Duta, Pontianak | Sistem perkuliahan di Kampus Unika San Agustin Pontianak dinilai semakin baik oleh mahasiswa.
Hal ini diungkapkan oleh Noviana Elsa (18), mahasiswa semester 3 Program Studi Kebidanan, saat ditemui oleh reporter Mahasiswa AKUB Semeseter 3.
Menurut Noviana, sistem pembelajaran di kampusnya kini sudah mengikuti perkembangan teknologi.
“Dosen-dosennya aktif dalam memberikan materi, dan metode pembelajarannya sudah mengikuti perkembangan teknologi. Sekarang banyak kelas yang menggunakan sistem hybrid, jadi mahasiswa bisa memilih hadir langsung atau daring,” ungkapnya, (10/10/2025).
Ia juga menilai suasana kampus yang nyaman dan keterbukaan dosen dalam berdiskusi menjadi salah satu daya tarik utama dalam kegiatan perkuliahan.
“Saya suka karena suasana kampusnya nyaman dan dosennya terbuka untuk diskusi. Selain itu, banyak kegiatan tambahan seperti seminar dan pelatihan kewirausahaan yang membantu kami menambah wawasan di luar kelas,” tambahnya.
Meski demikian, Noviana tidak menampik adanya beberapa kendala dalam pelaksanaan perkuliahan.
Ia menyebutkan bahwa jaringan internet yang kadang tidak stabil menjadi hambatan saat mengikuti kuliah daring.
“Selain itu, beberapa mata kuliah masih menggunakan metode lama yang kurang efektif,” ujarnya.

Terkait fasilitas kampus, mayoritas mahasiswa, menurutnya, merasa cukup puas. “Fasilitas seperti ruang kelas, laboratorium, dan perpustakaan sudah cukup lengkap. Tapi mungkin akan lebih baik kalau ada ruang belajar bersama yang lebih luas,” katanya.
Ke depan, Noviana berharap Unika San Agustin dapat menambah kegiatan praktik langsung serta memperluas kerja sama dengan dunia industri.
“Saya rasa perlu lebih banyak praktik langsung dan kolaborasi dengan dunia industri agar mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga berharap kampus terus berupaya meningkatkan kualitas dosen dan memperluas jejaring kerja sama.
“Harapan saya, kampus terus meningkatkan kualitas dosen dan memperluas kerja sama dengan perusahaan atau lembaga lain supaya lulusan Kampus lebih kompetitif,” tutupnya.
Dari hasil wawancara tersebut dapat Noviana melihat bahwa perkuliahan di Unika San Agustin berjalan dengan baik dan didukung oleh tenaga pengajar yang kompeten serta fasilitas yang memadai.
Namun, peningkatan dalam aspek pembelajaran praktis dan pemanfaatan teknologi masih diperlukan agar kualitas pendidikan di kampus ini semakin optimal.
*Rendi – Mahasiswa Akademi Keuangan dan Perbankan Grha Arta Khatulistiwa Pontianak, Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, Kampus II. (Sam).



