MajalahDUTA.Com, Sambas – Dewan Pastoral Paroki Kristus Raja Sambas menyelenggarakan Sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi (TPE) 2020, Aksi Puasa Pembangunan Tahun (APP) 2022, serta Sosialisasi Program Kerja dewan pastoral Paroki pada Sabtu, 5 Maret 2022 di Aula Gedung Serbaguna Paroki Kristus Raja Sambas. Hadir dalam acara sosialisasi ini 72 Pengurus Umat dari seluruh stasi di Paroki Kristus Raja Sambas.
Dalam sambutannya, Romo Cahyo selaku Ketua DPP Kristus Raja Sambas menyampaikan ucapan terima kasih, karena para pengurus umat telah menanggapi dengan baik, undangan dari DPP ini. Harapannya melalui sarana pertemuan ini, DPP Kristus Raja Sambas dan para pengurus umat dapat saling mendengarkan dan berbagi informasi, sehingga dapat saling meneguhkan dan menyemangati dalam karya pastoral di paroki dan stasi masing-masing.
Baca Juga: Paroki Salib Suci Ngabang Gelar Pembekalan Calon Anggota DPP Periode 2022-2025
Sebagai narasumber pada sosialisasi TPE 2020 adalah Rm. F. Cahyo Widiyanto OFMCap, yang sekaligus ketua DPP Kristus Raja Sambas. Untuk narasumber Sosialisasi APP 2022 adalah Bapak Maritus, S.Ag dan sebagai narasumber dalam Sosialisasi Program Kerja Paroki adalah Bapak Yosef Yasriadi dan Bapak Laurensius Naga.
“TPE Indonesia 2020 adalah buah kerja sama dari perbagai pihak. Tujuan utama dari TPE baru adalah agar umat dapat semakin memahami ekaristi dengan baik, berpartisipasi dengan penuh menurut bagiannya dan semakin menyadari pengorbanan dan kasih Allah kepada umat-Nya. Harapan dengan adanya TPE baru adalah TPE ini sungguh menggerakkan dan menjadi motivasi umat untuk menyiapkan liturgi ekaristi dengan lebih baik, lebih benar, lebih indah, lebih hikmat” papar Rm. Cahyo Widiyanto.
Pewan Pastoral Paroki
Maksud pengadaan buku TPE Umat adalah terutama untuk hal-hal yang berhubungan dengan bagian umat, misalnya jawaban-jawaban umat, aklamasi, nyanyian-nyanyian yang merupakan bagian Umat.
Bagian umat ini (jawaban-jawaban, aklamasi) ada semua di dalam buku TPE Umat, agar melalui buku ini, umat dapat berpartisipasi dalam perayaan Ekaristi. Karena itu, buku TPE Umat tidak selengkap buku TPE Imam (tidak semua bagian Imam ada dalam buku TPE Umat).
TPE umat ini mulai diberlakukan diseluruh Indonesia sejak 1 November 2021. Kita umat Katolik menggunakan TPE yang sama, karena kesadaran, bahwa kita ada gereja Katolik dengan ritus Latin. Maka sebagai tanda kesatuan dengan seluruh gereja, kita menggunakan buku TPE yang sama.
Baca Juga: Kegiatan Donor Darah Paroki Katedral Santo Yosef Pontianak
Buku TPE baru mengacu pada Buku Missale Romanum 2008 pada masa Paus Benediktus XVI.
Seksi Liturgi dan Seksi Katekese yang bertanggung jawab dalam kegiatan pertemuan para pengurus umat di Paroki Kristus Raja Sambas ini berharap agar setelah mengikuti acara ini umat dapat merayakan ekaristi dengan benar, sebagaimana diajarkan oleh Gereja Katolik yang kudus, dapat mengisi masa Prapaskah dengan sungguh-sungguh dan akhirnya dapat terlibat dan berpartisipasi dalam seluruh kegiatan Paroki, sehingga Paroki Kristus Raja Sambas dapat menjadi Paroki yang hidup, maju dan berkembang.




