Majalahduta.com

Saturday, April 19, 2014

PKPI Berjuang Untuk ‘Stop’ Outsourcing

Politisi PKP-Indonesia Horas Sihombing, Menyatakan bahwa,ia akan berjuang kalau PKPI Partai Nomor: 15 di Pileg 2014 menang. Dia akan  memikirkan kembali ketegasan mengenai sistem outsourcing pada ketenagakerjaan di Indonesia. Pasalnya, stabilitas perekonomianpun Indonesia haruslah tetap dijaga. Horas mengatakan,” Persoalan buruh ini sering bermunculan seiring dengan kasus mengenai sistem outsourcing mencuat. Serta, tambah dia, reformasi diperlukan untuk menghapuskan sistem outsourcing yang telah diciptakan sendiri oleh pemerintah saat ini.” Pasalnya, dengan sistem outsourcing sama saja memperbudak para tenaga kerja. “Begitu baru muncul pada empat tahun lalu, pemerintah sendiri yang merenovasi, seperti CPNS, menurut kami itu perbudakan di era modern,” tegas Horas Sihombing, …continue reading

“Tebar Pesona Di Balik Bencana”

Kegiatan yang dilakukan parpol dalam menyikapi  bencana alam pada 2014 memang positif, namun yang menjadi pertanyaan, apakah kegiatan positif tersebut didukung oleh niat yang tulus dari setiap parpol atau hanya sekedar pencitraan? Selanjutnya, mengenai cara berkampanye parpol peserta Pemilu 2014, dimana para caleg masih terlihat menggunakan media pohon sebagai sarana untuk memajang wajah mereka dalam bentuk banner ataupun spanduk. Aksi partai politik (parpol) dalam menyikapi bencana alam yang terjadi di indonesia dan cara berkampanye menjelang Pemilu 2014 menimbulkan kekhawatiran bagi rekan-rekan jurnalis maupun masyarakat secara umum. Parpol dianggap melakukan pencitraan ditengah bencana yang sedang dialami masyarakat Indonesia dan dalam cara berkampanye, para calon anggota …continue reading

PKPI Tidak Gentar Dengan Hasil Survei

PKPI tidak gentar dengan hasil Survei yang selalu di umumkan dan kepentingan yang tidak jelas. Horas Sihombing mengatakan “ Kita tauh kalau hasil survey selalu bervariasi dan tidak jelas kepentingannya.!” Banyaknya lembaga-lembaga survey yang telah dikondisikan untuk membantu parpol tertentu sudah bukan isapan jempol lagi dan aroma berbau bisnis tentunya. “Buat kami lembaga ini bukan lembaga survey independen murni. Tapi lebih sebagai corong kepentingan politik pemodal di belakangnya. Jangan lupa LSI juga memprediksi hasil yang kurang lebih sama seperti ini di Pemilu 2009, tapi ternyata sama sekali salah,” kata dia. Selanjutnya, Bahwa, hasil Lingkaran Survei Indonesia selalu bertolak belakang dengan …continue reading

Uang Bukan Segalanya Di Politik

Horas P. Sihombing, caleg DPR-RI dari PKP-Indonesia Daerah Pemilihan Jabar-7 ini  mengatakan : Bahwa, uang bukan segalanya di politik! Memang  seperti diketahui bahwa lembaga survai yang mengatakan , untuk pemilih rasional pada pileg 2014 sebesar 70 persen sedangkan, pemilih Irasional sebesar 30 Persen. Pemilih Irasional ini di perebutkan oleh partai-partai menengah dan 3 Partai Baru ( PKPI, Nasdem dan PBB) menurut lembaga survai beberapa waktu lalu di media masa. Kecendrungan pemilih saat ini dengan mencuatnya kasus-kasus korupsi dan ketidak simpatinya para memilih yang lama akibat persoalan diatas. Maka, akan ada kemungkinan bahwa, uang bukan segalanya di pileg nanti. Bahkan aturan …continue reading

© 2014 - Home
Newsframe Theme by Edward R. Jenkins