Thursday, February 12, 2026
More

    Paus Fransiskus Menghubungi Paroki Gaza: Upaya Mempertahankan Gencatan Senjata di Tengah Konflik

    Hingga hari Selasa, jumlah korban jiwa di seluruh Gaza melaporkan telah mencapai lebih dari 770 orang dengan sekitar 4.000 orang lainnya terluka.

    MAJALAHDUTA.COM, Gaza, Palestina – Imam paroki Gaza, Romo Gabriel Romanelli, mengungkapkan bahwa ia telah menerima dua panggilan telepon yang sangat berarti dari Paus Fransiskus sejak dimulainya konflik yang berkepanjangan di wilayah Gaza.

    Panggilan-panggilan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi masyarakat di Gaza yang terus menerus terkena serangan Israel setelah serangan teroris Hamas.

    Paus Fransiskus, dengan keprihatinan mendalam, terus memantau perkembangan situasi di Gaza dan berusaha menjalin kontak langsung dengan komunitas Kristen kecil yang berada di Jalur Gaza melalui panggilan telepon.

    Imam Paroki Gabriel Romanelli berbagi pengalamannya dengan Vatican News, menjelaskan bahwa ia menerima dua panggilan pribadi dari Paus Fransiskus sejak hari Sabtu lalu.

    Meskipun ia berada di Betlehem, ia tetap berhubungan secara teratur dengan jemaatnya di parokinya.

    Pada salah satu panggilan telepon tersebut, Paus Fransiskus menyatakan rasa dekatnya dengan masyarakat Gaza dan menawarkan doanya sebagai ungkapan dukungan dan solidaritas.

    Selain itu, Imam Paroki Romanelli menyampaikan rasa terima kasih atas seruan Paus untuk mencapai gencatan senjata dan menghentikan semua bentuk kekerasan, tindak terorisme, serta perang di wilayah tersebut.

    Paus Fransiskus juga berkeinginan untuk menunjukkan kedekatannya kepada komunitas Kristen Gaza dan berencana untuk melakukan panggilan telepon langsung kepada mereka. Ia akan melakukannya dengan bantuan vikar Imam Paroki Romanelli untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada orang-orang yang telah menjadi pengungsi di paroki tersebut.

    Situasi di Gaza semakin memburuk, terutama bagi komunitas Kristen yang telah kehilangan rumah mereka atau tengah mencari tempat yang aman untuk melindungi diri dari serangan udara yang terus terjadi.

    Meskipun seluruh wilayah Gaza terkena dampak serangan tersebut, saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam komunitas Kristen atau kerusakan fisik di gereja-gereja setempat.

    Hingga hari Selasa, jumlah korban jiwa di seluruh Gaza melaporkan telah mencapai lebih dari 770 orang dengan sekitar 4.000 orang lainnya terluka sebagai akibat dari serangan yang dilakukan oleh Israel sebagai tanggapan terhadap serangan teroris oleh Hamas pada tanggal 7 Oktober.

    Imam Paroki Romanelli juga mengingatkan bahwa Paus Fransiskus telah menghubungi mereka sebelumnya pada hari Senin untuk menanyakan tentang kondisi masyarakat dan paroki mereka.

    Paus juga memberikan berkatnya agar semua orang di Gaza dapat merasakan kedekatan Gereja dan meraih harapan di tengah masa sulit ini.

    Editor: Redaksi DUTA
    Sumber: Michele Raviart – Vatikan News

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles