Duta, Pontianak | Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Unika San Agustin) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat menggelar pertemuan penting di Kantor BPS Kalbar guna menjajaki kerja sama strategis dalam pemanfaatan data statistik untuk pengembangan akademik, riset ilmiah, dan pengambilan kebijakan berbasis bukti, pada Senin 7 Juli 2025 minggu lalu.
Pertemuan ini dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Umum Unika San Agustin, Brigjen Pol. (Purn.) Drs. Sumirat Dwiyanto, M.Si., dan Kepala BPS Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Muh. Saichudin, dan Staf Analis Ekonomi BPS Kalbar, Preatin.
Bersama dengan Trio Kurniawan dan Cinta Ikram Tyas dari Unika San Agustin untuk ikut bertugas sebagai notulis.
Diskusi berlangsung dalam suasana produktif dan penuh semangat kolaboratif, menandai dimulainya sinergi baru antara perguruan tinggi dan lembaga statistik negara.
Salah satu fokus utama adalah pentingnya literasi data dan integrasi statistik dalam kegiatan akademik untuk mendukung kebijakan publik yang lebih akurat dan tepat sasaran.

Inovasi BPS dan Peran Akademisi
Dalam pemaparannya, Ibu Preatin memperkenalkan Dashboard Kuda Sembrani, inovasi BPS Kalbar yang menyajikan data statistik dalam format visual interaktif. Meski BPS tidak memiliki kewenangan membuat proyeksi ekonomi (kecuali proyeksi penduduk), akademisi didorong untuk menghasilkan kajian ilmiah berbasis data historis guna memperkuat arah pembangunan.
BPS juga mengangkat isu tren ekspor buah segar tanpa pengolahan dari wilayah seperti Jagoi Babang. Minimnya nilai tambah pada komoditas ekspor dinilai merugikan ekonomi lokal.
Selain itu, rencana pembentukan “Sekolah Rakyat” berbasis komunitas untuk kelompok termiskin (desil 1 dan 2) menjadi wacana strategis yang didukung data dalam Dashboard Kuda Sembrani.
Fakta yang disampaikan cukup mencemaskan: 23.000 siswa SD dan 35.000 siswa SMP putus sekolah di Kalbar. Akses ke pendidikan tinggi juga rendah, hanya 27% penduduk yang menempuh jenjang tersebut. Untuk itu, Unika San Agustin mengusulkan penguatan pendidikan vokasi jenjang D1–D2 sesuai kebutuhan industri lokal.

Kolaborasi Magang Teknik Logistik dan Komitmen Kolaboratif
Unika memiliki Program POJOK Statistik dan skema magang Kampus Merdeka yang melibatkan mahasiswa Prodi Statistika di BPS. Program Studi Teknik Logistik, satu-satunya di Kalimantan, dinilai sangat strategis untuk mendukung distribusi logistik di daerah pedalaman.
Dalam pengabdian masyarakat, Unika juga telah melakukan pelatihan otomotif bagi pemuda perbatasan, meskipun masih menghadapi kendala biaya partisipasi.
Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan awal bahwa pemanfaatan data statistik tidak hanya penting untuk akademisi, tetapi juga untuk pengambilan keputusan pembangunan yang lebih inklusif.
BPS Kalbar membuka akses data dan publikasi ilmiahnya untuk mendukung penelitian, sedangkan Unika San Agustin menyatakan kesiapan menjalin kerja sama lebih luas melalui MoU, pelatihan vokasi, riset terapan, dan pengabdian masyarakat — terutama di wilayah tertinggal dan perbatasan.
Oleh: RD. Rupinus Kehi Sekretaris Jenderal _ Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo (Dari Dokumen Notulen Rapat)




