagai tempat di Kalimantan.

    Pada tanggal 30 November 1905 enam misionaris Kapusin (OFM Cap.) tiba di Singkawang. Berturut-turut, pada tahun 1908 dibuka sebuah stasi baru di Laham, di pinggiran sungai Mahakam di Kalimantan Timur. Status Prefektur kemudian ditingkatkan menjadi Vikariat Apostolik Borneo Belanda pada 13 Maret 1918.

    Perubahan nama dari Vikariat Apostolik Borneo Belanda menjadi Vikariat Apostolik Pontianak terjadi pada 21 Mei 1938 di masa kepemimpinan Mgr. Tarcisius Henricus Josephus van Valenberg, OFM Cap. Kemudian, peningkatan status menjadi Keuskupan Agung Pontianak terjadi pada 3 Januari 1961 pada masa kepemimpinan Mgr. Herculanus Joannes Maria van der Burgt, OFM Cap.

    Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, OFM. Cap ditunjuk oleh Tahta Suci menjadi Uskup Agung Pontianak menggantikan Mgr. Herculanus sejak 26 Februari 1977 sampai dengan 3 Juni 2014 dan dilanjutkan oleh Mgr. Agustinus Agus sampai dengan sekarang.

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles