Thursday, March 5, 2026
More

    Warisan Spiritual St. Margareta Maria Alacoque: Devosi Hati Yesus Yang Menginspirasi Dunia

    Cinta kepada Hati Yesus Yang Mahakudus adalah api yang membakar jiwa St. Margareta Maria, dan devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus adalah masalah yang selalu diulang-ulangnya di semua tulisannya. Yesus memberkati usaha keras dan pengorbanan Margareta. Sekarang, devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus yang indah ini telah dipraktekkan di seluruh dunia.

    MAJALAHDUTA.COM, SPRITUAL- 16 Oktober 2023 – Hari ini, kita merayakan peringatan St. Margareta Maria Alacoque, seorang tokoh yang mengilhami dan memimpin devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus.

    Lahir pada tanggal 22 Juli 1647 di L’Hautecourt, Burgundy, Perancis, St. Margareta Maria Alacoque adalah seorang wanita yang hidup penuh pengorbanan dan kasih kepada Allah.

    Sebagai seorang anak, Margareta Maria adalah seorang yang periang, tetapi hidupnya penuh cobaan.

    Pada usia sebelas tahun, ia jatuh sakit dan harus tinggal di tempat tidur selama empat tahun.

    Namun, dalam saat-saat kelam itu, ia membuat janji kepada Bunda Maria untuk menyerahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan, dan penyakitnya tiba-tiba sembuh dengan penampakan Bunda Maria.

    Margareta Maria tumbuh menjadi seorang biarawati yang baik dan rendah hati di Biara Visitasi di Paray-le-Monial setelah memasuki biara pada tanggal 25 Mei 1667 dan mengucapkan kaul kekal pada bulan November 1672.

    Meskipun ia sering kali diolok dan dicemooh oleh sesama biarawati karena kelambatannya dalam bekerja, ia tetap setia melaksanakan kehendak Allah.

    Puncak dari kehidupan St. Margareta Maria adalah saat ia menerima penampakan Yesus pada tahun 1675, di mana Yesus menunjukkan Hati-Nya yang berdarah.

    Yesus menyatakan kasih-Nya kepada seluruh umat manusia dan meminta Margareta untuk menyebarkan devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus.

    Meskipun banyak yang ragu dan bahkan marah terhadapnya, Margareta tetap setia dalam melaksanakan tugas ini.

    Dalam suatu penampakan, Yesus memberitahukan bahwa Ia akan mengutus seorang imam yang saleh untuk membantu dan membimbingnya.

    Imam saleh itu adalah Santo Claude de la Colombière, SJ.

    Bersama-sama, mereka memperkenalkan “Jam Suci” yaitu jam sebelas malam sampai tengah malam menjelang fajar Jumat Pertama setiap bulan, di mana Margareta berdoa dengan sangat mendalam dan merenungkan penderitaan sakrat Yesus.

    St. Margareta Maria juga diberi tugas oleh Tuhan untuk menghormati Hati Yesus Yang Mahakudus dengan menerima Komuni Kudus setiap Jumat Pertama dalam bulan selama sembilan bulan berturut-turut.

    Devosi ini dilakukan sebagai upaya untuk menghapus dosa-dosa terhadap Sakramen Mahakudus.

    Seiring waktu, devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus yang diilhami oleh Margareta Maria telah merambah ke seluruh dunia.

    Hari ini, umat Katolik di seluruh dunia mengenang dan merayakan warisan spiritualnya.

    St. Margareta Maria Alacoque meninggal pada tanggal 17 Oktober 1690, dan bulan Maret 1824, ia diangkat sebagai Venerabilis oleh Paus Leo XII.

    Tanggal 18 September 1864, ia dibeatifikasi oleh Paus Pius IX, dan pada tahun 1920, ia dikanonisasi oleh Paus Benediktus XV. Pestanya dirayakan setiap tanggal 16 Oktober.

    Keberhasilan St. Margareta Maria Alacoque dalam menyebarkan devosi kepada Hati Yesus Yang Mahakudus menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk mendalami kasih dan pengorbanan dalam iman mereka.

    Hari ini, kita menghormati dan merayakan warisan spiritual yang ditinggalkannya serta devosi yang terus berkembang di seluruh dunia.

    Editor: Redaksi
    Sumber: Berbagai Olahan

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles