Thursday, February 12, 2026
More

    Dari Pemula Hingga Tim Voli Solid di San Agustin

    Duta, San Agustin | Hallo sobat, saya ingin menceritakan tentang kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bola voli di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, atau yang kami sebut San Agustin.

    Pada suatu sore yang cerah itu, tepat pada Rabu 26 Februari 2025, kami melakukan latihan bola voli di GOR Patih Gumantar.

    Ketika kami tiba di gerbang, kami terlebih dahulu membayar parkir sebesar dua ribu rupiah (Rp 2.000). Setelah membayar, kami diminta untuk menuliskan nama kami sebelum memasuki area lapangan.

    Begitu semua urusan administrasi selesai, kami pun menuju lapangan bola voli.

    Setibanya di lapangan, kami segera memasang net. Setelah net terpasang dengan baik, kami melakukan pemanasan ringan seperti peregangan otot lengan, otot kaki, dan jari-jari tangan. Pemanasan ini penting agar tubuh kami siap untuk beraktivitas fisik.

    Pemanasan selesai, kami melanjutkan latihan dengan melakukan passing terlebih dahulu, baik passing bawah maupun passing atas. Passing adalah salah satu teknik dasar dalam bola voli yang sangat penting untuk dikuasai. Setelah itu, kami melanjutkan bermain.

    Seiring berjalannya waktu, semakin banyak teman-teman yang datang dan bergabung untuk bermain bola voli. Suasana menjadi ramai dan seru. Kami pun melanjutkan permainan, sambil bercanda dan saling menyemangati satu sama lain.

    Awalnya, mungkin ada sedikit kekakuan antara teman-teman, tetapi lama kelamaan kami mulai menikmati kebersamaan dan bermain dengan semangat yang tinggi.

    Bahkan, bagi teman-teman yang sebelumnya belum bisa bermain, mereka pun tertarik untuk mencoba karena melihat teman-temannya yang sudah lebih mahir. Semangat untuk belajar pun muncul, dan saat bermain, kami pun serius untuk menang.

    Kami melakukan permainan dengan sistem siapa yang kalah, maka akan digantikan oleh yang menang. Hal ini membuat permainan menjadi semakin seru, karena setiap pemain ingin meraih kemenangan agar bisa terus bermain.

    Kami bermain penuh semangat dan tidak terasa waktu menunjukkan pukul 17:30, hari mulai gelap. Akhirnya, kami memutuskan untuk berhenti bermain.

    Kami membuka net dan mulai mengemas bola voli serta perlengkapan lainnya. Dengan penuh kepuasan kami pulang ke rumah masing-masing, meskipun tubuh terasa lelah setelah beraktivitas seharian.

    Saya menilai bahwa kegiatan hari itu adalah memperlakukan sahabat atau siapapun tanpa memandang mereka dari latar belakangnya.

    “Ingatlah, kawan, seburuk apapun permainanmu, jangan pernah menyerah. Dari kegagalan tersebutlah kita belajar dan berkembang. Karena mereka yang pandai bermain, dulunya juga pasti pernah belajar dari kesalahan. Di sini, kita mencari pengalaman dan teman-teman. Jangan pernah malu untuk mencoba, tetap semangat, dan jangan menyerah!” tulis saya untuk artikel ini. (Weli PJKR 22C).

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles