Saturday, March 7, 2026
More

    Harapan Kedatangan Kristus

    Duta, Pontianak| Masa Adven, yang sering dianggap sebagai waktu persiapan untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus, ternyata juga dapat menjadi masa peperangan rohani yang intens.

    Masa Adven mengingatkan kita bahwa persiapan menyambut kedatangan Kristus bukan hanya soal perayaan, tetapi juga tentang kesiapan rohani kita untuk menghadapi tantangan dan peperangan rohani.

    Paus Benediktus XVI dalam salah satu audiensi umum pada tahun 2008 pernah mengungkapkan bahwa masa Advent sering kali dipenuhi dengan kegelapan, yang hanya bisa diterangi oleh terang Kristus.

    Meskipun tidak seberat Masa Prapaskah yang lebih dikenal dengan perjuangan rohani yang jelas dan nyata, Advent juga memiliki tantangan rohani tersendiri yang mengarah pada pertempuran melawan kegelapan.

    Paus Benediktus XVI mengingatkan kita bahwa masa Adven, meskipun penuh dengan harapan, juga merupakan masa yang penuh tantangan. “Masa Adven juga berarti antisipasi. Malam gelap kejahatan masih kuat,” demikian paparnya.

    Di belahan Bumi Utara, saat musim dingin tiba, kegelapan fisik yang terjadi dengan hari-hari yang lebih pendek dan malam yang lebih panjang, mencerminkan kenyataan rohani ini.

    Kegelapan yang menguasai alam semesta adalah gambaran dari kejahatan yang berusaha menutupi terang Kristus. Namun, hanya terang Kristus yang mampu mengatasi kegelapan tersebut.

    Paus Benediktus XVI juga menggambarkan hal ini dengan merujuk pada peristiwa liturgi Paskah. Dalam Misa Malam Paskah, gereja dimulai dalam kegelapan, namun kemudian terang lilin Paskah meluas dan mengalahkan kegelapan.

    Lilin Paskah yang melambangkan Kristus sebagai “Terang Dunia” menjadi simbol kekuatan Tuhan yang mampu menaklukkan segala kegelapan, baik itu fisik maupun rohani.

    Dalam menghadapi masa Advent yang penuh tantangan ini, Paus Benediktus XVI mengajak kita untuk berdoa dengan penuh keyakinan, seperti yang tercantum dalam doa tradisional Gereja, “Rorate caeli desuper” (Turunkanlah hujan ke atas kami).

    Doa ini adalah seruan agar Yesus, Sang Terang Dunia, datang membawa kebaikan dan harapan, terutama di dunia yang sering dipenuhi dengan kepalsuan, ketidaktahuan akan Allah, kekerasan, dan ketidakadilan.

    Sumber: pngtree (Diakses 09/12/ 2024)

    Masa Adven bukan hanya waktu untuk menantikan kelahiran Yesus, tetapi juga saat untuk merenungkan kebutuhan kita akan kehadiran-Nya dalam kehidupan kita sehari-hari.

    Dalam masa ini, kita diajak untuk berdoa: “Datanglah, Yesus; datanglah, berikanlah kuasa kepada terang dan kebaikan; datanglah ke tempat di mana kepalsuan, ketidaktahuan akan Allah, kekerasan, dan ketidakadilan merajalela.

    Datanglah, Tuhan Yesus, berikanlah kuasa kepada kebaikan di dunia dan bantulah kami untuk menjadi pembawa terang-Mu, pembawa damai, saksi kebenaran.”

    Serangan rohani yang kita hadapi selama masa Adven bisa sangat nyata. Oleh karena itu, kita diajak untuk terus berdoa dan meminta agar Tuhan Yesus hadir dalam hidup kita.

    “Datanglah, Tuhan Yesus!” menjadi seruan yang kita panjatkan untuk mencari terang dan kedamaian yang hanya dapat diberikan oleh Kristus. Dengan berdoa dan membuka hati untuk menerima Kristus, kita berupaya menjadi pembawa terang di dunia ini, berjuang melawan kegelapan dan ketidakadilan yang ada.

    Dalam seruan, “Datanglah, Tuhan Yesus,” kita mengundang terang-Nya untuk mengatasi kegelapan dalam hidup kita dan dunia ini. Dalam kegelapan, terang Kristus akan selalu bersinar, memberikan harapan dan kedamaian bagi umat manusia. Semoga!!! (Sam)

    Related Articles

    spot_img
    spot_img

    Latest Articles