Saturday, May 25, 2024
More

    Uskup Agustinus Bersama Kongregasi MTB Bagikan 250 Paket Sembako

    Oleh: Samuel-Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak

    MajalahDUTA.Com, PONTIANAK– Gereja Katolik St Yoseph Katedral Pontianak, Uskup Agustinus bersama Pimpinan Umum Bruder MTB Indonesia, Br Donatus Rafael MTB bagikan 250 paket sembako, Minggu (15/08/2021) pukul 10.00 WIB. Sembako ini berasal dari sumbangan Uskup Agustinus bersama Kongregasi MTB yang dikoordinir oleh Wanita Katolik Paroki Katedral Pontianak.

    Pagi yang diguyur hujan rintik tak menyurutkan niat baik Gereja Katolik Pontianak dalam melakukan aksi sosial untuk membagikan 250 paket sembako kepada orang-orang jalanan, pengemis, tukang becak, grab, bahkan ibu penjual jamu keliling.

    Sekitar 30-an petugas tampak menyiapkan paket sembako dalam kantong merah yang siap dibagikan kepada masyarakat. Sebagai ketua wanita Katolik Katedral, Wike menjelaskan kegiatan ini berupaya berbagi kasih dan kali ini pembagian paket minggu ke lima selama masa PPKM di Kota Pontianak.

    Wike menjelaskan, sebelumnya dana yang diberikan merupakan kontribusi dari banyak pihak yang ingin membantu menyalurkannya melalui program berbagi kasih. Ia berharap program ini menginspirasi banyak pihak untuk melakukan kegiatan yang serupa.

    Simbol kepedulian Gereja

    Pakaian abu-abu dengan masker putih, Uskup Agustinus tampak semangat membagikan sembako disudut kanan masuk gereja dan berdampingan dengan Br Rafael MTB dengan jubah abu-abu turut antusias membagikan sembako.

    Sebagai Pimpinan umum Bruder MTB, Br Rafael sedikit menceritakan bahwa kemarin Jumat (13/08/2021) pagi, ditelpon oleh Uskup Agustinus mengajak untuk turut menyumbang 100 paket sembako sebagai tanda terima kasih atas hidup membiara yang dirayakan Sabtu (14/08/2021) dalam bagi kasih kepada masyarakat.

    “Kemarin saya jawab telpon dari Uskup Agustinus, saya pikir ini juga kesempatan kami juga berbagi kasih dengan mereka yang terdampak, apalagi kita membagikan kepada mereka yang membutuhkan seperti buruh kasar, orang jalanan dan mereka yang kesulitan mencari nafkah,” kata Br Rafael.

    Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus  Agus mengungkapkan pemberian sembako tersebut merupakan salah satu simbol kepedulian Gereja kepada mereka yang kesulitan ekonomi akibat terdampak covid-19.

    “Sembako ini diberikan bagi mereka yang kesulitan makan terutama buruh-buruh kasar yang di PHK dan sebagainya,” kata Uskup Agustinus.

    Sebagai tokoh agama Katolik, Uskup Agustinus juga mengaku simbol tanda perhatian ini tentu tidak menyelesaikan masalah begitu saja namun baginya paling tidak jika kegiatan serupa seperti ini dilakukan oleh paroki-paroki tentu sudah membantu ratusan buruh yang terdampak.

    Uskup Agustinus menggarisabawahi bahwa kegiatan ini sebetulnya mau mengajak banyak kelompok-kelompok masyarakat dan paroki untuk melakukan kegiatan yang serupa.

    “Seperti kisah dimana Yesus memberi makan 5000 orang dengan lima roti dan dua ikan, jika diberikan oleh seratus orang maka hal tersebut menjadi berganda-ganda,” kata Uskup Agustinus.

    Dipenghujung wawancara Uskup Agustinus mengingatkan bahwa Gereja Katolik peduli dengan orang-orang yang terdampak akibat covid-19 meskipun disisi lain gereja tidak serta-merta bisa menyelesaikan masalah ekonomi.

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles