MajalahDUTA.Com | Komitmen Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif mendapat apresiasi dari Franciscus Sibarani saat kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI ke Bali, Rabu (13/5/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Franciscus Sibarani menilai pelayanan keimigrasian di Bandara Ngurah Rai tidak hanya mengedepankan kecepatan dan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek kemanusiaan, khususnya bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi.
“Saya mengapresiasi langkah petugas Imigrasi Ngurah Rai yang memberikan pelayanan ramah HAM kepada pemohon tuli. Ini menjadi contoh bahwa pelayanan publik harus hadir secara setara bagi semua warga,” ujarnya.
Apresiasi itu muncul setelah pelayanan pembuatan paspor bagi pemohon tuli di Imigrasi Ngurah Rai ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam video yang beredar, petugas imigrasi terlihat menggunakan bahasa isyarat untuk memudahkan komunikasi selama proses pelayanan berlangsung.
Sibarani menyebut kemampuan petugas dalam menggunakan bahasa isyarat menjadi bentuk nyata pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dia juga menilai perhatian kepada kelompok prioritas seperti penyandang disabilitas, lanjut usia, dan ibu hamil menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan publik yang semakin inklusif.
“Pelayanan seperti ini menunjukkan wajah birokrasi yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Selain mengapresiasi kinerja Imigrasi Ngurah Rai, Sibarani mendorong agar pola pelayanan inklusif tersebut dapat diterapkan secara luas di seluruh unit pelayanan keimigrasian di Indonesia.
Menurutnya, standar pelayanan publik berbasis kemudahan akses dan penghormatan terhadap nilai kemanusiaan perlu menjadi budaya kerja di setiap instansi pemerintah.
Kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI tersebut juga dilakukan untuk memantau pelaksanaan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di salah satu gerbang utama wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia.*S|M – Sumber: Tim Sibarani.




