Saturday, May 23, 2026
More

    Kalau Kuliah, Nanti Kerja di Mana?

    MajalahDUTA.Com | Malam itu, Jaky (nama samaran) duduk cukup lama di teras rumahnya di pinggiran Pontianak (Kubu Raya).

    Di tangannya ada telepon genggam yang sejak sore dipakainya mencari informasi kampus. Sesekali ia menghela napas panjang. Setelah lulus SMA, pikirannya justru semakin penuh pertanyaan.

    “Kalau kuliah, nanti kerja di mana?”
    “Kalau salah pilih jurusan bagaimana?”
    “Kalau biaya kuliahnya mahal?”

    Pertanyaan-pertanyaan itu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi banyak anak muda setelah lulus sekolah, pertanyaan itu bisa menjadi kegelisahan yang diam-diam melelahkan.

    Mahasiswa AKUB Pontianak Ikuti Seminar Pekan Gawai Dayak 2026.

    Tidak semua lulusan SMA memiliki kemewahan untuk memilih kampus tanpa memikirkan biaya. Banyak yang harus menyesuaikan dengan kondisi keluarga. Ada yang ingin cepat bekerja membantu orang tua, tetapi tetap ingin punya pendidikan tinggi agar masa depannya lebih baik.

    Di tengah kebingungan itu, Jaky menemukan informasi tentang Akademi Keuangan dan Perbankan (AKUB) Pontianak.

    Awalnya dia hanya melihat sebuah poster penerimaan mahasiswa baru di media sosial. Namun semakin dia membaca, semakin dia merasa kampus ini tidak sekadar menawarkan kuliah, tetapi juga menawarkan arah.

    AKUB Pontianak membuka penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 untuk Program Studi Keuangan dan Perbankan.

    Kampus ini mencoba menjawab keresahan yang paling sering dirasakan calon mahasiswa: pendidikan berkualitas, biaya yang masih terjangkau, dan peluang kerja yang nyata.

    Bagi banyak keluarga, biaya masuk perguruan tinggi sering menjadi tembok pertama yang sulit dilewati.

    Karena itu, informasi tentang uang masuk mulai dari Rp500 ribu untuk 50 pendaftar pertama menjadi perhatian tersendiri. Bahkan biaya masuk dapat dicicil sesuai ketentuan yang berlaku.

    Namun persoalannya bukan hanya soal murah atau mahal. Anak muda hari ini juga mulai berpikir realistis. Mereka tidak hanya ingin kuliah demi gelar, tetapi ingin memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.

    AKUB mencoba menjawab kebutuhan itu melalui pendekatan pendidikan berbasis praktik dan dunia industri. Kampus ini menyediakan laboratorium komputer, ruang praktik, hingga laboratorium bank mini yang memungkinkan mahasiswa mengenal dunia kerja sejak dini.

    Mahasiswa tidak hanya belajar teori keuangan dan perbankan di kelas, tetapi juga memahami praktik lapangan yang akan mereka hadapi setelah lulus.

    Yang menarik, kampus ini juga menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga dan industri seperti Bank Mandiri, BRI, BCA, PKSS, hingga sejumlah mitra lainnya.

    Bagi calon mahasiswa, kerja sama seperti ini bukan sekadar formalitas, melainkan harapan bahwa setelah lulus mereka memiliki peluang lebih dekat dengan dunia kerja.

    Di era sekarang, memilih kampus memang bukan perkara gengsi semata. Banyak anak muda mulai sadar bahwa pendidikan harus relevan dengan kenyataan hidup. Mereka ingin kampus yang bukan hanya memberi ijazah, tetapi juga membentuk kemampuan dan membuka jalan masa depan.

    Kebingungan setelah lulus sekolah sebenarnya sangat manusiawi. Sebab memilih kampus pada dasarnya adalah memilih arah hidup.

    Tidak sedikit anak muda yang akhirnya berhenti kuliah karena salah memilih jurusan atau tidak siap menghadapi realitas biaya pendidikan.

    Karena itu, keputusan memilih kampus perlu dilihat secara jernih, apakah tempat itu benar-benar membantu mahasiswa bertumbuh?

    AKUB Pontianak hadir di tengah kebutuhan itu dengan menawarkan lingkungan belajar yang kondusif, fasilitas kampus yang lengkap, akses internet kampus hingga 200 Mbps, serta tenaga pengajar yang kompeten di bidangnya.

    Bagi sebagian anak muda, mungkin inilah yang mereka cari, kampus yang terasa dekat dengan realitas mereka sendiri.

    Kini Jaky tidak lagi terlalu bingung seperti beberapa minggu lalu. Setidaknya dia mulai menemukan kemungkinan tentang masa depannya.

    Jaky sadar bahwa masa depan memang tidak pernah sepenuhnya pasti. Namun langkah kecil untuk memilih pendidikan yang tepat bisa menjadi awal penting untuk mengubah hidup.

    Dan mungkin, di luar sana, ada banyak anak muda lain yang sedang berada di posisi yang sama, berdiri di persimpangan, mencoba menentukan arah, sambil berharap menemukan kampus yang bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat menyiapkan masa depan.*Samuel, AKUB Pontianak. 

    Previous article

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles