Saturday, May 25, 2024
More

    Mgr Agus dalam Audiensi: Semangat Kebersamaan Sebagai Satu Keluarga

    Oleh: Samuel-Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Pontianak.

    MajalahDuta.Com, Jawa Timur– Pada perjumpaan Mgr Agustinus Agus, Uskup Agung Pontianak dengan para Frater Keuskupan Agung Pontianak di Trawas Jatim, pada 12-13 Juni 2021. Mgr Agustinus Agus mengingatkan cara hidup religius harus didasarkan pada semangat persaudaraan.

    Dalam pertemuan itu, Mgr Agus ditemani oleh RD Alexius Alex sebagai ketua Unio Diosesan Keuskupan Agung Pontianak merancang kegiatan dengan harapan calon imam saat masa pendidikan bisa saling menguatkan dalam menghayati perjalanan panggilan sesama frater projo.

    Baca juga: Kegiatan Persaudaraan Para Frater Keuskupan Agung Pontianak

    Dalam wawancara dengan RD Alexius Alex dikatakan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya sekedar pertemuan semata, namun lebih dari itu bahwa satya pertemuan itu mengajak frater-frater untuk kembali merefleksikan diri untuk saling belajar dan menguatkan.

    “Jika bukan sesama kami yang menguatkan, siapa lagi? Untuk itu sebenarnya kegiatan ini sudah ada di zaman kami imam projo yang dimana kala itu masih dalam pendidikan,” lanjut RD Alex. “Lambat laun dan entah kapan persisnya kegiatan semacam ini sudah menghilang. Maka dari itu kegiatan ini saya coba untuk mengajak para frater untuk kembalikan semangat pertemuan ini agar terjadi siklus berkesinambungan.”

    Baca juga: Apasih Bedanya Imam Diosesan & Imam Religius?

    Pertemuan itu juga menyentuh pada topik-topik sikap moral dalam pelayanan dalam komisi yang dipercayakan untuk diemban.

    Hingga topik baru terkait kegiatan apa yang mungkin dilakukan semasa menempuh pendidikan calon imam. Kedepannya RD Alexius Alex berharap pertemuan semacam ini terus dilakukan dan kalau bisa dikembangkan secara lebih serius.

    Baca juga: Mgr Agus: Saling Mendukung adalah Hal Paling Pokok dalam Menghadapi Pandemi Covid-19

    Pertemuan dengan Frater-frater Keuskupan Agung Pontianak di Trawas, Jatim pada 12 – 13 Juni 2021 itu di dahului pertemuan pada 10 Juni 2021 yang dibawa oleh RD. Alexius Alex setelah itu ditutup pada minggu siang dengan misa bersama umat di Kapel Santo Yohanes Trawas.

    Dalam pertemuan itu yang saya tekankan adalah semangat kebersamaan sebagai satu keluarga, sebagai kata kunci untuk menentukan hidup seorang imam, lanjut Uskup Agus “Hal itu harus dimulai sejak pendidikan. Karena “Kebersamaan sebagai satu keluarga merupakan kunci hidup seorang imam.”-)*

    Related Articles

    Stay Connected

    1,800FansLike
    905FollowersFollow
    7,500SubscribersSubscribe

    Latest Articles